cover
Contact Name
Elindra Ambar Pambudi
Contact Email
proceedingsphysical.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingsphysical.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences
ISSN : -     EISSN : 28087046     DOI : https://doi.org/10.30595/pspfs.v2i.164
Core Subject : Engineering,
The Proceedings Series on Physical & Formal Sciences aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Chemistry 2. Computer Science & Artificial Intelligence 3. Engineering & Energy 4. Materials Science 5. Physics & Astronomy 6. Agricultural & Biological Sciences
Articles 282 Documents
Pengaruh Rendemen Pupuk N Lepas Lambat terhadap Pertumbuhan, Produksi, dan Serapan N Tanaman Padi pada Tanah Entisol Kharisun; Hidayat, Ponendi; Mussoefa, Maulidasari; Adriansyah, Dicky
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1493

Abstract

Efisiensi pupuk N saat ini menjadi perhatian yang serius karena penggunaan dampak pupuk N terhadap lingkungan dan ketersediaan pupuk N dipasaran yang relative mudah hilang melalui penguapan maupun aliran permukaan. Oleh karena itu penggunaan pupuk lepas lambat tersedia menjadi alternatif mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh rendemen pupuk N lepas lambat terhadap sifat kimia tanah entisol (2) Mengetahui pengaruh rendemen pupuk N lepas lambat terhadap serapan N, pertumbuhan dan produksi tanaman padi pada tanah entisol. (3) Mengetahui pengaruh rendemen dosis pupuk N terhadap sifat kimia tanah entisol. (4) Mengetahui pengaruh rendemen pupuk N lepas lambat terhadap serapan N, pertumbuhan dan produksi tanaman padi pada tanah entisol. Penelitian dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor percobaan. Faktor pertama adalah rendemen macam pupuk N (Pupuk biasa, pupuk NZeo-SR Plus coating 1%, pupuk Nzeo-SR Plus coating 3%). Faktor kedua adalah 3 dosis pupuk N (0kg/ha, 100kg/ha, 200kg/ha). Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam untuk mengetahui pengaruh perlakuan dan apabila hasilnya beda nyata dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5% dan analisis regresi. Variabel yang diamati meliputi klorofil tanaman, KTK tanah, N tersedia, N total, Si tersedia, serapan N, dan bobot 1000 butir. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Rendemen pupuk N lepas lambat mampu meningkatkan Si tersedia tanah (0,72%) pada tanah entisol. namun tidak meningkatkan klorofil tanaman, KTK tanah, N tersedia, N total pada tanah entisol (2) Rendemen dosis pupuk N meningkatkan N total sebesar 0,63%, namun tidak meningkatkan klorofil tanaman, KTK tanah, N tersedia, Si tersedia, dan bobot 1000 butir tanah entisol.
Penggunaan Tepung Ulva (Ulva Lactuca) dan Tepung Ekstrak Enzim Kasar Papain sebagai Bahan Baku Tambahan bagi Pakan Benih Ikan Lele (Clarias Sp.) Utama, Mochhamad Ikhsan Cahya; Khoerunnisa, Nurani; Wijayanti, Lady Ayu Sri
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan tepung Ulva (Ulva lactuca) dan tepung Ekstrak Enzim Kasar Papain sebagai feed additive pada pakan benih ikan lele (Clarias sp.) terhadap kinerja pertumbuhan, FCR, dan tingkat kelangsungan hidup. Parameter yang dianalisis meliputi Laju Pertumbuhan Harian (LPH), Specific Growth Rate (SGR) berdasarkan bobot (SGR W) dan panjang (SGR L), Feed Conversion Ratio (FCR), serta Survival Rate (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung Ulva dan tepung ekstrak enzim kasar papain memberikan peningkatan signifikan dibandingkan kontrol. Nilai LPH masing-masing adalah 1,58% (kontrol), 2,59% (tepung Ulva), dan 2,55% (tepung EEK Papain). SGR W tercatat sebesar 0,20 (kontrol), 0,30 (tepung Ulva), dan 0,31 (tepung EEK Papain), sedangkan SGR L sebesar 0,08 (kontrol), 0,13 (tepung Ulva), dan 0,12 (tepung EEK Papain). FCR juga menunjukkan perbaikan dengan nilai 1,36 (kontrol), 0,82 (tepung Ulva), dan 0,84 (tepung EEK Papain). Namun, SR mengalami variasi dengan hasil 80% (kontrol), 30% (tepung Ulva), dan 70% (tepung EEK Papain). Dari hasil tersebut, tepung Ulva dan tepung eksrak enzim kasar papain terbukti memiliki potensi sebagai feed additive dalam meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan lele. Namun, penurunan SR terutama pada perlakuan tepung Ulva memerlukan kajian lebih lanjut untuk memahami penyebabnya.
Pengaruh Subtitusi Tepung Terigu dan Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) terhadap Sifat Fisik, Kimia, dan Organoleptik Kue Stik Bawang S. E. Sitinjak; Ulyarti; D. Wulansari
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1495

Abstract

Stik merupakan salah satu makanan ringan atau jenis kue kering dengan bahan dasar tepung terigu dan telur, yang berbentuk pipih panjang dan cara penyelesaiannya dengan cara digoreng, mempunyai rasa gurih serta bertekstur renyah. Penggunaan tepung mocaf pada pembuatan kue stik bawang dapat meningkatkan nilai ekonomis dari tepung singkong, dapat mempertahankan kandungan protein pada produk kue stik bawang yang dihasilkan serta dapat mengurangi penggunaan tepung terigu. Kandungan pati tepung terigu lebih rendah, yaitu 60- 68% sedangkan tepung mocaf memiliki kadar pati 87%. Maka dapat dilakukan subtitusi tepung terigu dan tepung mocaf sebagai pembuatan kue stik bawang. Tepung mocaf memiliki kandungan amilosa 23,03% dan amilopektin sebesar 87%. Amilosa memberi efek keras sedangkan amilopektin memberi efek lunak bagi adonan. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui subtitusi tepung mocaf dan tepung terigu terhadap sifat organoleptik stik yang meliputi tekstur dan rasa dan tingkat kesukaan dan Untuk mendapatkan subtitusi tepung mocaf dan tepung terigu yang tepat dalam menghasilkan kue stik bawang dengan organoleptik yang baik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan tepung mocaf (0%, 12,5%, 25%, 37,5%, 50%, 62,5%) dan 4 kali ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Adapun parameter yang diamati yaitu tekstur dengan Texture Analyzer/TA, kadar air, kadar abu, kadar protein, Uji Organoleptik meliputi tekstur, rasa dan Uji hedonik aroma. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan anova taraf 1% dan 5%. Apabila data yang diperoleh berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik pada subtitusi tepung mocaf 62,5% dengan parameter analisa fisik diantaranya yaitu tekstur 32,4 gf, sedangkan parameter analisa secara kimia yaitu kadar air 2,62%, kadar protein 1,45%, kadar abu 2,31% dengan parameter organoleptik nilai tekstur 4,23 (renyah), rasa 4,17 (enak) dan hedonik aroma 3,03 (agak suka).
Kualitas Fisik dan Sensoris Bakso Itik dengan Penambahan Pengawet Alami Ekstrak Bunga Kecombrang Moningka, Yudha; CH. Wariyah; Slamet, Agus
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1496

Abstract

Bunga Kecombrang merupakan rempah asli Indonesia yang digunakan untuk bahan sayur dan obat-obatan karena memiliki senyawa fenolik, minyak atsiri, alkaloid, flavonoid, polifenol, steroid, dan saponin yang sangat bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, serta antikanker. Pemanfaatan bunga kecombrang sebagai bumbu tradisional dan antioksidan untuk meningkatkan kualitas produk pangan asal hewani yaitu bakso daging itik sehingga dapat menyediakan pangan yang bergizi dan memiliki sifat fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan sensoris bakso daging itik dengan penambahan ekstrak bunga kecombrang. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial (RAKL) dengan menggunakan 3 kelompok eksperimen dan 2 faktor dengan pengulangan sebanyak 2 kali. Kelompok perlakuan pertama B1 (bakso tanpa penambahan ekstrak bunga kecombrang), B2 (bakso dengan penambahan ekstrak bunga kecombrang), B3 (bakso dengan penambahan natrium benzoat). Faktor pertama adalah jumlah rasio daging itik/tapioka (A1= 15%, A2= 25%, dan A3= 35%), sedangkan faktor kedua adalah jumlah penambahan ekstrak bunga kecombrang (K1= 2%, K2= 4%, dan K3= 6%). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan masing-masing kelompok terpilih berdasarkan uji kesukaan yaitu B1A1, B1A2, dan B3A1. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penambahan ekstrak bunga kecombrang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap rasa, tekstur, rendemen, dan susut masak bakso.
Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Pembibitan Ikan Nila di Desa Tanjunganom Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara Hidayat, Firman; Faturrohman, Yusuf Enril; Watemin
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya pembibitan ikan nila di Desa Tanjunganom, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap pembudidaya ikan, sementara data sekunder diambil dari instansi terkait. Analisis yang digunakan meliputi analisis biaya, penerimaan, pendapatan, risiko usaha, dan kelayakan finansial menggunakan R/C Ratio dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha budidaya pembibitan ikan nila di Desa Tanjunganom memiliki potensi keuntungan yang signifikan. Nilai R/C Ratio sebesar 3,96 menunjukkan usaha ini menguntungkan, dengan BEP yang dapat dicapai pada tingkat produksi tertentu. Risiko usaha, baik dari segi harga maupun produksi, berada pada tingkat yang dapat diterima, meskipun ada tantangan terkait fluktuasi harga pakan dan serangan hama. Usaha pembibitan ikan nila di Desa Tanjunganom layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Usaha ini memberikan kontribusi terhadap pendapatan masyarakat lokal dan mendukung keberlanjutan ekonomi daerah.
Karakteristik Usahatani Penangkaran Padi Sawah di Kabupaten Banyumas Susriana, Nur Okdwi Cita; Sulaiman, Adhi Iman; Putri, Dindy Darmawati
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1498

Abstract

Usahatani penangkaran benih padi merupakan usahatani yang bertujuan menghasilkan benih padi bersertifikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani yang melaksanakan kegiatan penangkaran padi dan petani di sekitarnya. Lokasi penelitian dipilih secara purposive yaitu di Kabupaten Banyumas pada kelompok Tani Ngudi Lancar dan sekitarnya di Desa Singasari Kecamatan Karanglewas dan petani yang pernah melaksanakan usahatani penangkaran di Kelompok Tani Sumber Rejeki II Kecamatan Kembaran. Penelitian dilaksanakan dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait dan kuisioner yang diberikan kepada responden. karakteristik petani yang akan digunakan adalah usia petani, tingkat pendidikan petani, dan luas lahan usaha tani, lama berusahatani, tanggungan keluarga dan status lahan. Hasil penelitian dengan analisis deskriptif diketahui bahwa mayoritas usia petani yaitu 41% berusia 51-60 tahun dengan pendidikan mayoritas adalah tingkat sekolah dasar dengan petani sebagai pekerjaan utamanya. Sedangkan jumlah tanggungan lebih dari 3 sebanyak 27,3% dan kurang dari 3 sebanyak 73,7%. Sebagian besar petani sudah melaksanakan usahatani selama 20-30 tahun dengan luas garapan kurang dari 0,5 ha. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan petani yang melaksanakan usahatani penangkaran tersebut adalah petani yang sudah berpengalaman dalam melaksanakan budidaya padi dilihat dari usia dan lama berusahataninya. Tingkat Pendidikan yang Sebagian besar sekolah dasa r dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan pelatihan atau peningkatan kapasitas bagi petani dengan teknik yang tepat agar dapat diterima dengan baik.
Dampak Sertifikasi Fairtrade Terhadap Keberlanjutan Produksi Kopi Arabika (Coffea Arabica SP) pada Aspek Sosial di Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh Ilma, Fitri; Negara, Lubis Satia; Purnama, Wibowo Rulianda; Nurbaty, Lubis Arlina
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1499

Abstract

Produk tanaman perkebunan yang memiliki peranan penting pada aktivitas perekonomian indonesia adalah kopi. Di mana kopi merupakan produk ekspor selain dari minyak dan gas yang merupakan sumber penghasilan negara. Kopi juga sebagai komoditas andalan pada bidang industri perkebunan yang sudah sangat mendunia. Pentingnya peranan kopi pada perdagangan dunia disebabkan nyaris seluruh negara ikut serta pada bursa kopi internasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak sertifikasi Fairtrade dalam melakukan praktik produksi berkelanjutan secara aspek sosial di Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh. Hipotesis pada penelitian ini diduga terdapat dampak pelaksanaan sosial terhadap keberlanjutan produksi kopi arabika melalui sertifikasi Fairtrade di Kabupaten Aceh Tengah. Metode analisis data yang dipakai adalah analisis skala Likert dan analisis keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator aspek sosial Partisipasi dalam Kelompok Masyarakat adalah sebesar 87,14% dengan kategori sangat berkelanjutan. Keaktifan dalam mengikuti kegiatan kelompok tani sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Keaktifan dalam mengikuti kegiatan kelompok masyarakat sebesar 84,57% dengan kategori berkelanjutan. Keaktifan dalam kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar sebesar 79,43% dengan kategori berkelanjutan. Hak Masa Kanak-Kanak dan Pendidikan sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Anak usia < 15 tahun di lingkungan sekitar bersekolah sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Kesehatan dan Keselamatan Kerja sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Memiliki alat pelindung diri adalah sebesar 100% dengan kategori sangat berkelanjutan. Menggunaan alat pelindung diri saat bekerja di kebun adalah sebesar 79,43% dengan kategori berkelanjutan. Membersihkan limbah yang ada setelah bekerja adalah sebesar 87,14% dengan kategori sangat berkelanjutan. Kesimpulan penelitian ini menunjukan nilai rata-rata keberlanjutan dalam kategori sangat berkelanjutan.
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pengalaman Bertani dan Luas Lahan Terhadap Pendapatan Petani Kakao di Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo Resmianto, Adolfince Hifolianti; Sambodo, Reo; Mildaryani, Warmanti
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui analisis usaha tani kakao dan pendapatan petani kakao di Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, dan (2) mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman bertani, dan luas lahan terhadap pendapatan petani kakao di Kecamatan Girimulyo. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data survei menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 150 petani kakao di Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, dengan sampel sebanyak 52 orang yang dipilih dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani (sig < 0,001), sedangkan pengalaman bertani tidak berpengaruh signifikan (sig > 0,05). Luas lahan juga berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani (sig < 0,001). R/C ratio yang diperoleh sebesar 11 mengindikasikan bahwa usaha tani kakao di Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, layak untuk dijalankan.
Peran Generasi Muda dalam Optimalisasi Agribisnis untuk Ketahanan Pangan Nasional: Literatur Review Rahmawati, Arum; Putri, Tazkilatul Azahra; Aminullah, Veri Vebrian; Setiowati, Yuli; Haksami, Anugrahita Melinia Tri
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1501

Abstract

Pertanian dan perkebunan merupakan sektor penting yang berperan dalam ketahanan pangan nasional. Namun, sektor ini juga menghadapi tantangan yang serius salah satunya adalah Farmer Aging (Penuaan Petani) kondisi ini ditandai dengan jumlah petani yang menurun, seiring dengan meningkatnya jumlah petani yang menua dan kurangnya regenerasi oleh generasi muda. Beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya minat petani muda adalah: pendapatan usaha tani, kepastian usaha, stimulan dari pemerintah, dan kurangnya modernisasi teknologi. Apabila hal ini tidak segera diatasi, tantangan ini dapat berdampak negatif pada ketahanan pangan nasional. Studi ini menggunakan metode literature review, pengumpulan data sekunder berupa jurnal, laporan kebijakan, dan seleksi literatur. Kajian ini mengintegrasikan analisis faktor-faktor penghambat dan pendorong keterlibatan generasi muda dalam agribisnis, serta mengeksplorasi solusi dan strategi untuk meningkatkan partispasi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara deskriptif konstribusi generasi muda dan perannya dalam optimalisasi agribisnis untuk ketahanan pangan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa untuk menjamin ketahanan pangan yang berkelanjutan, pemerintah harus mampu meyakinkan petani muda bahwa sektor pertanian pun mampu menghadirkan kesejahteraan bagi mereka. Dengan hal ini, generasi muda dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat agribisnis dan ketahanan pangan nasional.
Analisis Vegetasi dan Nilai Ekonomi Kebun Campuran di Padukuhan Tompak, Girimulyo, Kulon Progo Aizhah, Risma Siti Nur; Sambodo, Reo; Mildaryani, Warmanti
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1518

Abstract

Kebun campuran merupakan salah satu bentuk agroforestri yang ditanami oleh berbagai jenis tanaman berkayu di lahan milik rakyat. Dilakukan analisis vegetasi untuk mengetahui berbagai verietas yang ditanam di suatu wilayah tersebut. Nilai ekonomi merupakan nilai yang diberikan seseorang terhadap suatu barang ekonomi berdasarkan manfaat yang diperolehnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui analisis vegetasi dan nilai ekonomi kebun campuran di padukuhan Tompak, Girimulyo, Kulon Progo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keragaman varietas dan untuk mengetahui potensi nilai ekonomi pada kebun campuran. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2024 di padukuhan Tompak Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan ketinggian 450-650 di atas permukaan laut. Teknik pengumpulan data menggunakan metode sampling yang digunakan dalam penelitian kuantitatif (survey). Metode pengambilan data menggunakan wawancara dan kuisioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis vegetasi dan analisis nilai ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata luas lahan kebun campuran yaitu 1.981,33 m2 dengan tanaman dominan adalah tanaman kakao dengan jumlah tanaman adalah 718 dengan rata-rata 47,86. Sehingga diperoleh rata-rata nilai ekonomi kebun campuran yaitu Rp. 4.362.400 lebih tinggi dibandingkan dengan nilai ekonomi tegakan pohon yaitu Rp. 697.777. Hasil analisis nilai ekonomi berpengaruh pada pendapatan petani di Padukuhan Tompak dengan berbagai varietas yang ada pada kebun campuran.