cover
Contact Name
Sulkifly
Contact Email
sjem@ung.ac.id
Phone
+6282348062491
Journal Mail Official
sjem@ung.ac.id
Editorial Address
Street of Jenderal Sudirman No.6, Kota Tengah, Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Student Journal of Educational Management
ISSN : -     EISSN : 28099184     DOI : -
Core Subject : Education,
The aims of this Stdent Journal of Educational Management is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: curriculum management and learning, student management, management of educational infrastructure, Education HR management (educators and education personnel), Financial management / education funding, management of school and community relations, educational culture and climate, educational leadership, class management, character building, educational innovation.
Articles 110 Documents
Tata Kelola in Service Training Guru Nista Piyohu; Arwildayanto Arwildayanto; Fachrudin Akadji
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.2268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan in service training guru di SDN Se-Kecamatan Bonepantai Kabupaten Bone Bolango pada dimensi: (1) analisis kebutuhan; (2) peserta; (3) materi; (4) metode; dan (5) evaluasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian berjumlah 44 orang guru yang tersebar di SDN Se-Kecamatan Bonepantai. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, survei, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara digunakan sebagai teknik triangulasi untuk memperdalam temuan angket. Teknik analisis data menggunakan formula persentase dengan kriteria kategori interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) analisis kebutuhan in service training berada pada kategori baik (80,35%); (2) peserta in service training berada pada kategori cukup baik (78,79%); (3) materi in service training berada pada kategori cukup baik (76,17%); (4) metode in service training berada pada kategori cukup baik (78,07%); dan (5) evaluasi in service training berada pada kategori cukup baik (76,14%). Disarankan agar sekolah mengoptimalkan sarana prasarana, kepala sekolah mengembangkan program pelatihan yang lebih variatif, dan guru berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Erlitha Dwi Astuti Gobel; Arwildayanto Arwildayanto; Zulystiawati Zulystiawati
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.2730

Abstract

Manajemen Pembelajaran Di Sekolah Luar Biasa Negeri Novia Fadila Buheli; Novianty Djafri; Warni Tune Sumar
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.4360

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi pembelajaran di Sekolah Luar Biasa Negeri Bone Bolango. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran didasari asesmen awal melalui observasi, wawancara orang tua, dan telaah dokumen medis sebagai dasar penyusunan RPI dan modul ajar yang disesuaikan dengan jenis ketunaan, kemampuan kognitif, dan minat siswa. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan metode fleksibel dan kontekstual, dengan guru SDLB menggunakan media konkret dan pendekatan bermain, guru SMPLB mengkombinasikan diskusi dan praktik langsung, serta guru SMALB menekankan vokasional dan keterampilan hidup aplikatif. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui observasi, tugas sederhana, video, dan catatan harian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran di SLBN Bone Bolango telah berjalan secara terstruktur dan individual dengan menekankan keberpihakan pada siswa.
Sistem Informasi Manajemen Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan Priska Paputungan; Arifin Arifin; Sulkifly Sulkifly
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.4375

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN Insan Cendekia Gorontalo ditinjau dari lima aspek SERVQUAL: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif eksplanatori dengan 100 siswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kelima aspek berada pada kategori puas dengan rata-rata persentase: tangible 85,77%, reliability 85,03%, responsiveness 84,73% (terendah), assurance 86,37% (tertinggi), dan empathy 85,30%. Temuan ini mengindikasikan bahwa SIM di MAN IC Gorontalo telah berjalan efektif dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan. Namun, masih terdapat kelemahan pada aspek responsiveness dan reliability, terutama terkait pembaruan informasi berkala dan ketepatan waktu penyelesaian layanan yang perlu menjadi prioritas perbaikan madrasah.
Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam Peningkatan Kemandirian Pengelolaan Sekolah Dita Gustiana Gani; Ansar Ansar; Arifin Suking; Darmawan Thalib
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.4612

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam meningkatkan kemandirian pengelolaan sekolah pada aspek pembiayaan, pengembangan kurikulum, dan pengambilan keputusan di SMP Negeri 1 Suwawa. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Otonomi pembiayaan dilakukan melalui pemanfaatan kantin, alumni, orang tua, dan kerja sama swasta, namun kemandirian masih parsial karena ketergantungan pada dana pemerintah; (2) Otonomi kurikulum diwujudkan melalui kurikulum berbasis asesmen, minat, dan bakat siswa, integrasi kompetensi abad 21 dan budaya lokal, serta penerapan deep learning berbantuan teknologi secara partisipatif; (3) Otonomi pengambilan keputusan dilakukan secara kolektif dan transparan melalui musyawarah, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga implementasi keputusan dalam RKAS dan program sekolah. Temuan ini memperkuat konsep MBS bahwa kemandirian sekolah tidak hanya ditentukan oleh aspek finansial, melainkan juga partisipasi dan kepemimpinan kolektif. Sekolah perlu mengoptimalkan sumber daya internal, memperkuat jejaring, dan meningkatkan kapasitas guru dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung keberlanjutan kemandirian pengelolaan sekolah.
Supervisi Akademik Kepala Sekolah: Antara Perencanaan dan Realitas di Lapangan Fatriya Amran; Besse Marhawati; Intan Abdul Razak
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.2319

Abstract

Pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bone Raya belum optimal, ditunjukkan oleh kepala sekolah yang belum mampu Menyusun instrumen dan teknik supervisi secara sistematis, pelaksanaan supervisi terhadap proses mengajar yang belum efektif, serta tindak lanjut yang lemah dalam pemberian penguatan dan penghargaan kepada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut supervisi akademik kepala sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh 29 guru SMK Negeri 1 Bone Raya. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan analisis deskriptif persentase. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan supervisi akademik berada pada kategori cukup efektif (77%), pelaksanaan pada kategori kurang efektif (65%), evlaluasi pada kategori cukup efektif (80%), dan tindak lanjut pada kategori cukup efektif (76%). Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi teknis di kelas serta penguatan mekanisme tindak lanjut yang sistematis dan berkelanjutan.
Implementasi Pendidikan Kewirausahaan dalam Membentuk Jiwa Wirausaha Siswa Sekolah Menengah Inda Yunita Adam; Sitti Roskina Mas; Sulkifly Sulkifly
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.3274

Abstract

Pendidikan kewirausahaan di SMK Negeri 2 Gorontalo diterapkan untuk membentuk jiwa wirausaha siswa, namun masih ditemukan siswa dengan jiwa wirausaha yang rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan kewirausahaan dalam membentuk percaya diri, kreativitas, kerja sama, kemandirian, dan kepemimpinan siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi 96 siswa dan sampel 79 responden (rumus Taro Yamane). Pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan persentase percaya diri 85,0% (tinggi), kreativitas 87,2% (tinggi), kerja sama 88,9% (tinggi), kemandirian 86,1% (tinggi), dan kepemimpinan 85,3% (tinggi), dengan rata-rata keseluruhan 86,5% (kriteria tinggi). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan di SMK Negeri 2 Gorontalo efektif membentuk jiwa wirausaha siswa. Disarankan bagi kepala sekolah, guru, dan siswa untuk terus mengembangkan program dan potensi kewirausahaan.
Mengukur Kompetensi Entrepreneurship Mahasiswa: Sebuah Pendekatan Kuantitatif Rahmawati Lamasay; Abd Kadim Masaong; Nina Lamatenggo
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.3277

Abstract

Kompetensi enterpreneurship mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo belum optimal, ditunjukkan oleh sedikitnya mahasiswa yang memulai usaha setelah mengikuti mata kuliah kewirausahaan, serta adanya kesenjangan antara niat dan tindakan. Hal ini diduga berkaitan dengan pendidikan, niat, motivasi, dan sikap kewirausahaan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keempat aspek kompetensi enterpreneurship tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif. Sampel sebanyak 96 mahasiswa diambil secara total sampling dari populasi Angkatan 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan mahasiswa berada pada kategori baik (80%), niat kewirausahaan pada kategori sangat baik (86,5%), motivasi kewirausahaan pada kategori sangat baik (81,25%), serta sikap kewirausahaan pada kategori sangat baik (86,14%). Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan praktik kewirausahaan langsung di lapangan, pemberian akses permodalan, serta keterlibatan mahasiswa dalam seminar dan ekspo kewirausahaan untuk mendukung kompetensi enterpreneurship mahasiswa yang lebih optimal.
Hubungan Ketersediaan Fasilitas Teknologi Informasi Komunikasi dan Literasi Digital dengan Kreativitas Mengajar Guru Muhammad Alfath Paputungan; Arwildayanto Arwildayanto; Intan Abdul Razak
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.3334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan (1) ketersediaan fasilitas teknologi informasi komunikasi(TIK) dengan kreativitas mengajar guru, (2) literasi digital dengan kreativitas mengajar guru, dan (3) ketersediaan fasilitas TIK dan literasi digital dengan kreativitas mengajar guru di SMK Se-Kota Gorontalo. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 357 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan sampel berjumlah 188 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara ketersediaan fasilitas TIK dengan kreativitas mengajar guru di SMK Negeri Se-Kota Gorontalo, (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara literasi digital dengan kreativitas mengajar guru di SMK Negeri Se-Kota Gorontalo, serta (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara ketersediaan fasilitas teknologi informasi komunikasi dan literasi digital dengan kreativitas mengajar guru di SMK Negeri Se-Kota Gorontalo. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kreativitas mengajar guru dapat dilakukan melalui penguatan literasi digital, sedangkan ketersediaan fasilitas TIK perlu didukung oleh pelatihan pemanfaatan agar tidak menjadi faktor yang lemah pengaruhnya.
Kemitraan Sekolah dan Masyarakat dalam Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Sri Afrianisa Lasumbu; Nina Lamatenggo; Nur Luthfi Ardhian
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.4584

Abstract

Kemitraan sekolah dan masyarakat berperan penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, strategi, dan dampak kemitraan sekolah dan masyarakat dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Bolaang Mongondow Utara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru pembina ekstrakurikuler, orang tua siswa, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk kemitraan terwujud melalui partisipasi masyarakat dalam perencanaan, penyediaan fasilitas, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan; (2) strategi kemitraan dilakukan melalui pendekatan top down, bottom up, dan partisipatif yang saling melengkapi, dengan forum komunikasi formal dan nonformal sebagai sarana keberlanjutan; (3) dampak kemitraan dirasakan pada keberlangsungan kegiatan, peningkatan motivasi, keterampilan sosial, prestasi siswa, serta meningkatnya rasa memiliki, kebanggaan, ikatan sosial, dan citra sekolah di masyarakat.

Page 11 of 11 | Total Record : 110