cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN FASILITATOR BELAJAR Appulembang, Oce Datu; Munthe, Ashiong Parhehean; Kusumah, Indra Praja; Ani, Yubali
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2068

Abstract

Pendampingan belajar bagi siswa menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi anak usia sekolah. Rendahnya perekonomian masyarakat salah satu daerah pinggiran Bogor dapat menjadi salah satu kendala terpenuhinya kebutuhan ini. Pendidikan merupakan salah satu pendekatan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga memperbaiki taraf hidupnya. Oleh sebab itu, Yayasan Emmanuel yang berpusat di Sentul memberikan bantuan dana pendidikan bagi sekelompok siswa SMK. Salah satu kerinduannya adalah sekelompok siswa ini dapat memberikan dampak bagi lingkungan tempat tinggalnya dalam hal pendidikan. Mereka diharapkan dapat memberikan pendampingan yaitu sebagai fasilitator belajar bagi anak-anak usia sekolah di sekitarnya. Namun kendalanya adalah siswa SMK tersebut belum memiliki pengalaman bahkan mereka pun membutuhkan pendampingan untuk menjadi fasilitator belajar. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada siswa SMK untuk menjadi fasilitator belajar. Adapun pelaksanaan kegiatan ini merupakan sebuah workshop yang diadakan setiap dua minggu sekali dalam satu semester di Sentul. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi para peserta pelatihan dan pendampingan. Sebagai fasilitator belajar, mereka dapat mempraktikkan secara langsung hasil pelatihan ini terhadap adik-adik yang didampingi baik secara kognitif, psikomotor, keaktifan belajar maupun karakter. Mereka lebih siap dan percaya diri untuk menjadi fasilitator belajar. Mereka juga dapat mengaplikasikannya dalam mengatasi kesulitan belajarnya maupun adik-adiknya bimbingannya. Kata Kunci : fasilitator belajar, pelatihan, pendampingan
PENDAMPINGAN ORANGTUA PESERTA DIDIK DI PPT CERIA KELURAHAN KEBRAON KECAMATAN KARANG PILANG SURABAYA Kusnadi, Starry Kireida; Zuroida, Aironi; Elisnawati, Eli; Noor Riza, Sesa Alia Kasta
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2070

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini yang dikemukan oleh NAEYC (National Assosiation Education for Young Chlidren) adalah sekelompok individu yang berada pada rentang usia antara 0 – 8 tahun. Anak usia dini merupakan sekelompok manusia yang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Pada usia tersebut para ahli menyebutnya sebagai masa emas (Golden Age) yang hanya terjadi satu kali dalam perkembangan kehidupan manusia. Pada masa ini anak sangat membutuhkan stimulasi, rangsangan dan pengasuhan yang tepat dari lingkungannya. Permasalahan yang dihadapi orangtua peserta didik di PPT Ceria diklasifikasikan dalam tiga aspek yaitu aspek kognitif minimnya pemahaman dan pengetahuan orangtua tentang pengasuhan; aspek afektif yaitu kurangnya keterlibatan orangtua dan anak dalam pengasuhan, serta kurangnya ketegasan membuat aturan dalam pengasuhan; dan aspek psikomotorik yaitu orangtua belum menerapkan pengasuhan yang tepat. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pendampingan positive parenting kepada orangtua peserta didik di PPT Ceria Kelurahan Kebraon Kecamatan Karang Pilang Surabaya. Pengasuhan positif (positive parenting) adalah pengasuhan berdasarkan kasih sayang, penghargaan, pemenuhan dan perlindungan hak anak, membangun hubungan yang hangat antara anak dan orangtua serta menstimulasi tumbuh kembang anak. Pengasuhan positif dapat meningkatkan kualitas interaksi anak dengan orangtua, mengoptimalkan tumbuh kembang anak, dan mencegah perilaku menyimpang. Dari pendampingan yang dilakukan diharapkan orangtua dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang positive parenting, orangtua dan anak terlibat aktif dalam proses pengasuhan, orangtua menggunakan disiplin positif dalam pengasuhan, dan menerapkan positive parenting.
PENGUATAN DIGITAL BRANDING MELALUI WORKSHOP STRATEGI KOMUNIKASI BERMEDIA SOSIAL DI DESA SIDOWAYAH, KLATEN wijaya, sri herwindya baskara; Primasari, Ina; Setyawan Prabowo, Henricus Hans; Suranto, Joko; Tiyanto, Dwi; Sulihyantoro, Aryanto Budhy; Tommy Candra, Deniawan; Wibowo, Ahimsa Adi; Maditra Permana, Adimas; Shofa Alkhajar, Eka Nada
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2071

Abstract

Desa Sidowayah, Kabupaten Klaten, Jawa tengah merupakan salah satu desa wisata di Indonesia yang dikenal memiliki dan mengembangkan beberapa potensi wisata lokal daerah, sebut saja Kawasan Wisata Terpadu, Kawasan Agro Komplek, Kawasan Perdagangan dan Jasa, Kawasan Industri Kreatif, Kawasan Penyangga Konservasi Area, Kawasan Pemerintahan dan Pendidikan dan Kawasan Komersil. Meski memiliki potensi wisata yang menjanjikan, namun promosi wisata desa terkait dipandang masih belum optimal tak terkecuali pada aspek promosi melalui media sosial. Komunikasi pemasaran digital menjadi pilihan strategi promosi popular karena dipandang lebih mudah, murah dan bersignifikasi positif bagi sektor pariwisata. Terlebih lagi, pandemi COVID-19 telah menjadikan pariwisata sebagai sektor paling terdampak sehingga berimbas pada citra, tingkat kunjungan wisatawan serta pendapatan para pelaku pariwisata dan masyarakat. Berdasarkan latar belakang di atas, kegiatan pengabdian masyarakat ini dimaksudkan membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi desa mitra terkait yakni pada aspek penguatan digital branding desa wisata melalui workshop strategi komunikasi bermedia sosial di Desa Sidowayah, Klaten. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 20 Juli 2023 di Omah Dolanan, Desa Sidowayah, Klaten diikuti 25 peserta dari kalangan badan usaha milik desa, kelompok sadar wisata, pengelola media digital desa dan karang taruna. Pembicara kegiatan berasal dari praktisi komunikasi digital, CV Cipta Gemilang Visual (CGV) dengan materi tentang internet dan media sosial, digital branding, produksi video digital dan praktik produksi video digital. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah desa mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mempraktikkan digital branding dengan baik.
PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL LANSIA DI POSYANDU LANSIA PUSPITA Agustin, Ardianti; Grahani, Firsty Oktaria
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2072

Abstract

Lansia adalah salah satu aset negara yang harus kita jaga baik dari sisi kesehatan dan kesejahteraanya, salah satu yang menjadi permasalahan saat ini adalah Kesehatan mental lansia, sehingga lansia mengalami gangguan dalam menjalankan kehidupan sehari hari. Tujuan kegiatan pengabdian adalah pemberdayaan kepada lansia untuk mengoptimalkan Kesehatan mentalnya. Intervensi yang diberikan adalah dengan melakukan kegiatan melalui brain gym dan Meronce. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah 1) Belum adanya skrining Kesehatan kognitif; 2) Belum adanya edukasi tentang Kesehatan mental lansia; 3) Kurangnya kegiatan lansia yang terfokus pada peningkatan fungsi kognitif; 4) Lansia rentan mengalami kondisi stres maupun depresi; 5) Terbatasnya aktifitas motoric yang dilakukan oleh lansia;6) Kurangnya peralatan untuk meningkatkan kemampuan motoric lansia; 7) Kurangnya ketrampilan motoric yang dapat menghasilkan kreatifitas maupun produktifitas lansia. Solusi yang ditawarkan adalah Tim PPM 1) Pemberian skrining kesehatan kognitif lansia menggunakan (Mini Mental State Exam) MMSE, 2) Psikoedukasi Kesehatan mental lansia, 3) Latihan Brain gym dan Meronce. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi Edukasi tentang gangguan Kesehatan mental yang bisa dialami oleh lansia. Memberikan tes untuk melihat kondisi kognitif pada lansia. Memberikan kegiatan bermain untuk meningkatkan Kesehatan mental yaitu brain gym dan Meronce. Target Luaran dari program ini adalah 1) Publikasi Ilmiah pada prosiding dalam Seminar Nasional PKMcsr; 2) Video Kegiatan PKM yang terupload disirismas; 3) Poster kegiatan PKM beserta sertifikat Hak Cipta Poster kegiatan PKM; 4) Mengetahui Kondisi kognitif seluruh lansia menggunakan skrining; 5) Seluruh anggota lansia sudah mendapatkan skrining minimal 70 %; 6) Meningkatkan pemahaman lansia tentang Kesehatan mental dan lansia 70 %; 7) Meningkatkan kegiatan untuk melatih fungsi kognitif lansia sehingga bisa dipraktekkan secara mandiri 70 %; 8) Meningkatkan kemampuan dalam merelease stress, menurunkan rasa cemas, meningkatkan ketenangan sebesar 70%. Kata Kunci : Posyandu, Lansia, Kesehatan mental
Peningkatan Kapasitas Unit usaha “Kebun Dolanan” BUMDes Subur Makmur Desa Pulorejo Kecamatan Ngoro kabupaten Jombang zuroida, aironi; Jum’ati, Nurleila; Mufidah, Wadatul
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2073

Abstract

BUMDes Subur Makmur sendiri berada di dusun santren desa pulorejo kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang yang memiliki banyak unit usaha dan salah satunya yakni unit usaha Kebon Dolanan. Unit Usaha ini dikelola oleh remaja karang taruna desa Pulorejo yang berfokus pada pengenalan permainan tradisional lewat outbond. Hanya saja sampai ini masih banyak kendala yang membuat unit Kebon Dolanan belum menunjukkan adanya perkembangan yang signifikan. berkaitan dengan Manajemen usaha yang berupa manajemen SDM belum dijalankan mitra dengan baik, Selain itu pemahaman serta ketrampilan SDM berkaitan dengan tugas sebagai fasilitator outbont masih minim, belum memaksimalkan media teknologi informasi sebagai sarana promosi dalam pemasarannya dan fasilitas permainan yang terbatas. tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini. Pertama, meningkatkan kapasitas layanan baik melalui; 1) Pelatihan Training Of Trainer; 2) Pelatihan dan pendampingan Pemasaran; 3) Pendampingan penyusunan Company Profile; 4) Penambahan Produk layanan berupa permainan tradisional dan peralatan outbond; 5) Menciptakan lingkungan yang menarik di kebun dolanan. Program ini menghasilkan: 1) Peningkatkan kemampuan menjadi fasilitator sebesar 87,%; 2) Meningaktnya pemahaman pemasaran sebesar 62% ; 3) Pengunjung yang melakukan reservasi meningkat sampai 45 % dibanding sebelumnya; 4) Bertambahnya fasilitas permainan sebanyak 5 Permainan; 5) Bertambahnya spot-spot menarik di Kebon Dolanan.
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI BERDASARKAN JOB ORDER COSTING PADA USAHA LALA CAKE Oktavia, Chendrasari Wahyu; Hariyanto, Krisnadhi; Muhandhis, Isnaini
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2074

Abstract

Bisnis makanan tradisional di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hal ini diperlihatkan dari menjamurnya produk makanan tradisional. Salah satunya adalah kue basah. Kecenderungan usaha kue basah ini berbasis job order dimana produk ini akan tersedia jika ada pemesanan dari konsumen. Salah satu usaha kue basah adalah kue basah milik Ibu Ika yang memiliki kualitas cukup baik. Namun, hal ini belum didukung oleh minimalnya label yang terlihat pada kemasan kue basah. Selain itu, dengan adanya kualitas tentunya didukung oleh harga jual, sayangnya harga jual yang ditetapkan masih berdasarkan intuisi tanpa ada perhitungan yang jelas oleh pemilik UKM. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat kali ini melakukan pendekatan metode pelatihan dan pendampingan secara terstruktur untuk mengatasi permasalahan tersebut. meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha mengenai penetapan harga pokok produksi pesanan sehingga harga jual yang dihasilkan mampu bersaing dan dapat menghasilkan segmen pemasaran yang lebih luas. Solusi dan target dari pelatihan dan pendampingan pelabelan kemasan adalah Pelaksana membuat desain label kemasan bersama Mitra dan mencetak label kemasan sebanyak 100 pcs dan dipasang pada kemasan yang dimiliki oleh Mitra, sedangkan solusi untuk penetapan harga pokok produksi adalah Mitra sudah memiliki harga jual terbaru untuk produksinya sehingga sudah tidak mengikuti intuisi dari Mitra. Kata Kunci : Harga Pokok Produksi, Job Order, Kue Basah, Pelabelan Kemasan
PREVENTIF BULLYING PADA ANAK DI SEKOLAH DASAR ISLAM DARUT TAQWA Grahani, Firsty Oktaria; Kusnadi, Starry Kireida; Dewi Aisyah, Yeni Lutfiatin; Ristanti, Evi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2076

Abstract

Fenomena bullying dapat terjadi dimana saja. Bullying pada siswa di lingkungan sekolah dasar, dapat memiliki dampak jangka panjang yang merugikan. Permasalahan yang terjadi adalah minimnya pemahaman siswa tentang bullying dan ruang lingkupnya sehingga mempengaruhi kesadaran dan sikap terhadap bullying; belum adanya edukasi terkait bullying yang diberikan kepada siswa dengan metode psikoedukasi. Kondisi inilah yang melatarbelakangi fokus pemberdayaan yaitu memberikan psikoedukasi pada siswa terkait pentingnya pemahaman tentang bullying pada siswa sekolah dasar yang menjadi kunci untuk mencegah dan mengatasi masalah bullying ini secara efektif. Solusi dan target luaran yang ingin dicapai, yaitu mengetahui tingkat pemahaman yang dimiliki siswa berkaitan dengan bullying; psikoedukasi mengenai bullying dan ruang lingkupnya dilakukan secara bertahap; pemutaran film/video tentang bullying dan simulasi. Harapannya para siswa tahu dan paham bullying dan ruang lingkupnya; meningkatkan kepekaan siswa terhadap lingkungan sekitar sehingga ketika terjadi permasalahan yang berkaitan dengan bullying oleh siswa dalam bentuk apapun baik fisik, verbal, dll, mereka tanggap dan responsif. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi bullying kepada siswa SD dengan tebak gambar, pemutaran video, dan role play serta pendampingan terhadap siswa yang menjadi korban atau pelaku bullying. Hasilnya siswa lebih memahami dan mampu mengidentifikasi bullying, memahami bagaimana bersikap ketika melihat bullying di sekolah.
PROGRAM PENDAMPINGAN DESA MELALUI PENATAAN ADMINISTRASI DI DESA SIDOWUNGU SULISTYOWATI, ARINI; Supriyanto, Supriyanto; Woro Astuti, Sri Juni; Rahmawati, Nur; Hanzana Kasmani, Dwi Olga
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2077

Abstract

Peningkatan kompetensi aparatur desa melalui pelatihan-pelatihan menjadi suatu keharusan dan sebagai agenda utama dalam pembangunan dikarenakan instansi pemerintah baik di pusat hingga daerah memiliki peran yang strategis dan sebagai kunci keberhasilan pembangunan desa di Indonesia. Komitmen salah satu Tri Dharma Perguruan tinggi melaksanakan pengabdian kepada masyarakat “Program Pendampingan Desa melalui Penataan Administrasi dan Pembuatan Monografi di Desa Sidowungu Kecamatan Menganti Gresik”. Permasalahan berangkat dari mayoritas desa tidak memiliki data monografi up to date dan sistem pengadministrasian yang belum tertata termasuk kurangnya melihat perkembangan potensi desa, data dasar keluarga, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan desa masih belum lengkap diperbarui dan minimnya kemampuan dan ketrampilan aparatur desa mengoperasikan perangkat lunak komputer (microsoft office) berdampak lambatnya penyampaian laporan dan proses layanan. Penyelesaian persoalan tersebut diberikan pelatihan komputer dan pendampingan pembuatan monografi dan penataan administrasi desa dengan menerapkan software birokrasi dalam menyelesaikan dan mengatasi persoalan tersebut. Pengembangan aparatur desa terdorong dan memberi dampak pelayanan ditingkatkan lebih baik memudahkan dan tepat sasaran ke masyarakat. Target luaran kegiatan adalah peserta pelatihan diberikan bekal mengoperasikan komputer, pemanfaatan komputer dan internet dapat meningkatkan kompetensi dan memperbaiki kualitas pelayanan dan pembuatan monografi desa
PELATIHAN MANAJEMEN PRODUKSI DAN TATA KELOLA USAHA UNTUK UMKM KABUPATEN BANDUNG (A) Aryani, Sinta; Salsabillah E, Ghizka Marqyza; Nurul Izzati, Saffanah; Choirunnisa, Zelika Ayu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2078

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tengah berkembang pesat di Indonesia. Kebanyakan dari pelaku UMKM berfokus dalam bidang kuliner, bidang fashion, dan kebutuhan rumah tangga. Pelaku UMKM ini salah satunya tergabung ke dalam Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) Kabupaten Bandung. Namun, masih banyak dari pelaku UMKM tersebut yang belum mengetahui secara jelas bagaimana cara mengelola usahanya agar terus berkembang. Oleh sebab itu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Telkom mengadakan Pelatihan Manajemen Produksi dan Tata Kelola Usaha untuk PPKM Kabupaten Bandung. Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk membantu para UMKM di Kabupaten Bandung dalam mengembangkan usaha mereka. Metode pelaksanaan dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini terdiri dari observasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, dan studi pustaka. Adapun materi pelatihan yang disampaikan yaitu Menghitung Harga Pokok Penjualan, Pencatatan Transaksi Keuangan Digital, Mengelola Keuangan Usaha, Membuat Perencanaan Usaha dengan Business Model Canvass (BMC), Merancang Inovasi Bisnis & Produk, Perizinan Usaha & Perpajakan, dan Merancang Kemasan yang Mengesankan. Berdasarkan hasil kuesioner yang disebar kepada peserta pelatihan didapatkan bahwa pelatihan tentang manajemen produksi dan tata kelola usaha ini sangat bermanfaat bagi UMKM yang tergabung dalam PPKM Kabupaten Bandung dalam hal perbaikan produksi dan tata kelola perusahaan mereka.
PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN UKM BINTANG SELERA RASA KECAMATAN PAKAL Suprobowati, Dewi; Sugiharto, Mulus; Miskan, Miskan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2079

Abstract

Kurangnya Pengetahuan dan ketrampilan dari penjamah makanan terhadap proses pengolahan makanan menjadi faktor utama terjadinya keracunan makanan. Oleh karena itu ,pelatihan higiene sanitasi sangat diperlukan dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku penjamaah makanan dalam proses pengolahan makanan.Usaha di makanan harus mendapat perhatian kusus agar tidak terjadi keracunan dalam makanan. Ibu Elysabeth Annete, berusia 60 tahun sebagai mitra di masa pandemi memiliki usaha ukm bintang selera rasa catering bertempat tinggal di Jl. PBI Blok GG No. 07 Surabaya. Berdasarkan data yang diperoleh dari mitra terkait dengan usaha yang mereka rintis di masa pandemi penjualan mengalami penurunan terkendala kondisi ppkm. Sebagian besar pembelinya dari masyarakat yang mempunyai hajad. Permasalahan, Alat produksi berbahan dasar aluminium, solusinya adanya alat memasak hieginie berbahan dasar stainless. Kemasan makanan dalam bentuk kerdus belum menggunakan stempel NIB solusinya pelatihan,pendampingan kemasan Produk. Permasalahan manajemen belum adanya pelatihan pelayanan pegawai catering. Solusinya pelatihan pelayanan prima pada pegawai catering pegawai UKM Bintang Selera Rasa..Mitra belum memiliki data keuangan solusinya, pelatihan pembukuan sederhana pada mitra agar bisa mengetahui kondisi keuangan secara riil dalam usahanya. Tujuan untuk menaikkan omset mitra. Metode pelatihan dan pendampingan. Hasil mitra ada kenaikan omset sebesar 30%. Dampak program ini sangat bermanfaat untuk mitra terkait perbaikan.