cover
Contact Name
Encil Puspitoningrum
Contact Email
jurnal.wacana@unpkdr.ac.id
Phone
+628563402402
Journal Mail Official
jurnal.wacana@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Dahlan 76 KEDIRI, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran
ISSN : 20852053     EISSN : 27221490     DOI : https://doi.org/10.29407/jbsp
Core Subject : Education,
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran diterbitkan pada bulan April dan Oktober oleh Universitas Nusantara PGRI Kediri. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian bahasa, seni, dan pengajarannya, yang belum dimuat dalam media cetak dan elektronik lain. Fokus dan scope meliputi : 1. Linguistik Bahasa Indonesia 2. Seni dan Sastra Indonesia 3. Seni dan Sastra Daerah 4. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 5. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah
Articles 147 Documents
Pembelajaran Sastra Bersumber dari Tradisi Lisan Gawai Dayak Kalimantan Barat : Literary Learning Sources from Oral Tradition West Kalimantan Dayak Gawai Widiyarto, Sigit
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v7i2.21625

Abstract

Sastra merupakan hasil karya budi manusia yang mempunyai nilai dan manfaat bagi manusia. Karya sastra dapat digunakan dalam perspektif pendidikan. Hal itu dilakukan karna sebagian sastra mengandung banyak nilai-nilai pendidikan. Sastra daerah seperti sastra Dayak Kantuk, masih memerlukan ekplorasi lebih lanjut, agar sastra dapat terpelihar baik, dan dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran siswa. Salah satu materi yang dapat digunakan dalam pemebelajaran sastra adalah mantra( sastra lama). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sastra lama Suku Dayak Kantuk dan pemanfaatannya dalam pembelajaran siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Sebanyak 20 responden diwawancarai untuk mengetahui makna mantra Gawai Dayak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra mengandung makna mantra pada upacara Gawai Dayak mengartikan bahwa suku Dayak Kantuk, mempunyai sifat religius, dan menjaga keseimbangan alam semesta. Kesyukuran pemberian panen padi diwujudkan dalam upacara tradisi. Hasil dari kajian dan penelitian dapat digunakan menjadi bahan ajar sastra lama pada siswa SMA.
Pengaruh Metode Edutainment Terhadap Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas V SDN 104205 Tembung: The Effect Of Edutainment Method On The Writing Skills Of Procedure Text Of Grade V Students Of SDN 104205 Tembung Batu Bara, Liza Handayani; Putri, Amalya; Luthfiyah, Annisa; Rambe, Nursamsia; Audina, Fitra
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v7i2.21659

Abstract

Pemahaman dalam menulis teks prosedur yang kurang menyebabkan proses pembelajaran masih terkesan menjenuhkan karena suasana kelas yang kurang sedangkan menulis teks prosedur memerlukan metode pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pengaplikasian metode eduitainment dapat menjadi salah satu solusi. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang efektivitas metode edutainment dalam meningkatkan proses pembelajaran siswa kelas V SD Negeri 104205 Tembung pada keterampilan menulis teks prosedur. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode kuantitatif jenis penelitian eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen atau disebut sebagai eksperimen yang tidak sebenarnya (semu). Sedangkan desainnya menggunakan one group pre-test – post-test. Temuan dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa metode eduitainment memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap keterampilan menulis siswa dalam teks prosedur. Hal tersebut tampak dari hasil uji beda antara nilai rata-rata pretest sebesar 74,3 dengan nilai rata-rata posttest sebesar 86,1.
Prinsip Ironi dan Prinsip Kelakar dalam Film Imperfect: Karier, Cinta, & Timbangan: The Principle of Irony and The Principle of Levity in The Movie Imperfect: Career, Love, & The Scales Heriansyah, Nazwa Putri; Salsabila, Kirana Dewi; Firmansyah, Dodi
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i1.21691

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi verbal bagi manusia, dapat berbentuk lisan dan tulisan. Dalam bahasa lisan terdapat prinsip-prinsip tindak tutur yang erat kaitannya dengan komunikasi sehari-hari. Dalam komunikasi, kesantunan menjadi hal yang harus diperhatikan. Dengan memerhatikan kesantunan dan kesopanan, keharmonisan hubungan antara penutur dan mitra tutur akan terjaga. Akan tetapi, dalam komunikasi ada kalanya harus melanggar prinsip kesopanan tersebut. Beberapa prinsip yang bertentangan dengan prinsip sopan santun ialah prinsip ironi dan prinsip kelakar. Dalam penelitian ini, dianalisis sebuah film berjudul Imperfect: Karier, Cinta, & Timbangan karya Ernest Prakasa untuk mengetahui bagaimana bentuk prinsip ironi dan prinsip kelakar yang terdapat dalam film tersebut. Berdasarkan pembahasan dan data yang telah dianalisis, diketahui terdapat 9 prinsip ironi yang di dalamnya berisi sindiran dan terdapat 6 prinsip kelakar yang dilontarkan oleh tokoh-tokoh dalam film yang di dalamnya mencakup lelucon, gurauan, candaan, dan ejekan.
Sebuah Pelestarian Kesenian Reog di Desa Desen Brangkal Karanganom Klaten Sebagai Seni Pertunjukan: Preservation Reog Art in the Village of Desen Brangkal Karanganom Klaten as a Performing Art Astuti, Aprilia Dewi; Sabardila, Atiqa
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i1.21723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekskripsikan 1) Mendeksripsikan Peran dan Keterlibatan Mayarakat Pada Seni Pertunjukkan Reog di Desa Desen, Brangkal, Karanganom, Kab. Klaten, 2) Mendeksripsikan Proses Pelestarian Kesenian Reog Sebagai Kegiatan Pelestarian Kesenian di Desa Desen, Karanganom, Kabupaten Klaten, serta 3) Mendeksripsikan Alasan Masyarakat Memiih Kesenian Reog Sebagai Salah Satu Pelestarian Kesenian Sebagai Seni Pertunjukkan di Desa Desen, Karanganom, Kabupat-en Klaten. Pada penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deksriptif. Pada pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Wawancara ini dilakukan kepada Ketua kegiatan,Pelatih kegiatan, Masyarakat, serta Anggota yang terlibat dalam kegiatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam masyarakat Desa Desen Brangkal Karanganom Klaten, pelestarian kesenian reog tercemin melalui Tindakan pewarisan, perlindungan, serta pemeliharaan kesenian reog agar tetap terjaga melalui, 1) Masyarakat Desa Desen khususnya para orang tua memperkenalkan serta menumbuhkan rasa kecintaan terhadap kesenian tradisional khususnya kesenian reog mulai dari anak usia dini hingga anak remaja, 2) Dalam proses pelestariannya menggunakan media video dan menggunakan langsung perlengkapan kesenian reog dalam latihannya, 3) Alasan mengapa Masyarakat Desa Desen memilih kesenian reog sebagai salah satu pelestarian kesenian tradisional yaitu karena Masyarakat Desa Desen ingin menghargai warisan dari nenek moyang, dan juga mempertahankan nilai-nilai yang ada pada kesenian reog tersebut, dan salah satu bentuk rasa kecintaan terhadap budaya kesenian tradisional.
Analisis Wacana Kritis dalam Film Budi Pekerti: Critical Discourse Analysis in Budi Pekerti Film Listiyapinto, Ravi Zamzam; Mulyana
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i1.21749

Abstract

Penelitian berjudul Analisis Wacana Kritis dalam Film Budi Pekerti ini bertujuan untuk memaparkan penjelasan mengenai cara kerja analisis wacana kritis dalam mengkaji suatu objek yang dalam penelitian ini berupa film. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis dengan perspektif model dari Teun A. Van Dijk. Penelitian ini termasuk dalam penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Analisis wacana kritis model Van Dijk terbagi menjadi tiga struktur yaitu struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Dalam film Budi Pekerti, struktur makro yang dapat diambil terkait problematika media sosial secara garis besar. Kemudian superstruktur atau skematik dari film ini berupa alur yang mengemas konflik film tersusun dengan rapi. Sedangkan struktur mikro pada film ini yaitu meliput dua sisi media sosial bekerja, yaitu dari sisi pemain atau pelaku dalam suatu konten dengan sisi penikmat atau penonton konten. Setelah dilakukan proses analisis wacana kritis, dapat digunakan pula sebagai langkah untuk menemukan pesan yang terkandung dalam film Budi Pekerti.
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes: The Influence of Eudoria’s Liberal Feminism Concepts Toward Enola in Enola Holmes Movies Janice, Ellora Katharina; Mulatsih, Maria Vincentia Eka
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i1.22245

Abstract

Banyak kajian sastra feminis yang menempatkan tokoh utama sebagai pusat pembahasannya. Namun beberapa penelitian mengabaikan peran karakter minor. Faktanya, tokoh utama tidak bisa berdiri sendiri tanpa tokoh minor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tokoh minor bernama Eudoria Holmes mempengaruhi putrinya, Enola Holmes untuk mewujudkan prinsip dan nilai feminisme liberal berdasarkan teori Marilley dalam film Enola Holmes (2020) dan Enola Holmes 2 (2022). Para peneliti menggunakan konsep feminisme untuk mengidentifikasi bagaimana feminisme liberal ditampilkan dalam film. Data pendukung diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, artikel, dan jurnal terkait diskriminasi gender, stereotip terhadap perempuan, dan feminisme. Dalam pengumpulan data digunakan teknik analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan feminis. Para peneliti menemukan ada tiga jenis feminisme liberal. Yang pertama adalah feminisme persamaan hak; Eudoria mempengaruhi Enola untuk memiliki sekelompok orang yang berbicara satu suara agar dapat didengar. Yang kedua adalah feminisme ketakutan; Eudoria yang pertama kali mengalami ketakutan dan ketidakamanan di masyarakat membuat Enola terjerumus ke dalam situasi tidak aman dan tidak nyaman karena tidak mengikuti standar masyarakat. Yang terakhir adalah feminisme pengembangan pribadi; Eudoria mengajak Enola berpikir kritis dari berbagai sudut pandang. Singkatnya, kajian ini memperkaya pembahasan feminisme melalui kacamata karakter minor yang jarang dieksplorasi.
Regenerasi Tari Jepin Tembung Panjang di Kota Pontianak: Regeneration of the Jepin Tembung Panjang Dance in Pontianak City Oktariani, Dwi
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i1.22306

Abstract

Tari Jepin Tembung Panjang berkembang di kota Pontianak pada masyarakat melayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebuah proses regenarasi yang terjadi pada Tari Jepin Tembung Panjang agar tetap terjaga kelestariannya. Mengingat bahwa maestro tarian ini yaitu bapak M. Yusuf Dahyani sudah memasuki usia tua dan merupakan satu-satunya seniman yang tersisa sehingga dikhawatirkan tarian ini terancam punah. Metode kualitatif dipilih dalam penelitian ini dengan hasil data yang dituangkan secara deskriptif menggunakan pendekatan etnografi dan sosiologi. Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data-data mengenai proses regenerasi tari Jepin Tembung Panjang. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses regenerasi tari Jepin Tembung Panjang dilakukan pada pelaku seni yang meneruskannya kepada masyarakat. Proses regenerasi tari Jepin Tembung Panjang terjadi secara tradisional dan modern. Proses regenerasi tradisional melalui ikatan keluarga, orang terdekat dan lingkungan masyarakat. Proses regenerasi secara modern terjadi melalui pemanfaatan kecanggihan media sosial, pelatihan secara virtual atau daring, serta pertunjukan berbentuk video yang dapat dinikmati secara berulang-ilang. Dengan demikian tari jepin tembung Panjang diupayakan kelestariannya dan diwariskan kepada generasi-generasi mendatang.
Pengalaman Komunikasi Dialogis Para Guru dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan: Teachers' Dialogic Communication Experiences in Improving the Quality of Educational’s Service Ismanto, Heri; Antony, Rian; Mulyatno, Carolus Borromeus
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i1.22323

Abstract

Komunikasi dialogis merupakan salah satu pilar penting pelaksanaan layanan pendidikan. Praktik komunikasi dialogis di sekolah perlu diapresiasi dan diorientasikan pada pengembangan layanan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengalaman para guru dalam melaksanakan komunikasi dialogis dalam melaksanakan layanan pendidikan yang berkualitas. Metode pengumpulan data menggunakan platform google form. Data-data terkait pengalaman para guru di salah satu sekolah swasta di kabupaten Semarang dalam melaksanakan komunikasi dialogis dianalisis dengan menggunakan kerangka teori Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para guru melaksanakan komunikasi dialogis dengan jujur, aktif, terbuka, dan saling menghargai demi terwujudnya iklim kehidupan bersama dan kerjasama yang kondusif. Para guru menyadari makna komunikasi dialogis untuk pengembangan diri, pelaksanaan tugas dan pengembangan lembaga. Masih sangat sedikit guru yang menghubungkan pengalaman komunikasi dialogis dengan pendampingan siswa dan pelaksanaan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Management sekolah perlu memfasilitasi pembiasaan komunikasi dialogis antar guru untuk mengembangkan panggilan guru dalam mendampingi setiap siswa.
Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah PK Surakarta Tahun 2023/2024: Implementation of Problem Based Learning to Improve the Writing Skills of Procedure Texts of Students in Grade VII of SMP Muhammadiyah PK Surakarta in 2023/2024 Nurrochmat, Dimas; Prabowo, Andi Haris; Aryanto
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i2.22451

Abstract

This classroom action research explored the efficacy of Problem Based Learning (PBL) in enhancing procedural text writing skills among 32 seventh-grade students at SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta. The study employed a cyclical approach, encompassing a Pre-Cycle and two subsequent Cycles, utilizing observation, tests, and documentation for data collection. Both qualitative and quantitative analyses were conducted to assess the impact of the PBL model. The findings revealed a substantial improvement in students' procedural text writing abilities. Qualitatively, the PBL implementation fostered increased engagement from both teachers and students, manifesting in heightened cooperation and enthusiasm during learning activities. Quantitatively, a progressive increase in student writing scores was observed. The average score rose from 72.5% in the Pre-Cycle to 77.81% in Cycle I, and further to 86.09% in Cycle II, indicating a total average score improvement of 13.59%. This data strongly suggests that the PBL model effectively promotes the development of procedural text writing skills, demonstrating its potential as a valuable pedagogical tool in the classroom.
Penerapan Metode Traffic Light Reflection untuk Melatih Kemampuan Refleksi Diri dan Keterampilan Menulis Peserta Didik Sekolah Dasar: Application of the Traffic Light Reflection Method to Train Skills Self-Reflection and Writing Skills of Elementary School Students Tri Lestari, Dewi; Tri Wahyuni, Yeni; Anggraini, Ade Eka; Dewi, Radeni Sukma Indra
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i2.22601

Abstract

Writing skills in elementary school are activities that encourage students to develop their academic and cognitive abilities. For this reason, it is necessary to apply a method that is able to provide a significant impact. For example, by applying the Traffic Light Reflection method. The aim of this research is to determine the phenomena that occur in research subjects holistically, namely by describing the conditions encountered when applying the Traffic Light Reflection method to train self-reflection abilities and writing skills. This study used descriptive qualitative method. The data source in this research is class IV students at SD Negeri 2 Kates, Kauman District, Tulungagung Regency. The research results show that the Traffic Light Reflection method can facilitate students to write reflections during learning and reflect on learning outcomes. The use of traffic light color analogies is easy for students to understand so that students do not find it difficult to fill in the reflection sheet. Applying this method, students can evaluate and assess themselves.