cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
BIMBINGAN BELAJAR TATAP MUKA DI KOMUNITAS BELAJAR RUMAH KITA KELAPA DUA - TANGERANG Purba, Friska Juliana; Nababan, Ernie Bertha; Priyanti, Neng; Bermuli, Jessica Elfani; Dirgantoro, Kurnia Putri S.; Sianturi, Vera Nengsih
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2054

Abstract

Keinginan siswa belajar tatap muka semakin meningkat setelah masa pandemi berakhir. Anak-anak tidak dapat belajar efektif di rumah seefektif belajar di sekolah. Pembelajaran yang dilakukan secara daring membuat siswa belajar dengan metode dan media yang monoton. Selain itu, siswa juga tidak dapat berinteraksi banyak dengan orang lain seperti interaksinya di sekolah. Banyak orang tua mengeluh atas kondisi pembelajaran selama pandemi dikarenakan anak-anak mengalami penurunan semangat dan kompetensi belajar. Kondisi ini menjadi latar belakang yang mendorong bimbingan belajar dilaksanakan. Pelayanan ini merupakan wujud kerja sama antara pihak Fakultas Pendidikan UPH dengan pihak komunitas belajar “Rumah Kita” yang dipimpin oleh Ibu Susilowati. Kondisi perekonomian masyarakat di kelurahan Kelapa Dua juga menjadi penyebab terbatasnya akses pendidikan yang bermutu. Begitu juga dengan latar pendidikan orang tua siswa yang tidak mampu memberikan tambahan belajar di rumah. PKM ini menjadi jawaban atas keresahan orang tua dengan menghadirkan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Materi yang diajarkan bertujuan untuk membantu anak memahami pelajaran dari sekolah serta untuk meningkatkan kemampuan anak dalam belajar. Tutor merupakan mahasiswa calon guru yang memperoleh mata kuliah Pedagodi dan Psikologi Perkembangan Anak sehingga para tutor diharapkan mampu melaksanakan pembelajaran di komunitas belajar “Rumah Kita” yang sesuai dengan kebutuhan, usia, dan kondisi setiap anak. Kata kunci: Komunitas belajar, pedagogi, Rumah Kita, Tutor, Pembelajaran
DISEMINASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN LIMBAH ORGANIK SEBAGAI PUPUK ORGANIK DAN PESTISIDA RAMAH LINGKUNGAN PADA PETANI SAYURAN DI KABUPATEN SIGI Pasaru, Flora; Khasanah, Nur; Nasir, Burhanuddin Haji; Wahid, Abd.; Jusriadi, Jusriadi; Asrul, Asrul
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2056

Abstract

UPT Bulupountu Jaya dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditi sayuran di Kabupaten Sigi – Sulawesi Tengah, dengan jenis sayuran yang diusahakan antara lain: kangkung, bayam, seleda, terong, bawang merah, cabe dan tomat. Produk dari hasil usahatani tersebut selain dijual di pasaran lokal Kota Palu, juga dipasarkan di kawasan perusahan tambang di Kabupaten Morowali. Masalah yang dihadapi oleh petani di UPT Bulupountu Jaya tersebut adalah kurangnya pupuk organik dan pestisida yang aman untuk digunakan dalam usaha budidaya tanaman sayuran. Untuk mengatasi hal tersebut tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah bekerjasama dengan salah satu kelompok tani untuk melakukan diseminasi teknologi penggunaan limbah organik rumah tangga dan limbah pertanian-peternakan menjadi biopestisida pupuk organik dan biopestisida / pestisida nabati. Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi petani mengenai menggunakan limbah organik sebagai sumber pupuk organik pestisida ramah lingkungan. Metode yang diterapkan adalah society parcipatory yaitu masyarakat sebagai mitra dapat menyerap keterampilan dalam pemanfaatan limbah organik dari tim pelaksana dengan bentuk kegiatan berupa ceramah, pelatihan dan demplot percontohan mengenai teknik pengembangan pupuk organik dan biopestisida / pestisida nabati. Hasil yang dicapai adalah masyarakat mengetahui teknik pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk organik dan biopestisida serta telah memanfaatkan limbah organik tersebut sebagai sumber pupuk organik dan biopestisida.
PEMBERDAYAAN SANTRI GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL DALAM MENGELOLAH UNIT USAHA PONDOK PESANTREN BERBASIS ECO DIGITAL DI KOTA SURABAYA Priyambudi, Surya; Harist Murdani, Muhammad; Kurniasari, Dwiyana Anela
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2057

Abstract

Pemberdayaan santri guna meningkatkan kompetensi digital dalam mengelolah unit pondok pesantren berbasis eco digital pada pondok pesantren Darussholihin di Kota Surabaya, mitra pada program pengabdian pada masyarakat ini adalah pondok pesantren Darussholihin yang beralamatkan pada Jl. Kauman Benowo No. 60, RT 03, RW 01, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Berdasarkan hasil wawancara dengan pengurus pondok pesantren Darussholihin, diperoleh informasi permasalahan sebagai berikut: 1)Peralatan produksi meubel masih terbilang konvensional, sehingga produksi pembuatan meubel membutuhkan waktu yang lama karena tidak efektif dan efisien; 2)Dalam melakukan desain rancangan produksi meubel masih dalam berbentuk gambar 2 dimensi sehingga gambar yang dihasilkan belum akurat dan tidak nampak visualnya; 3)Peralatan cetak masih menggunakan fotocopy konvensional sehingga unit usaha fotocopy belum bisa menerima cetak ebook atau cetak melalui dokumen digital; 4)Banyak santri yang kurang pemahaman dalam dalam mengoperasikan komputer khususnya aplikasi yang menggunakan desain grafis; 5)Pada pondok pesantren terdapat lahan terbuka namun kurang dimaksimalkan penggunaannya untuk memaksimalkan potensi yang ada. Metode penyelesaian masalah, antara lain: 1)Rapat koordinasi tim pelaksana dengan mitra; 2)Penyusunan jadwal kegiatan pelaksanaan; 3)Pengadaan peralatan dan perlengkapan pada unit usaha; 4)Pelatihan penggunaan alat pada unit usaha; 5)Pendampingan pengoperasian pada unit usaha; 6)Pengecekan kelayakan produk yang dihasilkan pada unit usaha. Pelaksanaan program antara lain: 1)Terdapat peralatan yang automatis berupa mesin gergaji, mesin serut, mesin amplas, mesin bor, mesin staples, dan mesin clam; 2)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam menggunakan alat automatis dalam membuat meubel; 3)Terdapat seperangkat komputer yang sudah terinstal software; 4)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam penggunaan aplikasi solidworks desain 3 dimensi dalam merancang meubel; 5)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam mengoperasikan komputer dengan fotocopy; 6)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam penggunaan aplikasi desain adobe photoshop dan corel draw; 7)Terdapat peralatan budidaya tanaman hidroponik dan ternak lele; 8)Pengembangan kompetensi kepada santri dalam budidaya tanaman hidroponik dan ternak lele.
PPM UMKM PERAJIN SANGKAR BURUNG DI MENGANTI GRESIK Rizqiawan, Hendrik; Indrawati, Trisa; Novianto, Iful
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2058

Abstract

Mitra merupakan pelaku UMKM perajin sangkar burung dan memulai bisnis usahanya tersebut ketika pandemi 2 tahun yang lalu. Mitra mengalami beberapa kendala selama menjalankan usahanya. Permasalahan yang mitra alami antara lain: 1) Mitra kurang memedulikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3); 2) Dalam proses produksi khususnya pada tahapan pelubangan ulang kerangka serta tutup sangkar burung tidak menggunakan peralatan yang mumpuni; 3) Pada aspek pemasaran selama ini hanya menggunakan media sosial facebook; 4) Mitra kurang tertib dalam melakukan pencatatan keuangan. Kemudian solusi yang diberikan dalam paket pemberdayaan yang tim lakukan antara lain: 1) Melakukan sosialisasi kepada mitra terkait pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) khususnya ketika proses produksi; 2) Pengadaan dan serah terima masker, kaca mata safety dan sarung tangan sebagai alat pelindung diri yang sesuai untuk dapat digunakan pada proses produksi; 3) Pengadaan dan serah terima mesin bor duduk; 4) Pendampingan cara penggunaan dan perawatan mesin bor duduk tersebut; 5) Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan media sosial lain dalam melakukan promosi (pemasaran); 6) Pengadaan buku pencatatan keuangan dan alat tulis lainnya; dan 7) Pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan yang tepat dan sesuai kebutuhan mitra.
Implementasi Website sebagai Media Promosi Desa Wisata Kemawi Kusuma, Guntur Prabawa; Prima Kurniati, Angelina; Atastina, Imelda; Maharani, Warih; Ervina, Ersy; Aji Gunadi, Gagah; Wijaya, Yaffazka Afazillah; Purwanto, Zadosaadi Brahmantio; Al Giffari, Muhammad Zacky
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2060

Abstract

Desa wisata merupakan salah satu jenis destinasi wisata yang berpotensi meningkatkan kegiatan ekonomi suatu desa. Namun sering kali informasi tentang potensi desa hanya tersebar terbatas dengan metode promosi lisan. Hasil identifikasi awal diKelompok Sadar Wisata Desa Kemawi di Kecamatan Sumowono, Jawa Tengah, telah menunjukkan bahwa desa mereka memiliki potensi wisata alam, pertanian, perkebunan, dan budaya. Salah satu yang dibutuhkan adalah sarana promosi desa wisata menggunakan website. Website dapat menyebarkan informasi secara cepat dan menjadi “landing page” sebagai muara jalur informasi yang disebarkan melalui media sosial seperti Instagram. Website sebagai sarana promosi desa wisata perlu dipelihara agar dapat berjalan dengan baik secara terus-menerus. Pengelolaan website desa wisata oleh tenaga-tenaga lokal desa wisata sangat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan konten website. Selain itu, diperlukan pula pelatihan tentang penyusunan paket wisata secara komprehensif untuk mempromosikan seluruh potensi wisata dan meningkatkan kualitas layanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi berupa pembangunan website sebagai sarana promosi Desa Wisata Kemawi, pembentukan tim pengelola website, pelatihan pengelola website, dan peningkatan kualitas layanan desa wisata. Aparat desa dan tim pengelola website telah merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dan menyatakan siap untuk: 1) melanjutkan pengelolaan website sebagai media promosi desa wisata, serta 2) memasarkan potensi desa wisata.
PENINGKATAN KAPASITAS DAN MANAJEMEN USAHA DESA WISATA PANDANSILI DESA NGAMPUNGAN BARENG JOMBANG Dwiningwarni, Sayekti Suindyah; Muliatie, Yurilla Endah; Ali, Machrus; Alysia, Agnes; Nur Fadhilah, Firda; Cakra Buana, Arya Sulka
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2062

Abstract

Desa Ngampungan merupakan sebuah desa yang terletak di wilayah Selatan dari Kecamatan Bareng Jombang, yang terletak di bawah kaki gunung Arjuno. Masyarakat desa ngampungan memiliki tradisi dan adat istiadat yang turun temurun, yaitu pernikahan, kelahiran, kehidupan bermasyarakat, sampai prosesi kematian dan pasca kematian. Di Desa ini terdapat wisata desa yang dikenal dengan nama wisata alam “Pandansili”. Mitra Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah BUMDes “Maju Sejahtera” Desa Ngampungan Bareng Jombang, yang didirikan pada tahun 2015. BUMDes ini mengelola berbagai unit usaha dan salah satunya adalah usaha wisata desa. Obyek wisata ini menyediakan fasilitas wisata kolam renang, bermain anak, karaoke, spot foto, warung, toilet, parkir, tempat istirahat berupa rumah joglo. Namun, untuk fasilitas kolam renang, masih belum dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan renang yang memadai serta belum memiliki pelatih renang tersendiri. Obyek wisata ini tempatnya jauh dari ibukota kecamatan, sehingga membutuhkan promosi yang optimal agar masyarakat di kabupaten Jombang mengenal obyek wisata ini. Tujuan program ini antara lain: pertama, meningkatkan kapasitas layanan mitra, dan kedua, meningkatkan omzet Mitra. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, kemitraan, monitoring dan evaluasi. Hasil program PKM ini antara lain: Mitra memiliki fasilitas perlengkapan renang; Mitra memiliki pelatih renang; jumlah pengunjung obyek wisata meningkat dan melakukan MoU dengan pihak asuransi Jasindo.
PPM BENGKEL DAN TOKO SEPEDA DESTROYER BIKE KOTA SURABAYA Atmojo, Suryo; Utami, Ruli; Dewi, Suzana; Widhiyanta, Nurwahyudi; Sholikin, Nur Ali
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2064

Abstract

Destroyer Bike Founded in 2020 by Mr. Ario Zanuar, a spare part sales service business and bicycle service workshop based on Jl. Medokan Semampir Indah, Surabaya City, East Java, Indonesia. Mr. Ario Zanuar started working in the bicycle repair business since the 2020 pandemic, with a focus on servicing folding bicycles, mountain bicycles, hybrid bicycles, call bicycles and fixie bicycles. In the first year, Destroyer Bike focused on on-site or in-store bicycle services only. However, over time, call services have gradually developed. The problem with this partner is the high competition in the bicycle spare part sales industry and bicycle repair shops which are quite competitive, especially in densely populated areas such as the city of Surabaya, so they need to compete with other bicycle repair shops. The second problem is the workshop service equipment which is still incomplete, due to the condition of the workshop which has just been started. The next problem is seasonality and fluctuations in demand in the bicycle repair business can vary depending on the season. Summer usually has higher demand as many people use bicycles for exercise or to cycle to work. However, in winter or bad weather, demand for bicycles decreases, while demand for bicycle repair services increases. Based on these problems, this service offers a solution for using promotional media with web profiles and social media to give a good impression to potential customers. By having an informative and attractive web profile, service companies can increase credibility, expand business reach, provide information that is easily accessible to customers, as well as branding and identity. The next solution is the use of market places for wider market access, increasing visibility, strengthening consumer trust, ease of transactions, simplifying the sales process, low operational costs and customer service support. The next solution is providing assistance with bicycle service equipment and training in the use of information systems to schedule bicycle service call visits. The method used in this service is Community Empowerment. This method aims to empower communities by providing the knowledge, skills and resources needed to overcome the problems they face. This can be done through training, workshops or specially designed educational programs
PENINGKATAN USAHA STICK KEJU “CAMILAN MBAK NOER” DI KOTA SURABAYA Panglipusari, Dwi Lesno; Jannah, Nur
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2065

Abstract

Permasalahan Mitra saat ini belum paham bagaimanan memasarkan produk camilan stik keju ini untuk menghasilkan profit yang memadai. Pemasaran yang dilakukan hanya menjual produk apabila mendapatkan pesanan. Produksi Stik Keju yang diproduksi ini hanya terbatas bahan baku yang digunakan setengah kilo perhari. Belum adanya pembrandingan untuk produk stik keju ini. Segmen pasar yang masih terbatas pada pesanan tetangga. Tidak adanya promosi, Bahan baku pembuatan kue menggunakan bahan baku yang berkualitas sehingga pangsa pasar yang dipilih belum merata di segmen rendah karena harga cenderung mahal. Belum adanya varian rasa stik keju. Hanya mengandalkan varian rasa yang original. Mitra masih minim pengetahuan tentang Perhitungan laba/rugi. Masih terbatasnya modal pribadi sehingga volume produksi belum optimal. Perlunya penambahan tenaga kerja untuk bagian produsi dan pemasaran. Implementasi program pengabdian ini antara lain meliputi: 1) Memberikan pelatihan produksi Camilan Stik Keju. 2) Melakukan pendampingan dalam memilih pasar potensial, promosi dan lokasi penjualan. 3) Memberikan pendampingan pembuatan merk/logo kemasan. 4) Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menentukan biaya produksi. 5) Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan. 6) Memberikan pendampingan untuk perekrutan tenaga kerja. Hasil dari program ini mitra secara mandiri mampu untuk menjadi pengusaha UMKM yang dapat secara produktif meningkatkan pendapatan keluarganya. Kegiatan PPM ini juga akan sangat membantu perkembangan UKM skala mikro dan mampu sebagai pendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi nasional
OPTIMALISASI HASIL PANEN TANAMAN MAWAR BERBASIS IoT DAN SENSOR PADA BUDIDAYA MAWAR DESA NGLIMAN KISWARDANI, WAHYU EKA; Suyanto, AMA; Hapsari, Dini Wahjoe
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2066

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada Desa Ngliman terletak di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pemilihan desa ini di dasarkan pada potensi penghasil mawar tersebesar di Karisidenan Kediri, namun belum bisa dikembangkan dikarenakan minimnya pengetahuan petani tetang budidaya mawar yang dipadukan dengan teknologi, sehingga tim pengabdian melakukan inovasi dengan menggabungkan beberapa kajian penelitian dengan memanfaatkan teknologi di dalamnya. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan hasil panen tanaman mawar dengan menggunakan budidaya mawar hasil dari inovasi tim pengabdian masyarakat. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini tim menggunakan tujuh tahapan metode dalam penerapannya, yaitu survei lokasi pengabdian, brainstorming ide, penerapan hasil brainstorming ide, monitoring hasil penerapan lapangan, analisa hasil monitoring, sosialisasi hasil analisa kepada petani, memilih pionerr. Hasilnya telah ditemukenali permasalahan mengenai mengapa tingkat produktivitas tanaman mawar di Desa Ngliman semakin menurun dan penggunaan tekonologi dalam penerapan hasil kajian menjadikan katalisator pada proses budidaya tanaman mawar.
PERANCANGAN SISTEM PENYIRAMAN VERTICAL GARDEN BERBASIS INTERNET OF THINGS DAN SOSIALISASI INTERNET OF THINGS BAGI SISWA SMAN 1 DAYEUHKOLOT Santoso, Iman Hedi; Wibowo, Tody Ariefianto; Hanuranto, Ahmad Tri; Widyadhana, Muhammad Azaria; Rahmawan, Mahendra Adi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2067

Abstract

Pada era perkembangan teknologi yang semakin maju ini, teknologi IoT juga semakin berkembang. IoT ini merupakan teknologi yang sangat membantu pekerjaan manusia dalam berbagai aktifitasnya, salah satunya adalah dibidang perkebunan. Dengan adanya IoT, pekerjaan-pekerjaan seperti memantau kelembaban tanah dan melakukan penyiraman tanaman, yang merupakan faktor penting untuk pertumbuhan tanaman, dapat dikontrol dari jarak jauh. Oleh karena itu, SMAN 1 Dayeuhkolot, sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap kesehatan dan kenyamanan siswanya, ingin memanfaatkan teknologi IoT sebagai sistem otomatisasi pada Vertical Garden yang sedang dikembangkan di institusi tersebut. Pengabdian masyarakat yang telah diselenggarakan di SMAN 1 Dayeuhkolot, bertujuan untuk membantu sistem penghijauan di sekolah dalam bentuk implementasi Vertical Garden. Dalam realisasinya, Vertical Garden diletakkan pada salah satu lahan di sekolah yang akan digunakan sebagai ruang baca siswa. Pengabdian masyarakat diselenggarakan dengan cara menyerahkan produk Vertical Garden yang dilanjutkan dengan sesi presentasi yang menjelaskan tutorial penggunaan alat dan sosialisasi IoT sebagai basic technology. Pada sesi demo alat dalam pengabdian masyarakat, Vertical Garden tersebut dapat bekerja dengan baik, sensor YL-100 yang digunakan dapat memantau kondisi air pada tanah, mengotomatisasi sistem penyiraman air, dan men-trigger pengiriman data menuju platform Blynk. Melalui aplikasi Blynk ini, pihak sekolah dapat memantau sistem Vertical Garden secara remote.