Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles
86 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 2: Agustus (2024)"
:
86 Documents
clear
Makna Filosofi Ungkapan Peribahasa Masyarakat Tolaki Mekongga di Kabupaten Kolaka
Putra, Eko;
Tundreng, Syarifuddin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.348
Makna Filosofi ungkapan peribahasa masyarakat Tolaki Mekongga. tujuan penelitian untuk mengidentifikasi makna filosofi ungkapan peribahasa suku Tolaki Mekongga baik dari tradisi ataupun peribahasa seperti kata sangga-sanggai olutumu pekiki inesamba. Metode penelitian dekristif kualitatif dengan lokasi Kota kolaka. Survey lapangan dengan melakukan pengambilan data, wawancara masyarakat, komunis dan toko adat sesuai dengan kenyataan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna filosofi ungkapan peribahasa suku tolaki dari bahasa sangga-sanggai olutumu pekiki inesamba yang di jadikan semboyan kota kolaka melambangkan arti berfikir sebelum bertindak. Makna filosofi ungkapan peribahasa tersebut yang lebih mengacu pada falsafah tolaki mekongga yaitu sangga-sanggai olutumu pekiki inesamba, dalam arti kata sangga artinya tebas-tebas, olutumu artinya lututmu, pekiki yang artinya menggigit dan inesamba artinya ranting, dari arti kata tersebut memiliki arti yang berbeda dengan makna ungkapan perbahasanya, kalau di pandang dari segi makna dan filosofi memiliki arti berbeda yaitu sebelum melakukan sesuatu fikirkan dengan matang-matang, dari makna tersebut akan menimbulkan dampak.
Pertambangan Emas dan Limbah yang Dihasilkannya : (Studi PT. Aneka Tambang)
Septiningsih, Ismawati;
Kurniawan, Itok Dwi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.389
Penelitian ini di latar belakangi keinginan untuk mengetahui proses pertambangan emas dan limbah apa yang dihasilkan dari proses tersebut. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat limbah yang dihasilkan sehingga tidak terjadi pencemaran atau kerusakan lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif preskriptif. Teknik pengumpulan bahan hukum dengan studi kepustakaan dengan metode analisis silogisme melalui pemikiran deduksi. Adapun bahan yang digunakan adalah bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pada proses pertambangan emas mulai dari eksplorasi sampai dengan pengolahan dan pemurnian menimbulkan beberapa dampak lingkungan, baik itu pertambangan skala besar ataupun pertambangan skala kecil. Proses pengolahan emas menggunakan bahan kimia seperti sianida dan merkuri untuk memisahkan emas dari bahan lainnya, sehingga menyisakan limbah B3 yang mengancam kehidupan lingkungan sekitar. Tambang emas Pongkor (TEP) merupakan salah satu dari 6 (enam) unit bisnis milik PT. Aneka Tambang (Antam) yang terletak di Gunung Pongkor, Desa Nunggul, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Implementasi Kebijakan Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA) di Kelurahan Banjarwungu Kabupaten Sidoarjo
Choirul Annas, Muhammad;
Nariya Vitasari, Nadira;
Nur Wachidah, Dyanita;
Ilham Wijaya, Muhammad;
Sadewo, Sadam;
Manggalou, Singgih
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.391
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi SIPRAJA (Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo) di Kelurahan Banjarwungu, Kabupaten Sidoarjo. Menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III, penelitian deskriptif kualitatif ini meneliti empat dimensi: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, melibatkan informan dari pejabat kelurahan dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SIPRAJA telah diterapkan, hanya 1% penduduk yang memiliki akun. Tantangan utama meliputi sosialisasi yang tidak merata, pemahaman teknologi yang rendah di kalangan lansia, serta keterbatasan sumber daya dan infrastruktur. Meski demikian, komitmen petugas kelurahan tetap tinggi dalam melayani masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan perbaikan infrastruktur untuk mengoptimalkan implementasi SIPRAJA.
Implementasi Sikap Toleransi di Lingkungan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran
Ardaninggar, Armin;
Rifqoh, Fany;
Alfarizi, Zukhrufa Fikri;
Yulianto, Muhammad Bagas
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.393
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menerapkan atau penanaman nilai-nilai toleransi di lingkup Pondok Pesantren Sunan Pandanaran. Subjek dalam penelitian ini adalah santri yang juga juga merupakan siswa dari MTs Sunan Pandanaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa metode yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan dalam sistem pendidikan di pondok pesantren Sunan Pandanaran. Pendidikan maupun implementasi santri dalam hal toleransi tercakup dalam sistem formal kurikulum maupun proses pembelajaran sehari-hari. Dalam konteks pondok pesantren Sunan Pandanaran, pendidikan berwawasan toleransi diwujudkan dalam dua bentuk, yaitu (1) Melalui kurikulum, yakni diwujudkan dalam bentuk pengajaran materi keindonesiaan yang telah dikurikulumkan (2) Dalam kehidupan sehari-hari di lingkup pondok, yakni sistem pendidikan toleransi menyatu dalam aturan dan disiplin pondok Implementasi sikap toleransi, juga terlihat dari penempatan santri dalam satu kamar dengan berbagai latar belakang suku maupun ras yang berbeda dari setiap santrinya.
Analisis Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) untuk Mendukung e-Government pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara
Muin, Muhammad Syarif;
Muthalib, Abd. Azis;
Supriaddin, Nofal
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.395
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui implementasi aplikasi SIMPEG (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian) dalam mendukung e-Government pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara dan Komitmen pimpinan dalam mewujudkan layanan pemerintahan berbasis elektronik (e-Government) khususnya aplikasi SIMPEG (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian) dalam pengambilan keputusan pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan secara langsung di lokasi penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data terhimpun dianalisis menggunakan metode induktif dan metode deduktif, dengan langkah-langkah reduksi data, sajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi aplikasi SIMPEG (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian) dalam mendukung e-Government pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara didukung oleh komponen-komponen pendukung sistem yang terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya perangkat lunak, sumber daya perangkat keras, dan sumber daya jaringan (2) Pimpinan pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mewujudkan layanan pemerintahan berbasis elektronik (e-Government) berkomitmen memanfaatkan data aplikasi SIMPEG dalam pengambilan keputusan.
Analisis Voting Behavior Gen-Z pada Pemilu 2024 dan Pengaruh Terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045: Studi Kasus Mahasiswa Kota Surabaya
Ardiansyah, Muhammad Rici Nur;
Ariesta, Dieva Ratu;
Hariroh, Sanindita Qolbiyah;
Antika, Sindi Ayu;
Maharani, Salwa Dwi;
Nafi’ah, Binti Azizatun
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.401
Visi Indonesia Emas 2045 adalah upaya mewujudkan negara yang maju dan berdaulat. Pentingnya posisi Gen-Z sebagai modal intelektual bangsa mempengaruhi partisipasi politik masyarakat dalam pemilu 2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi politik mahasiswa serta pengaruh dari perilaku memilih mahasiswa terhadap terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan survei kuesioner atau media g-form. Sampel didapatkan dengan menggunakan tabel Issac dan Michael dengan Margin of Error 10% dengan hasil responden sebanyak 270 mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda berdasarkan hasil data yang diolah dari jawaban kuesioner yang menggunakan skala likert untuk mengetahui pengaruh variabel faktor sosiologis (X1), faktor psikologis (X2) dan faktor rasional (X3) terhadap perilaku pemilih (Y). Hasil penelitian terhadap 270 mahasiswa di tujuh Perguruan Tinggi Negeri Surabaya berdasarkan teori partisipasi politik Milbrath dan Goel menunjukkan bahwa faktor sosiologis, psikologis, dan rasional memengaruhi perilaku memilih, yang mana faktor rasional merupakan faktor yang paling dominan. Dengan kata lain menunjukkan bahwa Gen-Z sangat mempertimbangkan visi, misi, kredibilitas, dan rekam jejak kandidat. Gen-Z dapat menjadi agen perubahan signifikan dalam politik, dengan perilaku memilih mereka yang akan menentukan arah Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Implementasi Pengelolaan Kinerja ASN Berdasarkan Peraturan Menteri Pan & RB Nomor 6 Tahun 2022 Dalam Meningkatkan Kualitas dan Kapasitas ASN Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara
Muhaimin, La Ode;
Muthalib, Abd. Azis;
Nur, Muh.
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.407
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Pengelolaan Kinerja ASN berdasarkan Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 6 Tahun 2022 dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas ASN pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan secara langsung di lokasi penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data terhimpun dianalisis menggunakan metode induktif dan metode deduktif, dengan langkah-langkah reduksi data, sajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Pengelolaan Kinerja ASN berdasarkan Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 6 Tahun 2022 dapat meningkatkan kualitas ASN pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (2) Implementasi Pengelolaan Kinerja ASN berdasarkan Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 6 Tahun 2022 dapat meningkatkan kapasitas ASN pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara. (3) kurangnya pemahaman dan komitmen pegawai mengenai pentingnya pengelolaan kinerja, keterbatasan SDM yang kompeten dalam melaksanakan pengelolaan kinerja, kurangnya sosialisasi dan pelatihan, budaya organisasi dan resistensi terhadap perubahan dari pegawai yang terbiasa dengan sistem lama dapat menjadi faktor-faktor penghambat Implementasi Pengelolaan Kinerja ASN berdasarkan Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 6 Tahun 2022 pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara.
Efektivitas E-Sakip dalam Meningkatkan Akuntabilitas DPMPTSP Kota Surabaya
Azriel Setiawan, Defanio;
Reviandani, Oktarizka
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.421
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) merupakan sistem pengukuran kinerja dalam menilai akuntabilitas pada instansi pemerintah. Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) telah diatur dalam Perpres Nomor 29 Tahun 2014 dimana sistem pengukuran ini dirancang dalam satu platform yang dikenal sebagai e-sakip. Sistem tersebut dirancang oleh PanRB yang digunakan untuk menyelaraskan akuntabilitas kepada setiap perangkat daerah. Pada dasarnya e-sakip bertujuan untuk mempermudah pemantauan serta pengendalian kinerja oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas e-sakip dalam meningkatkan akuntabilitas DPMPTSP Kota Surabaya. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Proses wawacara dilakukan melalui metode purposive sampling kepada pengelola e-sakip untuk mendapatkan hasil yang akurat. Hasil temuan dalam penelitian ini mengacu konsep efektivitas menurut Duncan dengan beberapa instrument penelitian seperti pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa e-sakip dalam meningkatkan akuntabilitas di DPMPTSP Kota Surabaya dapat dikatakan efektif dan cukup baik. Namun, pada tahapan prosesnya masih terdapat beberapa kendala. Hambatan tersebut terjadi karena kurangnya sosialisasi yang diberikan oleh pembuat kebijakan dan kurangnya kuantitas sumberdaya manusia dalam proses pelaksanaan e-sakip. Oleh karena itu, terdapat saran perbaikan dengan memberikan bimbingan teknis dan pendampingan secara rutin kepada setiap perangkat daerah dan peningkatan jumlah SDM yang kompeten agar program dapat berjalan dengan efektif.
Analisis Pertanggungjawaban Negara Atas Karya dengan Pencipta tidak diketahui berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta
Rahayu, Karlina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.441
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kajian para peneliti terdahulu yang sebagian besar berfokus pada pembahasan tentang warisan budaya, lagu, musik, dan karya seni tradisional yang penciptanya diketahui. Penelitian terdahulu terkait dengan karya yang tidak diketahui penciptanya masih sedikit yang membahas secara komprehensif, khususnya dalam kerangka hukum atau Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dengan demikian penelitian ini berfokus pada dua hal, yaitu tanggung jawab negara terhadap karya yang penciptanya tidak diketahui dan bagaimana kepastian hukum atas karya tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Dengan demikian data diperoleh melalui sumber-sumber tertulis, seperti dokumen, undang-undang, peraturan dan diperkaya dari berbagai artikel ilmiah yang relevan. Penelitian ini menemukan bahwa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 memberikan kewenangan dan tanggung jawab penuh kepada negara dalam menjamin perlindungan dan pengakuan terhadap karya yang penciptanya tidak diketahui. Namun, terdapat kekosongan dalam Undang-Undang tersebut yang menimbulkan ketidakpastian bagi pengguna dan pemegang hak cipta terkait dengan karya yang penciptanya tidak diketahui. Hal ini dikarenakan Undang-Undang Hak Cipta tidak memiliki peraturan turunan yang berimplikasi pada kerentanan hukum dan kesulitan dalam penegakan hak cipta. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya membuat peraturan tentang hak cipta atas karya yang tidak diketahui penciptanya pada berbagai ciptaan.
Analisa Dampak Novel Dewasa terhadap Daya Pikir Remaja di MTS Sunan Pandanaran
Widiyarini, Astuti;
Rifqoh, Fany;
Nismara, Nisrina Azka;
Nurmala, Lala
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.454
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dampak novel dewasa terhadap daya pikir remaja di MTs Sunan Pandanaran. Subjek dalam penelitian ini adalah santri yang juga merupakan siswa dari MTs Sunan Pandanaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil dari penelitian yang kami lakukan novel dewasa memiliki dampak positif dan negatif terhadap daya pikir terutama remaja yang sedang mengalami fase pubertas. Tingkat keterbukaan dan kematangan emosional remaja akan memainkan peran dalam menerima informasi yang berpengaruh pada pola pikir dan berdampak pada tingkah dan perilaku. Novel dewasa dapat membantu remaja memahami berbagai sudut pandang, pengalaman, dan kompleksitas dunia sekitar mereka, membantu remaja memahami realitas sosial dan emosional yang lebih kompleks, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan membantu remaja membangun empati terhadap orang lain. Namun selain dampak positif ada juga dampak negatifnva yaitu remaja dapat mengalami gangguan belajar seperti membaca novel saat sedang pelajaran sehingga nilai menurun, malas untuk mengikuti ekstrakurikuler tidak memperhatikan pelajaran dengan baik karena membaca novel, serta remaja menjadi tidur larut malam sehingga menjadi mengantuk saat jam pelajaran.