cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 585 Documents
SUNAT MASSAL GEMMA PETA INDONESIA Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2691

Abstract

Sunat (Khitan) merupakan suatu tindakan medis yang sangat dianjurkan pelaksanaannya. Karena terbukti sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesehatan dan pencegahan penyakit, terutama penyakit-penyakit yang terkait genital atau organ seksual. Namun terkadang pelaksanaan Sunat (khitan) ini belum dapat dilakukan sebagiaan masyarakat karena terkendala faktor biaya yang cukup besar, sehingga pelaksanaannya sering sekali tertunda. Salah satu upaya agar setiap anak dapat melakukan Sunat (khitan) adalah dengan melaksanakan kegiatan Sunat Massal bagi masyarakat disekitar kota Padangsidimpuan. Dari kegiatan sunat massal ini diharapkan akan banyak anak di Indonesia yang dapat disunat, sehingga tercapai peningkatan derajat kesehatan dan pertumbuhan anak Indonesia yang baik.
EFEKTIVITAS WORKSHOP KECERDASAN MAJEMUK TERHADAP KESADARAN DIRI SISWA Asmaryadi; Rambe, Malim Soleh; Sukatno; Arrasyd, Harun; Ritonga , Tamin; Pardede, Nurhasanah; Dela, Vitria Larseman; Salmah, Siti; Siregar, Azijah Tussolihah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2692

Abstract

Rendahnya kesadaran diri siswa menjadi salah satu kendala dalam menentukan arah karir dan pendidikan lanjutan. Kondisi ini menyebabkan siswa mengalami kebingungan dalam memahami potensi diri yang dimiliki, sehingga berdampak pada kurang optimalnya perencanaan masa depan serta ketidaktepatan dalam pengambilan keputusan pendidikan lanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri siswa melalui workshop kecerdasan majemuk pada siswa kelas XII SMA Negeri 8 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis workshop dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan 60 siswa sebagai peserta kegiatan. Instrumen yang digunakan berupa angket kecerdasan majemuk dan tes kesadaran diri untuk mengukur perubahan sebelum dan sesudah kegiatan secara sistematis dan komprehensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor kesadaran diri siswa dari 46,4 menjadi 82,2 dengan peningkatan sebesar 78%. Selain itu, hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah kegiatan (p < 0,05). Siswa juga mampu mengidentifikasi kecerdasan dominan sebagai dasar dalam perencanaan karir. Dengan demikian, workshop kecerdasan majemuk efektif dalam meningkatkan kesadaran diri dan kesiapan karir siswa secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan potensi diri siswa secara optimal.
LANGKAH AWAL CEGAH STUNTING MELALUI PENINGKATAN KESADARAN REMAJA PUTRI DALAM KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) Suryani, Lilis; Marlina, Rina; Ratuningrum A, Raden Roro; Novita Gunawan, Ni Putu Ika; Diwa Angelina, Lauren; Siti Rahayu, Aulia; Aulia, Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2705

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya stunting pada generasi mendatang. Rendahnya pemahaman mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) menyebabkan upaya pencegahan anemia pada remaja belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai konsumsi TTD sebagai langkah awal pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan pada 27 Oktober 2025 di Desa Lemahmulya, Kabupaten Karawang dengan melibatkan 31 remaja putri. Kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin, pengukuran status gizi, penyuluhan kesehatan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami anemia (77%), sedangkan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dari rata-rata 52% sebelum edukasi menjadi 82% setelah edukasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya konsumsi TTD sebagai upaya pencegahan anemia dan stunting sejak dini
PENGMAS INTERNASIONAL DENGAN UCC PHILIPPINES TERAPI FOOT MASSAGE PADA PASIEN DI RUANG HEMODIALISIS RSUD KLUNGKUNG DAN RSU KERTHA USADA SINGARAJA Antariksawan, I Wayan; SUNDAYANA, I MADE; IVAN KRESNAYANA, Gede; YOS KRESNAYANA, MADE; BUDI WIDIARTA, GEDE; YUDI ARYAWAN, KADEK; IKA NOVITA GUNAWAN, NI PUTU; NGURAH PUTU PUTRA NEGARA, ANAK AGUNG; G. MAGLAYA, MAC DONELE; G. HUFANA, KARL MICHAEL
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2706

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (CKD) adalah gangguan fungsi ginjal kronis yang membutuhkan perawatan hemodialisis dan seringkali menyebabkan kecemasan pada penderitanya. Perawatan pijat kaki merupakan strategi non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana perawatan pijat kaki mengurangi tingkat kecemasan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Umum Kertha Usadha dan Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung. Desain pra-eksperimental satu kelompok pretest-posttest dengan strategi pengambilan sampel bertujuan digunakan pada 56 responden dalam penelitian ini. Tingkat kecemasan dinilai menggunakan kuesioner HARS), dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Mayoritas responden (39,3%) melaporkan kecemasan sedang hingga berat sebelum intervensi. Mayoritas responden (64,3%) melaporkan kecemasan ringan setelah perawatan. Skor kecemasan rata-rata menurun dari 26,18 menjadi 19,75 (p < 0,001). Perawatan pijat kaki bermanfaat dalam menurunkan kecemasan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Menular Seksual pada Siswa SMA Negeri 2 Kota Ternate Nia Kurnia; Rusny R. Rifai; Ismiyati Hi. Yusuf; Supardi Rustam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi akibat kurangnya pemahaman mengenai perubahan biologis, perilaku seksual berisiko, dan penyakit menular seksual (PMS). Edukasi kesehatan reproduksi menjadi salah satu upaya preventif penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai kesehatan reproduksi serta pencegahan penyakit menular seksual pada siswa SMA Negeri 2 Kota Ternate. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2026 di SMA Negeri 2 Kota Ternate dengan jumlah responden sebanyak 53 siswa kelas XII. Edukasi dilakukan menggunakan metode participatory learning melalui ceramah interaktif, Focus Group Discussion (FGD), simulasi komunikasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji statistik menggunakan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Mayoritas responden berusia 17 tahun (52,8%) dengan rata-rata usia 16,75 ± 0,65 tahun. Sebelum edukasi, sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang (81,1%). Setelah edukasi, terjadi peningkatan kategori pengetahuan baik menjadi 67,9%. Nilai rata-rata pre-test sebesar 45,2 ± 12,4 meningkat menjadi 82,5 ± 10,1 pada post-test dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pelaksanaan edukasi. Edukasi kesehatan reproduksi berbasis participatory learning efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit menular seksual pada remaja.