cover
Contact Name
Yuli Purnamasari
Contact Email
journalpkmindonesiamaju@gmail.com
Phone
+6281289645719
Journal Mail Official
jpmim@stikim.ac.id
Editorial Address
Gedung HZ. Jl.Harapan No. 50, Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610 Telp : 021-78894043-46. Fax : 78894045
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM)
ISSN : -     EISSN : 27224341     DOI : https://doi.org/10.33221/jpmim.v1i01.570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat antara lain: Pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Kesehatan, gizi, penyakit tropis, dan obat-obatan herbal, Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Konseling Terapi Komplementer Pada Masyarakat Saat Pandemi Covid 19 Herliana, Irma; Gunardi, Saiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 01 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i01.2150

Abstract

Kehadiran wabah pandemi covid-19 tentunya banyak memberikan dampak dan pengaruh yang tidak biasa pada kehidupan masyarakat salah satunya kesulitan konsultasi kesehatan di saat pandemi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu masyarakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan yang di-alaminya berupa terapi komplementer. Terapi komplementer dibutuhkan oleh masyarakat sebagai pelengkap pengobatan medis serta mudah dilakukan pada saat pandemi covid-19 berlangsung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di wilayah RT 005 RW 007 Kelurahan Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawab Barat. Kegiatan dilakukan dengan tiga tahap meliputi pendataan atau pengkajian, informasi awal melalui WhatsApp Group dan konseling. Konseling dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hasil dari pengabdian didapatkan bahwa setelah konseling mayoritas peserta berpengetahuan baik mengenai terapi komplementer yaitu sebanyak 45 orang (82%). Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk secara rutin memberikan konseling kesehatan dan masyarakat tetap berupaya hidup sehat dengan menerapkan terapi komplementer sebagai pelengkap terapi medis.
Pelatihan Konselor Sebaya Dalam Optimalisasi Pengetahuan Terhadap Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja Yusita, Intan; Nuraeni, Siti; Idar, Idar; Nugraha, Dedep; Wahyudi, Deni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 01 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i01.2287

Abstract

Masa remaja adalah masa perubahan fisik dan mental Secara psikologis, karena ada transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Masalah kesehatan reproduksi remaja dapat mempengaruhi tidak hanya tubuh, tetapi juga kesehatan mental dan emosional jangka panjang. Salah satu dari strategi yang dapat digunakan adalah membentuk kelompok pelatihan sebaya. Konselor sebaya adalah pendidik yang usianya sebaya dengan remaja. Kegiatan dilakukan melalui metode pelatihan dan pendampingan. Tahap I Pemberian informasi. Tahap II dengan Role Play/ permainan peran. Tahap III dilakukan Focus Group Discussion. Tahap IV dilakukan melalui Simulasi dan Latihan dan terakhir tahap V melakukan refleksi. Data diolah dengan menggunakan SPSS dengan uji Paired Sample Test. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 17 November dan tanggal 23 November 2022 di Sekolah Madrasah Aliyah Al-Istiqomah Kota Bandung dan diikuti oleh 450 orang siswa/i. Hasilnya, terdapat perbedaan secara signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan t -40.882 dengan siginifikansi 0.000 lebih kecil dari alpha 0.05 dan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan pada siswa/i secara signifikan dengan rata-rata peningkatannya sebesar -32.369. Pelatihan konselor sebaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan reproduksi remaja serta meningkatkan kemampuan dalam melakukan konselor pada teman sebaya.
Program Terpadu Raph (Raise Awareness To Prevent Hypertension) Dalam Upaya Pencegahan Hipertensi Pada Remaja Di SMKN 62 Jakarta Ekaningrum, Annisa Yuri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 01 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i01.2300

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan di kalangan remaja dan memiliki kecenderungan morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi pada masa dewasa. Program RAPH diinisiasi sebagai pencegahan hipertensi dan merupakan singkatan dari Raise Awareness to Prevent Hypertension. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam pencegahan hipertensi. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi upaya edukasi dan pemberian informasi sedini mungkin terkait upaya pencegahan hipertensi dan upaya untuk meningkatkan kesadaran siswa melalui ceramah dan diskusi. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa Komunikasi, Informasi, dan Edukasi meliputi kegiatan pre-test penyampaian materi, demonstrasi dan kegiatan post-test. Partisipan kegiatan ini adalah 35 siswa/i di SMKN 62 Jakarta. Tingkat pengetahuan siswa/i dengan kategori tinggi saat pre-test adalah sebanyak 0 orang (0 %) dan pada saat post test meningkat menjadi 28 orang (80%). Kegiatan berjalan dengan lancar, siswa/i aktif bertanya di kelas dan pengetahuan terkait upaya pencegahan dan penatalaksaan hipertensi meningkat ditandai dengan peningkatan hasil post-test.
Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Pekerja di Rumah Sakit Umum Bali Royal Wijaya, Made Indra; Pradnyawati, Luh Gede; Putra, I Made Aditya Mantara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 01 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i01.2331

Abstract

Sepanjang tahun 2022, kasus covid-19 masih dilaporkan terjadi di Bali, tetapi jumlah kasus dan tingkat keparahannya sudah tidak meng-khawatirkan lagi seperti tahun-tahun sebelum-nya. Bali sudah terbuka untuk wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan inter-nasional. Pariwisata mulai bangkit dan pereko-nomian pun berangsur-angsur pulih. Berbagai kegiatan, yang dikenal dengan sebutan MICE (meeting, incentive, conference, and exhibitti-on), marak diseleng-garakan di Bali. MICE akan terus berlangsung hingga puncaknya pada pertemuan G20. Ubud, sebagai salah satu des-tinasi wisata di Bali, mulai bangkit. Tujuan program kemitraan masyarakat ini adalah mem-persiapkan Rumah Sakit Umum Bali Royal untuk membuka klinik wisata (travel clinic), yaitu dengan memberdayakan kelompok peker-ja sesuai dengan latar belakang mereka. Mitra pengabdiam masyarakat adalah kelompok pekerja, yang meliputi kelompok klinis dan non klinis. Kelompok klinis meliputi dokter umum, perawat, dan apoteker; sedangkan kelompok non klinis terdiri dari staf administrasi dan pemasaran. Mula-mula dilakukan telusur lapangan, telusur dokumen, dan wawancara ke-lompok pekerja untuk mendapatkan gambaran umum tentang pelayanan terhadap wisatawan yang sedang berjalan, sehingga masukan atau saran yang diberikan sesuai dengan keadaan di lapangan. Dari analisis situasi tersebut didapat-kan bahwa praktik kedokteran pariwisata belum mengacu pada standar internasional. Selain itu, kelompok pekerja juga belum paham tentang kode etik rumah sakit sebagaimana yang ditetapkan oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (KODERSI). Berdasarkan hasil analisis tersebut, selanjutnya dilakukan bimbingan teknis kesehatan pariwisata dengan mengacu pada kerangka keilmuan yang dipub-likasikan oleh The National Travel Health Network and Centre (NaTHNaC) bagi kelompok pekerja klinis dan KODERSI bagi kelompok pekerja non klinis.
Pembuatan dan Pemanfaatan Taman Batu Terapi di RT 001/09 Kalisari Jakarta Timur Agustina, Marisca; Rizal, Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i02.2390

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan Tri Darma Peguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa didampingi oleh dosen. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yaitu “Pembuatan Dan Pemanfaatan Taman Batu Terapi Di RT001/RW09 Kalisari Jakarta Timur”. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan interaksi warga dengan alam serta pemanfaatannya dapat memberikan suatu manfaat preventif dalam mengatasi masalah kesehatan di lingkungan RT 001/RW 09 Kalisari Jakarta Timur dengan adanya taman batu terapi. Pengabdian masyarakat melalui taman batu terapi ini akan menjadi sebuah sarana kesehatan bagi warga RT 001/RW 09 Kalisari Jakarta Timur.
Pemberian Pendidikan Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Terhadap Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Wanita Usia Subur (WUS) Yuliani, Meda; Yusita, Intan; Stellata, Alyxia Gita; Winengsih, Ecih; Valiani, Cici
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i02.2406

Abstract

Kanker adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti dan dianggap sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penyakit mematikan terus mengancam kesejahteraan dan kesehatan manusia secara umum. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, sekitar 9 juta orang meninggal akibat kanker pada tahun 2015, dan sekitar 11,4 juta orang akan meninggal akibat kanker pada tahun 2030. Kematian akibat kanker lebih banyak dibandingkan dengan penyakit TB, HIV, dan malaria karena kanker dapat menyerang bagian tubuh mana pun dan dapat menyerang semua orang. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, jumlah penderita kanker meningkat menjadi 6,25 juta orang setiap tahunnya, dan dua pertiganya berasal dari negara berkembang, termasuk Indonesia1. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui penyuluhan. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap wanita usia subur di RW 04 Desa Alamendah Kec. Rancabali Kabupaten Bandung. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa responden memiliki pengetahuan kategori yaitu Kurang (57,6%), Cukup (24,4%), Baik (18,2%), setelah itu diberikan penyuluhan terkait kanker payudara dan bagaimana memeriksa payudara sendiri (SADARI). Setelah diberikan penyuluhan diharapkan WUS dapat melakukannya sendiri disamping peningkatan pengetahuannya.
Pemberdayaan Masyarakat BAPER “ Pemberdayaan Masyarakat BAPER “ Bahaya Anemia Pada Remaja” Pada Siswi SMK Islam Wijaya Kusuma Jakarta Selatan Tahun 2023 Dianti, Anggi Risma; Sari, Agustina; Asri, Intan Puspita; Rahmanita, Afida; Wibisono, Al Farel Dimas; Saragih, Sukmawati Boru; Apriliana, Adhela; Khair, Mestika Akhirunnisa; Romawati, Anggraeni; Maspupah, Tari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i02.2418

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang banyak terdapat di seluruh dunia yang tidak hanya terjadi di negara berkembang tetapi juga di negara maju. Rendahnya asupan zat besi sering terjadi pada orang-orang yang mengkonsumsi bahan makanan yang kurang beragam, seperti protein. Anemia defisiensi zat besi lebih banyak terjadi pada remaja putri dibanding remaja putra dikarenakan remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya dan sedang dalam masa pertumbuhan, sehingga membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini antara lain masih kurangnya pengetahuan remaja mengenai anemia maka dinilai perlu memberikan penyuluhan untuk memberikan pengetahuan kepada remaja untuk mencegah terjadinya anemia pada remaja. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakanKegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Januari 2023 dengan siswi dari SMK Islam Wijaya Kusumah yang hadir sebanyak 14 orang. Metode pengabdian masyarakat pendekatan survey, ceramah, diskusi, demonstrasi/simulasi. Hasil yang diperoleh adalah siswi mampu memahami tentang pencegahan anemia pada remaja. Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya di Puskesmas agar lebih memberikan penyuluhan tentang anemia pada remaja putri sebelum memberikan tablet tambah darah dilakukan secara berkal, sehingga siswi mendapatkan informasi tentang anemia dan mau mengkonsumsi tablet tambah darah yang diberikan.Sebelum diberikan penyuluhan hanya sebesar 16% peserta yang memiliki pengetahuan baik tentang Bahaya Anemia Pada Remaja dengan BAPER dalam upaya pencegahan Anemia. Setelah diberikan penyuluhan, tingkat pengetahuan peserta yang baik meningkat menjadi 53%. Kegiatan penyuluhan ini tidak berkelanjutan hanya saja kami berharap derajat kesehatan masyarakat menjadi jauh lebih baik lagi.
Pemberdayaan Perawat Mencegah Rehospitalisasi pada Balita dengan Pneumonia Melalui Pendekatan Astania (Asuhan Mandiri Keluarga dengan Balita Pneumonia) Purwati, Nyimas Heny; Awaliah, Awaliah; Misparsih, Misparsih; Fadhillah, Harif; Purwani, Emy; Sarini, Sarini; Amalia, Hayuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i02.2465

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu masalah kesehatan dan penyumbang terbesar penyebab kematian balita di dunia serta penyebab kematian balita pertama di Indonesia. kemiskinan dan rendahnya status pendidikan dan ekonomi menjadi salah satu faktor socio-determinant yang berkaitan dengan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia di Indonesia. Selain itu faktor lain yang berperan adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan meningkatnya populasi di daerah kumuh (slum dwellers) serta sulitnya akses ke fasilitas kesehatan. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih (RSIJCP) merupakan RS tipe B dengan kapasitas 277 tempat tidur, memiliki satu ruang rawat anak yang terdiri dari 15 tempat tidur, dengan jumlah pasien dalam satu tahun terakhir 1.424 anak dan pneumonia merupakan 10 penyakit terbanyak pada balita yang dirawat dan 14 anak dengan pneumonia dengan angka kekambuhan 50%. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan perawat dalam pemberian asuhan keperawatan pada balita dengan pneumonia melalui peran sebagai health educator dalam meningkatkan kemampuan keluarga merawat anak dengan pneumonia dan mencegah terjadinya rehospitalisasi/kekambuhan pada anak melalui penerapan model ASTANIA (Asuhan Mandiri Keluarga dengan Balita Pneumonia). Metode pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan perawat guna peningkatan kemampuan dalam melaksanakan peran sebagai health educator, dan pelatihan perawat tentang pneumonia dengan menggunakan media audiovisual. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan perawat sebelum dan setelah dilakukan pelatihan tentang pneumonia serta dihasilkannya media edukasi berbasis audiovisual dengan haki.
Intervensi Keperawatan Komplementer sebagai Intervensi Pendamping Penyakit Degeneratif Purnama, Agus; Koto, Yeni; Susaldi, Susaldi; Yuliza, Emi; Lestari, Nur Eni; Sarwili, Indri; Herliana, Irma; Lannasari, Lannasari; Agustina, Marisca; Ghanesia, Hari; Tresya, Elvie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i02.2704

Abstract

Penuaan adalah proses alami dan tidak terhindarkan yang dialami oleh semua makhluk hidup yang memiliki umur tertentu, terutama manusia. Ini adalah perubahan berangsur-angsur dalam struktur, fungsi, dan kinerja tubuh yang terjadi seiring berjalannya waktu. Penuaan melibatkan perubahan dalam berbagai aspek, termasuk fisik, biologis, psikologis, dan sosial. Aspek fisik penuaan mencakup perubahan pada kulit, rambut, dan organ tubuh lainnya. Sel-sel tubuh mengalami kerusakan dan mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Misalnya, elastisitas kulit berkurang, massa otot menurun, dan kerapuhan tulang meningkat. Aspek biologis mencakup perubahan dalam proses biokimia dan hormonal yang memengaruhi keseimbangan tubuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penuaan dan mengajarkan warga untuk dapat mengetahui dan mengatasi permasalahan kesehatan menggunakan intervensi komplementer serta dapat meningkatkan derajat kehidupan masyarakat di RW 16 kelurahan Kapuk, kecamatan Cengkareng.
Penanganan Ispa Pada Balita Dengan Terapi Komplementer (Uap, Pijat dan Herbal) di Muara Lebak RW 10 Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor Istiani, Hari Ghanesia; Nurtika, Baiq Laely; Muliawati, Mariam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i03.2671

Abstract

Penyakit yang paling sering diderita oleh balita adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang berarti masuknya kuman ke dalam saluran pernapasan yang berlangsung sampai dengan 14 hari. Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan salah satu diantara beberapa penyebab paling sering pada kematian anak-anak di negara berkembang Penggunaan Terapi Komplementer dan Terapi Pijat pada Balita dapat membantu untuk mengurangi dampak kejadian penyakit khususnya ISPA. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan pengetahuan kepada orangtua tentang penanganan ISPA pada Balita serta terapi komplementernya di Muara Lebak RW 10 Kel. Pasir Jaya Kec. Bogor Barat Kota Bogor, sasaran dari kegiatan ini adalah ibu yang memiliki balita dan para kader. Metode yang dilakukan yaitu memberikan edukasi tentang penanganan ISPA dengan terapi komplementer kepada balita. Kegiatan ini dilakukan pada 02 Februari 2023 pada pukul 09.00-11.00 WIB. Hasil didapatkan bahwa tingkat pengetahuan peserta sebelum diberikan penyuluhan didominasi oleh kategori kurang yaitu presentase sebesar 54%, dan setelah dilakukan penyuluhan tentang Edukasi Penanganan ISPA dan Terapi Komplementer (UAP,Pijat,Herbal) Berdasarkan hasil setelah pelaksanaan edukasi didapatkan bahwa tingkat pengetahuan peserta meningkat, yaitu didominasi dengan kategori baik sebesar 68%. Saran dari hasil pengabdian masyarakat ini orang tua agar selalu memantau proses tumbuh kembang anak terutama pada sistem pernapasan, kemudian untuk perangkat desa kedepannya mempunyai program promosi kesehatan secara berkala bekerja sama dengan pihak puskesmas terkait program-program kesehatan pada balita khususnya.

Filter by Year

2020 2024