cover
Contact Name
Widia
Contact Email
widia.fiska09@gmail.com
Phone
+6285338122355
Journal Mail Official
lutfiaryanto@habi.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan STKIP Harapan Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Harapan Bima
ISSN : 27748596     EISSN : 27748979     DOI : 10.36312
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar yang diterbitkan oleh STKIP Harapan Bima dengan periode terbit setiap bulan Mei dan November (dua kali setahun). Jurnal Pendidikan Dasar merupakan jurnal yang memuat didalamnya kajian konseptual dan hasil penelitian Pendidikan Dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Peran Lembaga Pendidikan dalam Sistem Pendidikan Indonesia Irsalulloh, Dimas Bagus; Maunah, Binti
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v4i2.164

Abstract

Penelitian ini menganalisis pendidikan informal, formal, dan nonformal di Indonesia melalui pendekatan kajian kepustakaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur dari buku, artikel, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait lainnya. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan fokus pada analisis data yang telah ada sebelumnya dalam bentuk artikel dan dokumentasi lainnya.Pendidikan, yang berasal dari kata "to educate," mencakup segala kegiatan dan perbuatan yang terkait dengan fenomena pendidikan. Ini melibatkan transfer pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dari generasi sebelumnya kepada generasi berikutnya untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan jasmani dan rohani. Pendidikan memiliki tiga jalur lembaga pendidikan, yaitu informal, formal, dan nonformal.Pendidikan informal adalah pembelajaran yang terjadi secara tidak disengaja dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam keluarga, pekerjaan, organisasi, atau interaksi sosial sejak lahir hingga akhir hayat. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang, sedangkan pendidikan nonformal adalah aktivitas pendidikan di luar sistem sekolah yang terorganisir, sistematis, dan dilakukan secara mandiri untuk mencapai tujuan pendidikan khusus.Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pendidikan informal, formal, dan nonformal di Indonesia, serta relevansinya dalam konteks pendidikan nasional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mengembangkan kebijakan dan praktik pendidikan
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas V SDN Mentokan Warnijuita, Warnijuita
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v2i2.252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Media Gambar untuk meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas V SDN Mentokan tahun ajaran 2021/2022. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dimulai dengan studi pendahuluan. Selama penelitian, peneliti menemukan bahwa pada pra-siklus, tingkat kemampuan penguasaan kosakata siswa masih rendah, yaitu 55,8  % pada kisaran 40% - 55%. Pada siklus I setelah siswa diberikan tindakan dengan menggunakan  Media Gambar,  tingkat kemampuan siswa meningkat menjadi 61,5%  dan masuk kriteria sedang (56%-75%). Pada siklus II setelah siswa diberikan tindakan berdasarkan pengamatan pada siklus I, kemampuan penguasaan kosakata siswa meningkat menjadi 78,3%  sehingga masuk dalam kriteria tinggi (76%-100%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Media Gambar dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan meningkatkan penguasaan kosakata
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI DI TINGKAT SEKOLAH DASAR Mahmudah, Qudsiyah Nurul; Aszahra, Yayang Zabina; Afkarina, Nurul Izza; Prayogo, Muhammad Suwignyo
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.216

Abstract

Pembelajaran IPA hendaknya dapat dilaksanakan secara interaktif, menyenangkan, memotivasi siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Hal ini selaras dengan konsep pembelajaran berbasis inkuiri, yakni pendekatan pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai pemain utama dalam proses pembelajaran. Namun, penerapan pembelajaran berbasis inkuiri khususnya pada pembelajaran IPA masih terbatas.  Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan tinjauan literatur tentang pendekatan pembelajaran IPA berbasis inkuiri di SD. Tujuan penulisan tinjauan literatur ini adalah untuk (1) mendeskripsikan pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri, (2) menjelaskan hasil penerapan pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri, dan (3) menganalisis peluang peluang penerapan pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri dalam pembelajaran IPA di SD. Tinjauan literatur ini diperoleh dari artikel penelitian ilmiah dari rentang tahun 2014-2022 yang dapat diakses fulltext dalam format pdf dengan menggunakan google scholar dan mendapatkan 15 artikel dengan kata kunci pembelajaran IPA berbasis inkuiri di SD. Berdasakan hasil analisis tinjauan literature dapat disimpulkan (1) metode inkuiri memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan berkomunikasi yang esensial dalam memahami konsep-konsep IPA,  (2) pembelajaran berbasis inkuiri mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kreatif , dan (3) pendekatan pembelajaran IPA berbasis inkuiri juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, serta terlibat aktif dalam proses  pembelajaran.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM PENGAJARAN DI SEKOLAH DASAR: TREN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Sarafiah, Sarafiah; Oya, Abas; RS, Yuyun Yuningsih; Nursa'ban, Eva
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i1.356

Abstract

This study aims to analyze and identify trends in the use of educational technology in teaching at the elementary school level from 2019 to 2024 and evaluate its impact on student learning outcomes. Using a bibliometric approach, data was collected from Crossref via the Publish or Perish application, focusing on keywords such as "educational technology," "elementary school teaching," "student learning outcomes," "interactive multimedia," and "e-learning." The analysis results indicate a significant increase in publications related to educational technology, with a peak occurring in 2022. The most cited articles, such as those by Anggraeni et al. (2021) and Rahmadani Taufina (2020), highlight the effective use of interactive multimedia and problem-based learning (PBL) models in enhancing student engagement and academic achievement. This research also identifies challenges faced by educators in integrating technology, including disparities in access and the need for ongoing training. The findings provide valuable insights for education practitioners and policymakers to better optimize the use of technology in the elementary education system. By recommending further research on new technologies and their impact on education, this study emphasizes that the utilization of educational technology is a crucial step in addressing the educational challenges in the digital era.
Trend Revolusi Industry 4.0 : Peran media pembelajaran Tamalla, Maulidina; Wardhani, Indah Setyo
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.361

Abstract

Choosing the right learning media in the era of the industrial revolution 4.0 is important. This is done so that learning is able to answer the challenges of the industrial revolution 4.0. This research aims to describe learning media and the challenges of the industrial revolution 4.0. The research method used is a literature study, namely reviewing based on or several sources of books, articles or journals. The results of the research are in the form of a description of learning media in the era of the industrial revolution 4.0. Implementation of research in the form of applicability of research results as a reference in choosing the right learning media in the era of the industrial revolution 4.0.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR Hariyanti, Siti; Hadi, Fida Rahmantika; Kuswardiyanti, Heni
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.369

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Pembelajaran dimana bahasa Indonesia dilaksanakan secara konvensional yang lebih fokus pada guru dari pada peserta didik. Kurangnya keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran dan minimnya interaksi antara guru dan peserta didik juga dapat berdampak pada hasil belajar peserta didik yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan culturely responsive teaching (CRT) serta mengidentifikasi dampaknya terhadap hasil belajar. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus. Siklus 1 menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan siklus 2 menggunakan model pembelajaran berbasis masalah yang digabungkan dengan CRT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah yang diintegrasikan dengan CRT dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan membuat mereka lebih aktif dalam pembelajaran karena peserta didik diberi permasalahan kontekstual berupa warisan budaya lokal tempat tinggalnya. Proses pembelajaran berbasis masalah terkait dengan sosial budaya sangat menarik minat peserta didik dalam belajar dan membuat pembelajaran lebih bermakna bagi peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah yang terintegrasi dengan pengajaran responsif budaya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
STUDI ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS 3 Wijayanti, Luluk Dina Aulia; Purnomo, Heru; Septikasari, Zela
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar peserta didik kelas III SDN Semarangan 1 melalui penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran seperti video animasi dan simulasi memiliki kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik menunjukkan keterlibatan yang lebih tinggi termasuk partisipasi aktif dalam diskusi kelas dan keinginan untuk memahami konsep-konsep IPA yang kompleks. Selain itu, hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan media memberikan peserta didik akses ke lingkungan belajar yang lebih menarik dan dinamis. Peserta didik yang diwawancarai mengatakan bahwa ketika media belajar digunakan, peserta didik merasa lebih senang dan lebih terdorong untuk belajar. Kesimpulannya, penggunaan media pembelajaran di kelas III SDN Semarangan 1 berdampak positif terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.
PERAN KOLABORASI DARING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KETERLIBATAN SISWA DI SEKOLAH DASAR: STUDI BIBLIOMETRIK Nurlaila, Nurlaila; Oya, Abas; Ramdani, Nurlailatun; Nurwalidainismawati, Nurwalidainismawati
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i1.357

Abstract

This study aims to analyze the role of online collaboration in enhancing social skills and student engagement in elementary schools from 2019 to 2024. Using a bibliometric approach, data were collected from Crossref through the Publish or Perish application, focusing on keywords such as "online collaboration," "social skills," and "student engagement." A total of 810 publications were analyzed, indicating a positive trend in research on online collaboration, with a peak in publications occurring in 2022 with 253 articles, and the lowest number recorded in 2019 with 93 articles. The results show that online collaboration improves communication and cooperation skills among students and encourages their engagement in learning. Online collaboration tools, such as Google Classroom and Microsoft Teams, have enhanced student motivation and responsibility for their learning outcomes. However, challenges such as the digital divide and the need for teacher training have also been identified as barriers to implementing this method. This research provides important insights for educational practitioners and policymakers to optimize the use of technology in elementary education. With recommendations for further research on new technologies in online collaboration, this study emphasizes the significance of online collaboration as a key element in creating an inclusive and effective learning environment.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR Prayogo, Juan Febri Adi; Hadi, Fida Rahmantika; Kuswardiyanti, Heni
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.372

Abstract

Numerasi berkaitan erat dengan matematika, karena mengintegrasikannya untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Numerasi adalah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik agar mampu memecahkan permasalahan yang melibatkan konsep matematis. Akan tetapi, berdasarkan hasil angket, ditemuan bahwa 65,3% dari 26 peserta didik kelas V, kurang menyukai matematika. Hal tersebut dapat mengahambat dalam meningkatkan kemampuan numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan numerasi pada peserta didik kelas V SD Negeri Brumbun. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Brumbun dengan subjek peserta didik kelas V sebanyak 26 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus tahun 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi.  Data yang terkumpul, selanjutnya dianalisis secara deskriptif dangan menyajikannya ke dalam bentuk tabel, grafik, maupun deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan TaRL dengan model PBL dapat meningkatkan kemampuan numerasi pada peserta didik. Hal tersebut dibuktikan dari peningkatan kemampuan numerasi dari tahap pra siklus yang diperoleh nilai rata-rata sebesar 41,5 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 19,2%. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 81,5 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 80,8%. Pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata menjadi 88,07 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 92,3%. Berdasarkan kriteria keberhasilan tindakan yakni 85% peserta didik tuntas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan TaRL dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan numerasi pada peserta didik.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN JURANG PADA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS II SEKOLAH DASAR Shinta, Leviana Kristana; Hadi, Fida Rahmatika; Kuswardiyanti, Heni
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan media papan jurang sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran pengurangan bersusun dengan subjek peserta didik kelas II Sekolah Dasar. Pada penelitian ini berlangsung dua tahap yang berulang, dimana pada setiap pertemuan peneliti menggunakan media pembelajaran papan jurang. Hasil penelitian ini menunjukkan dampak positif dari penggunaan media papan jurang pada materi pengurangan bersusun memberikan konstribusi yang signifikan terhadap peningkatkan hasil belajar. Melalui program ini, hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan, dimana presentase peserta didik yang mencapai ketuntasan pada tahap pra-siklus yaitu sebanyak 47%, kemudian terdapat peningkatan yang cukup besar, mencapai 63% pada siklus I, dan pada siklus II sebesar 79%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa menggunakan media papan jurang dapat membantu memperjelas pemahaman peserta didik terhadap konsep matematika pada operasi pengurangan bersusun, sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan serta antusias saat pembelajaran berlangsung.