cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 582 Documents
Pemberdayaan Kelompok PKK melalui Pelatihan Pengolahan Keripik Ikan Lele di Desa Belepanawa Tukan, Maria Magdalena Nona Motu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2612

Abstract

Catfish (Clarias sp.) is a popular freshwater commodity. Currently, processed catfish products are not widely distributed in the community. This is due to various factors, such as the lack of education and socialization about processed catfish, the lack of public knowledge about the nutritional content of processed catfish foods, and how to diversify processed catfish that can be done in the community. This activity aims to provide understanding and training to PKK groups on processing catfish into processed catfish chips and good packaging techniques to increase the selling value of the product. A training activity on catfish chip snack products was held in Blepanawa Village, Demon Pagong District, East Flores Regency. The training method used was hands-on practice or demonstration, where participants were actively involved in every stage of the production process. This approach was considered effective because the community learned through direct experience, starting from processing raw materials to producing ready-to-sell products. Overall, this training activity had a positive impact on the PKK group in Belepanawa Village. Participants, mostly housewives and small business owners, became more skilled, creative, and motivated to utilize the potential of local fish as a raw material for high-value products
Pemberdayaan Masyarakat Desa Batu Godang Melalui Teknologi Tepat Guna Dalam Penguatan Ketahanan Pangan Dan Resiliensi Sosial Pascabencana Nasution, Eni Sumanti; Nasution, Fauziah; Harahap, Parmanoan; Harahap, Tinur Rahmawati; Harahap, Adek Nilasari; Randy Sanjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2618

Abstract

Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan wilayah rawan bencana dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani. Bencana hidrometeorologi pada November 2025 mengakibatkan kerusakan lahan pertanian, gagal panen, dan penurunan ketahanan pangan rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan resiliensi sosial masyarakat pascabencana melalui penerapan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pendekatan partisipatif, penerapan teknologi hidroponik dan aquaponik knock-down, pendampingan, serta evaluasi. Mitra sasaran adalah Kelompok Tani Amanah dan Kelompok Tani Aek Siala dengan total 40 orang anggota. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 75%, peningkatan keterampilan teknis 70%, diversifikasi produk pertanian 60%, dan penguatan kapasitas kelembagaan kelompok tani sebesar 65%. Kegiatan ini berhasil memperkuat gotong royong dan solidaritas antarwarga sebagai wujud resiliensi sosial masyarakat.
Inovasi Pengolahan Lele Asap dalam Upaya Diversifikasi Produk di Desa Blepanawa Batafor, Yosephina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2626

Abstract

Budidaya ikan lele (Clarias sp.) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki potensi ekonomi tinggi di Indonesia, termasuk Desa Blepanawa, Kecamatan Demon Pagong. Namun, ketergantungan masyarakat pada penjualan ikan lele segar menyebabkan nilai jual produk tidak stabil serta berisiko mengalami kerusakan karena sifat ikan yang mudah membusuk. Oleh karena itu, diperlukan upaya diversifikasi produk untuk meningkatkan nilai tambah hasil perikanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masayarakat dalam mengolah ikan lele menjadi produk lele asap sebagai alternatif usaha berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah demonstrasi dan praktik langsung yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan, pendampingan proses pengolahan, serta pengemasan produk. Proses pengolahan dimulai dari penyiangan ikan lele segar, marinasi menggunakan garam, bawang putih, dan merica, kemudian dilanjutkan dengan proses pengasapan menggunakan kayu dan daun kesambi sebagai sumber asap. Hasil kegiatan menunjukan bahwa masyarakat mampu memahami proses pembuatan lele asap secara sederhana dengan menghasilkan produk beraroma khas dari penggunaan kayu dan daun kesambi. Selain itu, penggunaan kemasan vakum membantu menjaga mutu dan memperpanjang masa simpan produk. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya diversifikasi produk perikanan untuk meningkatkan nilai tambah dan potensi ekonomi lokal.
PELATIHAN PENGOLAHAN MAKANAN BERBASIS IKAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Hajar, Siti; Aida, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2635

Abstract

Permasalahan stunting yang ada di Indonesia masih menjadi perhatian nasional. Kasus malnutrisi banyak terjadi di Indonesia, terutama bayi dan anak-anak, di beberapa daerah pada jangka waktu beberapa waktu terakhir ini. Usaha yang dilakukan salah satunya untuk pencegahan stunting adalah dengan memberikan makanan yang sehat dan bernutrisi. Dengan demikian, masih sangat diperlukan pengolahan makanan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi, khususnya protein. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat ibu rumah tangga di Kecamatan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan dalam pengolahan pangan sehat berbasis ikan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kooperatif dan kolaboratif, yaitu melaksanakan kegiatan dengan saling bekerja sama untuk meningkatkan keterampilan dan kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan dengan berdiskusi dan bertanggung jawab bersama di antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah. Lokasi kegiatan yaitu Kecamatan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan. Adapun jumlah mahasiswa yang ikut terlibat adalah 10 orang. Sedangkan mitra pengabdian ini merupakan Ibu-ibu Dharma Wanita. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 20 Desember 2024. Metode kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahapan persiapan yakni proses perizinan, observasi lapangan, dan koordinasi. Tahapan pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan dimsum dan pangsit ikan dengan peserta ibu-ibu sebanyak 20 orang. Tahapan evaluasi menunjukkan bahwa ibu-ibu dapat memahami materi dan mampu meningkatkan keterampilan dalam mengolah makanan berbahan dasar ikan
Peningkatan Kapasitas Santriwati dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Anemia sudirman, sitti patimah; Sitti Nurana; Elis; Nurul Faimah; Munir, Nur wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2642

Abstract

DDI Al-Ihsan Islamic Boarding School offers both academic and non-academic programs (Tahfidz and Kitab). However, female students in the non-academic program have not received any services related to anemia prevention and control, while those in the academic program have received iron–folic acid (IFA) supplementation, but had not received any education on anemia, therefore 18.5% were still found to be anemic. This community engagement activity aimed to enhance students’ knowledge, awareness, and motivation in preventing and managing anemia through interactive education sessions using multimedia tools (PowerPoint and LCD). The activity involved 30 female students from both academic and non-academic programs, delivered through two sessions lasting approximately 100 minutes in total. The results indicated significant improvements in students’ knowledge (13±0.5 to 15.6±2.6; p = 0.002) and awareness (9.2±2.2 to 11.2±1.1; p = 0.000), while motivation showed a slight, non-significant increase (26.2±4.3 to 27.6±4.7; p = 0.182). In conclusion, the educational intervention contributed positively to strengthening students’ capacity in anemia prevention and control. Further evaluation is recommended to assess its effects on dietary practices, supplementation adherence, and anemia prevalence among female students.
Penguatan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Pembelajaran Lapangan Pada Bisnis Akomodasi Danka Vacation Home Lubis, Arina Luthfini; Wardani, Yudha; Wibowo, Andri; Santika, Kamelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2648

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dilaksanakan di Danka Vacation Home. Kegiatan melibatkan mahasiswa Program Studi Manajemen Divisi Kamar (Room Division Management) melalui rangkaian aktivitas yang terstruktur, meliputi touring fasilitas, sharing session bersama mitra, observasi lapangan, diskusi interaktif, serta penugasan pembuatan mini vlog sebagai bentuk refleksi dan luaran pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan koordinasi, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan terarah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa yang ditunjukkan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, serta meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam mengaitkan konsep teoritis dengan praktik nyata di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi mitra dalam bentuk pertukaran pengetahuan, peningkatan eksposur usaha, serta umpan balik konstruktif yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan layanan. Secara keseluruhan, pendekatan experiential learning terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Kegiatan ini memiliki potensi untuk dikembangkan dan direplikasi pada berbagai jenis usaha dan lokasi yang berbeda guna memberikan dampak yang lebih luas dalam pengembangan kompetensi kewirausahaan mahasiswa.
Intervensi Biosand Filter di Lingkungan Kampus dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Pendidikan dan Kualitas Air Saputra, Yoerdy Agusmal; Sunarsih, Elvi; Hasanah, Swara Mega; Lewinsca, Maurend Yayank; Sitanggang, Jhon Wesly; Faradiba, Selly; Purba, Seri Ulina; Ramadhini, Delfi; Apriana, Aisyah; Handayani, Adelia Rizki; Irawan, Cynthia Maharani; Marennu, Luthfi Nauval Isthi; Putri, Nurhaliza Luthfia; Salsabila, Vania Manda Zahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2649

Abstract

Akses terhadap air bersih tetap menjadi tantangan bagi institusi pendidikan tinggi. Biosand Filter (BSF), sebagai Teknologi Tepat Guna, dapat meningkatkan kualitas air dan berfungsi sebagai alat pembelajaran praktis. Studi ini mengevaluasi dampak intervensi pendidikan partisipatif (paparan teoritis ditambah perakitan BSF secara praktis) terhadap pengetahuan mahasiswa dan indikator organoleptik air yang difilter. Lokakarya pendidikan partisipatif dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya. Semua mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Kesehatan Masyarakat yang mengikuti lokakarya dimasukkan melalui total sampling (n = 100). Prosedur meliputi tes pra-intervensi, sesi teoritis, demonstrasi, perakitan praktis BSF, dan tes pasca-intervensi. Sampel air yang difilter dievaluasi secara organoleptik dan melalui pengamatan visual. Perubahan pengetahuan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Skor pra-tes rata-rata adalah 98,3 dan meningkat menjadi 99,6 pasca-intervensi (mean different = 1,3). Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (p < 0,001). Penilaian organoleptik dan visual melaporkan penurunan kekeruhan dan tidak adanya bau tidak sedap pada sampel yang difilter, menunjukkan peningkatan kualitas air yang dirasakan. Pendidikan partisipatif berbasis BSF secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa dan terkait dengan sifat organoleptik yang lebih baik pada air yang difilter, mendukung pelatihan praktis dan potensi BSF untuk solusi air di kampus.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG MANFAAT BAWANG PUTIH DALAM PENCEGAHAN KECACINGAN DI LINGKUNGAN IV KELURAHAN BARU LADANG BAMBU MEDAN TUNTUNGAN Napitupulu, David Sumanto; Ritonga, Muhammad Azli; Arisandi, Ermawaty; Sitepu, Aprilita Br; Tarigan, Rica vera Br; Lumban Gaol, Rusmauli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the residents of environment IV Medan Tuntungan, namely a mother, said that her child had worms, characterized by a large stomach and lots of worms in his stomach. This incident illustrates that in the area the worm infestation rate is already high. The initial survey results of the community service team also saw children playing in the dirt in the afternoon without washing their hands with soap. The aim of this health education is to determine the level of knowledge of parents (participants) about the benefits of garlic and worms. The method used was a direct presentation to 10 participants in the Baru Ladang Bambu Subdistrict, Medan Tuntungan. Evaluation has been carried out by providing pre test and post test. The result of the evaluation before the health education was carried out were that the majority of participants’ knowledge level was in the good category, only 2 person (20%), meaning that only a few understood about garlic and worms. After health education was carried out, there was an increase in knowledge from 2 person to 4 person or 40%. Comparison of participants’knowledge before and after health education was carried out showed an increase participants’ knowledge of 100% for the good category. This health education activity succesfully increased participants’ knowledge about worm infestation and the use of garlic in preventing worm infestation.
Diversifikasi Pangan Lokal Masyarakat Desa Sitaratoit sebagai Program Kerja KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Silitonga, Yusnita Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2671

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Desa Sitaratoit di Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki potensi pangan lokal yang melimpah, khususnya buah salak, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan dalam bentuk segar sehingga memiliki nilai ekonomi yang rendah dan rentan terhadap fluktuasi harga. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal melalui diversifikasi pangan berbasis pengolahan salak menjadi produk dodol. Metode pelaksanaan meliputi tahap pembekalan, observasi lapangan, perumusan masalah, penyusunan program kerja, sosialisasi, pelatihan, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah salak menjadi dodol yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain itu, masyarakat mulai memahami pentingnya kualitas produk dan teknik pengemasan yang baik. Program ini juga membuka peluang pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan diversifikasi pangan lokal ini memberikan dampak positif dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan, serta kemandirian ekonomi masyarakat desa berbasis sumber daya lokal.
Edukasi Kesehatan Remaja Tentang Pencegahan Kanker Sejak Dini di SMP Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Hotma Royani; Dalimunthe, Letnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2690

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Upaya pencegahan kanker perlu dilakukan sejak dini, khususnya pada kelompok remaja, melalui pembentukan perilaku hidup sehat. Salah satu pendekatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah perilaku CERDIK, yaitu Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan edukasi kesehatan remaja tentang pencegahan kanker sejak dini dengan pendekatan CERDIK di SMP Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan pada tanggal 16 Desember 2025. Metode kegiatan yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan media edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep CERDIK dan menjelaskan kembali langkah-langkah pencegahan kanker yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong remaja untuk menerapkan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan kanker sejak dini.