cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
INSTALASI SISTEM MONITORING PLTS MENGGUNAKAN WEB DI PONDOK PESANTREN SUMUR BANDUNG KABUPATEN BANDUNG Sugiana, Ahmad; Ramdhani, Mohamad; Rahmat, Basuki
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2034

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), kini menjadi solusi strategis untuk mendukung keberlanjutan energi di berbagai daerah. Namun, efisiensi dan efektivitas pengoperasian PLTS sering menjadi isu utama, terutama di area masyarakat yang kurang informasi. Pemanfaatan secara maksimal energi surya perlu peran aktif dari masyarakat yang menggunakannya. Peran aktif masyarakat pengguna energi surya tersebut diantaranya adalah memberikan informasi mengenai besarnya potensi yang diperoleh menjadi energi listrik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupaya membuat alat kontrol pemakaian energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke beban dengan menggunakan website, dimana monitoring kontrol pemakaian dan ketersediaan energi dirancang secara real-time. Sistem dirancang dengan Arduino sebagai kontrol utama yang hasilnya dapat menampilkan tegangan, arus, pemakaian, dan ketersediaan energi dapat ditampilkan di website. Hasil yang diperoleh setelah instalasi sistem pemasangan PLTS tersebut diharapkan pemakaian energi terbarukan khususnya pada beban dapat dimonitor dan digunakan secara efisien sehingga pemakaian energi pada beban dapat digunakan sesuai kebutuhan pengguna.
Pembelajaran Kosakata dengan Strategi VCR (Vocabulary in Contexts and Repetitions) Indriani, Siane; Suteja, Hanna; Listiani, Tanti; Seleky, Jacob Stevy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2038

Abstract

Learning English is not merely learning new vocabularies with their meanings in the first language, especially since English is still a foreign language for most of Indonesian students. So, teaching new vocabularies in English do not guarantee proficiency in using English effectively. Therefore, teachers need to think of ways on how to create learning fun and interesting for the students to learn English. Through VCR strategy, teachers involve students to repetitively use the vocabularies learned in different contexts. Teachers need to prepare learning materials and activities that might engage students to use vocabulary in dialogues, songs and movements, stories, and games. Through class observations, interviews, and teaching journals had by 20 English teacher candidates who taught elementary students in a private course in Tangerang, it was found that teaching English vocabulary only was not enough to make students interested in English learning. Unless those vocabularies were taught in real situations as what the students also usually faced in their daily lives, those words will be stored in a short term. The more the students repeated the new words they learned, the more ‘real’ those words in their lives. Teaching vocabularies through contexts that are relevant to the students and repetitions will help Indonesian students learn English easier and more effectively.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR UTARA KABUPATEN TANGERANG MELALUI EKO WISATA MANGROVE Audah, Kholis Abdurachim; Permana, Tabligh; Bhatara, Aditya; Anisa, Amalda Siti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2039

Abstract

Kawasan eko wisata banyak dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah daerah Eko Wisata Ketapang yang terletak di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten. Eko wisata yang dikembangkan di daerah ini berbasis tanaman mangrove yang banyak tersebar di pesisir utara Kabupaten Tangerang. Dalam upaya meningkatkan peran dan fungsi eko wisata tersebut dan dalam kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat, maka peran serta kalangan akademik sangat diperlukan. Untuk tujuan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Swiss German berperan dalam membantu edukasi tanaman mangrove kepada masyarakat pengunjung taman Eko Wisata Ketapang melalui beberapa metode diantaranya adalah pembuatan brosur atau poster yang bisa ditampilkan di area wisata. Melalui media ini, pengunjung termasuk siswa sekolah dapat mempelajari mangrove lebih jauh dengan segala peran pentingnya baik untuk lingkungan, sumber pangan bahkan obat-obatan. Kegiatan lain yang dilakukan adalah berupa “knowledge sharing” kepada pengelola kawasan Eko Wisata dan aktivis mangrove setempat mengenai pentingnya penanaman kembali kawasan mangrove dengan spesies mangrove yang memiliki nilai ekonomis dan dapat tumbuh dengan baik di wilayah Pesisir Utara Kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini diharapkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya mangrove yang bukan hanya berfungsi dalam pelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi dan kesehatan yang sangat besar.
PENYULUHAN PEMBERDAYAAN MASYAKAT UNTUK MEMPERKUAT EKONOMI KELUARGA DI KAMPUNG MUALAF BADUY Prasetya, Prita; Widyanty, Winda
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2042

Abstract

Warga Suku Baduy mayoritas mengandalkan ekonomi dari hasil pertanian, namun saat juga mulai berkembang pada kegiatan pariwisata. Oleh karena itu peluang untuk mendapatkan tambahan pengasilan ini dapat menunjang perkenomian keluarga. Situasi ekonomi setelah pandemi tentunya memberikan dampak yang besar bagi ekonomi keluarga, terutama para pelaku usaha yang dituntut untuk secara produktif tetap memperoleh penghasilan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Kampung Mualaf Baduy, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat serta motivasi berwirausaha demi peningkatan ekonomi keluarga. Konsep pemberdayaan keluarga merupakan tindakan melibatkan dan mengangkat potensi keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan. Dengan kegiatan penyuluhan ini bisa membantu dalam proses mendorong keluarga untuk berperan aktif dalam berpartisipasi pada kegiatan ekonomi. Akses pada berbagai sumber daya yang dibutuhkan juga semakin terbuka untuk meningkatkan kualitas usaha.
PPM PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA OLEH PEDAGANG E-PEKEN KECAMATAN TEGALSARI SURABAYA Kusuma, Pramandyah Fitah; Anggraini, Desy Ismah; Rodhiyah, Rodhiyah; SE, Ak,MM, Pujianto,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2043

Abstract

Tujuan program ini adalah agar para UMKM yang tergabung dalam EPeken dapat meningkatkan perekonomiannya melalui peningkatan pendapatan, khususnya pedagang UMKM ePeken yang ada dalam lingkup wilayah kecamatan Tegalsari Surabaya. Mitra dalam program ini adalah para pedagang ePeken yang tergabung dalam Koperasi Tegalsari Bisa Jaya yang berlokasi di kantor Kecamatan Tegalsari Surabaya jalan Tanggulangin no 12. Permasalahan para anggota mitra adalah selama ini mereka tidak dapat mengetahui secara pasti apakah mereka mendapatkan keuntungan ataupun tidak, karena mereka tidak memahami bagaimana cara membuat laporan keuangan secara sederhana yang bisa mereka operasikan lewat HP. Ketidakmampuan mereka dalam menyusun laporan keuangan secara sederhana membuat mereka sulit mengetahui secara rinci bagaimana kinerja keuangan mereka dan posisi keuangan yang pasti. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mereka sulit utk dapat menentukan langkah strategis dalam pengembangan usaha mereka. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi dan pendampingan langsung kepada para pedagang yang terdaftar di ePeken kecamatan Tegalsari tentang bagaimana cara membuat laporan keuangan sederhana yang bisa mereka lakukan kapan saja lewat HP Smart. Pencatatan laporan keuangan sederhana merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk dapat mengetahui tentang kemajuan kinerja keuangan para pedagang ePeken. Sehingga dapat membantu para pedagang maupun pemerintah dalam merancang strategi maupun rencana selanjutnya yang lebih tepat sasaran guna mendongkrak perekonomian rakyat lewat peningkatan pendapatan mereka. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota mitra yaitu para pelaku pedagang ePeken terutama dalam hal pembuatan dan pencatatan laporan keuangan secara sederhanamelalui aplikasi yang dapat dijalankan lewat HP smart.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI GELOMBANG MIKRO UNTUK PENGEMPUKAN SATE TUNA DI POKLAHSAR MINA JAYA MANDIRI, PANTAI KONDANG MERAK, MALANG Hardoko, Hardoko; M. Arifin, Zainul; Sutan Haji, Tunggul; Tambunan, Jeny Ernawati; Djamaludin, Heder
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2045

Abstract

Poklasar Mina Jaya Mandiri merupakan salah satu asosiasi UMKM pengolah ikan laut yang berfokus dalam membuat dan menjual produk sate tuna di daerah wisata Pantai Kondang Merak. Permasalahan yang dihadapai produk unggulan sate tuna diantaranya adalah produk sate tuna yang dihasilkan berukuran cukup besar dan bertekstur keras dan pihak UMKM belum mempunyai inovasi teknologi pengempukan sate tuna, minimnya inovasi teknologi diversifikasi produk sate tuna sehingga produk yang dihasilkan monoton. Berdasarkan permasalahan permasalahan yang dihadapi oleh mitra, maka tim PKM bermaksud melakukan kegiatan yang bertujuan untuk membantu memberikan solusi permasalahan dalam bentuk kegiatan penerapan ipteks melalui pelatihan penerapan ipteks, pendampingan, dan bantuan sarana produksi. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode PALS (Participatory Action Learning Syatem) dengan cara pelatihan langsung yang dilakukan secara bertahap melalui teknologi pengempukan sate tuna dengan elektromagnetik gelombang mikro, diversifikasi jenis sate tuna dan teknologi refrigerasi mekanis untuk penyimpanan bahan dan produk, memberikan pendambingan dan membantu mitra UMKM dalam mengembangkan produk kreasi atau diversifikasi sate tuna. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan teknologi gelombang mikro di Poklasar Mina Jaya Mandiri dapat lebih mengempukan sate tuna dan mempecepat proses pembuatan sate. Secara organoleptik sate tuna gelombang mikro (microwave) lebih disukai daripada sate tuna bakar, kelezatan sate gelombang mikro sama dengan sate tuna bakar, dan sate tuna gelombang mikro lebih menarik daripada sate bakar.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mendorong Pendapatan Jasa Layanan Pijat Tunanetra Abdillah, Khubbi; Maulana, Alfin; Aminatuzzuhro, Aminatuzzuhro
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2047

Abstract

Mitra dalam pengabdian ini adalah pelayanan jasa pijat tunanetra yang dimiliki oleh Pak Imam Safi’i di wilayah kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Masalah yang dialami oleh mitra yaitu: Bidang Produksi: Keterbatasan alat penunjang kesehatan, belum ada alat pijat, bahan pemijatan dan fasilitas penunjang belum memenuhi standar; Permasalahan Pemasaran: Pendapatan jasa tidak stabil karena belum memaksimalkan media online, belum ada brand; Permasalahan Keuangan: Belum ada catatan pembukuan sederhana. Tujuan dari tim PKM disini adalah memberikan pendampingan kepada pelaku usaha pijat tunanetra dengan memberikan pengetahuan tentang meningkatan standar pelayanan usaha jasa sesuai Permenparekraf, pendampingan pencatatan pembukuan sederhana, melakukan promosi agar pelanggan bertambah dan pendapatan mitra meningkat. Metode yang digunakan dengan memberikan edukasi bagaimana mengelola usaha jasa pijat tunanetra dengan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, memberikan edukasi tentang pemasaran dan pembukuan sederhana. Hasil kegiatan dalam pengabdian ini jumlah pasien mitra mengalami peningkatan rata-rata sebanyak 10 orang dalam sebulan. Dampak program PKM-CSR ini diharapkan ke depannya mengalami peningkatan penghasilan sebesar 30% sehingga kesejahteraan mitra menjadi meningkat.
ENGLISH LEARNING PROGRAM FOR CHILDREN IN ORPHANAGE, MUARA ANGKE, NORTH JAKARTA Recard, Michael Recard; Ani, Yubali; Cendana, Wiputra; Agustin, Atalya; Indriani, Siane; Sativa, Riza
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2048

Abstract

To provide quality and equitable education (SDG4), starting from one small area in Jakarta, a community service English Program was held by the Sunda Kelapa Sector Police, North Jakarta and UPH lecturers to teach English to elementary school children at the Orphanage in Muara Angke, Tanjung Priok, North Jakarta. This program was assisted by tutors from students of the Faculty of Education, Pelita Harapan University, while the lecturers supervise the planning and teaching process. This activity aims to train children's communication skills using English. As an international language, English is chosen to be taught to children. Holistic and collaborative technological innovation is used to understand the social and cultural context. Storytelling, conversation, coloring, naming, pronunciation, roleplay, and gamification are used in the learning method. The results of the service show reading and writing skills, increased learning motivation, introduction to material that still needs to be improved, training tutors' teaching skills in guiding and knowing the material properly, and teaching equipment that needs to be improved. In addition, from the learning experience they had, they could learn and play at the same time, feel more confident, and be more active as they increase their sense of competition to achieve the learning goals.
PENDAMPINGAN KELOMPOK DASAWISMA DALAM MEMENUHI KECUKUPAN GIZI MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DI LAHAN PEKARANGAN Rosmini, Rosmini; Lasmini, Sri Anjar; Hasriyanty, Hasriyanty; Lakani, Irwan; Edy, Nur; Idham, Idham
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2052

Abstract

Dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat banyak menghadapi kendala terutama karena akibat perubahan kondisi lingkungan, seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan semakin banyaknya kasus serangan hama dan penyakit tanaman yang menyebabkan terjadinya penurunan hasil panen. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman. Program pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat sasaran dalam dalam hal: (1) peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal, terutama pengelolaan lahan pekarangan secara intensif untuk budidaya tanaman sayuran; (2) Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan penanaman secara mandiri minimal untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri; (3) Membangkitkan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi sayuran yang banyak manfaatnya karena mengandung vitamin (4) mengembangkan kegiatan ekonomi produktif keluarga untuk meningkatkan pendapatan keluarga masyarakat. Metode yang diterapkan meliputi: (a) penyuluhan tentang pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan secara intensif melalui pengembangan sayuran (b) pelatihan partisipatif untuk peningkatan keterampilan dalam melakukan indentifikasi potensi, permasalahan dan peluang pengembangan usaha (c) pelatihan teknik pengembangan lahan pekarangan berbasis produk sayuran organik serta (d) pendampingan pengelolaan lahan pekarangan secara intensif dengan melibatkan sumber daya keluarga bersama kelompok masyarakat sasaran secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat meningkat pengetahuan dan ketrampilannya setelah mengikuti program ini yang ditandai dengan adanya usaha budidaya sayuran di lahan pekarangan masing-masing, khususnya bagi anggota kelompok dasawisma yang menjadi mitra kegiatan pengabdian.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN PRODUKSI BAWANG MERAH MELALUI PENERAPAN GOOD AGRICULTURE PRACTICE Sulaeman, Sulaeman; Nasir, Burhanuddin; Lasmini, Sri Anjar; Monde, Anthon; Yunus, Mohammad
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2053

Abstract

Bawang merah termasuk salah satu komoditi unggulan daerah Sulawesi Tengah. Pengembangan bawang merah oleh petani masih dilakukan secara konvesional dengan penggunaan pupuk anorganik dan pestisida kimia yang tidak sesuai dengan rekomendasi. Untuk mengurangi pemakaian pupuk anorganik dan pestisida kimia sintetik dapat dilakukan dengan penerapan good agriculture practice (GAP). Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani mitra dalam menerapkan teknik budidaya bawang merah sesuai standar GAP adalah kurangnya pengetahuan dan ketrampilan petani dalam menyiapkan sarana produksi berbasis organik yang diperlukan dalam budidaya bawang merah yang sesuai dengan GAP. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat dalam menerapkan sistem pertanian yang baik (good agriculture practice, GAP) untuk meningkatkan produktivitas bawang merah sebagai salah satu komoditi unggulan daerah Sulawesi Tengah. Metode yang diterapkan adalah pelatihan (training), demonstrasi demplot percobaan, dan pembinaan terhadap kelompok tani mitra yang dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta terutama dalam penyiapan sarana produksi khususnya pupuk organik dan pestisida nabati dan dapat menerapkan teknik budidaya bawang merah sesuai standar GAP yang dimulai dari penyiapan lahan sampai dengan cara budidaya yang baik dan benar sesuai dengan prosedur standar operasional budidaya bawang merah.