cover
Contact Name
muhammad amran
Contact Email
muh.amran@unm.ac.id
Phone
+6285299249197
Journal Mail Official
muh.amran@unm.ac.id
Editorial Address
Kampus UNM Tidung, Jalan Tamalate, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, 90223
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD)
ISSN : -     EISSN : 28077016     DOI : https://doi.org/10.26858/pjppsd
Core Subject : Education,
JURNAL INI MENERBITKAN HASIL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DASAR BAIK TERKAIT PEMBELAJARAN, MODEL PEMBELAJARAN, PENDEKATAN PEMBELAJARAN, STRATEGI PEMBELAJARAN, EVALUASI PEMBELAJARAN DAN METODE DALAM PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 370 Documents
PENGARUH METODE KNOW- WANT-LEARN (KWL) BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SDN 23 JEPPE’E KABUPATEN BONE Rukayah, Rukayah; Jauhar, Sitti; Niswa, Nurul
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Know–Want–Learn (KWL) berbantuan media visual terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 23 Jeppe’e Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen yang menggunakan desain One Group Pretest–Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 23 Jeppe’e Kabupaten Bone yang berjumlah 28 siswa, sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh.Data hasil penelitian diperoleh melalui instrumen tes kemampuan membaca pemahaman. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa pada pre-test sebesar 59,71, sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 78,71, yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa setelah penerapan metode pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji Paired Sample t-Test, diperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Know–Want–Learn (KWL) berbantuan media visual berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 23 Jeppe’e Kabupaten Bone.
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN JOYFUL LEARNING DI KELAS INKLUSI MIMA 02 JOMBANG Maharani, Dhea Syanti; Balqis, Rizqiyah Ratu
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82781

Abstract

Pendidikan inklusi menuntut strategi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), salah satunya melalui pendekatan joyful learning yang menekankan suasana belajar yang menyenangkan, aman, dan tidak menimbulkan tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menerapkan pembelajaran joyful learning di kelas inklusi MIMA 02 Jombang, respons siswa ABK terhadap pembelajaran tersebut, serta hambatan yang dihadapi guru dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan subjek penelitian Guru Pendamping Khusus (GPK) dan siswa ABK. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi joyful learning diterapkan melalui aktivitas sederhana seperti bernyanyi, ice breaking, tepuk ritmis, dan gerakan bermakna yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa ABK, dengan mengacu pada kurikulum nasional yang dimodifikasi dalam bentuk Program Pembelajaran Individual (PPI) sehingga pembelajaran tidak diseragamkan dan lebih menekankan pada proses perkembangan siswa. Respons siswa ABK terhadap pembelajaran menunjukkan variasi sesuai dengan jenis dan tingkat hambatan yang dialami, namun secara umum pembelajaran joyful learning mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Adapun hambatan yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan siswa, kebutuhan adaptasi bahasa dan materi pembelajaran, serta keterbatasan media pembelajaran yang mendukung pelaksanaan joyful learning secara optimal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SD INPRES 5/81 BAJOE KABUPATEN BONE Jauhar, Sitti; Satriani,DH, Satriani,DH; Harnensi, Harnensi
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83029

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui deskripsi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar dalam menerapkan model pembelajaran Kooperatif Scramble dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 5/81 Bajoe Kabupaten Bone. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IVA yang berjumlah sebanyak 18 siswa dan wali kelas IV. Tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Tekhnik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan proses pembelajaran yang optimal dari siklus I ke siklus II dilihat dari aktivitas guru dalam melaksanakan rancangan pembelajaran yang baik sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran Kooperatif Scramble. Aktivitas siswa dalam mengikuti proses pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dilihat dari hasil pengamatan selama berlangsungnya proses pembelajaran dengan menggunakan lembar observasi. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I terdapat 12 dari 18 siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata 74,4 dengan persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 67%(cukup), sedangkan hasil belajar siswa pada siklus II terdapat 16 dari 18 siswa mencapai nilai tuntas dengan nilai rata-rata 83,05 dengan persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 89% (baik). Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Koopeatif Tipe Scramble dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MAKET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA Anugrah, Dirga Maulia; Muliadi, Muliadi; Mujahidah, Mujahidah
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83064

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 6/80 Kawerang Kabupaten Bone. Berdasarkan hasil pra-penelitian, hanya 48% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 52% siswa belum tuntas. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, penggunaan model pembelajaran yang belum optimal, serta minimnya pemanfaatan media pembelajaran yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) berbantuan media maket serta meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif deskriptif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan siswa, tes hasil belajar, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui analisis kualitatif dan statistik deskriptif berupa rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PJBL berbantuan media maket mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, ditandai dengan meningkatnya keaktifan dan kerja sama siswa pada setiap siklus. Selain itu, hasil belajar IPAS siswa mengalami peningkatan secara signifikan dari kondisi awal hingga siklus II, di mana persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal mencapai ≥70% sesuai dengan indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media maket terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 6/80 Kawerang Kabupaten Bone.  
Pengaruh Metode Storytelling Berbasis Media Gambar Berseri terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Hafid, Abd; Shabir, Achmad; Khatima, Husnul
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.81278

Abstract

Kemampuan berbicara siswa di Sekolah Dasar masih relatif rendah, ditandai dengan kurangnya kepercayaan diri, kosakata yang terbatas, dan ketidakmampuan untuk menyampaikan ide secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Storytelling berbasis media gambar berseri terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Inpres 3/77 Data Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes lisan sebelum dan setelah penerapan metode Storytelling berbasis media gambar berseri, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan berbicara siswa meningkat dari 43,61 pada pretest menjadi 78,22 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara keterampilan berbicara siswa sebelum dan setelah perlakuan (p < 0,05). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode Storytelling berbasis media gambar berseri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa. Temuan ini memiliki dampak positif sebagai strategi pembelajaran alternatif yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di SD.
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV UPT SD NEGERI 4 PINRANG Hikmah, Nur; Pasinggi, Yonathan S; Lukman, Lukman
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83139

Abstract

Masalah dalam penelitian yaitu rendahnya proses dan hasil belajar siswa matematika tentang pecahan dengan menerapkan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Fokus pada penelitian adalah fokus pada proses dan hasil. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 4 Pinrang 2025/2026 dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV yang berjumlah 23 siswa terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Desain penelitian dilakukan 3 siklus, tiap tahapan siklus dilaksanakan dengan 1 kali pertemuan yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari pelaksanaan penelitian diperoleh data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa proses pembelajaran mencapai kategori cukup (C), sedangkan hasil belajar siswa terdapat di klasifikasi sangat kurang (SK). Hasil penelitian siklus II mengenai proses pembelajaran dikategorikan baik (B), sedangkan hasil belajar siswa berada pada kategori cukup (C). Siklus III menunjukkan hasil bahwa proses pembelajaran berada di klasifikasi baik (B) dan hasil belajar siswa mencapai kategori baik (B). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 5E bisa meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa tentang pecahan di kelas IV UPT SD Negeri 4 Pinrang.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN ETNOSAINS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rita, Rita; Rosimanidar, Rosimanidar; Rahmiaty, Rahmiaty
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.76559

Abstract

Pemahaman kosep IPA siswa yang rendah sering kali menyebabkan hasil belajar siswa yang rendah. Apalagi ketika materi dikaitkan secara etnosains siswa terlihat kurang memahaminya akan keberadaan pelajaran PAI dalam kehidupan sosial budayanya. Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Etnosains terhadap pemahaman konsep IPA. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi yang dimiliki 50 siswa kelas IV yang terdiri dari 2 kelas, maka dengan teknik purposive sampling sampel yang terpilih adalah 25 siswa kelas IVa sebagai kelas eksperimen dan 25 siswa kelas IVb sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes awal dan tes akhir sebanyak 20 soal pilihan ganda, Teknik analisis data menggunakan SPSS Versi 21. Berdasarkan data yang telah dianalisis maka didapatkan nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep  siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada siswa kelas kontrol yaitu 76.00  > 68.20. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh thitung > ttabel = 2.124 > 1.677 pada taraf signifikansi 0.039<0,05, maka tolak H0 dan terima Ha. Dapat disimpulkan bahwa terdapat ada pengaruh pendekatan Etnosains terhadap    pemahaman konsep IPA di SD Negeri 1 Syamtalira Bayu
Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Directed Listening And Thinking Activity terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Kelas IV Hafid, Abd; hidah, Muja; Mitha, Nurul
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82367

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis eskperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pembelajaran Directed Listening and Thinking Activity terhadap keterampilan menyimak siswa kelas IV SD Negeri 7 Salotungo. Desain penelitian yang digunakan adalah one group Pretest-Posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD Negeri 7 Salotungo dengan sampel sebanyak 24 siswa yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data adalah tes keterampilan menyimak. Teknik analisis data adalah teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh bahwa nilai Pretest keterampilan menyimak siswa berada pada kategori Sedang dengan rata-rata 60,67 dan Posttest keterampilan menyimak siswa berada pada kategori Tinggi dengan rata-rata 76,75. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji paired sample t-Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,005, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan keterampilan menyimak siswa sebelum dan setelah penerapan strategi Directed Listening and Thinking Activity siswa kelas IV SD Negeri 7 Salotungo. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan strategi pembelajaran Directed Listening and Thinking Activity terhadap keterampilan menyimak siswa kelas IV SD Negeri 7 Salotungo.  
Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle Berbantuan Video Animasi Interaktif Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS di UPTD SD Negeri 65 Parepare Israwaty, Ila; Alfatih, Ainun Najib; Aliah, Salwa
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83073

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya tingkat motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran IPAS, yang ditandai oleh siswa terlihat cepat merasa bosan dalam kegiatan pembelajaran, kurang memperhatikan proses pembelajaran, serta minimnya keberanian dalam mengeluarkan pendapat maupun bertanya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Learning Cycle berbantuan video animasi interaktif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V UPTD SD Negeri 65 Parepare dengan jumlah 17 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan juga dokumentasi, kemudian dianalisis secara mix methods. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian antara penerapan model Learning Cycle dengan bantuan video animasi interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Terlihat dari terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, seperti siswa belajar dengan suasana yang tertib dan disiplin. Dengan demikian, penerapan model Learning Cycle berbantuan video animasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS.
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites Terhadap Minat Belajar IPAS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Rosmalah, Rosmalah; Jauhar, Sitti; Ramadhani, Fira
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis web Google Sites terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 7 Salotungo Kabupaten Soppeng. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran berbasis web Google Sites, serta menganalisis seberapa besar pengaruh media tersebut terhadap peningkatan minat belajar siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 7 Salotungo Kabupaten Soppeng, dengan jumlah sampel sebanyak 25 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket minat belajar IPAS. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa minat belajar IPAS siswa sebelum penggunaan media Google Sites berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 60,64. Setelah penggunaan media pembelajaran berbasis web Google Sites, minat belajar IPAS siswa meningkat dan berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 76,48. Selanjutnya hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji sampel berpasangan menunjukkan nilai thitung sebesar 11,103 lebih besar daripada ttabel sebesar 1,71088. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara minat belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis web Google Sites berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 7 Salotungo Kabupaten Soppeng.Kata kunci:         Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites, Minat Belajar, IPAS