cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 531 Documents
PERANAN SYEKH ABDUL WAJAH DALAM PENYEBARAN AGAMA ISLAM DI GALUH IMBANAGARA (CIAMIS) PADA ABAD XVII Irfanul Hakim, Muhammad Fadlan; Brata, Yat Rospia; Budiman, Agus
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11718

Abstract

Syekh Haji Abdul Wajah yang merupakan salah satu penyebar agama Islam di Tatar Sunda, khususnya di Tatar Galuh. Beliau merupakan salah satu Waliyulloh keturunan Rosululloh SAW ke-29, dari ayah Syekh Khotib Muwahid dan ibu dari Nyai Raden Sembah Qudrot. Syekh Haji Abdul Wajah selain menyebarkan Islam ke Tatar Galuh, melakukan hal yang sama ke Tatar Sukapura. Perjuangan dan pengorbanannya dalam menyebarkan Islam di Tatar Galuh sangat besar karena dari tangannya banyak lahir tokoh-tokoh Galuh yang berakhlak mulia, selain itu pesantrennya juga melahirkan ulama-ulama besar pada masanya yang terus berkembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi observasi, wawancara mendalam dengan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa Syekh H. Abdul Wajah dalam menyebarkan agama Islam menggunakan metode pendidikan pesantren dan berdakwah langsung kepada masyarakat. Melalui para penyebar inilah Islam dapat berkembang pesat di Nusantara dan Tatar Galuh. Karena Syekh Abdul Wajah, adalah seorang kiyai yang menyebarkan agama Islam di tanah Sukapura dan Galuh Ciamis, khususnya daerah pusat Imbanagara. Peran lain Syekh H. Abdul Facial adalah dalam kehidupan sosial masyarakat, beliau hidup sangat sederhana, sangat peduli terhadap lingkungan.Kata Kunci: Peranan Agama Islam, Syekh Haji Abdul Wajah, Tatar Galuh. 
NILAI-NILAI FILOSOFI UPACARA ADAT SURA DI NAGARAHERANG TADIKMALAYA SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS X SMAN 1 CIMARAGAS (Studi Kasus Di Kelas X Ips 1) Sehabudin, Cepi; Soedarmo, Uung Runalan; Sondarika, Wulan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.12156

Abstract

Nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam Upacara Adat Sura menjelaskan bahwa terdapat nilai karakter yang dapat di implementasikan kepada siswa dalam pembelajaran sejarah, sebagai penguatan karakter agar mempunyai nilai karakter yang baik untuk dirinya sendiri dan bagi masa depannya sebagai penerus bangsa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam Upacara Adat Sura terdapat nilai filosofi diaantaranya berdoa,bersyukur,gotong royong,bekerja keras,kreatif. Sebagai penguatan karakter dalam pembelajaran sejarah, 11 karakter diantaranya: nilai religius, nilai jujur, nilai toleransi, nilai disipilin, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai mandiri, nilai cinta tanah air, nilai cinta damai, nilai peduli sosial dan nilai tanggung jawab. Sedangkan pemamfaatan nilai filosofi dalam tradisi upacara adat satu sura sebagai penguatan karakter tersebut dapat membantu siswa menjadi manusia yang mempunyai karakter baik untuk kehidupannya. Implementasi nilai-nilai filosofi Upacara Adat Sura dilakukan dua kali pertemuan, nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran sejarah sebagai penguatan karakter terhadap siswa. Hasil dari pembelajaran sejarah dari nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam Upacara Adat Sura sebagai penguatan karakter dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik, untuk menjadi mahluk sosial yang hidup dilingkungan sekolah maupun dilingkungan masyarakat.
PROFIL PENYELESAIAN SOAL INDUKSI MATEMATIKA PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DISKRIT DITINJAU DARI GAYA BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Hadiyanti, Yosefin Rianita; Tandililing, Pitriana
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.14420

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mendeskripsikan profil penyelesaian soal induksi matematika pada mata kuliah Matematika Diskrit mahasiswa Pendidikan Matematika dengan 1. gaya belajar visual; 2. gaya belajar auditorial; dan 3. gaya belajar kinestetik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika. Subjek penelitian ini semua mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Matematika Diskrit Semester 4 yang berjumlah 23 orang. Hasil penelitian ini adalah: 1. Dari 10 mahasiswa yang memiliki gaya belajar visual ada 67% mahasiswa dapat menyelesaikan soal induksi matematika dengan melakukan 3 langkah penyelesaian soal induksi matematika dengan tepat, ada 13% mahasiswa dapat melakukan 2 langkah penyelesaian soal induksi matematika, dan ada 20% mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan soal induksi matematika; 2. Dari 13 mahasiswa yang memiliki gaya belajar auditorial ada 85% mahasiswa dapat menyelesaikan soal induksi matematika dengan melakukan 3 langkah penyelesaian soal induksi matematika dengan tepat, ada 10% mahasiswa dapat melakukan 2 langkah penyelesaian soal induksi matematika, dan ada 5% mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan soal induksi matematika; dan 3. Profil Penyelesaian Soal Induksi Matematika Mahasiswa Pendidikan Matematika yang mengontrak mata kuliah Matematika Diskrit dan memiliki Gaya Belajar Kinestetik tidak ada
NILAI KARAKTER BERBASIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL KESENIAN KUDA LUMPING DI SUKAMULYA–CIAMIS PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI KELAS X IPS-4 SMAN 1 CIHAURBEUTI Sukma, Raisya Arya; Soedarmo, Uung Runalan; Sondarika, Wulan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.11952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja nilai-nilai karakter berbasis kearifan lokal kesenian Kuda Lumping di Desa Sukamulya dan juga untuk mengetahui pemanfaatan nilai karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal di siswa kelas X IPS-4 SMA Negeri 1 Cihaurbeuti. Penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Teknik pegumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian Nilai Karakter Berbasis Nilai-nilai Kearifan Lokal Kesenian Kuda Lumping di Sukamulya–Ciamis Pada Mata Pelajaran Sejarah di Kelas X IPS-4 SMAN 1 Cihaurbeuti, mengetahui apa saja nilai-nilai karakter berbasis kearifan lokal kesenian Kuda Lumping di Desa Sukamulya. Terdapat 13 nilai karakter yang terkandung dalam kearifan lokal kesenian tradisional kuda lumping di Desa Sukamulya. Mengetahui hasil pemanfaatan nilai karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal di siswa kelas X IPS-4 SMA Negeri 1 Cihaurbeuti, melalui pembelajaran Sejarah Indonesia pada materi “Akulturasi Budaya”. Pemanfaatan nilai karakter ini dilakukan sebanyak dua kali pertemuan dan pembelajaran menggunakan media pembelajaran audio visual dan presentasi bergambar. Pemanfaatan nilai karakter siswa ini diupayakan dan dilakukan oleh guru baik dalam proses pembelajaran maupun di luar jam pembelajaran.
IMPLEMENTASI MODEL BEYOND CENTER AND CIRCLE TIME (BCCT) MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Bili, Dominggus Lero; Bili, Fransiskus Ghunu; Dedo, Maria Marlince Tanggu
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.14882

Abstract

Perkembangan sosial emosional anak adalah bentuk interaksi yang mulai dibangun dari orang tua, teman sebaya, guru dan masyarakat yang ada di sekitar anak untuk beradaptasi dalam kehidupannya. Namun perkembangan tersebut membutuhkan perhatian khusus, karena tidak semua orang yang ada di sekitar anak memahami dan menyadari perkembangan anak. Sebab tingkat pendidikan orang yang ada di lingkungan sekitar anak tidak sama, sehingga anak-anak pada usia emas mengalami perkembangan yang sulit diatur karena kurangnya perhatian dari oang tua dan keluarga yang ada di sekitar anak. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak model Beyond Center and Circle Time (BCCT) untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak. Sebab anak adalah karunia Tuhan yang harus dijaga dan dirawat dengan baik oleh orang tua, keluarga, dan pendidik. Subjek penelitian sebanyak 12 anak TK B St. Mathilda. Model yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui pedoman observasi yang diisi oleh observer (guru) dan dianalisis secara deskriptif. Kriteria pencapaian pada penelitian ini berada pada kategori Perkembangan Sangat Baik (BSB). Hal ini terlihat hasil analisis data terdapat tujuh (7) anak yang berada pada kategoti berkembang sangat baik (BSB), empat (4) anak berada pada kategori Berkembang Sesuai harapan (BSH). Dan ada satu (1) anak yang berada pada kategori Belum Berkembangan (BB) anak yang belum berkembang tidak ikut dalam penelitian. Artinya implementasi model BCCT dapat meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Studi ini berimplikasi pada perkembangan anak seperti anak mengendalikan diri, mengenali perasaan, bertanggung jawab, mandiri, menaati aturan, bermain bersama, berbagi, peduli, empati, dan mengenali emosi diri dan orang lain
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY (CRH) Sri Wahyuni, Yasmin Salwa; Suwirta, Utti; Patonah, Rita
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.12301

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Baregbeg. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar yaitu dengan pemilihan model pembelajaran yang tepat. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: 1) Hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay pada pengukuran awal dan akhir; 2) Hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal dan akhir; dan 3) Hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir. Metode yang digunakan adalah metode Quasi Experimental Design, berbentuk desain Nonequivalent Control Group Design serta pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Sampling Purposive. Analisis data menggunakan Uji t. Penelitian ini menghasilkan beberapa simpulan: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) pada pengukuran awal dan akhir dikelas eksperimen, 2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal dan akhir dikelas kontrol, dan 3) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MENGGUNAKAN POLA ARGUMENTASI TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Nurfadillah, Shindy; Yulisma, Lia; Hardi, Endang
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11406

Abstract

Dalam Permendikbud No. 103 Tahun 2014 karakteristik pembelajaran dilaksanakan berbasis aktivitas salah satunya yaitu harus menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, kolaboratif serta kreatif. Kurikulum 2013 edisi revisi menekankan bahwa model pembelajaran yang paling efektif salah satunya Project Based Learning. Sesuai dengan tuntutan belajar abad-21 salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik adalah kemampuan berargumentasi (Skill Communication). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menggunakan pola argumentasi terhadap kemampuan analisis Siswa SMP pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2023 di kelas IX.I SMP Negeri 1 Cikoneng. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experimental), dengan pengambilan data yang dilakukan menggunakan cara Purposive Sampling. Desain penelitian menggunakan One group pretest-postest design. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa test tulis dengan jumlah 5 soal essay. Data hasil penelitian ini dianalisis secara statistik menggunakan uji N-Gain, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan uji Z. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan analisis siswa dinilai diperolehnya Zhitung £ Zdaftar  atau pada taraf kepercayaan 1% (α = 0,01) yaitu 2,33 ≤ 2,5 , dan pada taraf kepercayaan 5% (α = 0,05) yaitu 1,65 ≤ 2,5 , berada pada penerimaan hipotesis yang artinya H0 ditolak . Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan terhadap implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menggunakan pola argumentasi terhadap kemampuan analisis Siswa SMP pada mata pelajaran IPA. Kata kunci : Kemampuan analisis siswa, Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), Pola argumentasi.
PEMBELAJARAN INTERAKTIF: MENINGKATKAN KETERLIBATAN DAN PEMAHAMAN SISWA Bitu, Yuliana Sesi; Setiawi, Agustina Purnami; Bili, Fransiskus Ghunu; Iriyani, Sri Astuti; Patty, Elyakim Nova Supriyedi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i2.14697

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran interaktif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa di tingkat sekolah menengah. Menggunakan desain kuasi-eksperimental, sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI di SMKN 2 Tambolaka yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok: kontrol (pembelajaran konvensional) dan eksperimen (pembelajaran interaktif). Instrumen penelitian meliputi kuesioner keterlibatan siswa, tes pemahaman materi pelajaran, dan observasi kelas. Setelah pre-test, kelompok eksperimen menerima pembelajaran interaktif selama 8 minggu, sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Post-test dilakukan untuk mengukur pemahaman akhir siswa, dan data dianalisis dengan uji t. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki keterlibatan yang lebih tinggi (M=4.5, SD=0.5) dibandingkan kelompok kontrol (M=3.2, SD=0.7) dan pemahaman yang lebih baik (M=85, SD=6 dibandingkan M=70, SD=10; p < 0.05). Temuan ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Integrasi metode ini dalam kurikulum dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk eksplorasi lebih luas dan pengembangan alat yang lebih inovatif.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEAM Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kaffah, Wifa Dauly; Erlin, Euis; Rusyana, Adun
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11413

Abstract

ABSTRAKWifa Dauly Kaffah. Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEAM Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Di SMA Islam Cipasung”. Penyusunan skripsi ini dibawah bimbingan Hj. Euis Erlin, Dra., M.Kes., sebagai pembimbing I dan Dr. H. Adun Rusyana, M.Pd., sebagai pembimbing II.Di abad 21 ini, instansi pendidikan sedang berlomba-lomba untuk mengembangkan keterampilan siswanya. Dalam proses pembelajaran ini cenderung berpusat pada guru (teacher center) sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa dan menjadi masalah utama dalam pendidikan formal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran PJBL-STEAM terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA Islam Cipasung. Waktu penelitian pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IPA di SMA Islam Cipasung. Sampel yang digunakan X IPA 2 sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu One Group Pretest-Posttest Design.Variabel penelitian ini dibatasi pada hasil belajar kognitif . Instrumen yang digunakan yaitu tes objektif berupa tes tertulis berbentuk uraian. Hasil penelitian ini menggunakan uji Z analisis uji Z diperoleh Zhitung > Zdaftar dimana Zhitung 3,13 dan Zdaftar 1,65 pada taraf signifikasi 5%. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran project based learning berbasis STEAM terhadap hasil belajar kognitif siswa.Kata Kunci : Project Based Learning, Hasil Belajar, STEAM 
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA PLUS AL-FALAH TASIKMALAYA Ardiansyah, Ari; Sopyan, Taupik; Yulisma, Lia
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.11429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA Plus Al-Falah Tasikmalaya setelah diterapkannya Model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah quasi Experimental dan desain penelitiannya menggunakan One Group Pretest-Posttest yang memberikan satu perlakuan terhadap subjek yang sama berupa penggunaan Model Problem Based Learning . Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampel Total atau sensus yaitu siswa kelas X IPS 1  dengan jumlah 32 Siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa pretest-posttest untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model problem based learning Terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SMA Plus Al-Falah Tasikmalaya.Kata kunci: Berpikir Kreatif, Sampel Total, Problem Based Learning