cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 596 Documents
EDUKASI KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI PADA LANSIA PUSKESMAS II KEMBARAN Nur Wulandari; Mariah Ulfah; Prasanti Adriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 2 (2026): Vol 8 No. 2 Agustus 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i2.2912

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi, merupakan kondisi medis yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Penderita hipertensi tahun 2023 di Jawa Tengah mencapai 8.554.672 (37,57%) dan Banyumas menduduki peringkat ke 11 dengan penderita sebanyak 172.022 jiwa. Kepatuhan minum obat anti hipertensi merupakan faktor yang berperan penting terhadap pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Ketidakpatuhan terapi obat antihipertensi tahun 2023 di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi mencapai sekitar 47,2%. Pendidikan akhirnya dapat berdampak pada perbaikan kondisi tekanan darah. Tujuan PkM ini adalah meningkatkan kepatuhan minum obat antihipertensi lansia. PkM ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, serta mengerjakan pre test dan post test yang diikuti 18 lansia. Hasil kegiatan PkM pada mayoritas lansia perempuan (61%) usia 60 tahun ke atas (56%) berpendidikan SD (89%) dengan sebagian besar menderita selama 5 tahun (33.33%) berhasil meningkatkan pemenuhan minum obat dari kategori kurang (66.67%) menjadi kategori baik 94,44% (naik 37,77 poin), serta menurunkan rata-rata tekanan darah dari 156/87 mmHg menjadi 135/81 mmHg dengan tambahan sistolik 19,44 mmHg dan diastolik 6,39 mmHg. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang memenuhi minuman obat antihipertensi.
Pemberdayaan Kader CERMAT melalui Edukasi Pengelolaan Sampah untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan di Kelurahan Sukajadi Batam Arina Luthfini Lubis; Rosie Oktavia Puspita Rini; Andri Wibowo; Nana Putri Amelita; Naya Sabrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 2 (2026): Vol 8 No. 2 Agustus 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i2.2953

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan di Indonesia akibat rendahnya praktik pemilahan sampah sejak dari sumber. Kondisi serupa ditemukan pada masyarakat RT 05/RW 01 Kelurahan Sukajadi, Kota Batam, yang memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai pemilahan sampah, rendahnya literasi lingkungan, serta belum adanya bank sampah. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah rumah tangga melalui pemberdayaan ibu-ibu PKK sebagai agen perubahan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui koordinasi, pre-test, sosialisasi dan edukasi, games, diskusi, post-test, evaluasi, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian program berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pemilahan sampah serta meningkatnya komitmen untuk menerapkan pemilahan sampah di rumah. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan literasi lingkungan masyarakat sekaligus memperkuat peran ibu-ibu PKK melalui pembentukan Kader CERMAT sebagai agen perubahan. Dengan demikian, pendekatan edukasi berbasis komunitas ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan.
Pelatihan Desain Grafis dan Konten Digital bagi Kelompok Pemuda Untuk Mendukung Pengembangan UMKM Lokal: Pendampingan Pemasaran Digital Berbasis Etsy di Desa Bangsring Anik Susanti; Nyimas Nadya Izana; Ayu Kartika; Novy Setia Yunas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 2 (2026): Vol 8 No. 2 Agustus 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i2.2963

Abstract

Desa Bangsring di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, UMKM di desa ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama pada aspek pemasaran, pengemasan produk, dan keterbatasan akses ke pasar yang lebih luas. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya melalui platform digital internasional seperti Etsy, menjadi salah satu solusi strategis untuk menjawab permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok pemuda dalam mendukung penguatan UMKM melalui pelatihan pemasaran digital berbasis platform Etsy. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan UMKM lokal, pelatihan desain grafis, fotografi produk, dan pembuatan konten digital, pendampingan pendaftaran serta pengelolaan toko di Etsy, serta evaluasi dan tindak lanjut program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemasaran digital, pemahaman terhadap standar pasar internasional, serta kesiapan UMKM dalam memanfaatkan marketplace global untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, kelompok pemuda berperan sebagai penggerak utama dalam penerapan keterampilan digital untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal. Program ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar internasional, serta memperkuat pemberdayaan pemuda di Desa Bangsring.
Menjaga Gula Darah di Tengah Bencana: Edukasi Pengelolaan Diabetes bagi Masyarakat Desa Tandihat adi antoni; Abdullah AA; Juni Andriani Rangkuti; Nefonafratilova Ritonga; Haslinah; Alprida harahap; Anto J. Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 2 (2026): Vol 8 No. 2 Agustus 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i2.2973

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan secara berkelanjutan melalui pemantauan kadar gula darah, pengaturan pola makan, kepatuhan terhadap pengobatan, aktivitas fisik, dan perawatan diri. Dalam situasi bencana, pengelolaan diabetes dapat menjadi lebih sulit akibat terganggunya rutinitas sehari-hari, keterbatasan akses terhadap obat-obatan dan alat pemeriksaan kadar gula darah, perubahan pola makan, serta terbatasnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pengendalian kadar gula darah dan komplikasi diabetes. Edukasi mengenai pengelolaan diabetes dalam situasi bencana menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tandihat mengenai pentingnya menjaga kadar gula darah dan melakukan pengelolaan diabetes dalam situasi bencana. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Desember 2025 di Desa Tandihat melalui edukasi kesehatan yang meliputi pentingnya pemantauan kadar gula darah, keteraturan konsumsi obat, pengaturan pola makan, pemenuhan kebutuhan cairan, pengenalan tanda dan gejala hipoglikemia serta hiperglikemia, dan kesiapan menyediakan kebutuhan diabetes dalam kondisi darurat. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan penguatan kemampuan masyarakat dalam melakukan pengelolaan diabetes secara mandiri. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Kegiatan edukasi mengenai pengelolaan diabetes dalam situasi bencana diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mempertahankan pengendalian kadar gula darah meskipun berada dalam kondisi darurat. Peningkatan pengetahuan juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi keterbatasan akses terhadap obat, alat pemeriksaan glukosa, makanan yang sesuai, dan pelayanan kesehatan selama bencana. Edukasi kesiapsiagaan diabetes juga direkomendasikan sebagai bagian dari pendidikan pengelolaan diabetes untuk membantu individu mempersiapkan kebutuhan obat, alat pemeriksaan, informasi medis, dan kebutuhan darurat lainnya. Kata kunci: diabetes melitus, kadar gula darah, bencana, edukasi kesehatan, kesiapsiagaan
Pelatihan Digital Marketing Produk Unggulan Perempuan Desa Bicak melalui Marketplace Etsy Nyimas Izana; Anik Susanti; Lolita Puspa Siwi; Bai’aturohani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 2 (2026): Vol 8 No. 2 Agustus 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i2.2990

Abstract

Kelompok perempuan Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, memiliki potensi pengembangan produk kerajinan lokal, termasuk ecoprint, tetapi pemanfaatan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok perempuan dalam memasarkan produk unggulan melalui marketplace Etsy. Kegiatan dilaksanakan pada April–Januari menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, sosialisasi, demonstrasi, praktik terbimbing, pendampingan, dan evaluasi. Peserta memperoleh materi mengenai pemasaran digital, pembuatan akun, penyusunan katalog, pengunggahan produk, foto dan deskripsi produk, penggunaan kata kunci, penentuan harga, serta pelayanan konsumen. Evaluasi dilakukan secara deskriptif-kualitatif berdasarkan observasi, dokumentasi, hasil praktik, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan mengenai Etsy dan peluang pemasaran digital, mampu mengikuti praktik dasar penggunaan marketplace, serta memahami pentingnya kualitas informasi produk, harga, dan pelayanan konsumen. Kegiatan juga memperluas orientasi peserta terhadap peluang pasar di luar daerah dan mancanegara. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan Etsy dapat memperkuat kapasitas awal pemasaran digital kelompok perempuan, tetapi keberlanjutannya memerlukan pendampingan, pengelolaan toko bersama, dan dukungan kelembagaan.
PENDEKATAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYINTAS TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT (TB RO) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MULYOREJO KABUPATEN DELI SERDANG Johani Dewita Nasution; Cecep Triwibowo; Ida Suryani Hasibuan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 2 (2026): Vol 8 No. 2 Agustus 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i2.3004

Abstract

Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan pengobatan jangka panjang serta dukungan keluarga secara berkelanjutan. Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai TB RO, tingginya stigma, dan rendahnya keterlibatan keluarga dalam proses perawatan dapat memengaruhi kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup penyintas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga penyintas TB RO dan kader kesehatan melalui pendekatan keluarga berbasis budaya dalam mendukung keberhasilan pengobatan serta meningkatkan kualitas hidup penyintas. Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan, pelatihan kader, diskusi interaktif, demonstrasi media edukasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2026 dengan melibatkan 30 keluarga penyintas TB RO dan 10 kader kesehatan. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, booklet, dan buku saku mengenai Tuberkulosis Resisten Obat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga setelah edukasi, dengan nilai rata-rata meningkat dari 69,83 menjadi 89,67 dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Pengetahuan kader kesehatan juga meningkat dengan nilai rata-rata dari 67,00 menjadi 93,00, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,005). Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan, serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai TB RO, kepatuhan pengobatan, pencegahan penularan, dan pentingnya dukungan keluarga berbasis budaya. Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dan kader kesehatan mengenai Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO). Pendekatan keluarga berbasis budaya dapat dijadikan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan, mengurangi stigma, memperkuat dukungan keluarga, dan meningkatkan kualitas hidup penyintas TB RO.