cover
Contact Name
Yuli Purnamasari
Contact Email
journalpkmindonesiamaju@gmail.com
Phone
+6281289645719
Journal Mail Official
jpmim@stikim.ac.id
Editorial Address
Gedung HZ. Jl.Harapan No. 50, Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610 Telp : 021-78894043-46. Fax : 78894045
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM)
ISSN : -     EISSN : 27224341     DOI : https://doi.org/10.33221/jpmim.v1i01.570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat antara lain: Pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Kesehatan, gizi, penyakit tropis, dan obat-obatan herbal, Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Pelatihan Implementasi Komunikasi Efektif plus Pemasaran Sosial 7P (KEPPS 7P) dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan Rindu, Rindu; Novita, Astrid; Sihura, Sancka Stella Ganiasnda; GP, Lazuardi; Reni, Reni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i03.2939

Abstract

Komunikasi efektif dan efisien dalam layanan kesehatan memiliki peran yang vital bagi keselamatan pasien. Tidak hanya dalam menyampaikan informasi pelayanan yang tersedia namun juga saat harus memberikan kabar kurang menyenangkan. Hal ini berdampak pada penurunan kualitas mutu pelayanan rumah sakit sehingga perlu adanya patient care yang optimal yang akan berdampak pada kepuasan pasien. Didalam mewujudkan komunikasi efektif di rumah sakit, setiap staf perlu mengimplementasikan konsep bauran pemasaran 7P yang memiliki 7 elemen yang terdiri dari product, price, promotion, place, people, process serta physical evidence. Berdasar 7 elemen tersebut maka para staf rumah sakit diharapkan bisa mengimplementasikan komunikasi efektif di setiap unit mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bekerjasama dengan Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah diharapkan dapat meningkatkan kompetensi yaitu mampu menjelaskan Teknik Komunikasi, mampu menerapkan Etika Dalam Penampilan Kerja, mampu menerapkan Etika Komunikasi, mampu melaksanakan Manajemen Konfik, mampu melaksanakan Penanganan Komplain, mampu melaksanakan Komunikasi Efektif dan Komunikasi SBAR, serta mampu menerapkan bauran pemasaran 7P. Pengabdian masyarakat berupa pelatihan komunikasi efektif dan pemasaran sosial 7P menunjukkan hasil yang efektif dimana terdapat nilai perbedaan mean 1,08 menunjukkan terdapat selisih rata-rata nilai pengetahuan sebelum (15.81) dan sesudah (16.89) dimana tujuan daripada edukasi dan pelatihan sudah tercapai, yakni perubahan pengetahuan, sikap dan tingkah laku individu, keluarga, kelompok khusus, dan masyarakat.
Penyuluhan Kesehatan Makanan Bergizi Pada Siswa SD Negeri 07 Lenteng Agung Jakarta Selatan Rizqi Pratiwi, Retno Inten; Rahmawati, Alma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i01.2965

Abstract

Usia sekolah merupakan usia yang tepat untuk mengajarkan pola asupan makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Gizi seimbang meliputi (1) Syukuri dan nikmati anekaragam makanan, (2) Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan, (3) Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi, (4) Biasakan mengonsumsi anekaragamanan makanan pokok, (5) Batasi konsumsi makanan pangan manis, asin dan berlemak dalam sehari konsumsi gula 50g (4 sdm/ sendok makan), natrium/garam 2000mg (1 sdt/sendok teh), lemak/minyak 67 gr (5 sdm), (6) Biasakan sarapan, (7) Biasakan minum air putih cukup dan aman (8 gelas sehari), (8) Biasakan membaca label pada kemasan pangan, (9) Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih. Metode : a) Penilaian Status Gizi, melakukan pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) pada siswa/i SD Negeri 07 Lenteng Agung untuk mengetahui status gizi siswa/i. Pengukuran dilakukan menggunakan timbangan berat badan dan microtoise. b) Pendidikan, melakukan penuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa/i terhadap makanan sehat. Peningkatan dilihat dengan melakukan pre dan post test pada siswa SD.Pada pelaksanaan kegiatan penyuluhan gizi anak sekolah terdapat 32 siswa/i SDN 07 Lenteng Agung Jakarta Selatan yang ikut berpartisipasi dan antusiasi mengikuti kegiatan penyuluhan ini yang dimulai dari pemaparan materi, pengukuran status gizi dengan antropometri, sampai dengan pembagian dorprize serta penutupan. Setelah dilakukan pengukuran status gizi pada siswa/i dengan pengukuran antropometri terdapat siswa yang memiliki status gizi kurang sebanyak 3 siswa/i (9.3%) dan status gizi normal 19 siswa siswa/i (90.7%). Adanya peningkatan pengetahuan pada siswa/i SDN 07 Lenteng Agung setelah dilakukan penyuluhan pada siswa/i.
Stimulasi dan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Secara Mandiri Jayatmi, Irma; Lestari, Faraditha Dwi; Susanti, Resy; Askasaffanah, Afina; Mulyanah, Siti; Puspitasari, Indah; Kurnia, Ade Rita; Maria, Hani; Yuliasih, Sri; Nur’alfiana, Wanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i03.2981

Abstract

Gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak di Provinsi Banten pada tahun 2020 berdasarkan hasil pelayanan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) yaitu sebesar 11,9 % Di Kabupaten Pandeglang didapatkan data anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan yaitu sekitar 8 %. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk webinar dengan tema “Stimulasi Dan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Secara Mandiri”. Kegiatan ini penting dilaksanakan dengan tujuan sebagai saling sharing antara akademisi perguruan tinggi dan para orang tua untuk dapat meningkatkan pengetahuan mengenai stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang dan gangguan wicara pada anak serta mengembangkan dan menemukan pembelajaran mengenai stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang dan gangguan wicara pada anak. Kegiatan webinar ini telah dilaksanakan tanggal 23 Agustus 2023 dengan sasaran orang tua yang mempunyai balita sejumlah 59 orang. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan teknik ceramah, diskusi dan tanya jawab secara online melalui zoom. Setelah mengikuti webinar ini peserta mendapatkan update ilmu yang dapat dipalikasikan dan e-materi. Webinar ini diharapkan dapat menambah ilmu dan sebagai media pembelajaran bagi para ibu dan tenaga kesehatan khususnya bidan untuk mendeteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak dan para orang tua cukup penting untuk memiliki pengetahuan yang baik agar memeriksakan pertumbuhan dan perkembangan anaknya.
Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Pengetahuan Dan Pengobatan PTM Di Desa Cikeas Udik Liana, Duta; Yuliati, Yuliati; Pamungkas, Rian Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i03.2983

Abstract

Masalah kesehatan fisik masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat terutama pada penyakit tidak menular (PTM) misalnya hipertensi, stroke, penyakit jantung dan diabetes mellitus. Secara global, 41 juta orang meninggal setiap tahunnya karena PTM dimana 17 juta meninggal sebelum usia 70 tahun. Peningkatan prevalensi PTM mengindikasikan perlunya mengubah pola hidup sehat. Kegiatan skrining, penyuluhan, dan pengobatan dapat menjadi alternatif pemberdayaan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan tanggal 30 September-1 Oktober 2023 di Desa Cikeas Udik, Kabupaten Bogor. Hasil skrining sebanyak 93 orang (88,6%) eligible mendapatkan pengobatan dimana sebagian besar berusia ≥ 46 tahun (52,7%). Lima penyakit terbanyak adalah hipertensi (26,8%), myalgia (13,8%), DM (9,7%), ISPA (7,3%), dan dyspepsia (7,3%). Dalam kegiatan ini diberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat meliputi definisi, faktor risiko, pencegahan, pengobatan, penanganan penyakit, pola hidup sehat, olahraga, menjaga pola dan jenis makanan yang dikonsumsi. Kemudian dilaksanakan pengobatan oleh dokter dengan pengobatan terbanyak pada penderita hipertensi, myalgia, dan DM. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan meningkatknya pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan pengobatan penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes mellitus sehingga dapat terkontrol dan menghindari komplikasi. Diperlukan juga keterlibatan aktif kader dan puskesmas setempat dalam meneruskan edukasi kepada warga didesanya tentang penyakit hipertensi dan diabetes mellitus.
Aksi Edukasi Laktasi: Pemanfaatan Laktagoga Pada Ibu Nifas Untuk Meningkatkan Keberhasilan Menyusui Melalui Penyuluhan Dan Bimbingan Konselor Asi Rofiasari, Linda; Yusita, Intan; Lubis, Tika; Supriyatni, Supriyatni; Agustina, Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i03.2987

Abstract

Menyusui merupakan proses bounding antara ibu dengan bayi dimana ibu memberikan asupan makanan kepada bayi berupa cairan tubuh yang disebut Air Susu Ibu (ASI). Masa menyusui membutuhkan komposisi nutrisi yang beragam dan kompleks untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi sejak lahir. Namun tidak semua ibu memberikan ASI ekslusif kepada bayinya. Salah satu penyebabnya adalah pengeluaran ASI yang sedikit. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan edukasi laktasi pada lapisan masyarakat. Edukasi laktasi dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu : penyuluhan, pelatihan, konseling, konsultasi dan melalui media. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu sebagai sarana belajar bersama tentang meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu mengenai pentingnya ASI, bagaimana cara meningkatkan produksi ASI melalui pendekatan penyuluhan, demontrasi dan konselor dengan memanfaatkan bahan alami. Berdasarkan hasil pengolahan data, sebelum penyuluhan sangat sedikit yang berpengetahuan baik (3,1%), namun sesudah penyuluhan hampir seluruh ibu balita mengalami peningkatan pengetahuan tentang kanker payudara dan deteksi dini sebanyak 95.2%. setelah diberikan penyuluhan dan demonstrasi diharapkan ibu nifas dapat mempraktikannya dirumah sehingga membantu dalam keberhasilan pemberian asi ekslufsif.
“REM-AMAN” di SMAN 1 Padarincang Serang Banten Sari, Agustina; Lubis, Choiriyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i01.3003

Abstract

Kekerasan seksual pada remaja merupakan segala macam bentuk tindakan pemaksaan ancaman untuk melakukan aktivitas seksual. Dampak kekerasan seksual ini dapat berupa fisik dan psikologis, maupun sosial. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini yaitu diharapkan siswa/i semakin paham dan mengenal tentang kekerasan seksual pada remaja dan menciptakan lingkungan yang aman untuk remaja di Sekolah SMAN 1 Padarincang Serang Banten. Sampel 37 responden dengan metode ceramah dan pemutaran audiovisual Setelah itu melakukan sesi diskusi Kasus dengan menggunakan metode FGD (Focus Group Discussion). Hasil menunjukkan sebagian besar pengetahuan responden yiatu sebesar 90 % dengan kategori baik,72 % dengan kategori cukup, dan 37 % dengan kategori kurang. Pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual pada remaja di SMAN 1 Padarincang dikatakan baik. Diharapkan pihak sekolah dapat mengadakan UKS dan penyuluhan tentang kekerasan seksual pada remaja secara teratur, sehingga tidak salah persepsi dan tidak terjadi kekerasan seksual pada remaja khususnya di lingkungan di sekolah.
Pemberian Edukasi pada Ibu Mengenai Pencegahan Gizi Kurang pada Anak di Posyandu Kemuning Angraeni, Fitri; Febrianti, Thresya; Wulandari, Tri; Safira, Nanda; Efendi, Rusman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i01.3004

Abstract

Food and Agriculture Organization (FAO) memperkirakan bahwa 767 juta orang di seluruh dunia akan mengalami kekurangan gizi pada tahun 2021. Masalah kekurangan gizi mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak dan bayi dan bahkan dapat bertahan dalam jangka panjang. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melihat efektivitas pendidikan kesehatan mengenai gizi kurang dalam upaya meningkatkan pengetahuan ibu-ibu yang bertempat tinggal di area kerja Posyandu Kemuning, Perumahan Lembah Griya Indah Citayam. Dalam kegiatan ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan desain One Group Pretest – Posttest. Total responden yang diikutsertakan dalam kegiatan ini adalah 40 peserta. Hasil nilai rata-rata pretest dan posttest serta yang mengalami peningkatan serta uji statistik, menjadi tolak ukur adanya peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi kurang. Dilihat dari nilai rata-rata pretest yang hanya 6,13, mengalami peningkatan rata-rata posttest yang menghasilkan nilai 8,08. Uji statistik paired sample test diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 yang berarti bahwa penyuluhan dengan menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi kurang.
Optimalisasi Metode Pembelajaran: Upaya Peningkatan Pengetahuan Pembelajaran Nutrasetikal pada Penyakit Kardiovaskular Pijaryani, Indri; Taufiqurrahman, Muh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i01.3015

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran menjadi tantangan bagi Dosen dan Mahasiswa. Dosen harus mengintegrasikan pendekatan pembelajaran baru dan secara aktif melibatkan Mahasiswa untuk menegakkan standar pendidikan yang tinggi. Namun demikian, peserta didik harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan metode pelatihan baru. Penting untuk mempertimbangkan minat dan ciri khas inovasi pembelajaran, serta kemajuan yang dicapai dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, karena elemen-elemen ini terus berkembang. Pada proses pelaksanaan pengabdian, metode dilaksanakan dengan model Problem-Based Learning (PBL), yaitu model pembelajaran yang terdiri dari lima tahap: mengorientasikan Mahasiswa pada masalah, mengorganisasikan mahasiswa dalam pembelajaran, membimbing mahasiswa, mengembangkan dan menyajikan produk karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Tujuan pembelajaran yang dapat diukur terkait dengan aspek kognitif, dan penilaian pemahaman digunakan sebagai komponen pendekatan penilaian. Tujuan utama media pembelajaran adalah berfungsi sebagai alat pembelajaran yang mengubah suasana, lingkungan sekitar, dan lingkungan belajar.. Media berpotensi merangsang pemikiran Mahasiswa dan meningkatkan pembelajarannya. Mahasiswa cenderung tidak bosan jika menggunakan media dalam pembelajaran. Media pembelajaran memiliki beberapa jenis yaitu, audio, visual, dan audiovisual. Dari ketiga jenis media pembelajaran tersebut, visual melaluai E-modul banyak diminati oleh mahasiwa diikuti oleh audio-visual untuk meningkatkan motivasi Mahasiswa karena tidak membuat Mahasiswa merasakan bosan.
Program HOPES (Holistic Program to Eradicate Stunting) di Kelurahan Tengah Tahun 2023 Ekaningrum, Annisa Yuri; Sulistyorini, Desy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i01.3131

Abstract

Stunting berdampak pada generasi selanjutnya karena berkontribusi dalam peningkatan beban gizi ganda terhadap penyakit kronis di masa depan dan produktivitas suatu negara. Program HOPES (Holistic Program to Eradicate Stunting) diinisiasi sebagai program pemberantasan stunting yang bergerak secara komprehensif serta memfokuskan upaya dari aspek gizi yaitu konsumsi ASI dan MP-ASI yang tepat waktu, adekuat, aman dan aspek lingkungan yang meliputi hygiene dan sanitasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada ibu baduta di RW 04 Kelurahan Tengah tentang pencegahan stunting dari aspek gizi dan lingkungan. Hasil studi menunjukkan p value sebesar 0,185 dan nilai Z dalam uji Wilcoxon Signed Rank sebesar -1.325 yang menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok pretest dan posttest. Diharapkan adanya penyuluhan secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan warga terkait stunting. Di samping itu, program pencegahan stunting yang terintegrasi perlu dilakukan dengan memberdayakan masyarakat dalam pemanfaatan pangan lokal untuk MP-ASI serta upaya hygiene dan sanitasi untuk penurunan prevalensi stunting.
Sosialisasi Jus Belimbing Untuk Menurunkan Kadar Darah Bagi Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Di RT/RW O3/07 Sukamaju Baru Kodya Depok Mustopa, Mustopa; Purnamasari, Eka Rokhmiati Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i02.3136

Abstract

Dewasa ini terjadi peningkatan penggunaan obat-obatan berbahan herbal diberbagai belahan dunia, ini ternyata berbanding terbalik dengan kesadaran masyarakat untuk mengusahakan sendiri obat-obatan yang berbahan dasar herbal. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi Jus Belimbing untuk menurunkan kadar darah bagi Lansia dengan penderita hipertensi di wilayah di RT/RW 02/03 Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya Depok. Pelaksaan sosialisasi meliputi tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan serta evaluasi dan monitoring. Tahap persiapan meliputi observasi dan survey terhadap kondisi situasi masyarakatnya untuk mengidentifikasi masalah dan potensi pada pelaksaan Pengmas. Pelaksaan Pengmas yaitu sosialiasi meliputi meliputi pengukuran tensi darah, senam hipertensi, demo pembuatan jus belimbing dan pengukuran kembali tensi darah setelah mengkonsumsi jus belimbing. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dari peserta 19 orang terjadi penurunan tekanan darah yang belum terlalu siknifikan di karenakan waktu evaluasi yang terlalu singkat kurang lebih 10-15 menit, dari intervensi terapi jus Belimbing dan di presentasikan sebanyak 45%.

Filter by Year

2020 2024