cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023" : 28 Documents clear
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Poster terhadap Peningkatan Pengetahuan Hipertensi Lansia di Posyandu Mawar VII Adiarsa Barat, Karawang Barat : The Effect of Health Education Using Poster Media on Increasing Knowledge of Elderly Hypertension at Posyandu Mawar VII west Adiarsa, west Karawang Nurhasanah, Siti; Linda Riski Sefrina; Rini Harianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3175

Abstract

Latar belakang: Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama dunia, penyelesaian terintegrasi dapat menjadi pilihan untuk menekan angka permasalahan hipertensi di Indonesia karena masalah gizi tidak hanya dapat diselesaikan oleh sektor kesehatan saja (intervensi spesifik) tetapi juga diselesaikan oleh sektor diluar kesehatan (intervensi sensitif). Faktor yang diyakini menjadi salah penyebab sulitnya menekan angka hipertensi adalah tingkat pengetahuan yang rendah. Banyak penelitian terkait determinan tingkat pengetahuan yang berpengaruh terhadap proses pengendalian hipertensi, namun tidak banyak penelitian ada penelitian yang mengidentifikasi pengaruh media poster dalam peningkatan pengetahuan lansia. Tujuan: Untuk mengidentifikasi Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Poster Terhadap Peningkatan Pengetahuan Hipertensi lansia di posyandu mawar VII di Adiarsa Barat, Karawang Barat. Metode: Design penelitian yang digunakan adalah One Groups Pretest Postest dengan jenis penelitian Quasy Eksperimen. Populasi yang digunakan adalah masyarakat berusia 30-80 tahun yang tercatat di posyandu mawar VII Adiarsa Barati. Terdapat 14 responden yang akan dijadikan sebagai sampel. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Normalitas, Uji Paired Sample T-Test dan Uji Independent Sample T-Test menggunakan SPSS Hasil: Hasil uji statistik diperoleh selisih rata –rata pengetahuan sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan kesehatan dengan media poster pada kelompok kelompok kontrol adalah 3,35 dengan standar deviasi adalah 10,24 dan pada kelompok intervensi adalah 4,67 dengan standar deviasi 6,71. Hasil uji statistik paired samples T-tes didapatkan nilai p value =0,000 dimana nilai p value < 0,005 maka HA diterima. Kesimpulan: Studi ini menyatakan bahwa Pendidikan Kesehatan dengan Media Poster berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dengan hasil uji statistik yang menunjukan hasil yang signifikan yaitu 0,000< 0,005.
Evaluasi Penggunaan Obat Antihistamin pada Pasien Rawat Jalan Penyakit Kulit Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu : Evaluation of the Use of Antihistamines in Outpatients with Skin Diseases Undata Regional General Hospital Palu M. Fakhrul Hardani; Amelia Rumi; Yuli indasari; Rugayyah Alyidrus; Abdurrahman Hasymi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3219

Abstract

Latar belakang: Penyakit kulit merupakan sebuah kelainan kulit yang disebabkan beberapa faktor seperti jamur, kuman, parasit, virus dan infeksi yang dapat menyerang segala umur. Gejala dari penyakit kulit dapat diatasi menggunakan antihistamin, yang bila dikonsumsi tidak tepat dapat menyebabkan gangguan pada sistem konduksi kardiovaskuler, retensi urin akut, acute generalized exanthematous pustulosis (AGEP), penurunan fungsi kognitif dan gangguan neuromuscular junction. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum penggunaan obat dan evaluasi penggunaan antihistamin yang ditinjau dari aspek tepat indikasi, dosis, dan interval waktu pemberian di RSUD Undata Palu. Metode: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yang bersifat retrospektif dengan pengambilan data secara purposive sampling pada rekam medis Juli sampai dengan Desember 2021. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 responden diperoleh karakteristik pasien sebagian besar berjenis kelamin laki-laki 59%, usia 46-65 tahun 33%, didominasi tidak bekerja 18%, dan ditemukan 100% manifestasi klinik mengalami keluhan gatal dan ruam, diagnosa terbanyak adalah dermatitis seboroik 16%, pada jumlah pasien yang mendapatkan <3 jenis obat 85%, dengan penggunaan antihistamin terbanyak adalah setirizin 80%. Kesimpulan: Evaluasi kesesuaian indikasi didapatkan sebesar (100%) tepat indikasi, tepat dosis pemberian obat didapatkan sebesar (97%) tepat dosis, dan tepat interval waktu pemberian didapatkan sebesar (96%) tepat interval waktu pemberian berdasarkan pada British National Formulary (BNF) Edisi 83.
Penerapan Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru : Application of Occupational Health and Safety Risk Management at Medan Baru Special Eye Hospital Khoirotun Najihah; Sri Agustina Meliala; Aida Sulisna; Sindy Syahputri; Nurlia Apriani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3246

Abstract

Latar belakang: Manajemen risiko merupakan upaya preventif bagi suatu perusahaan khususnya yang bergerak di bidang jasa yang sangat rawan terhadap kesalahan dan keluhan. Untuk itu perlu dilakukan pemetaan risiko yang terjadi sesuai dengan unit kerja di dalamnya yang diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan atau kesalahan baik pada pasien, pengunjung maupun karyawan di rumah sakit tersebut. Pada data laporan insiden keselamatan pasien tahun 2020-2021 di Rumah khusus mata medan baru ditemukan adanya insiden yang meliputi near miss 70%, tidak cedera 20%, kejadian tak terduga 10% dan Sentinel 0%. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi penerapan manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja di Rumah Sakit khusus mata medan baru. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dengan tujuan untuk mendeskripsikan secara lengkap penerapan manajemen risiko K3 di RS khusus mata medan baru berdasarkan data observasi, survey dan dokumentasi pada 4 unit dan tempat kerja rumah sakit dengan melakukan identifikasi risiko, menganalisis dan menemukan tindakan pengendalian risiko. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko K3 di Rumah Sakit khusus mata medan baru berdasarkan hasil identifikasi risiko diperoleh sebanyak 15 risiko yang dianalisis lebih lanjut dengan menemukan 10 risiko sedang dan 5 risiko tinggi. Yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki infrastruktur yang rusak dan meningkatkan sistem keamanan yang ada di Rumah Sakit khusus mata medan baru. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan manajemen risiko K3 di Rumah Sakit Islam khusus mata medan baru berdasarkan proses identifikasi risiko dan analisis risiko, terdapat 15 potensi risiko yang terdiri dari 10 risiko sedang dan 5 risiko tinggi. Berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi karyawan, pengunjung dan pasien. Dalam hal ini dilakukan upaya pengendalian untuk meminimalisir jumlah insiden dan kecelakaan.
Hubungan Karakteristik dan Aktifitas Fisik dengan Hipertensi pada Masyarakat Pralansia di Kota Banjarbaru: The Relationship Between Characteristics and Physical Activity with Hypertension in Pre-Elderly Communities in Banjarbaru City Ridha Hayati; Hilda Irianty
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3264

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah kelainan sistem sirkulasi darah yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal atau tekanan darah ?140/90 mmhg¹. Hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala dimana tekanan yang abnormal tinggi didalam arteri menyebabkan meningkatnya risiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan. Berdasarkan data dari 3, hipertensi di Indonesia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi yaitu sebesar 25,8%. Prevalensi tertinggi di Bangka Belitung (30,9%), diikuti Kalimantan Selatan (30,8%), Kalimantan Timur (29,6%), Jawa Barat (29,4%), dan Gorontalo (29,4%). Hipertensi berkaitan dengan perilaku dan gaya hidup. Pengendalian hipertensi dicapai dengan memodifikasi perilaku, yang meliputi rajin aktivitas fisik, menghindari merokok, makan makanan yang sehat, dan tidak mengkonsumsi alkohol (P2PTM Kemenkes RI). Hipertensi terjadi pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6%), umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%). Data Dinas kesehatan provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan angka Hipertensi di Kota Banjarbaru tertinggi ke 4 setelah Banjarmasin, Kab. Banjar dan Balangan. Tujuan: Tujuan penelitian untuk menganalisa hubungan karakteristik yang meliputi jenis kelamin, genetik, pekerjaan, aktifitas fisik dan lama bekerja dengan hipertensi pada masyarakat pralansia di Kota Banjarbaru tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional, serta pendekatan cross sectional dan mengambil sampel/responden yang kebetulan ditemui (accidental Sampling) yaitu berjumlah 114 orang baik pegawai maupun pengunjung di kantor Kecamatan Landasan Ulin, Kecamatan Banjarbaru Selatan, kantor Kecamatan Banjarbaru Utara dan Kantor Kelurahan Sungai Besar di kota Banjarbaru. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis kelamin (p value 0,63), genetic (p value 0,11), IMT (p value 0,74), aktifitas fisik (p value 0,58) dan lama bekerja (p value 0,79) tidak berhubungan dengan hipertensi. Kesimpulan: variable resiko jenis kelamin, genetic, IMT, Aktifitas fisik dan lama bekerja tidak berhubungan dengan hipertensi, selama faktor resiko dikendalikan dengan pola makan sehat dan pola istirahat yang baik. Disarankan kepada institusi pendidikan dan instansi kesehatan agar bekerja sama dalam melaksanakan promosi hipertensi dalam kegiatan masyarakat.
Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan tentang Tablet Tambah Darah di Puskesmas Bubakan Kabupaten Pacitan: Differences in Knowledge Levels and Attitudes of Pregnant Women Before and After Being Given Counseling About Blood Supplement Tablets at the Bubakan Health Center, Pacitan Regency Atika Zahria Arisanti; Rr. Catur Leny Wulandari; Anggraini, Desi Yunita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3360

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan suatu kondisi dimana terdapat kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Kondisi dimana pada trimester I dan III kadar haemoglobin dibawah 11,0 g/dl atau pada trimester II kadar < 10,5 g/dl. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang tablet tambah darah di Puskesmas Bubakan Kabupaten Pacitan. Metode: Jenis penelitan ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan Pre Eksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 69 responden. Hasil: Hasil uji statistik dengan uji non parametric Wilcoxon menggunakan SPSS didapatkan nilai Asymp. Sig. = 0.000 atau nilai p < 0.05, maka terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang tablet tambah darah di Puskesmas Bubakan Kabupaten Pacitan. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang tablet tambah darah di Puskesmas Bubakan Kabupaten Pacitan.
Analisis Penerapan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Bank Sampah (Studi Kasus Bank Sampah Rukmi, Gunung Anyar Tambak, Surabaya) : Analysis of Waste Management Community-based Through Waste Bank (Case Study: Rukmi Waste Bank, Gunung Anyar Tambak, Surabaya City) Prasanti, Kayla Shafira; Yudhastuti, Ririh
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3454

Abstract

Latar belakang: Implementasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat dilakukan melalui bank sampah. Hadirnya bank sampah pada setiap Rumah Tangga (RT) dapat meminimalisir timbulnya sampah dan dampak buruk sampah pada kehidupan manusia. Data SIPSN tahun 2022 diketahui terdapat 639 Bank Sampah Unit (BSU) di Kota Surabaya, salah satunya Bank Sampah Rukmi. Tujuan: Penelitian ini akan mengkaji pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui bank sampah sebagai upaya peningkatan kualitas lingkungan. Metode: Penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini dilakukan wawancara dengan kader lingkungan, pengelola Bank Sampah Rukmi, dan Ketua Bank Sampah Rukmi. Hasil: Pengelolaan sampah di Bank Sampah Rukmi dilakukan oleh warga sebagai nasabah yang memilah sampah dari rumah dan mengumpulkannya di Bank Sampah Rukmi. Sampah yang dikumpulkan akan dikirim dan dijual ke Bank Sampah Induk (BSI) Surabaya. Selain pemilahan dan pengumpulan, Bank Sampah Rukmi juga memanfaatkan kembali sampah dan mengolah sampah. Sampah yang dimanfaatkan berupa wadah minyak bekas, gelas mineral, dan lain-lain yang digunakan menjadi pot tanaman. Sampah yang diolah adalah sampah organik menjadi kompos dan eco enzyme, serta sampah minyak jelantah menjadi lilin aroma. Selain pengelolaan sampah, Bank Sampah Rukmi juga melakukan pengelolaan lingkungan dengan banyak menanam pohon. Hasil kegiatan Bank Sampah Rukmi dapat membantu meningkatkan pendapatan nasabah, menyehatkan lingkungan, dan kesehatan masyarakat. Kesimpulan: Pengelolaan sampah di Bank Sampah Rukmi terdiri dari pemilahan, pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali sampah. Adanya Bank Sampah Rukmi bermanfaat pada aspek sosial-ekonomi, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.
Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Pegawai dalam Pelayanan kepada Masyarakat di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta: Leadership Style and Work Motivation of Employees in Community Services at the Gamping I Health Center in Sleman Yogyakarta Siska Carolina; Sugiman; Sunaryo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3471

Abstract

Latar belakang: Gaya kepemimpinan adalah suatu proses untuk menggerakkan orang lain dengan memimpin, membimbing dan mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu agar mencapai hasil yang diharapkan. Motivasi kerja adalah suatu faktor yang mendorong seseorang untuk melakukan suatu aktivitas tertentu, karena itu motivasi dapat diartikan sebagai faktor pendorong perilaku seseorang. Kepala Puskesmas Gamping I Sleman dalam kepemimpinannya menunjukkan sikap yang baik terhadap pegawainya. Kepala puskesmas juga melakukan komunikasi yang baik dengan pegawainya dan selalu melibatkan partisipasi pegawai dalam pengambilan keputusan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta. Metode: Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Gamping I Sleman. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden. Analisis data menggunakan uji spearman rank correlations. Hasil: Hasil penelitian menemukan Gaya kepemimpinan Kepala Puskesmas Gamping I Sleman berada pada kategori baik sebesar 93,8%. Motivasi kerja pegawai di Puskesmas Gamping I Sleman berada pada kategori baik sebesar 97,9%. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Spearman rank correlations menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai di Puskesmas Gamping I Sleman dengan nilai Sig.(2-tailed) yang diperoleh sebesar 0,000 dan nilai koefisien korelasi yaitu 0,696. Kesimpulan: Ada hubungan antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Penderita Tuberkulosis Paru (TB) : Literature Review Nabila, Nada
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3484

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Tuberkulosis menjadi masalah kesehatan di dunia terutama pada negara berkembang, dalam pengobatannya TBC memerlukan jangka waktu yang lama sehingga memerlukan konsistensi kepatuhan pasien. Kepatuhan pasien dalam melakukan pengobatan sangat penting hal ini guna mengendalikan angka penyakit TB. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penderita dalam meminum Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Metode : Desain penelitian ini adalah literature review dengan topik artikel yang membahas kepatuhan pasien dalam minum obat anti tuberkulosis. Artikel diperoleh dari Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “kepatuhan minum obat, penderita, dan tuberkulosis”. Artikel yang dipilih menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan diterbitkan dalam jangka 5 tahun terakhir yaitu pada tahun 2019 sampai tahun 2023. Hasil : Penelurusan artikel melalui Google Scholar menggunakan kata kunci didapatkan sebanyak 1.760 artikel. Hasil penelusuran dilakukan skrinning berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, sesuai dengan tujuan juga topik yang dibahas dan diperoleh 11 artikel yang cocok pada literature review ini. Kesimpulan : Beberapa faktor yang berpengaruh dalam kepatuhan penderita tuberkulosis paru dalam minum obat, antara lain meliputi pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, motivasi, efek samping, peran dari petugas kesehatan, dan perceived stigma.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemeriksaan Skrining Kesehatan Rutin : Literature Review: Factors Affecting Routine Medical Check-up : Literature Review Konny, Lisye; Anhari Achadi; Hosea Hariono
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3498

Abstract

Latar belakang: Penyakit kronis merupakan salah satu penyumbang tertinggi kasus morbiditas dan mortalitas di dunia. Pemeriksaan skirining kesehatan rutin merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi dampak negatifnya karena dapat dideteksi lebih cepat dan terobati lebih awal sebelum menimbulkan komplikasi. Sayangnya perilaku pemeriksaan skrining kesehatan rutin masih kurang popular terutama di daerah berkembang. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan pemeriksaan skrining kesehatan rutin. Metode: Telaah sistematik dilakukan pada situs pencarian EBSCOHost, ProQuest, dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang telah ditentukan dengan periode waktu 2017-2023.Terdapat 227 literatur yang ditemukan dengan kata kunci tersebut dan terdapat 62 literatur yang terskrining. Enam belas literature yang sesuai kriterai inklusi dan dilakukan ekstrasi data. Hasil: Enam belas literatur berasal dari jurnal peer reviewed, 9 menggunakan metode potong lintang, 4 regresi logistic multiple, 1 menggunakan metode potong lintang dan regresi, 1 menggunakan metode T Test dan regresi, dan 1 penelitian kualitatif. Kesimpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan pemeriksaan skrining kesehatan adalah multifaktorial dan dipengaruhi oleh budaya setempat.
Obesitas dan Kanker Payudara : Literature Review: Obesity and Breast Cancer : Literature Review Agung Winasis; Ratna Djuwita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3501

Abstract

Latar belakang: Penyakit kanker payudara merupakan penyakit tidak menular yang paling banyak ditemukan di Indonesia pada tahun 2020. Di sisi lain obesitas juga menjadi masalah kesehatan yang saling terkait dengan risiko terjadinya bermacam penyakit kanker, salah satunya kanker payudara. Obesitas dialami oleh 13% populasi dewasa dunia dan 18% populasi anak dan remaja usia 5-19 tahun pada 2016. Obesitas menjadi faktor risiko penting pada morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular dan penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup sedentary karena kurang melakukan aktivitas fisik. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obesitas sebagai faktor risiko kejadian kanker payudara pada wanita. Metode: Studi ini merupakan suatu studi literatur menggunakan online database melalui Pubmed. Hasil pencarian literatur diperoleh 10 artikel yang terbit antara tahun 2012 – 2022. Hasil: Hasil beberapa studi menggunakan desain studi kasus kontrol menunjukkan secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dan kejadian kanker payudara. Studi di negara-negara Asia, Amerika dan Australia yang berbeda secara ras dan ekonomi menunjukkan hubungan tersebut. Sebagai faktor risiko kanker payudara yang dapat dicegah, fokus pada obesitas merupakan salah satu faktor mencegah terjadinya kanker payudara pada wanita. Kesimpulan: Obesitas merupakan faktor risiko kanker payudara pada wanita dan melakukan gaya hidup sehat, rutin berolahraga, meningkatkan aktivitas fisik dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dapat mengurangi risiko obesitas yang pada akhirnya dapat mengurangi risiko penyakit, termasuk penyakir kanker payudara.

Page 1 of 3 | Total Record : 28


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): February 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue