cover
Contact Name
Rudi Sugiono Suyono
Contact Email
Rudi Sugiono Suyono
Phone
-
Journal Mail Official
untanjtst@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 14123576     EISSN : 26218429     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi peneliti yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, peneltian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Melalui penulisan Jurnal Teknik Sipil yang terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahun. Redaksi Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura mengundang para profesional dari dunia usaha, pendidikan dan peneliti untuk berpartisipasi mengembangkan profesi serta menyebarluaskan perkembangan ilmu dalam bidang Teknik Sipil termasuk geoteknik, transportasi, struktur, sumberdaya air dan lingkungan dengan penekanan khusus pada pengurangan resiko bencana termasuk pendekatan sosio-teknik untuk penanggulangan.
Arjuna Subject : -
Articles 588 Documents
KARAKTERISTIK SALINITAS SUNGAI PAWAN DENGAN METODE PENGUKURAN KONDUKTIVITAS Harfiyanto, Eko; Nurhayati, Nurhayati; Marsudi, Marsudi
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v20i1.44429

Abstract

Sungai Pawan terletak di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat membelah Kota Ketapang yang langsung bermuara ke Selat Karimata. Informasi karakteristik salinitas di Sungai Pawan sangat penting karena Sungai Pawan dimanfaatkan sebagai sumber air baku, transportasi, perikanan dan sumber material konstruksi, yaitu pasir endapan sungai. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan melakukan pengukuran salinitas air pada 20 stasiun pengamatan di sekitar hilir Sungai Pawan dengan metode pengukuran konduktivitas untuk memperoleh kadar salinitas. Analisis data menggunakan metode plot hasil pengukuran dengan menggunakan klasifikasi tingkat salinitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Pawan telah terintrusi oleh air laut, mencakup daerah sepanjang 19 km dari hilir sungai. Salinitas pada jarak 18 km masih menunjukkan katagori air payau (Mesohaline) dengan nilai salinitas 11,87 o/oo, namun pada jarak 19 km berubah drastis menjadi air tawar (Oligohaline) dengan nilai salinitas 1,56 o/oo. Perubahan menjadi air tawar terjadi secara menerus ke arah hulu sungai secara konsisten ditunjukkan oleh nilai salinitas pada jarak 20 km hingga jarak 28 km (titik terjauh pengamatan), dimana nilai salinitas semakin kecil, baik kondisi pasang maupun surut. Hasil pengukuran menunjukkan nilai yang sangat rendah kurang dari 0,5 o/oo termasuk klasifikasi Freshwater, sehingga pada jarak 19 km ke arah hulu sungai sudah tidak terdapat pengaruh intrusi air laut
KEANDALAN FISIK BANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS TANJUNGPURA BERDASARKAN ASPEK TEKNIS bakara, marion; Elvira, -; Nurhayati, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v20i1.43810

Abstract

Gedung perpustakaan merupakan salah satu infrastruktur yang wajib dibangun di perguruan tinggi, salah satunya di Universitas Tanjungpura sebagai salah satu wujud amanat Undang Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Infrastruktur tersebut telah dibangun dan telah digunakan.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keandalan fisik bangunan gedung berdasarkan aspek teknis meliputi arsitektur, struktur, utilitas, aksesibilitas, dan tata bangunan dan lingkungan.Metode yang digunakan untuk menganalisis keandalan fisik bangunan gedung perpustakaan pusat Universitas Tanjungpura adalah metode deskriptif.Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi terhadap obyek penelitian secara visual, kemudian dimasukkan ke dalam formulir isian survei yang sudah disiapkan, dilengkapi wawancara terhadap pihak-pihak yang terkait dengan bangunan gedung perpustakaan pusat Universitas Tanjungpura. Hasil penelitian menunjukkan, keandalan parsial aspek teknis meliputi aspek arsitektur andal dengan nilai keandalan 99,63%, aspek struktur andal dengan nilai keandalan 100%, aspek utilitas tidak andal dengan nilai keandalan 85,32%, aspek aksesibilitas kurang andal dengan nilai keandalan 90%, aspek tata bangunan dan lingkungan andal dengan nilai keandalan 100%.   Keandalan global dari lima aspek  teknis,   yaituaspek arsitektur, struktur, utilitas, dan aksesibilitas, serta tata bangunan dan lingkungan, sebesar 92,12%. Nilai ini menunjukkan fisik bangunan gedung perpustakaan pusat Universitas Tanjungpura kurang andal.  Key words: aspek teknis,gedung perpustakaan, keandalan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERUBAHAN FUNGSI RUANG DI PASAR JUNJUNG BUIH KABUPATEN SINTANG Hermanudin, Hermanudin; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v18i2.45986

Abstract

Pesatnya pertumbuhan ekonomi di kawasan perkotaan menyebabkan kebutuhan akan fasilitas ekonomi pun akan semakin meningkat, sehingga tumbuhlah berbagai fasilitas ekonomi seperti, Pasar, Ruko, Supermaket, dan Mini Market. Keberadaan pasar, khususnya pasar tradisional merupakan salah satu indikator paling nyata adanya kegiatan ekonomi masyarakat di suatu wilayah. Salah satu sarana publik keberadaan pasar tradisional juga mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Pasar Junjung Buih Sintang adalah merupakan Pasar Tradisional yang telah mengalami revitalisasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sintang, terletak di pusat Kawasan Perkotaan. Pada tahap awal perencanaan Pasar Junjung Buih, pihak pedagang sudah dilibatkan sehingga hampir semua aspirasi dan keinginan pedagang dapat diwujudkan dalam pelaksanaan pembangunan Pasar Junjung Buih. Permasalahan yang kemudian terjadi adalah tumbuhnya los/kios baru pada ruang-ruang yang seharusnya digunakan untuk pergerakan pengunjung dan pembeli di Pasar seperti area parkir, ruang tangga, dan area jalan, serta tidak berfungsinya kios dan los di lantai 2 disebabkan sepinya pengunjung/pembeli ke lantai 2.Kata kunci : Fasilitas Ekonomi, Pasar Tradisional, Perubahan Fungsi Ruang
PENENTUAN PRIORITAS LOKASI PEMBANGUNAN HUNIAN VERTIKAL BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI KOTA PONTIANAK Juliardi, Ruswitri; Hamid, Abdul; Elvira, Elvira; Rustamaji, R. M.
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v20i1.44491

Abstract

Penetuan prioritas lokasi hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kota Pontianak dapat membantu Pemerintah Kota Pontianak dalam menentukan prioritas lokasi pembangunan hunian vertikal dari beberapa alternatif lokasi yaitu kecamatan Pontianak Utara, Pontianak Timur, Pontianak Tenggara, Pontianak Selatan, Pontianak Kota dan Pontianak Barat. Analisa dilakukan dengan mempertimbangkan 5 (lima) kriteria yang terdiri dari kriteria Politik, Lahan, Sosial, Lingkungan, dan Infrastruktur. Metode penelitian dilakukan dengan teknik pengolahan data secara kuantitatif menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Data yang digunakan terdiri dari data primer berupa data kuesioner dengan responden yang terdiri dari Instansi Pemerintah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak, Lembaga Penyandang Dana (Perbankan) dan Pemuka masyarakat, sedangkan data sekunder berupa data kepadatan penduduk, kawasan kumuh, kepadadatan bangunan, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan data lainya. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh urutan pengingkat prioritas berurutan mulai dari yang pertama yaitu : Kecamatan Pontianak Timur dengan total nilai bobot 0,282961, Kecamatan Pontianak Utara dengan total nilai bobot 0,263191, Kecamatan Pontianak Barat dengan total nilai bobot 0,130533,   Kecamatan Pontianak Selatan dengan total nilai bobot 0,113835, Kecamatan Pontianak Tenggara dengan  
Study on the Performance of Signaled Intersections in the City of Bandar Lampung (Case Study of JL. Sultan Agung - Kimaja Intersection durig Covid-19 Pramita, Galuh; Lestari, Fera; Bertarina, Bertarina
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v20i2.43014

Abstract

Transportation has a part important in supporting community activities in a country. The transportation problem in Indonesia is one that is difficult to handle. The city of Bandar Lampung has a congestion problem that occurs at signaled intersections. One of the Traffic congestion  occurred at the   Sultan Agung "“ Kimaja Intersection.  Now, Indonesia be stricken by Covid-19 pandemic. During the pandemic, the community mus be carried out physical distancing. The aim of this research  to find out the performance and evaluate the congestion at intersection signalized during the covid-19 pandemic. The data used is volume of traffic during peak hours. The calculation of the performance of the intersection of Sultan Agung - Kimaja, it can be seen that the maximum traffic flow is 779 pcu / greater than the capacity that can be accommodated, which is 376 pcu / hour. The degree of saturation at each intersection approach is the north approach 0.97 and the south approach 0.85 with service level E. For the western approach is 1.67 and the eastern approach is 1.06 with the level of service on the approach is category F.
KAJIAN PENGARUH PENINGKATAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KETERSEDIAN INFRASTRUKTUR (Studi Kasus di Kota Pontianak) Chairil, Ibnu
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v17i2.42167

Abstract

Penduduk setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlahnya, hal ini erat hubungannya dengan  pemukiman penduduk pada suatu wilayah. Kondisi kepadatan pemukiman tersebut dimana tampak terjadi meningkatnya ketersediaan infrastruktur. Kebutuhan   infrastruktur dianalisis pada   beberapa   kawasan untuk itu perlu diketahui   karakteristik   masyarakat   pemukiman   tersebut. Faktor yang menyebabkan kebutuhan infrastruktur menjadi bertambah seiring dengan bertambah padatnya suatu pemukiman. Jumlah dan keadaan sarana dan prasarana   ada   tergantung   dari   kegiatan   masyarakat   yang   beragam.   Penelitian   ini dilakukan untuk mengetahui akibat tidak meratanya penyebaran penduduk di sebuah kota, dalam penelitian ini penyebaran penduduk di kota ponianak.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer berupa kondisi saluran drainase dan data sekunder berupa data curah hujan.Teknik analisis menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan analisis statistik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebaran penduduk di Kota Pontianak berpusat pada Pontianak Timur, Pontianak Kota dan Pontianak Parat. Pontianak Timur dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Tanjung Hilir sebanyak 37,020 jiwa/Km2, Pontianak Kota dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Mariana sebanyak 19,666 jiwa/Km2 dan Pontianak Barat dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Sungai Beliung sebanyak 20,192 jiwa/Km2. Hasil uji validitas diperoleh bahwa nilai dari setiap item pertanyaan memiliki nilai Corrected Item-Total Correlation 0,3 yang artinya valid dan nilai reliabilitas dari daftar pertanyaan memiliki nilai Cronbach"™s Alpha 0,60 yang artinya reliabel. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan penduduk yang dominan adalah jalan dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya jalan berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, persamahandengan nilai probabilitas sebesar 0,028 lebih kecil dari 0,05 yang artinya persampahan berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, sanitasi dengan nilai probabilitas sebesar 0,045 lebih kecil dari 0,05 yang artinya sanitasi berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, air bersih dengan nilai probabilitas sebesar 0,002 lebih kecil dari 0,05 yang artinya air bersih berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk dan drainase dengan nilai probabilitas sebesar 0,370 lebih besar dari 0,05 yang artinya drainase tidak berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk. Persebaran penduduk bisa merata di Kota Pontianak, maka pemerintah melakukan berbagai upaya seperti pemerataan pembangunan infrastruktur, penataan kawasan pemukiman dan melakukan pemerataan kawasan komersil dan kantor-kantor pemerintahan agar terciptanya penyebaran kepadatan penduduk di Kota Pontianak.    Kata kunci "“ kepadatan, penduduk, infrastruktur.
ANALISIS HIRARKI DAN PERBAIKAN JALAN DI DESA RASAU JAYA III KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA azwansyah, heri
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v20i2.46535

Abstract

Penelitian ini adalah untuk menentukan hirarki dan strategi pemeliharaan jalan desa di Desa Rasau Jaya III. Data yang diperlukan meliputi denah   jaringan jalan desa, karakteristik jalan desa, dan manfaat jalan. Data diperoleh dengan observasi lapangan,   dan   melalui kegiatan   wawancara atau diskusi. Analisis data menggunakan   metode   IRAP,   dan   penentuan   program   pemeliharaan   berdasarkan   kondisi   infrastruktur jalan.   Studi   ini   menghasilkan   prioritas   pertama   untuk   dilakukan   perbaikan   jalan   desa   di   Rasau   Jaya   III adalah Jalan Damai karena memiliki nilai manfaat jalan paling besar dibandingkan jalan desa lainnya yaitu sebesar   9,682,   dimana   kondisi   jalan   sebagian   belum   diaspal   pada   sta   0+400   -   2+200.     Perbaikan   jalan tersebut   dilakukan dengan pengaspalan ataupun dengan betonisasi jalan.
KAPASITAS DAYA DUKUNG PROTOTIPE PONDASI TIANG AKIBAT DARI PENGARUH GEJALA ELEKTROOSMOSIS Edy, Edy; Rustamaji, R.M.; Priadi, Eka; Alwi, Abubakar
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v20i1.44540

Abstract

Pertumbuhan pembangunan memaksa kebutuhan akan ruang untuk infrastruktur semakin meningkat, tetapi seperti diketahui bahwa tanah di daerah Pontianak memiliki nilai daya dukung yang relatif kecil sehingga salah satu solusi untuk meningkatkan daya dukung tanah tersebut adalah dengan stabilisasi tanah. Ada beberapa metode stabilisasi tanah lunak, yaitu metode stabilisasi kimia, metode hidrolis (dewatering), metode grouting, dan banyak lagi metode lainnya. Metode lain yang tidak umum digunakan adalah metode yang memanfaatkan gejala-gejala elektrokinetik. Metode stabilisasi tanah secara hidrolis ini diyakini dapat menjawab tantangan permasalahan yang dihadapi terkait daya dukung tanah yang kurang baik di Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan menguji tiang dengan perlakuan elektrokinetik dan tiang tanpa perlakuan elektrokinetik. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa metode elektrokinetik berhasil memberikan peningkatan daya dukung dikarenakan gejala-gejala elektrokinetik berupa gejala elektroosmosis, elektromigrasi, elektroforesis, dan streaming potensial selama proses perlakuan elektrokinetik yang menimbulkan pengaruh sementasi, koagulasi, dan akhirnya meningkatkan tegangan efektif tanah dan juga dapat diambil kesimpulan bahwa peningkatan daya dukung dengan perlakuan elektrokinetik dapat memberikan hasil yang lebih maksimal ketika menggunakan kuat arus yang lebih besar ketimbang menggunakan perlakuan elektrokinetik dengan waktu tunggu yang lebih lama.
ANALISA KUAT GESER TANAH DI BAWAH PENGARUH MEDAN LISTRIK DENGAN UJI GESER KIPAS (VANE SHEAR TEST) LAPANGAN Lafiana, Restya; Rustamaji, -; Bachtiar, Vivi
Jurnal Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v19i2.44021

Abstract

Perbaikan tanah dengan kadar air tinggi dapat dilakukan dengan cara mengurangi kandungan airnya sehingga dapat meningkatkan kuat geser dan daya dukung tanah tersebut. Metode elektrokinetik merupakan alternatif perbaikan tanah yang tepat dengan memanfaatkan proses elektrolisis pada elektroda dimana air di dalam tanah akan mengalir dari anoda ke katoda yang disebut fenomena elektroosmosis. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh penggunaan elektroosmosis terhadap kuat geser tanah lempung. Penelitian ini menggunakan model fisik skala lapangan yang diberi perlakuan elektrokinetik dan diuji kuat geser dengan vane shear test. Penelitian ini menggunakan arus listrik searah   (DC) dengan variasi arus 640, 1280, dan 2560 mA waktu tunggu yang sama (7 hari) dan variasi waktu tunggu 15, 21, 28, dan   35 hari dengan arus yang sama                (320 mA). Berdasarkan hasil pengujian di lapangan diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan elektroosmosis pada tanah lempung mampu menaikkan kuat geser undrained (cu). Kuat geser undrained mengalami kenaikan sebesar 15,29-81,69% untuk pemberian variasi arus dan   8,43% -142,61% untuk pemberian variasi waktu tunggu. Lamanya waktu tunggu mengalirkan arus memberikan hasil kuat geser undrained (cu) yang lebih besar dibandingkan pemberian arus yang lebih besar. Semakin lama waktu tunggu pengaliran arus, semakin besar juga kuat geser undrained.
PENINGKATAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN PERLAKUAN GEJALA ELEKTROKINETIK Firmansyah, -; Rustamaji, R.M.; Priadi, Eka; Alwi, Abubakar
Jurnal Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v20i1.42739

Abstract

Elektrokinetik adalah suatu   gelaja akibat dari medan   listrik melalui media porus.  Medan listrik dihubungkan dengan ditimbulkan    arus listrik searah (DC) secara langsung, yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan daya dukung tanah lunak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki peningkatan tahanan friksi suatu model fondasi tiang pancang ditanah lunak dengan pengaruh perlakuan gejala elektrokinetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pemancangan dilakukan dengan pengaruh gejala     elektrokinetik dengan kuat arus dan waktu tertentu, berturut-turut meningkatkan daya dukung tanah. Rata-rata peningkatan daya dukung tiang tunggal yaitu untuk waktu tunggu 3 hari sebesar284,679 kg, waktu tunggu 7 hari sebesar 348,443 kg, dan waktu tunggu 15 hari sebesar 380,918 kg.

Filter by Year

2008 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 26, No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 25, No 3 (2025): Vol 25, No 3 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2025 Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025 Vol 25, No 1 (2025): Vol 25, No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2025 Vol 25, No 4 (2025): Jurnal Teknik Sipil: Vol 25, No. 4, November 2025 Vol 24, No 4 (2024): Vol 24, No 4 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2024 Vol 24, No 3 (2024): Vol 24, No 3 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2024 Vol 24, No 2 (2024): Vol 24, No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2024 Vol 24, No 1 (2024): Vol 24, No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2024 Vol 23, No 4 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2023 Vol 23, No 3 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2023 Vol 23, No 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2023 Vol 23, No 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2023 Vol 22, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2022 Vol 22, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2022 Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2021 Vol 21, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2021 Vol 20, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 19, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 19, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 18, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 17, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016 Vol 16, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 1 EDISI JUNI 2016 Vol 15, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 NO 2 EDISI DESEMBER 2015 No 1 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 EDISI JUNI 2015 Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Desember 2014 Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Juni 2014 Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013 Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013 Vol 12, No 1 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 12 NO 1 EDISI JUNI 2012 Vol 12, No 2 (2012): Edisi desember 2012 Vol 11, No 2 (2011): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 11 NO 2 EDISI DESEMBER 2011 Vol 11, No 1 (2011): Edisi Juni 2011 Vol 10, No 2 (2010): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 10 No 2 Des - 2010 Vol 10, No 1 (2010): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 10 No 1 Juni - 2010 Vol 9, No 2 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 2 Des - 2009 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 1 Juni - 2009 Vol 8, No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 8 No 1 Juni - 2008 More Issue