cover
Contact Name
muhammad amran
Contact Email
muh.amran@unm.ac.id
Phone
+6285299249197
Journal Mail Official
muh.amran@unm.ac.id
Editorial Address
Kampus UNM Tidung, Jalan Tamalate, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, 90223
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD)
ISSN : -     EISSN : 28077016     DOI : https://doi.org/10.26858/pjppsd
Core Subject : Education,
JURNAL INI MENERBITKAN HASIL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DASAR BAIK TERKAIT PEMBELAJARAN, MODEL PEMBELAJARAN, PENDEKATAN PEMBELAJARAN, STRATEGI PEMBELAJARAN, EVALUASI PEMBELAJARAN DAN METODE DALAM PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 370 Documents
Pengembangan Media Sejapan Multikom untuk Meningkatkan Pemahaman dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Murid Kelas IV SDN Tugurejo 02 Kota Semarang Selasih, Mayang; Aeni, Kurotul
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83320

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan hasil belajar Pendidikan Pancasila murid kelas IV SDN Tugurejo 02 kota Semarang pada materi sejarah perumusan Pancasila. Guru belum memanfaatkan media interaktif secara optimal sehingga pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media Sejapan Multikom. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang dimodifikasi sampai tahap kedelapan. Penulis mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, angket, serta pretest dan posttest. Hasil validasi penelitian menunjukkan kelayakan materi sebesar 93,75% dan kelayakan media sebesar 95% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba pemakaian produk menunjukkan rata-rata nilai murid meningkat dari 55,7 menjadi 86,2 dengan N-Gain 0,688 kategori sedang serta perbedaan signifikan berdasarkan uji t (Sig. 0,000). Media Sejapan Multikom efektif meningkatkan pemahaman dan hasil belajar murid. Sekolah dan guru disarankan mengintegrasikan media digital interaktif secara konsisten dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Pengembangan E-Modul PBL dengan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keaktifan Siswa Sekolah Dasar Slamet, Muhammad Winarto; Widiyasari, Ririn; Eminita, Viarti
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82770

Abstract

Pemahaman konsep dan keaktifan siswa menjadi bagian penting yang harus ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul PBL dengan pendekatan deep learning untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan siswa sekolah dasar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan. Model pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase rata-rata dan N-Gain. Hasil penilaian validitas dan kepraktisan produk diperoleh bahwa produk dinyatakan sangat layak dan sangat praktis. Hasil penilaian keefektifan diperoleh bahwa e-modul PBL dengan pendekatan deep learning dinyatakan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan siswa. Dengan demikian, E-modul PBL dengan pendekatan deep learning dapat digunakan oleh guru dalam menunjang pemahaman konsep dan keaktifan siswa di sekolah khususnya pada tingkat sekolah dasar.
Pengembangan Games Interaktif Educandy Terhadap Hasil Belajar Pada Siswa Kelas III SD. Rohmah, Maulidiatur; Dewi, Galuh Kartika; Susilo, Tri Achmad Budi
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83550

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh minimnya penggunaan teknologi pembelajaran berbasis games interaktif serta rendahnya partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan interaktif Educandy sebagai media pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa kelas III-B di SDN Kludan Tanggulangin. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, tes hasil belajar, serta angket aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa games interaktif Educandy yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak sebagai media pembelajaran, dengan persentase validasi media sebesar 85% dan validasi materi sebesar 95%. Selain itu, penggunaan games interaktif Educandy menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,8337 yang termasuk dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan games interaktif Educandy berbasis multimedia efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar serta berkontribusi dalam mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif.
Efektivitas Program Anti-Bullying Penugasan Kelompok Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Interaksi Sosial Siswa Sekolah Dasar Witono, Slamet; Imawati, Sri; Fadly, Ahmad
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82963

Abstract

Maraknnya kasus bullying saat ini menjadi perhatian dalam dunia pendidikan untuk membentuk lingkungan belajar yang nyaman bagi anak. Kasus bullying dapat berdampak pada kepercayaan diri dan interaksi sosial korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program anti-bullying dengan penugasan kelompok dalam meningkatkan rasa percaya diri dan interaksi sosial siswa sekolah dasar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi yang menjadi fokus adalah siswa kelas 5 SDI Darussalam Cikunir yang berjumlah 46 Siswa. Sampel penelitian digunakan yaitu sampling jenuh. Jadi semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif menggunakan rumus persentase rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan perilaku bullying di sekolah, baik itu bullying secara verbal, psikologis, dan fisik. Hasil implementasi program anti bullying melalui penugasan kelompok diperoleh efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan interaksi sosial siswa di Sekolah Dasar Islam Darussalam Cikunir. Dengan demikian, program ini diharapkan tetap bisa dijalankan dan dijaga untuk membentuk lingkungan pembelajaran yang nyaman bagi peserta didik di sekolah.
Pengembangan Media PERAYASA dalam Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Kelas IV Sekolah Dasar Aini, Intan Nur; Prasetyaningtyas, Fitria Dwi
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82470

Abstract

Pembelajaran IPAS kelas IV pada materi Kekayaan Budaya Indonesia di SD Negeri Bringin 01 Kota Semarang masih menghadapi permasalahan berupa keterbatasan media pembelajaran yang berpengaruh pada hasil belajar murid. Pembelajaran IPAS cenderung bersifat hafalan sehingga kurang menarik dan belum mampu meningkatkan keterlibatan murid secara optimal. Riset ini berorientasi guna menyusun media pembelajaran PERAYASA (Visualisasi Pluralitas Tradisi Nasional) sekaligus memverifikasi validitas maupun efikasinya pada mengoptimalkan hasil belajar IPAS. Investigasi mengaplikasikan prosedur Research and Development (R&D) melalui kerangka ADDIE yang mencakup fase diagnosa, rancangan, pengembangan, penerapan, serta penilaian. Partisipan riset adalah murid kelas IV SD Negeri Bringin 01 Kota Semarang. Teknik pengumpulan data meliputi angket validasi ahli, angket tanggapan guru dan murid, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PERAYASA dinyatakan sangat layak oleh ahli media dan ahli materi. Uji keefektifan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji t berpasangan serta nilai N-Gain pada kategori sedang. Berdasarkan temuan tersebut, media pembelajaran PERAYASA direkomendasikan untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar serta dikembangkan lebih lanjut pada materi dan jenjang kelas yang berbeda.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Inpres 5/81 Bajoe Kabupaten Bone Sudirman, Sudirman; Kadir, Abd; Fitriani, Fitriani
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83195

Abstract

This study aims to determine whether applying the problem-based learning model can improve science learning outcomes for Year 5 students at SD Inpres 5/81 Bajoe in the Bone Regency. The research design comprises two cycles of classroom action research. All 29 fifth-grade students and their teacher participated in the study. Data collection techniques included observations and learning outcome tests. Data analysis involved data reduction, presentation, and conclusion. The results showed that the teacher's management of learning activities improved from cycle I to cycle II. This was demonstrated by the more optimal and systematic implementation of the problem-based learning steps. Student activity also increased. This was evident in their increased involvement in discussions, problem-solving, and group presentations. These improvements impacted student learning outcomes. In Cycle I, 21 out of 29 students (73%) achieved mastery, achieving an average score of 71.1. In Cycle II, this increased to 25 students (82%), achieving an average score of 79.1. Based on these results, it can be concluded that the problem-based learning model effectively improves the learning outcomes of Grade V students in IPAS.
INTEGRASI PENDIDIKAN FORMAL DAN INFORMAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK DENGAN HAMBATAN INTELEKTUAL DI MADRASAH IBTIDAIYAH IsmaWati, Rina; Faruq, Dukan Jauhari
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82912

Abstract

Pembelajaran membaca bagi anak dengan hambatan intelektual di Madrasah Ibtidaiyah hingga saat ini belum dilaksanakan secara terpadu antara pendidikan formal di sekolah dan pendidikan informal di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola integrasi kedua ranah pendidikan tersebut dalam upaya meningkatkan minat baca anak berkebutuhan khusus, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya, serta menganalisis kontribusi nilai-nilai Islam dalam memperkuat motivasi membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan guru kelas, guru pendamping khusus, kepala madrasah, orang tua, serta anak dengan hambatan intelektual sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara pendidikan formal dan informal masih bersifat terbatas dan belum terstruktur secara sistematis, yang tercermin dari beragamnya tingkat keterlibatan orang tua serta keterbatasan dukungan yang tersedia.
Pembelajaran Partisipatif: Upaya Mengatasi Keterbatasan Paparan Bahasa Indonesia pada Siswa Diaspora Mujahidah, Fitrah; Fediyanto, Niko
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.83077

Abstract

Penelitian ini membahas keterbatasan siswa diaspora dalam memperoleh pengalaman Bahasa Indonesia akibat minimnya penerapan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menjelaskan cara penerapan pembelajaran partisipatif untuk mengatasi masalah keterbatasan siswa diaspora dalam memahami Bahasa Indonesia dalam konteks pendidikan nonformal. Metode kualitatif digunakan dengan cara observasi, wawancara semi terstruktur guru dan siswa, serta menganalisis dokumen di Sanggar Bimbingan Permai di Penang, Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran partisipatif dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi mereka untuk terlibat langsung dalam belajar Bahasa Indonesia dengan kegiatan interaktif seperti diskusi, tanya jawab, dan kerja dalam kelompok. Peningkatan penggunaan Bahasa Indonesia terhadap tumbuhnya keberanian dan kelancaran siswa dalam berbicara, sementara ketepatan tata bahasa masih berkembang secara bertahap. Dengan demikian pembelajaran partisipatif berperan untuk peningkatan kemampuan Bahasa Indonesia bagi siswa diaspora di lingkungan pendidikan nonformal.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Word Square Siswa Kelas V Muliadi, Muliadi; Sudirman, Sudirman; Karina, Karina
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.82492

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar IPAS melalui model pembelajaran Word Square siswa kelas V SDN 121 Salaonro Kabupaten Soppeng. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif bersifat dekskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 20 orang dan guru wali kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase aktivitas guru pada siklus I mencapai 61,11% (Cukup), sedangkan persentase pada siklus II mencapai 83,33% (Baik). Persentase aktivitas siswa pada siklus I 60% (Cukup), sedangkan persentase pada siklus II mencapai 80% (Baik). Perolehan hasil belajar siswa pada siklus I terdapat 12 dari 20 siswa tuntas dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 60% (Cukup), sedangkan pada siklus II terdapat 15 dari 20 siswa mencapai nilai tuntas dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 75% (Baik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Word Square dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN 121 Salalonro.
Pengembangan E-LKPD Terintegrasi Permainan Edukatif Berbasis QR Code Mata Pelajaran IPAS di Sekolah Dasar Amran, Muhammad; Latri, Latri
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2026): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i4.84899

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian bertujuan menghasilkan E-LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik) berbasis QR Code yang dipadukan dengan permainan edukatif pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Pemanfaatan teknologi QR Code dalam E-LKPD dirancang untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan E-LKPD berbasis QR Code memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa pada materi IPAS. Peserta didik terlihat lebih aktif, antusias, dan terlibat selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Selain itu, keberadaan QR Code memudahkan siswa dalam mengakses materi pendukung dan aktivitas pembelajaran tambahan secara praktis. Oleh karena itu, pengembangan E-LKPD ini dapat menjadi salah satu inovasi bahan ajar digital yang mendukung terciptanya pembelajaran yang efektif serta berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar.