cover
Contact Name
Syamsuri
Contact Email
syamsuri@untan.ac.id
Phone
+6282232310107
Journal Mail Official
gurumembangun@untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Guru Membangun
ISSN : 14102846     EISSN : 27989666     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/gm.v42i2
Core Subject : Education,
Jurnal Guru Membangun terbit pertama kali sekitar tahun 1990-an yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak. Pada perjalanannya, setelah mendapatkan issn versi cetak, jurnal ini mengalami kekosongan terbitan, sehingga ada beberapa tahun jurnal mengalami "mati suri". Di tahun 2021, Jurnal Guru Membangun kembali terbit di bulan Juli dengan lima artikel yang berasal dari beragam latar yang masih terkait dengan dunia pendidikan. Melalui terbitan di Volume 40 Nomor 1, bulan Juli tahun 2021 diharapkan Jurnal Guru Membangun dapat memperoleh issn elektronik.
Articles 84 Documents
SISTEM PENDIDIKAN PRAJABATAN GURU PROFESIONAL D I INDONESIA Masluyah Suib
Guru Membangun Vol 25, No 3 (2010): GM Edisi November Vol.25 No.3 Tahun 2010
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.665 KB) | DOI: 10.26418/gm.v25i3.230

Abstract

Berbagai upaya pembaharuan pendidikan telah dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Peran guru sangatlah penting, namun tidak bisa lepas dari karakteristik pekerja professional. Untuk menghasilakan guru yang bermutu tinggi dan adaptif dengan kebutuhan persekolahan di masa depan, profesionalisme guru perlu ditingkatkan melalui upaya peningkatan kualifikasi pendidikan sebagai dasar pembentukan kompetensi mereka, baik yang berkaitan dengan kompetensi akademik maupun kompetensi profesional. Sistem Pendidikan Prajabatan Profesional perlu dikembangakan untuk dapat mengakomodai kebutuhan kualitas guru sesuai dengan kondisi sekolah yang selalu berubah. Pendidikan dasar sebagai sebuah paspor yang sangat diperlukan individu untuk hidup dan mampu memilih apa yang mereka lakukan, mengambil bagian dalam pembangunan masyarakat masa depan secara kolektif. Agar guru berkualitas dapat didiwujudkan, maka strategi manajemen pendidikan yang diselenggarakan oleh LPTK harus dapat mengakomodasi kebutuhan kualitas guru sesuai dengan tuntutan masa depan.Kata Kunci: Guru professional, system pendidikan, manajemen pendidikan LPTK
Kondisi Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar Daerah Perbatasan di Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat Eusabinus Bunau
Guru Membangun Vol 28, No 2 (2012): GM Edisi Juli Vol.28 No.2 Tahun 2012
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.759 KB) | DOI: 10.26418/gm.v28i2.481

Abstract

Data untuk penelitian ini diperoleh dari Kecamatan Badau, Batang Lupar, Puring Kencana, Embaloh Hulu dan EMpanang Kabupaten Kapuas Hulu. Teknik yang dipergunakan untuk pengambilandata adalah teknik survey. Alat pengumpulan data terdiri dari format isian data untuk mengumpulkan data angka-angka dan pedoman wawancara untuk menghimpun informasi yang bersifat kualitatif dari sumber data seperti Kepala Dinas, Kepala Cabang Dinas pendidikan, Dewan Pendidikan Kabupaten dan Komite Sekolah. Data diolah dengan menggunakan metode deskriptif. Masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah gambaran umum kondisi Sekolah Dasar di daerah Perbatasan di Kabupaten kapuas Hulu dari aspek Kondisi siswa, UASBN, Sumber Daya Guru, Sumber Daya Sarana/Prasarana Sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jumlah murid tidak naik kelas masih tergolong tinggi (78 orang); hasil UASBN tahun 2009 tidak mengalami kenaikan yang significant (dibandingkan dengan tahun 2008); sumber daya guru yang berpendidikan S-1 hanya 9 orang dan yang SMA 15 orang dari 295 guru; dan sumber daya sarana/prasarana sekolah masih sangan minim.
SISI PEMBELAJARAN BAHASA DALAM USAHA PEMELIHARAAN BAHASA Hotma Simanjuntak
Guru Membangun Vol 25, No 3 (2010): GM Edisi November Vol.25 No.3 Tahun 2010
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.66 KB) | DOI: 10.26418/gm.v25i3.202

Abstract

Berbagai penelitian tentang pemeliharaan dan penyisihan bahasa yang telah dilakukan di berbagai wilayah atau negara di dunia ini menunjukkan bahwa bahasa-bahasa yang digunakan oleh kaum minoritas dan kurang berpengaruh (berprestise) secara ekonomi dan politik di lingkungan komunitas itu sendiri terancam oleh bahasa-bahasa yang ada di sekitarnya. Kaum minoritas pemilik bahasa yang sedang mengalami penyisihan ini tidak menyadari jika bahasa asli mereka, warisan nenek-moyangnya, akan segera punah. Proses penyisihan bahasa bermula pada saat terjadinya kontak bahasa. Kontak bahasa dapat terjadi karena penjajahan, perpindahan penduduk, politik bahasa oleh suatu negara, dan karena kelompok masyarakat berada pada perbatasan dua wilayah (negara atau kota). Keadaan ini menyebabkan masyarakat dwibahasa atau multibahasa. Kemampuan suatu komunitas berdwibahasa lambat-laun akan kembali menjadi ekabahasa jika pada praktik kehidupan sehari-hari dengan masyarakat lain hanya menggunakan satu bahasa. Apabila bahasa yang digunakan itu ternyata adalah bahasa kaum pendatang atau bahasa hasil politik bahasa, tak dapat dihindarkan akan terjadinya kepunahan bahasa, yaitu bahasa ibu penduduk asli. Hasil pengkajian juga menunjukkan bahwa pemeliharaan (penyelamatan bahkan pengembangan) bahasa terbukti berhasil melalui lembaga pendidikan, yaitu pembelajaran bahasa. Persoalan ialah mengapa bahasa kesukuan (etnik) tidak mendapat perlakuan masuk ke dalam lembaga pendidikan sebagai mata pelajaran?Kata kunci: Pembelajaran bahasa, pemeliharaan bahasa
PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN UNJUK KERJA DALAM PEMBELAJARAN IPA SMP NEGERI 3 BURAU KECAMATAN BURAU KABUPATEN LUWU TIMUR Asnur Asnur; Ruslan Ruslan; Patta Bundu
Guru Membangun Vol 41, No 2 (2022): Volume 41 Number 2, Desember 2022
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v41i2.59196

Abstract

Asesmen kinerja adalah suatu prosedur yang menggunakan berbagai bentuk tugas-tugas untuk mendapatkan informasi tentang apa dan sejauh mana yang telah dipelajari siswa. Asesmen kinerja mensyaratkan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas kinerjanya menggunakan pengetahuan dan keterampilannya yang diwujudkan dalam bentuk perbuatan, tindakan atau unjuk kerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengembangan perangkat penilaian unjuk kerja pada pembelajaran IPA/Biologi; mengetahui validitas dan reliabilitas penilaian unjuk kerja berbasis pembelajaran IPA/Biologi yang di kembangkan pada kelas VIII SMP 3 Burau Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang mengacu pada pola pengembangan Djemari Mardapi, dimulai pada tahap analisis materi, membayar skala numerik, pembuatan tes unjuk kerja, analisis manfaat dan generalisasi validitas. menggunakan perangkat penghakiman unjuk kerj yang telah dikembangkan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Burau tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 142 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian yaitu format validasi dan reliabilitas instrumen perangkat penilaian unjuk kerja. data uji coba kevalidan instrumen perangkat penilaian unjuk kerja percobaan 1 dan 2 memnuhi campuran sangat valid, pada percobaan 1 memenuhi kriteria valid. Hasil pengujian reliabilitas pada percobaan 1 dan 2 memenuhi kriteria reliabel. Hal ini mengindikasikan bahwa instrumen penilaian perangkat menunjukkan kerja yang dikembangkan layak untuk digunakan
EFEKTIVITAS METODE IMPROVE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 MASAMBA Bungati Bungati; Ibnu Mansyur Hamdani; Hasria Alang
Guru Membangun Vol 41, No 1 (2022): Volume 41 Number 1, Juli 2022
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v41i1.54506

Abstract

Metode improve merupakan salah satu model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran matematika yang didesain untuk membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan matematikanya secara optimal serta meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan metode improve yang diterapkan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Masamba, dengan kriteria keefektifan antara lain (1) tingkat hasil belajar matematika sebelum dan sesudah diajar, (2) aktivitas belajar siswa (3) respons siswa setelah diajar, dan (4) keterlaksanaan pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas, angket respons siswa dan tes hasil belajar. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Pengambilan data menggunakan teknik random sampling dimana kelas VII.2  sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 31 orang. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes awal (pretest) sebelum pembelajaran dan test akhir (posttest) setelah pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis statistika deskriptif terlihat (1) rata-rata hasil belajar siswa untuk posttest melebihi nilai KKM, rata-rata gain ternormalisasi berada pada kategori sedang, dan persentase ketuntasan secara klasikal memenuhi kriteria ketuntasan secara klasikal, (2) aktivitas siswa berada pada kategori aktif (3) Respons siswa berada pada kategori cenderung positif, (4) keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori sebagian besar aspek terlaksana. Sedangkan hasil analisis statistika inferensial dengan uji-t terpenuhi dan pada uji-z secara klasikal tidak terpenuhi. Berdasarkan kriteria keefektifan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui metode improve efektif diterapkan pada siswa kelas VII.2 SMP Negeri 1 Masamba
LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMP: PENGETAHUAN EKOLOGI, KETERAMPILAN KOGNITIF, SIKAP PEDULI LINGKUNGAN, DAN PERILAKU TANGGUNG JAWAB Devi Khoirunnisa; Yulianti Yusal; Ratna Wahyu Wulandari
Guru Membangun Vol 42, No 2 (2023): Volume 42 Number 2, Desember 2023
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v42i2.72232

Abstract

This study aims to determine how the level of environmental literacy of students and how the level of environmental literacy of students in the aspects of ecological knowledge, cognitive skills, environmental care attitudes, and environmentally responsible behavior. The samples in this study were SMPN 2 Kandangan class VIII students totalling 63 students. Data collection techniques in this study used environmental literacy tests to students. The environmental literacy test in this study uses environmental literacy test questions that adapt from the Middle School Environmental Literacy Survey (MSELS) standard assessment. The results of the calculation of the average environmental literacy score for all students show 65.4%, which is in the sufficient category. If it is narrowed down based on four environmental literacy indicators, different average values are obtained, namely ecological knowledge of 69.44% (sufficient category), cognitive skills of 52.06% (insufficient category), environmental care attitudes of 67.19% (sufficient category), and environmentally responsible behavior of 62.54% (sufficient category). Based on the data obtained, the environmental literacy skills of SMPN 2 Kandangan students are in the sufficient category and the average level of environmental literacy of students in four aspects is also in the sufficient category
PENGARUH PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA EKSPRESIF ANAK USIA DINI DI TK AISYIYAH CABANG PINRANG BARAT KABUPATEN PINRANG Agustina Agustina
Guru Membangun Vol 40, No 2 (2021): Volume 40 Number 2, Desember 2021
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v40i2.51014

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena ditemukan gejala rendahnya kemampuan berbahasa ekspresif anak Taman kanak-kanak Aisyiyah Cabang Pinrang Barat Kabupaten Pinrang. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan metode demonstrasi, gambaran  kemampuan  berbahasa ekspresif  dan pengaruh penggunaan metode demonstrasi terhadap kemampuan berbahasa ekspresif pada Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Cabang Pinrang Barat. Populasi penelitian ini adalah anak didik Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Cabang Pinranga Barat yang berjumlah 50 anak. Selanjutnya dipilih yang berusia 5-6 tahun sehingga diperoleh 20 orang sampel, dengan menggunakan teknik sampling  purposive sampling.  Pengumpulan data dilakukan dengan test dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial.  Statistik inferensi yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan metode demonstrasi pada Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Cabang Pinrang Barat adalah baik, karena setelah metode demonstrasi  ini diterapakan, terjadi  peningkatan kemampuan  yang signifikan  anak-anak pada Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Cabang Pinrang Barat, kemampuan berbahasa ekspresif di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Cabang Pinrang Barat sebelum metode demonstrasi diterapkan diperoleh  dari sepuluh butir pernyataan kemampuan yang diujikan rata-rata mereka dapat berbahasa  11 item dan setelah metode demonstrasi diterapkan kemampuan mereka dapat meningkat  dimana mereka rata-rata dapat mengekspresikan bahasanya, ada pengaruh penggunaan metode demonstrasi terhadap kemampuan berbahasa ekspresif pada anak Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Cabang Pinrang Barat.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 8 LUWU TIMUR Ema Selfiana
Guru Membangun Vol 42, No 1 (2023): Volume 42 Number 1, Juli 2023
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v42i1.63323

Abstract

The learning model is a method used so that student learning activities and achievements can change for the better, one of which is using the Discovery Learning model. The purpose of this research is to increase the activity and learning outcomes of Biology by applying the Discovery Learning model in class XII IPA2 SMA Negeri 8 Luwu Timur, Academic Year 2021/2022. The type of research used is Classroom Action Research (PTK) conducted in 2 cycles. The subjects in this study were class XII IPA2, totalling 35 people. The instruments used were observation sheets for observing student activities and learning outcomes tests in the form of multiple-choice questions. The results of the study showed that student activity data increased from cycle I to cycle II. The learning outcomes of class XII IPA2 SMA Negeri 8 Luwu Timur in cell division material from an average value of 76 in cycle I increased to 85.14 in cycle II and the indicator of success increased from 57.18% in cycle I to 82 .85% in cycle II. It was concluded that the Discovery Learning Model can increase student learning activities and outcomes with an Indicator of success exceeding 80%
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU IPS DI SMP NEGERI 2 ARUNGKEKE, KABUPATEN JENEPONTO Sri Wahyuni; Kembong Daeng; Hasria Alang; Sulfaidah Sulfaidah
Guru Membangun Vol 40, No 1 (2021): Volume 40 Number 1 Juli 2021
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v40i1.48068

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mendeskripsikan kinerja kepala sekolah,  mendeskripsikan kinerja guru IPS, dan mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru IPS di SMP Negeri 2 Arungkeke, Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian gabungan, penelitian yang mengombinasikan atau mengasosiasikan bentuk kualitatif dan bentuk kuantitatif dalam satu penelitian. Sumber data kualitatif yang digunakan yaitu data wawancara informan dan data sekunder. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kajian pustaka, sedangkan model kuantitatifnya  menggunakan angket atau kuesioer. Angket yang diberikan berisi daftar pernyataan yang dibuat secara berstruktur dengan bentuk tabel sesuai dengan indikator kepemimpinan kepala sekolah yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kepala sekolah SMP Negeri 2 Arungkeke, Kabupaten Jeneponto dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan serta kinerja guru IPS sesuai dengan visi dan misi sekolah, kinerja guru IPS di SMP Negeri 2 Arungkeke diukur dalam proses pembelajaran, perencanaan program pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran serta evaluasi pembelajaran sudah terlaksana dengan baik dan terstruktur, dan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatakn kinerja guru IPS di SMP Negeri 2 Arungkeke, kabupaten jeneponto yaitu dengan memberikan motivasi semangat kerja guru, melakukan pembinaan disiplin, melakukan program kinerja guru, memberikan fasilitas belajar kepada guru IPS, memberikan penghargaan bagi guru yang berprestasi, memberikan insentif bagi guru.
ANALISIS KESULITAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI BANGUN DATAR PADA SISWA MAKASSAR Riskayani Riskayani; Nasrun Nasrun; Ernawati Ernawati
Guru Membangun Vol 41, No 2 (2022): Volume 41 Number 2, Desember 2022
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v41i2.58991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi bangun datar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap di kelas V SD Negeri Rappokalling 67/1 Kota Makassar. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 3 orang siswa, cara pengambilan subjek yaitu dengan memberikan soal kepada semua siswa kelas V sebanyak 14 orang, kemudian diambil berdasarkan hasil kerja siswa dan diskusi dengan guru kelas yang memiliki kesulitan dalam belajar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes tertulis kepada siswa kemudian dilanjutkan dengan wawancara kepada siswa secara individu. Selama tes dan wawancara berlangsung diambil dokumentasi seperti foto, catatan, dan rekaman untuk memperoleh data yang lebih valid. Data yang diperoleh dianalisis dengan Data Collection, Kondensasi Data, Data Display, dan Conclusion Drawing, di mana setiap data yang diperoleh dianalisis dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kesulitan subjek 1 yaitu:  a) kesulitan dalam menggunakan atau menentukan rumus sesuai yang diinginkan soal dikarenakan kesulitan dalam mengingat; b) lemahnya keterampilan berhitung membuat siswa kesulitan dalam mengoperasikan perkalian dengan tepat. (2) kesulitan subjek 2 yaitu: a) kesulitan dalam mengubah permasalahan kedalam bentuk kalimat matematika dan kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan; b) kesulitan dalam menentukan prosedur penyelesaian dan menetukan rumus sesuai yang diinginkan soal; c) lemahnya keterampilan berhitung membuat siswa tidak mampu melakukan perhitungan dengan tepat. (3) kesulitan subjek 3 yaitu: a) kesulitan dalam memahami soal dan mengubah permasalahan kedalam bentuk kalimat matematika serta kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan; b) kesulitan dalam menentukan prosedur penyelesaian soal serta kesulitan dalam menentukan atau menggunakan rumus dengan tepat; c) lemahnya keterampilan dalam berhitung membuat siswa kesulitan dalam melakukan perhitungan dengan tepat