cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 1,002 Documents
Utilitarianisme sebagai Landasan Pemikiran Hukum: Implementasinya dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Marbun, Christian Dody Diori; Putra, Eka Pratama; Gozali, Rendra; Qudus, Fawaid Abdul
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2336

Abstract

Salah satu teori penting dalam filsafat moral dan hukum adalah utilitarianisme, yang menilai kebajikan atau ketidakmoralan suatu tindakan atau peraturan hukum berdasarkan keuntungan dan kerugian yang ditimbulkannya bagi masyarakat. Filsafat ini, yang berakar pada gagasan John Stuart Mill dan Jeremy Bentham, menyoroti "kesenangan terbesar bagi jumlah terbesar" sebagai tujuan utama hukum. Dengan meneliti gagasan-gagasan mendasar, prinsip-prinsip, tujuan utama, dan keberatan dari teori hukum utilitarian, esai ini juga akan menganalisis bagaimana teori tersebut telah diterapkan dalam pengembangan dan penerapan hukum nasional Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan teoretis dan deskriptif-analitis, pembahasan ini menunjukkan bagaimana utilitarianisme direpresentasikan dalam sejumlah kebijakan hukum, termasuk Sistem Jaminan Sosial Nasional, Undang-Undang Ketenagakerjaan, inisiatif keadilan restoratif, kemajuan administrasi publik, Penilaian Dampak Lingkungan (PEA), dan program subsidi bagi masyarakat miskin. Sebagai kerangka hukum yang berfokus pada utilitas, efisiensi, dan kesejahteraan sosial, utilitarianisme tetap penting meskipun memiliki kekurangan, terutama berkaitan dengan perlindungan hak individu dan minoritas.
Hubungan Organizational Culture, Transformational Leadership terhadap Job Performance Karyawan melalui Job Satisfaction pada PT X Elicia, Ega; Muniroh; Pawenary; Pratama Hafidz, Gilang
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh organizational culture dan transformational leadership terhadap job performance karyawan dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi pada sub-sektor pengelola kawasan industri. Menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 130 karyawan tetap, data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational culture merupakan faktor yang paling dominan dan memiliki kontribusi paling besar dalam memengaruhi tingkat kepuasan kerja serta pencapaian kinerja karyawan dibandingkan variabel lainnya. Temuan ini mengonfirmasi bahwa job satisfaction berperan sebagai mediator krusial yang menghubungkan efektivitas organizational culture dan transformational leadership dalam mendorong produktivitas kerja. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa perusahaan pada sub-sektor pengelola kawasan industri harus memprioritaskan penguatan nilai-nilai, norma, dan praktik kerja yang konsisten untuk menciptakan lingkungan kerja yang stabil dan produktif bagi sumber daya manusia dalam jangka panjang.
Tanggung Jawab Penyedia Platform (Marketplace) dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik yang Berbentuk User Generated Content Ersella, Hilda; Nurhayani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2369

Abstract

Perkembangan perdagangan elektronik melalui marketplace berbasis user-generated content (UGC) membawa tantangan hukum terkait tanggung jawab penyedia platform atas beredarnya produk yang melanggar hak cipta oleh merchant. Meskipun Surat Edaran Kominfo No. 5 Tahun 2016 telah mengatur batasan tanggung jawab berdasarkan mekanisme notice and takedown, regulasi ini bersifat administratif dan tidak memiliki kekuatan mengikat secara hukum. Sementara itu, putusan Mahkamah Konstitusi No. 84/PUU-XXI/2023 menuntut tanggung jawab yang lebih proaktif dari marketplace, menciptakan ketegangan dengan kerangka regulasi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum penyedia platform atas pelanggaran hak cipta berdasarkan regulasi yang berlaku serta meninjau ulang kerangka tanggung jawab tersebut melalui perspektif Teori Hukum Responsif. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum primer meliputi SE Kominfo No. 5 Tahun 2016, UU ITE, UU Hak Cipta, serta peraturan pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab marketplace atas pelanggaran hak cipta saat ini bersifat terbatas, prosedural, administratif dan reaktif, dengan perlindungan yang bergantung pada kepatuhan terhadap mekanisme notice and takedown dalam waktu 14 hari. Analisis melalui Teori Hukum Responsif mengungkap perlunya pergeseran paradigma menuju tanggung jawab yang proaktif, proporsional, dan berbasis kapasitas teknologi. Penelitian ini merekomendasikan harmonisasi regulasi yang mengatur batasan tanggung jawab marketplace guna mendorong pembaruan regulasi yang komprehensif dan tegas demi memberikan kepastian hukum serta sanksi hukum yang tegas bagi marketplace yang lalai.
Implementasi Peraturan Wali Kota No. 22 Tahun 2023 tentang Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Desa Dauh Puri Kaja Kota Denpasar Tahun 2024 Budiantari, I Dewa Ayu Dewi; Sulandari, Sri; Indrayana, Cokorda Putra
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Wali Kota Nomor 22 Tahun 2023 tentang Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Desa Dauh Puri Kaja Kota Denpasar pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelurusuran online. Informan dipilih secara purposif dari unsur perangkat desa, masyarakat, serta lembaga pendamping. Teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan cukup baik dengan tercapainya sebagian besar indikator seperti keterlibatan perempuan dalam pemerintahan dan tersedianya data terpilah perempuan dan anak. Namun demikian, masih terdapat kendala dalam keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan, keterbatasan anggaran, dan kurangnya sosialisasi terkait isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, serta kolaborasi dengan lembaga pendamping seperti Bali Sruti. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi kebijakan ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait lainnya.
Analisis Termoset dan Termoplastik Komposit Polimer dan Pengaplikasian pada Kendaraan Darat Milter Syavika, Nurhaliza; Aritonang, Sovian
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2374

Abstract

Material komposit polimer banyak dimanfaatkan di bidang militer karena memiliki kombinasi sifat mekanik yang unggul dibandingkan material konvensional. Penelitian ini berfokus pada penggunaan material komposit polimer dalam aplikasi pertahanan, khususnya untuk kebutuhan balistik. Komposit polimer merupakan material yang tersusun dari matriks polimer sebagai bahan pengikat yang diperkuat oleh material lain, umumnya dalam bentuk serat. Penguat yang sering digunakan antara lain serat kaca, serat karbon, maupun serat alami, yang berfungsi meningkatkan kekuatan, kekakuan, serta ketahanan terhadap beban impak. Melalui kombinasi tersebut, dihasilkan material yang ringan, kuat, tahan korosi, dan memiliki kemampuan menyerap energi tumbukan dengan baik. Dalam konteks militer, terdapat beberapa kebutuhan utama yang menuntut ketahanan balistik tinggi, seperti perlindungan personel melalui pakaian dan helm, perlindungan kendaraan tempur, serta penguatan struktur. Dibandingkan material logam, komposit polimer terbukti memberikan performa lebih baik karena mampu mengurangi berat sistem tanpa mengorbankan kekuatan, sehingga meningkatkan mobilitas, efisiensi operasional, dan keselamatan personel di lapangan.
Kajian Pengembangan Agropolitan Koridor Kemiri Pituruh, Kabupaten Purworejo Kurniasandy, Robi; Suprajaka; Putri, Mega Novetrishka; Puspateja, Aprodhita
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2378

Abstract

Kawasan Kemiri–Pituruh di Kabupaten Purworejo ditetapkan sebagai kawasan ekonomi melalui kebijakan Peraturan Bupati Purworejo, seiring tingginya potensi di sektor pertanian dan pembibitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran fasilitas pelayanan agropolitan serta menentukan pusat pelayanan agropolitan paling strategis sesuai kebijakan pengembangan wilayah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial berbasis GIS dan metode Kernel Density Estimation (KDE). Sebanyak 82 fasilitas agropolitan yang terdiri dari pelayanan pra produksi, masa produksi, dan pasca produksi dipetakan untuk mengidentifikasi tingkat kerapatan fasilitas. Hasil analisis KDE menunjukkan bahwa kepadatan fasilitas tertinggi berada di Desa Bedono Karangduwur dan Desa Bedono Pageron, sehingga kedua desa tersebut ditetapkan sebagai lokasi paling strategis untuk pusat pelayanan agropolitan utama. Selain itu, potensi pusat pelayanan juga berkembang di beberapa desa lain di kawasan Kemiri–Pituruh berdasarkan distribusi fasilitas penunjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pusat pelayanan agropolitan di wilayah kajian bersifat terpusat pada area tertentu namun tetap menunjukkan perkembangan ke arah pola yang lebih tersebar atau polisentris. Pemanfaatan analisis spasial berbasis KDE terbukti efektif dalam mengidentifikasi pusat pelayanan yang sesuai dengan kebijakan pengembangan kawasan agropolitan Kabupaten Purworejo.
Kearifan Alam dalam Perawatan Manusia: Pemanfaatan Wedang Jahe untuk Meredakan Nyeri Azkiya M, Kayyisa; Nur Shabrina, Siti
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2381

Abstract

Artikel ini mengkaji pemanfaatan wedang jahe sebagai bentuk kearifan alam dalam perawatan manusia, khususnya dalam meredakan nyeri. Tujuan kajian ini adalah untuk menganalisis konsep nyeri, mekanisme respons tubuh terhadap terapi alami, serta posisi wedang jahe dalam tradisi pengobatan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui teknik internet searching terhadap buku, jurnal ilmiah, dan sumber tepercaya yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa wedang jahe mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone yang memiliki efek antiinflamasi, analgesik, dan antioksidan, sehingga efektif membantu menurunkan intensitas nyeri, baik nyeri otot, sendi, maupun nyeri inflamasi lainnya. Selain aspek biologis, wedang jahe juga memberikan efek psikologis berupa rasa hangat dan relaksasi yang mendukung kesehatan holistik. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa wedang jahe berpotensi menjadi terapi komplementer yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pelestarian pengetahuan lokal dan relasi harmonis antara manusia dan alam.
Pengaruh Pelayanan Administrasi dan Ketersediaan Obat Terhadap Kepuasan Pasien di Klinik Drip Me Up Soka, Margareta Kortona; Panjaitan, Eddy Hermawan Hasudungan; Wahyuningsih, Sri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2389

Abstract

Pengaruh Pelayanan Administrasi dan Ketersediaan Obat terhadap Kepuasan Pasien di Klinik Drip Me Up. Tesis, Program Studi Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Rumah Sakit, Pascasarjana Universitas Mitra Bangsa, Jakarta, 2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya persaingan klinik skala kecil seiring tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, bermutu, dan berorientasi pada pasien. Kepuasan pasien tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis, tetapi juga dipengaruhi oleh pelayanan administrasi yang efektif serta ketersediaan obat yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 pasien Klinik Drip Me Up yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, dengan nilai signifikansi 0,005 (<0,05). Ketersediaan obat juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,021 (<0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,386 menunjukkan bahwa 38,6% kepuasan pasien dapat dijelaskan oleh pelayanan administrasi dan ketersediaan obat.
Pantai Parangtritis dalam Lintasan Sejarah dan Mitologi Jawa: Antara Fakta Historis dan Imajinasi Kultural Najma N, Alifya; Putri P, Alya; Shabrina, Siti Nur
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2391

Abstract

Pantai Parangtritis merupakan salah satu destinasi wisata ikonik di Daerah Istimewa Yogyakarta yang tidak hanya dikenal karena pesona alamnya, tetapi juga karena kedalaman makna historis, kultural, dan mistis yang menyertainya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah serta narasi misteri Pantai Parangtritis sebagai bagian integral dari warisan budaya lokal masyarakat Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber sejarah, antropologi, dan kebudayaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pantai Parangtritis memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan tokoh-tokoh penting, seperti Pangeran Dipokusumo, serta menempati posisi sentral dalam mitologi Jawa melalui figur Nyi Roro Kidul sebagai Ratu Pantai Selatan. Kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan simbolik pantai ini diwujudkan dalam berbagai praktik ritual, seperti upacara Labuhan, yang merepresentasikan relasi kosmis antara manusia, alam, dan kekuatan adikodrati. Pantai Parangtritis dengan demikian tidak hanya berfungsi sebagai ruang geografis, tetapi juga sebagai ruang sakral yang memelihara memori kolektif dan identitas budaya masyarakat Jawa. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian budaya lokal, mendorong pelestarian nilai-nilai tradisional, serta mendukung pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.
Peran Hukum dalam Membentuk dan Mempertahankan Tatanan Sosial di Masyarakat: Tinjauan Sosiologi Hukum Sulaiman; Zahroh, Millatuz; Effendi; Mardianto, Joko; Susanto, Hendrik Dwi; Miarsa, Fajar Rachmad Dwi; Pattynama , Francis Maryanne
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2392

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran hukum dalam membentuk dan mempertahankan tatanan sosial di masyarakat melalui pendekatan sosiologi hukum. Hukum tidak hanya dipahami sebagai seperangkat norma yang mengatur perilaku sosial, tetapi juga sebagai instrumen kekuasaan yang berinteraksi dengan struktur sosial, ekonomi, dan politik. Dalam perspektif Max Weber, hukum berfungsi sebagai sarana rasionalisasi otoritas negara untuk menciptakan keteraturan sosial, sementara Karl Marx memandang hukum sebagai bagian dari superstruktur yang merepresentasikan kepentingan kelas dominan dalam mempertahankan relasi produksi dan kekuasaan. Selain itu, pemikiran Pierre Bourdieu menunjukkan bahwa hukum memiliki kekuasaan simbolik yang mampu melegitimasi struktur sosial yang ada melalui bahasa dan prosedur formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis teoritis terhadap konsep-konsep utama dalam sosiologi hukum. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum memiliki peran ganda, yaitu sebagai alat pengendalian sosial dan pencipta ketertiban, sekaligus sebagai instrumen reproduksi kekuasaan yang berpotensi memperkuat ketimpangan sosial. Faktor-faktor yang mempengaruhi peran hukum dalam tatanan sosial meliputi fungsi sosial hukum, legitimasi kekuasaan, konstruksi nilai dan norma, serta ketimpangan akses terhadap keadilan. Oleh karena itu, diperlukan penerapan hukum yang bersifat egaliter dan responsif terhadap kondisi sosial agar hukum dapat berfungsi sebagai sarana perubahan sosial yang berkeadilan.

Page 91 of 101 | Total Record : 1002