cover
Contact Name
Akmaliyah
Contact Email
az.zahra@uinsgd.ac.id
Phone
+628562297375
Journal Mail Official
az.zahra@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Lecture Hall Building Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jalan A.H. Nasution No. 105, Cibiru Bandung, Jawa Barat, Indonesia, 40614 Phone: 022- 7802276 e-mail: az.zahra@uinsgd.ac.id
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies
ISSN : 27468585     EISSN : 27468593     DOI : https://doi.org/10.15575/azzahra
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies is a journal that publishes original studies on gender issues and family studies from a religious and general perspective. Another journal scope is related to the topic of gender and family which includes the various studies on women, men, children, the elderly, and people with disabilities in religious perspectives and various perspectives in the field of science.
Articles 65 Documents
Potret Gerakan Pemberdayaan Perempuan pada Kelompok Yasinan di Desa Winong Perspektif Feminisme Fatimah Mernissi Setiabudi, Moh. Nuzul; Mulia Ardi
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 5 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v5i2.33724

Abstract

This article discusses the shifting gender roles in religious practices traditionally dominated by men, a phenomenon that often triggers inequality. This situation has led to the emergence of the yasinan movement, a women's initiative that serves as a form of emancipation and a rejection of the marginalization of their roles in socio-religious spaces. This descriptive qualitative research adopts a case study approach on the yasinan women's congregation in Winong Village, Tulungagung Regency. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and literature review. The analysis was conducted using a hermeneutic-philosophical method, with the feminist perspective of Fatima Mernissi as the main analytical framework. The findings reveal two crucial points. First, Fatima Mernissi’s thought opens up new interpretative spaces for gender equality, highlighting the urgency for women to fight for their rights in order to achieve equality and justice in religious and cultural spheres. Second, the yasinan activities in Winong Village significantly reconstruct traditional religious practices as a gateway toward gender equality, particularly through informal education and the strengthening of women’s rights awareness. This study implies that community-based religious movements led by women have great potential as agents of social change, challenging patriarchal norms and promoting gender equality from the grassroots level within a deeply rooted cultural context.
Work Life Balance Pemimpin Perpustakaan Perempuan: Studi Kasus Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Wikhda, Mega Adjie; Ramadhanita Mustika Sari; Ajrun ‘Azhim Al As’hal
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 5 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v5i2.36095

Abstract

Memiliki peran yang ganda sebagai seorang ibu rumah tangga maupun pekerja tentunya membuat beban menjadi ganda pula. Agar semua berjalan dengan semestinya, maka diperlukan tatanan agar pekerjaan dengan peran sebagai ibu rumah tangga dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pada dasarnya pemimpin seringkali dikaitkan dengan seorang laki-laki, namun belakangan hal itu terpatahkan, karena mulai banyak bermunculan pemimpin perempuan. Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan bagi seorang perempuan dalam menjadi pemimpin dinstansi, dan tentu juga bukan hal yang muda, oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran strategi  dari work life balance pada pemimpin perpustkaan perempuan di tingkat universitas. Menggunakan sebuah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang mana dalam mendapapatkan data menggunakan wawancara secara mendalam kepada tiga informan diantara kepala perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Univeristas Setia Budi Solo, serta UIN Syaifuddin Zuhri.  Hasil yang didapat ialah gambaran dari work life balance terdapat tiga aspek yang diterapkan oleh informan yaitu time balance, Involment balance, serta satisfaction balance. Dan ada lima strategi yang digunakan yaitu Outsourching, alternating, bundling, simplifying, serta techflexing. Adanya aspek serta strategi tersebut ketiga informan sudah melaksanakan tanpa mereka sadari sebelumnya.
Membongkar Tabu Kekerasan Seksual terhadap Laki-Laki: Pendekatan Hak Asasi Manusia dan Keadilan Gender di Era Kontemporer Nururi, Imam; Yudianto, Asep; Rodiah, Ita
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 5 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v5i2.39451

Abstract

Artikel ini membahas kekerasan seksual terhadap laki-laki sebagai bagian dari keadilan gender dan hak asasi manusia. Kekerasan seksual terhadap laki-laki sering kali diabaikan dalam diskusi tentang kekerasan seksual, tetapi artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif hak asasi manusia dan keadilan gender tentang masalah ini di era kontemporer serta untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual laki-laki dan menghapus stigma dan stereotip yang terkait dengan korban laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif mendalam dengan menggunakan tinjauan literatur dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di era kontemporer, telah terjadi pergeseran yang signifikan dalam pemahaman dan perhatian terhadap kekerasan seksual terhadap laki-laki. Banyak lembaga pemerintah dan non-pemerintah yang semakin peduli dan terlibat dalam menangani masalah ini. Masyarakat juga semakin terbuka terhadap isu-isu keadilan gender yang diadvokasi di berbagai bidang, seperti pendidikan, komunitas, dan masyarakat umum. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya memerangi kekerasan seksual dan mempromosikan keadilan bagi semua individu, tanpa memandang jenis kelamin.
Perempuan dalam Ketahanan Ekonomi: Upaya Peningkatan Kualitas Keluarga Ponirah, Ade; Sakinah, Gina; Tiara Purnama Sari, Yesa
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i2.24171

Abstract

Terciptanya ketahanan keluarga ketika keluarga memiliki sarana untuk memenuhi kebutuhan dasar dengan cara yang berkelanjutan dan dapat diandalkan sepanjang waktu. Seorang istri mengambil beberapa tanggung jawab sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat keluarga. Yakni, bekerja di luar rumah dan bukan hanya fokus pada pekerjaan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perempuan dalam ketahanan ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptifd dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Caracas Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang dengan melakukan wawancara mendalam kepada tiga informan menggunakan metode snowball sampling. Data sekunder diperoleh dari literatur review mengenai kondisi di Desa Caracas dan literatur yang temanya berkenaan dengan penelitian ini. Temuan menunjukkan bahwa ketahanan keluarga akan kuat jika anggota keluarga bekerja sama. Kekuatan ketahanan keluarga tidak hanya bergantung pada bagaimana suami dan istri membagi tugas rumah tangga, tetapi juga pada bagaimana mereka berinteraksi. Hal ini menjadikan peran perempuan dalam ketahanan ekonomi lebih maksimal dan juga turut serta dalam meningkatkan kualitas keluarga
Tantangan Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Tentang Kesetaraan Gender pada Masyarakat Desa Mustakimah, Lina; Huriani, Yeni; Zulaeha, Eni
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i1.25462

Abstract

Abstract: Gender equality is one of the issues that need to be realized globally through the ideas in the Sustainable Development Goals (SDGs). In Indonesia, villages are the smallest level of government structure, having an important role in achieving SDGs at the national level by contributing 74% of national achievements considering that 90% of Indonesia's government areas are villages and 72% of Indonesian people live in villages. Darmaraja Village, Lumbung District, Ciamis Regency is one of the villages that must carry out its development by referring to SGDs achievements, one of which is realizing SDGs no. 5 concerning gender equality in villages. Villages with all their characteristics, uniqueness, and village potential certainly have their challenges in realizing gender equality in the village. This research tries to describe the results of Darmaraja Village's SDGs regarding gender equality and then analyze the obstacles to achieving gender equality in the village. The research results concluded that the SDG's achievement regarding gender equality in Darmaraja Village was still very far from ideal with only a score of 34.91 points. Then the factors that become obstacles are the low level of education of the Darmaraja Village community, patriarchal culture, and misogynistic understanding of women through religious texts.Keywords: Gender Equality, SDGs, Village
Analisis Semiotika Terhadap Tokoh Utama Perempuan dalam Film Perempuan Tanah Jahanam Samanda, Glen Aviaro; Kusuma, Ade
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i1.25547

Abstract

Horror is still a popular genre in the growth of Indonesian films. Female characters are often featured iconically in the narrative of a horror film. However, there is a negative stigma about the presence of female characters in horror films who appear as antagonistic characters. Female characters often play the role of ghosts, victims of crimes, and other complementary characters. This study uses qualitative research and Roland Barthes semiotics to analyze the representation of female characters in Perempuan Tanah Jahanam. This research focuses on the main female characters in the movie. The results of this study explain the denotation that describes the female characters in Perempuan Tanah Jahanam as women who become the main characters in filling various important roles in horror films, while in the connotation there are various meanings that the main female characters have social strengths such as courage in fighting patriarchal culture, supporting fellow women, working hard and being independent, from the denotation and connotation that the author found formed a myth in the form of elements of feminism that were constructed on the four main characters in the film. Researchers found that the main female character is no longer represented as a victim or a seductive and sexy ghost. Female characters are also not used as a means of supporting the success and interests of commercialism in a horror film.
Upaya Preventif Keluarga Muslim terhadap Perilaku Seks Bebas (Penelitian pada Keluarga Muslim di Kota Bekasi) Zarkasyi, Ezra Salwa Wahyu; Burhanuddin, Anas
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i1.25583

Abstract

The causes of promiscuous sexual behavior are driven by various factors, including a lack of parental attention and control over children. Sex education in the family can be started from an early age and is carried out in simple language that is easy for children to understand. The aim of this research is to find out how much prevention efforts are made by families against free sexual behavior. This type of research is qualitative research using library research and field research methods. The results of this research show that religious education, discussion space, a healthy environment, social guidance, and parental example can be efforts to prevent free sexual behavior. Based on research, it can be concluded that the family has an important role in efforts to prevent promiscuous sexual behavior and that Islam does not ignore education related to sexuality.
Representasi Peran Gender dalam Film Baby Blues Jannah, Debby Vironica Nur; Kusuma, Ade
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i1.25977

Abstract

Abstract: From the reformation period until now, Indonesian cinema has been trying to raise issues about gender equality or inequality. Gender stereotypes from the patriarchal culture that are inherent in some Indonesian people often bring gender inequalities. One of them is in the context of the division of gender roles in the family. It will not be a problem if the division does not cause gender inequalities. However, in reality there is the pressure that burdens one party. This study aims to reveal how the representation of gender roles in the film Baby Blues uses John Fiske's semiotic analysis method, which consists of three levels of analysis, reality, representation, and ideology. The study shows that gender stereotype is incorporated in both traditional and contemporary viewpoint of gender roles.. In the traditional role, men play a role in the public sector and women play a role in the domestic sector. While the new perspective tries to break it down by showing men who are starting to be domesticated from the results of the exchange of roles that happened before.
Perjuangan Kesetaraan dalam Novel Fatatu As-Sajair Karya Ratih Kumala (Kajian Kritik Sastra Feminis) Arsita, Wina; Mardiansyah, Yadi; Ridho, Muhammad Rosyid
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i1.27852

Abstract

Abstract: This study explains the struggle for gender equality of female figures in several of its parts. The novel Fatatu As-Sajair presents a female characters who has an influence on the development of cigarettes in Indonesia. The representation of female characters in this novel not only places women in an inferior position, but can also be in a superior position. The purpose of this study is to explain the socialist feminism contained in the novel. This study uses a qualitative descriptive analysis method with a type of literary criticism approach, namely feminist literary criticism. The research results from the novel Fatatu As-Sajair show that the novel contains female characters fighting for gender equality by working in the clove cigarette sector.
Peran UN Women melalui Program Kampanye #HEFORSHE Sebagai Upaya Keterlibatan Laki-laki dalam Melakukan Kesetaraan terhadap Perempuan di Indonesia Tahun 2019-2022 Saputri, Vira Jasmine
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i2.28092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana peran dari UN Women sebagai salah satu organisasi internasional yang memiliki tujuan untuk melakukan kesetaraan terhadap perempuan di dunia melalui program HeForShe dimana melalui program ini UN Women mengajak para laki-laki untuk terlibat dan ikut andil dalam membantu perempuan mencapai haknya, mengatasi ketimpangan gender, menurunkan kekerasan seksual serta melakukan kesetaraan gender. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan berbagai sumber data primer yaitu melalui wawancara dengan pihak UN Women Indonesia, Komnas Perempuan serta Aliansi Laki-laki Baru dan sumber sekunder mealui berbagai buku, jurnal ilmiah, maupun artikel yang memiliki kesamaan topik dengan penulis. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukan bahwa program HeForShe ini juga cukup meningkatkan partisipasi serta keterlibatan dari pihak laki-laki dalam membantu perempuan untuk mencapai haknya dimana banyak program yang dijalankan UN Women melalui program ini.Tetapi terdapat berbagai hambatan serta tantangan yang dihadapi oleh UN Women dalam melakukan implementasi program ini terhadap budaya, norma dan kebijakan pemerintahan Indonesia yang menjadikan program ini tidak terintegrasi secara maksimal dan juga adanya pandemic COVID-19 yang menghambat terjalannya program ini.