Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat or also known as AMJPM with registered number ISSN 2807-3797(Print), 2807-3576 (Online), is a peer-reviewed open access scientific journal published by Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah. The scope for AMJPM includes: Nutrition, Dental Health, Nursing, Enviromental Health, Midwifery, Technology Laboratorium Medic and Public Health. Each volume of AMJPM is counted in each calendar year that consists of two issues. AMJPM is published two times per year every August and February. Articles published in AMJPM includes original articles and literature reviews. Contributors for AMJPM are researchers, lecturers, students, health practitioners, and other practitioners that focus on health in Indonesia and worldwide.
Articles
107 Documents
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Teh Daun Tawandokulo Sebagai Hepatoprotektor Bagi Masyarakat Desa Sawapudo Kecamatan Soropia
Theosobia Grace Orno;
Anita Rosanty;
Aswiro Hasan
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v3i1.164
Desa sawapudo terletak di wilayah kecamatan soropia kabupaten konawe. Salah satu kebijakan sektoral pembangunan kabupaten konawe dalam bidang kesehatan adalah memutuskan mata rantai penularan penyakit dalam upaya menurunkan morbiditas dan mortalitas. Hasil riset kesehatan dasar melaporkan kabupaten konawe sebagai wilayah kedua tertinggi kasus hepatitis setelah kota kendari. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat desa sawapudo tentang pemanfaatan tanaman lokal diantaranya daun tawandokulo (Kleinhovia hospita Linn.) yang berfungsi sebagai hepatoprotektor atau melindungi fungsi hati. Selain bertujuan meningkatkan pengetahuan, masyarakat juga dilatih untuk membuat produk teh tawandokulo secara mandiri. Sebagai upaya pembuktian keberhasilan terapi, dilakukan pemeriksaan kadar enzim alanin transaminase (ALT) dan aspartat transaminase (AST) yang merupakan parameter pemeriksaan fungsi hati sebelum dan dua bulan setelah konsumsi teh daun tawandokulo secara rutin dua kali semingu. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang manfaat the tawandokulo sebesar 79%, masyarakat secara mandiri melakukan praktik pembuatan the tawandokulo. Hasil pemeriksaan kadar AST dan ALTmenunjukkan terdapat penurunan kadar ALT dan AST sebelum dan sesudah konsumsi teh tawandokulo dengan rerata kadar ALT sebelum konsumsi teh tawandokulo sebesar 33,8 u/L dan mengalami rerata penurunan kadar menjadi 31,1 u/L dan kadar AST sebelum konsumsi teh tawandokulo sebesar 36,2 u/L dan setelah konsumsi tah tawandokulo sebesar 36,0 u/L. Kami merekomendasikan the tawandokulo untuk dikonsumsi secara rutin sebagai hepatoprotektor.
Edukasi Manfaat Konsumsi Tamblet Tambah Darah (Fe) Pada Remaja Putri Di SMPN 5 Mandai
Andi Basniati;
Andi Sulastri
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v3i1.185
Anemia adalah kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari normal.Biasanya wajah terlihat pucat, mudah lelah, pusing dan sakit kepala. Anemia sebagai masalah gizi umum yang disebabkan oleh kekurangan zat besi, yang terkait dengan masalah gizi global lainnya seperti stunting, berat badan lahir rendah, kelebihan berat badan. Anemia di kalangan remaja perempuan lebih tinggi dibanding remaja laki-laki. Remaja putri berisiko lebih tinggi mengalami anemia karena menstruasi dan asupan makanan yang terbatas. Anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktifitas. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri tentang manfaat konsumsi tablet tambah darah dan anemia pada masa remaja di SMPN 5 Mandai kab Maros. Pengabdian masyarakat ini dilakukan menggunakan Pre dan Post Tes untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Sampelnya adalah 25 siswa remaja putri . hasil sebelum dilakukan edukasi dengan penyuluhan siswa menjawab benar pertanyaan sebanyak 7 dari 25 remaja (28%) dan setelah di berikan edukasi dengan penyuluhan siswa menjawab benar sebanyak 21 dari 25 siswi remaja putri (84%) artinya ada perubahan pemahaman atau pengetahuan siswi remaja putri sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan penyuluhan. kesehatan dengan pemberian edukasi melalui penyuluhan merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya konsumsi zat besi dan anemia pada remaja putri.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja
Maya Febriyanti;
Bambang Irawan
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v3i1.202
Maraknya perilaku seks bebas di masyarakat terutama pada kalangan remaja saat ini telah menjadi perhatian serius bagi banyak pihak. Resiko dari pergaulan bebas yang berujung pada kehamilan tidak diinginkan itu telah menyebabkan sekitar 50.000 perempuan berusia 15-19 tahun di Indonesia meninggal dunia saat proses persalinan. Perlunya perhatian terhadap kelompok remaja berkaitan dengan masalah pendidikan seks dan Kesehatan reproduksi bukanlah hal yang berlebihan jika kita memperhatikan berbagai kajian yang menyatakan tingginga angka seks bebas, angka kehamilan di luar nikah dikalangan remaja serta perilaku-perilaku lainnya seperti kekerasan seks. Oleh karena itu, pendidikan seks harus menjadi perhatian semua pihak yakni orang tua, sekolah, serta pihak pemerintah. Peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi salah satu caranya yaitu dengan memberikan penyuluhan kesehatan.Tujuan Pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi Metode kegiatan dilakukan dengan membuat soal pre dan post-test yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Berdasarkan hasil penilaian sebelum (pre-test) diberikan penyuluhan pada remaja menunjukkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi yaitu 12 (400%) orang remaja dalam kategori kurang , kategori cukup 10 orang (33%) dan kategori baik 8 orang (27%) dan mengalami peningkatan setelah dilakukan penyuluhan dengan melakukan penilaian kembali (post-test) dimana remaja yang pengetahuan kategori kurang yaitu kategori kurang 2 orang (6%), kategori cukup 8 orang (27%) dan kategori baik, 20 orang (67%). Diharapkan adanya kerjasama antara lintas program dan lintas sektoral dalam upaya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi.
Optimalisasi Peran Remaja Melalui Program Remaja Peduli Kesehatan Sebagai Strategi Preventif Bebas TBC
Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso;
Uly Agustine;
Petrus Belarminus;
Wanto Paju
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v3i1.209
TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia, dengan jutaan kasus baru dan kematian setiap tahunnya, sehingga perlu upaya berkelanjutan untuk mencegah dan mengobati TBC. Keterlibatan remaja dalam melakukan edukasi pencegahan TBC di masyarakat menjadi salah satu solusi potensial untuk pencegahan dan pengendalian TBC. Tujuan dari kegiatan pengabmas ini adalah melatih para remaja dalam melakukan pencegahan TBC yang ada di masyarakat. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga bagian, yaitu perencanaan, pelatihan, dan simulasi lapangan. Sejumlah 12 remaja terpilih ditunjuk sebagai duta TBC di Kelurahan Diratana Kecamatan Loli mengikuti program ini. Kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam upaya peningkatan pengetahuan remaja mengenai TBC, dan keterampilan remaja dalam mengedukasi masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari prosentase selama pre-test pengetahuan yaitu 34% kategori baik, 58% cukup, dan 8% kurang. Dan terjadi peningkatan pengetahuan selama post-test dengan kategori baik menjadi 100%. Disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan. Peran remaja dalam pencegahan TBC diharapkan dioptimalkan dan diterapkan di wilayah Indonesia lain untuk mencapai eliminasi TBC tahun 2030.
Jajanan Sehat Untuk Pencegahan Anemia Dan Stunting Pada Remaja
Yunida Turisna Octavia;
Julia M. Siahaan;
Ernawati Barus;
Evelina Sihombing;
Mega D. Saragih
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v2i2.161
Jajanan adalah makanan yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan tempat-tempat keramaian umum lainya. Dampak negatif jangka panjang yang ditimbulkan dari jajanan tidak sehat salah satunya adalah kemungkinan terjadinya anemia dan stunting. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang jajanan sehat dalam mencegah anemia dan stunting kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan menggunakan metode observasi dan wawancara langsung yang dilaksanakan di SMP Swasta Cenderamata Kecamatan Medan Denai Kota Medan. Penyuluhan dilakukan anggota berjumlah 6 orang yang terdiri dari 2 oarang Dosen, dan 4 orang mahasiswa Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa siswa yang paham tentang jajanan sehat sebelum dilakukan penyuluhan ditemukan sebanyak 26 siswa (87%) yang belum dan sebanyak 4 siswa (13%) yang paham. Sedangkan setelah dilakukan penyuluhan terdapat adanya peningkatan dimana ditemukan sebanyak 28 siswa (93%) yang paham dan sebanyak 2 siswa (7%) yang belum paham. Disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan siswa tentang jajanan sehat dalam mencegah anemia dan stunting. Kegiatan ini diharapkan dapat berkembang dan terlaksana secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat mencakup kepada masyarakat luas.
Pendampingan Pola Makan dan Pemeliharaan Kesehatan Gigi bagi Baduta Stunting Di Kelurahan Liliba
Sidabutar, Manginar;
Simamora, Friska D.;
Ramli, Fitri I.
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v3i2.228
Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, dengan prevalensi mencapai 30,8%. Sebanyak 23% anak mengalami stunting sejak lahir, dan 77% lainnya menjadi stunting setelah lahir, sering kali disebabkan oleh masalah gigi berlubang yang tidak tertangani. Kondisi ini berdampak negatif pada kemampuan anak untuk makan dengan baik, sehingga mengganggu asupan gizi yang optimal dan membuat mereka lebih rentan terhadap stunting. Program Orang Tua Asuh Anak Stunting (OTA2S) bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pola makan anak dan edukasi mengenai pemeliharaan kesehatan mulut bagi baduta (bawah dua tahun) yang mengalami stunting. Kegiatan pengabdian Masyarakat Program kemitraan Masyarakat selama 90 hari ini berjalan dengan lancar dalam upaya penurunan angka stunting dengan melakukan pendampingan pola makan BADUTA di Kelurahan Liliba. Program ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Kota Kupang dan meningkatkan kesadaran serta pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan mulut dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Tim Pembina Dan Forum Kabupaten Sehat Untuk Mewujudkan SDGs Ke 11
Palutturi, Sukri;
Rosmanely, St.;
Rahmadani, Suci;
Nur Rahmah, Mutia;
Arista, Eva
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.263
Forum Kabupaten Sehat Pinrang merupakan salah satu wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi dan secara sukarela ikut berpartisipasi dalam menentukan arah, prioritas, perencanaan pembangunan di wilayah Kabupaten Pinrang. Saat ini, di wilayah Sulawesi Selatan, hanya terdapat dua Forum Kabupaten/Kota Sehat yang terdaftar dalam Jejaring Kota Sehat wilayah WHO Asia Tenggara (WHO South-East Asia Regional Healthy Cities Network/SEAR HCN), yaitu Kota Sehat Makassar dan Kabupaten Sehat Wajo. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman Tim Pembina dan Forum Kabupaten Sehat Pinrang dalam tata kelola pemerintahan untuk kesehatan dan kesejahteraan Kabupaten Pinrang. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari jumat, 01 Maret 2024, pukul 08.00-11.30 WITA bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang. Target dari kegiatan pengabdian ini adalah anggota Forum dan Tim Pembina Kabupaten Sehat Pinrang. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa OPD Kabupaten Pinrang. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan menunjukan peningkatan pengetahuan mitra sebesar 46% setelah dilakukan kegiatan ini. Diperlukan dukungan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sehat Pinrang dapat menjadi salah satu Kabupaten Sehat yang tergabung dalam Jejaring Kota Sehat Wilayah Asia Tenggara.
Optimalisasi Peran Keluarga Melalui Edukasi dan Simulasi Terapi Relaksasi Autogenik sebagai Upaya Suportif Adaptif Pasien Stroke di Masyarakat
Israfil, Israfil;
Wulandari, Sarah Kartika;
Swarjana, I Ketut;
Suyasa, I Gede Putu Darma;
Agustini, Ni Luh Putu Inca Buntari;
Pangruating Diyu, Ida Ayu Ningrat;
Putra, Komang Ardidhana Nugraha;
Indrayani, Ni Luh Dwi
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.268
Pasien stroke mengalami perubahan respons yang sangat kompleks pada aspek fisik, psikologis dan sosial yang membutuhkan adaptasi. Terapi relaksasi autogenik merupakan salah satu intervensi terapi yang mampu meningkatkan adaptasi, mobilisasi, dan kualitas hidup pasien stroke dimasyarakat dengan dukungan keluarga sebagai support sistem paling utama. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi dan mensimulasikan kepada keluarga tentang terapi relaksasi autogenik sebagai upaya suportif adaptif pasien stroke dimasyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2024 kepada keluarga pasien stroke dan masyarakat Desa Basangalas. Kegiatan dilaksanakan dengan metode edukasi dan simulasi dengan tahapan menggunakan pendekatan PARE (Preparation, Action, Reflection dan Evaluation). Sebanyak 100% peserta yang terlibat tidak mengetahui tentang terapi relaksasi autogenik. Setelah mendapatkan edukasi dan simulasi semua peserta memiliki pengetahuan yang baik dan mampu mempraktikkan terapi relaksasi autogenik sebagaimana yang diedukasi dan disimulasikan. Metode edukasi dan simulasi berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dan masyarakat tentang terapi relaksasi autogenik. Terapi relaksasi autogenik diharapkan dapat menjadi bekal keluarga dan masyarakat dalam memberikan dukungan perawatan dan adaptasi kepada pasien stroke dimasyarakat. Kami menyarankan terapi relaksasi autogenik menjadi salah satu pilihan rencana intervensi keperawatan komunitas dan keluarga dalam upaya meningkatkan adaptasi pasien stroke di masyarakat.
Penyuluhan Pencegahan Stunting dalam Upaya Percepatan Zero Stunting di Posyandu Dahlia II
Megasari, Anis Laela;
Putri, Noviyati rahardjo;
Wijaya, Ghaitsa Aulia Sakinah;
Islameytha, Ghizela Vanya;
Firdaus, Haya Abkarin;
Wahyuningtias, Anggita Galuh Ajeng
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.270
Stunting adalah masalah kesehatan yang sudah lama menjadi perhatian pemerintah karena mempengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Sayangnya, meskipun angka stunting mengalami penurunan namun masih banyak ditemukan kejadian stunting khususnya di daerah pedesaan. Ada beberapa faktor penyebab terjadinya stunting pada balita, salah satunya adalah pengetahuan ibu mengenai gizi. Meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting pada masyarakat, khususnya pada ibu balita merupakan salah satu strategi yang dipandang efektif untuk mempercepat capaian zero stunting. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai zero stunting melalui peningkatan pengetahuan pada ibu balita. Metode kegiatan ini yaitu penyuluhan terkait dengan pencegahan stunting pada anak. Media yang digunakan untuk mendukung kegiatan penyuluhan yaitu leaflet tentang pencegahan stunting. Peserta diberi kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab setelah pemberian penyuluhan. Tujuannya untuk memaksimalkan proses penerimaan pengetahuan. Peserta kegiatan ini yaitu ibu balita di Posyandu Dahlia II, Jebres, Kota Surakarta. Total peserta kegiatan ini yaitu 10 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 26 Mei 2024. Hasil kegiatan ini didapatkan bahwa terdapat peningkatan skor pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Hal ini ditunjukkan dengan rerata nilai pretest sebesar 54 sedangkan nilai posttest sebesar 86 (rerata kenaikan skor sebesar 32). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penyuluhan tentang pencegahan stunting dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita di Posyandu Dahlia II. Adanya peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendukung pencapaian zero stunting di daerah tersebut.
Edukasi Pentingnya Pemenuhan Gizi bagi Remaja untuk Pencegahan Anemia di SMP Negeri 13 Surakarta
Megasari, Anis Laela;
Rahardjo Putri, Noviyati;
Ashani, Nayla Asri Yusviputri;
Oktavia, Elsa Maulana;
Putri, Yaasmiin Dzakiyyah Nesya;
Ubaydillah, Mahfudh
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.275
Remaja merupakan salah satu fase kehidupan penting yang harus diperhatikan. Pertumbuhan dan perkembangan pada fase ini berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan fase pertumbuhan dan perkembangan dibutuhkan pemenuhan gizi yang optimal. Sayangnya, masih banyak ditemukan remaja yang kebutuhan gizinya belum optimal. Salah satu penyebabnya yaitu masih terbatasnya pengetahuan remaja akan pentingnya pemenuhan gizi optimal. Dampak yang dapat terjadi jika kondisi seperti ini terjadi yaitu adanya anemia. Anemia pada remaja dapat menyebabkan berbagai risiko masalah kesehatan seperti, penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktifitas. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait pentingnya pemenuhan gizi utamanya dalam mencegah anemia. Metode kegiatan ini menggunakan ceramah dengan penilaian pretest dan posttest untuk mengetahui perubahan pengetahuan pada peserta. Peserta kegiatan ini yaitu siswa siswi kelas 8 SMP N 13 Surakarta dengan jumlah peserta sebanyak 53 orang. Hasil kegiatan ini didapatkan terjadi peningkatan rerata skor pengetahuan peserta, dimana rerata nilai pretest 73 sedangkan nilai rerata posttest menjadi 87. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan melalui metode ceramah mampu meningkatkan pemahaman melalui siswa tentang pentingnya pemenuhan gizi yang cukup dalam mencegah anemia. Harapan dari kegiatan ini yaitu adanya bimbingan dan pemantauan berkala dari sekolah pada perilaku pemenuhan gizi dan konsumsi tablet tambah darah sebagai upaya mencegah anemia.