cover
Contact Name
Abdul Azis
Contact Email
abdulazis@upi.edu
Phone
+6281222218520
Journal Mail Official
jurnalsosiologi@upi.edu
Editorial Address
Prodi Pendidikan Sosiologi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudi no 229 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi
ISSN : 2088575X     EISSN : 25284657     DOI : https://doi.org/10.17509/sosietas
The objective of SOSIETAS is to publish outstanding and original articles which advance the theoretical understanding of and promote and report empirical research about the widest range of sociological topics. The journal encourages, and welcomes, submission of papers which report findings using both quantitative and qualitative research methods articles challenging conventional concepts and proposing new conceptual approaches and accounts of methodological innovation and the research process. Research Notes provide a means of briefly summarising results from recent or current studies or short discussions of methodological problems and solutions. Critical review essays and book reviews are seen as ways of promoting vigorous scholarly debate. SOSIETAS publish twice a year in March and September. SOSIETAS is published by Sociology Education Study Program, Faculty of Social Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia. SOSIETAS editors ensure that the article publishing process runs objectively through a double blind review.
Articles 218 Documents
Pengaruh Pendampingan Belajar Oleh Orang Tua Terhadap Minat Belajar Anak Endah Ayu Wulandari
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i1.73087

Abstract

Mengetahui bagaimana dukungan belajar orang tua mempengaruhi gairah belajar siswa kelas satu tahun ajaran 2023-2024 di SDN Kapuhan 1 Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, menjadi tujuan penelitian ini. Penelitian ini melibatkan enam belas siswa dan orang tuanya. Data dikumpulkan melalui kuesioner siswa dan wawancara orang tua.Metode penelitian kuantitatif dan eksperimental digabungkan dalam penelitian ini. Formulir wawancara orang tua digunakan bersama dengan kuesioner siswa untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dua kali untuk mendapatkan data kemampuan awal dan akhir sebelum dan selama terapi.Tes Peringkat Bertanda Wilcoxon digunakan untuk analisis data yang dikumpulkan. Pengujian ini menghasilkan nilai Z sebesar -3,520. Sedangkan hasil Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001, berada di bawah taraf kritis penelitian sebesar 0,05. Oleh karena itu, penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua terhadap pendidikan anak-anak mereka mempunyai dampak yang besar dan menguntungkan terhadap semangat belajar siswa.
Pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 5 dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi Reski Purnamasari; Cucu Widaty; Sangputri Sidik; Ayu Indira Sangaji
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i1.71417

Abstract

Pelaksanaan program Kampus Mengajar tidak lepas dari tujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi sekolah sasaran. Berbagai upaya dalam bentuk program kerja dilakukan para mahasiswa kampus mengajar angkatan V untuk berdampak mencapai tujuan tersebut. Beberapa kegiatan dilakukan oleh mahasiswa kampus mengajar angkatan V penempatan SDN Basirih 8  Banjarmasin yaitu seperti pendampingan belajar di kelas, Bimbingan khusus (kelas tambahan), Pembuatan media pembelajaran interaktif (peraga mata), Jum'at literasi. Terdapat peningkatan setelah dilaksanakan beberapa program kerja yang telah dirancang sebelumnya berkaitan dengan peningkatan literasi dan numerasi. Hal tersebut didasarkan pada hasil Pre Test dan Post Test AKM yang telah dilakukan. Presentase siswa yang menjawab benar untuk Literasi saat pretest yaitu dari 51% dan saat post test menjadi 81%. Selain itu dari sisi Numerasi presentase siswa yang menjawab benar untuk yaitu saat pretest 39% dan saat post test menjadi 50%.  
Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Perilaku Konsumtif pada Penggemar BTS (Bangtan Sonyeondan) di Bandung Raya Nadhila Zulfa Khairani; Ita Juwitaningrum; Engkos Kosasih
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v13i2.66123

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pola asuh permisif terhadap perilaku konsumtif pada penggemar BTS di Bandung Raya dalam membeli merchandise. Sampel dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 390 orang yang merupakan penggemar BTS di Bandung Raya dan berusia 18-25 tahun. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pola asuh permisif terhadap perilaku konsumtif. Aspek pola asuh permisif yaitu orang tua kurang kontrol memberikan kontribusi paling besar terhadap perilaku konsumtif subjek penelitian ini.
Kreativitas Pedagang dalam Meningkatkan Taraf Ekonomi Pasar Terapung Lok Baintan Masyarakat Kalimantan Selatan Triyani Triyani; Nasihattul Hanah; Desy Sustriani; Aperlina Gea; Lion Nanda Murya Sallom
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v13i2.60977

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena sebagian taraf ekonomi pedagang Pasar Terapung Lok Baitan masih kurang stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk analisis kreatifitas pedagang dalam meningkatkan taraf ekonomi Pasar Terapung Lok Baintan masyarakat Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan data yang di hasilkan dari wawancara, observasi, dan studi literatur. Lokasi penelitian ini adalah Pasar Terapung Lok Baintan, Desa Sungai Pinang Kabupaten Banjarmasi, Kalimantan Selatan. Sumber informasi adalah pedagang di Pasar Terapung Lok Baintan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kreativitas yang dimiliki pedagang Pasar Terapung Lok Baintan tersebut adalah membuat berbagai kerajinan tangan dari anyaman rotan, mengolah aneka makanan tradisional, menggunakan kesenian pantun sebagai alat untuk menarik simpati pembeli.
Etnopedagogik: Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Rampak Genteng Sebagai Sumber Pembelajaran Sosiologi Dini Miftakhul Jannah Dwi Putri; Dadan Wildan; Siti Komariah
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i1.71495

Abstract

This research explores the cultural phenomenon of the Ceramic Music Festival (Rampak Genteng) in Jatiwangi, Majalengka, focusing on its integration into sociology education. The festival, initiated by the Jatiwangi Art Factory community, celebrates local wisdom through music created from clay, emphasizing the community's longstanding expertise in tile-making. The study employs qualitative field research, utilizing interviews and literature review as data collection methods. It investigates how the festival embodies local wisdom, encompassing values such as religiosity, communal solidarity, artistic expression, historical significance, and economic resilience. These values are integral to sociology education, enriching lessons on community empowerment and social harmony. Project-Based Learning (PJBL) serves as a pedagogical approach to integrate these values into the sociology curriculum effectively.
Perkembangan Transportasi Ojek Online dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi di Bandarlampung Muhammad Sheva Februara; Efritya Equina Arindri; Ingrid Bonia Simamora; Santa Monica Sihombing; Dewi Ayu Hidayati
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i1.70447

Abstract

Transportasi ojek online merupakan suatu hasil dari perkembangan teknologi yang saat ini sangat digemari oleh banyak orang di kota-kota besar termasuk di kota Bandarlampung. Seiring dengan maraknya penggunaan ojek online tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh semenjak keberadaan ojek online dan perubahan apa yang dirasakan oleh masyarakat baik dari pihak pengguna dan pihak driver. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi kasus di kota Bandarlampung. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terstruktur dengan lima orang informan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh ojek online telah membawa dampak signifikan terhadap perilaku masyarakat baik dari bidang ekonomi maupun sosial yang tinjauan ini menggunakan teori kognitif sosial. Pada penelitian ini juga menggunakan teori konflik dari Karl Marx, Max Weber, dan Ralf Dahrendorf dalam menganalisis dampak konflik yang timbul akibat adanya persaingan antara ojek online dan ojek pangkalan.
Tinjauan Sosiologis Bahasa dalam Komunikasi Guru dan Siswa di Kelas XI SMA 5 Pekanbaru Lusi Komala Sari; Suci Aulia
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v13i2.65235

Abstract

Keunikan komunikasi peserta kelas dalam proses pembelajaran yang dilatari oleh kondisi masyarakat multikultur, menjadi alasan pentingnya kajian ini dilakukan. Grand teori yang digunakan adalah campur kode Chaer dan Agustina, dan dialek Francis. Data didapatkan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Secara teknis pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Penelitian ini menemukan bahwa interaksi guru dan siswa di kelas XI SMA N 5 Pekanbaru tidak luput dari peristiwa kedwibahasaan sebagai produk budaya. Bahasa yang digunakan peserta kelas dipengaruhi oleh pergeseran nilai sosial masyarakat Indonesia yang mulai menyadari fungsi dan pentingnya peranan pendidikan untuk hidup yang lebih baik. Lebih dari itu, kasus kedwibahasaan disuburkan oleh kondisi masyarakat Pekanbaru yang multikultur sehingga bahasa sebagai produk budaya juga mengalami pergeseran dari bentuk baku bahasa Indonesia menjadi bercorak campuran. Hal tersebut dapat dilihat dari penggunaan campur kode eksternal (bahasa Inggris), dan campur kode internal (bahasa Minang, bahasa Batak, dan bahasa Betawi), serta dialek Betawi sebagai bahasa pengantar dalam proses belajar mengajar yang diselenggarakan di kelas XI SMA N 5 Pekanbaru.
Modal Sosial Pemimpin Organisasi Mahasiswa dalam Memenangkan Pemilihan Raya Mahasiswa di FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tahun 2022 Teguh Pratama Putra; Subhan Widiansyah; Muhammad Agus Hardiansyah
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v13i2.61878

Abstract

Regenerasi pemimpin organisasi mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dilaksanakan rutin satu tahun sekali. Oleh karena itu, mahasiswa yang ingin mencalonkan diri menjadi pemimpin organisasi mahasiswa harus memiliki modal sosial antara lain jaringan, norma, dan kepercayaan. Penelitian ini menggambarkan tentang modal sosial seperti apa yang harus dimiliki oleh pemimpin organisasi mahasiswa dalam memenangkan pemilihan raya mahasiswa FKIP Untirta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat 20 informan kunci yaitu ketua organisasi internal yang ada di FKIP Untirta, dan 3 informan tambahan yaitu mahasiswa FKIP Untirta. Teori yang digunakan adalah teori modal sosial dari Robert Putnam yang terdiri dari jaringan, norma, dan kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jaringan yang ada berupa keikut sertaan mahasiswa kepada organisasi eksternal kampus, relasi dengan teman-teman jurusan, dan relasi teman-teman fakultas. (2) norma berupa persyaratan atau aturan yang ada untuk dapat mencalonkan diri menejadi pemimpin organisasi mahasiswa di FKIP Untirta, aturan tersebut terdapat di Peraturan Fakultas. (3) kepercayaan timbul ketika mahasiswa telah sukses menjalankan program kerja yang besar dan juga tawaran berupa visi-misi atau program kerja unggulan.
Konsep Pendidikan Asah, Asih, Asuh dalam Pedagogi Feminis dan Tantangannya di Indonesia Sasiana Gilar Apriantika
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i1.72677

Abstract

The development of the educational paradigm has brought changes and adaptations in the implementation of education, both globally and at the local level. One of the recent developments in the educational paradigm is feminist pedagogy. This article aims to explore how the principles of feminist pedagogy have emerged in the concept of Asah, Asih, Asuh education and the challenges of applying feminist pedagogy in the education system in Indonesia. The method used is a literature study that uses literature review from various sources in accordance with the field of study such as books, journal articles, and research results. This research results in a study that the concept of Asah which means educating which focuses on developing cognitive aspects, is relevant to the concept of feminist pedagogy to produce education that is not value-free. Where education needs to pay attention to the different conditions and characters of each actor, so as to produce contextual and conditioned education. Furthermore, Asih, means giving sincere affection to each other and developing good values in life. Where this concept is relevant to the main principles of feminist pedagogy to provide compassion-based education. Third is Asuh, an educational concept that emphasizes developing an independent personality. This concept is relevant to the principles of feminist pedagogy in the form of education based on empowerment, by maximizing every potential of students and teachers in ongoing learning.
Modernisasi Budaya Lokal Smong sebagai Bentuk Warisan Budaya Mitigasi Bencana Cut Ananda Elanira; Ragil Amarullah; Kamaly Nurul
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 1 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i1.69978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi modernisasi budaya lokal Smong sebagai bentuk warisan budaya mitigasi bencana di Simeulue, Aceh. Smong adalah tradisi lisan yang mengajarkan masyarakat tentang tanda-tanda alam dan tindakan yang harus diambil ketika terjadi tsunami, dan telah terbukti efektif selama tsunami tahun 2004. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji bagaimana modernisasi budaya Smong telah dilakukan dan dampaknya terhadap efektivitas mitigasi bencana. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital dan media sosial dalam penyebaran pengetahuan tentang Smong telah meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat. Pengintegrasian Smong ke dalam kurikulum pendidikan formal dan penggunaan teknologi pendidikan telah membantu menjaga keberlanjutan pengetahuan ini di kalangan generasi muda. Selain itu, program pelatihan dan simulasi berbasis komunitas yang modern telah memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi bencana, sementara kolaborasi multisektoral dengan pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan sektor swasta telah menyediakan sumber daya dan dukungan yang diperlukan untuk mendukung inisiatif mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi kearifan lokal dengan teknologi modern dapat meningkatkan efektivitas mitigasi bencana. Modernisasi ini memungkinkan nilai-nilai tradisional tetap dilestarikan sambil memastikan relevansinya dalam konteks mitigasi bencana saat ini dan masa depan. Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan teknologi modern dengan kearifan lokal untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, serta memberikan wawasan tentang strategi yang dapat diterapkan di daerah lain dengan karakteristik serupa.