cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 258 Documents
Search results for , issue "Vol 5" : 258 Documents clear
Efektifitas Fahmul Makna Terhadap Akselerasi Tahfidzul Qur’an: Studi Di Pondok Pesantren Darun Naja Cluring Banyuwangi Irawan, Vaesol Wahyu Eka
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1475

Abstract

One of the Islamic educational institutions in Cluring District, Banyuwangi Regency, is strongly committed to producing Qur’an memorizers through a unique approach known as fahmul ma‘na (understanding the meaning). In this method, students not only memorize verbally but also comprehend the meaning of verses by translating classical Islamic texts (kitab kuning) and participating in the sorogan system. This approach has been proven to accelerate memorization and reduce errors, as students understand the context and structure of the verses thoroughly. The novelty of this study lies in revealing the effectiveness of the fahmul ma‘na approach, which has not been widely examined in previous research. This study employs a qualitative field method with data collected through interviews and observations, and analyzed using data reduction, display, and conclusion drawing. The results show that the fahmul ma‘na approach is highly effective in supporting the acceleration and quality of Qur’anic memorization at Pondok Pesantren Darun Najah, Cluring, Banyuwangi.ABSTRAKSalah satu lembaga pendidikan Islam di Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, memiliki komitmen kuat mencetak penghafal Al-Qur’an dengan pendekatan unik, yaitu fahmul makna. Dalam metode ini, santri tidak hanya menghafal secara verbal, tetapi juga memahami makna ayat melalui penerjemahan kitab kuning dan sistem sorogan. Pendekatan ini terbukti mempercepat hafalan dan meminimalisasi kesalahan, karena santri memahami konteks dan susunan makna ayat secara utuh. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan efektivitas fahmul makna, yang belum banyak dikaji dalam studi sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik wawancara dan observasi, serta analisis data melalui reduksi, display, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan fahmul makna sangat efektif dalam mendukung akselerasi dan kualitas hafalan santri di Pondok Pesantren Darun Najah, Cluring, Banyuwangi.
Implementasi Model Cooperative Learning Jigsaw dalam Pembelajaran PAI di SMK Aryani, Wiwik Dyah; Mustakim, Asep; Kurnia, Indri; Soraya, Siti; Maesaroh, Maesaroh
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1886

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Cooperative Learning model, specifically the Jigsaw type, in Islamic Religious Education (PAI) lessons for Grade X TKJ 2 at SMK YADIKA Tanjungsari, Sumedang Regency, during the 2024/2025 academic year. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results reveal that the jigsaw model enhances student engagement through active group discussions, peer teaching, and collaborative learning. Key supporting factors include student enthusiasm and the teacher’s role as an active facilitator. However, several challenges emerged, such as limited class time, the ineffectiveness of online learning, and students’ varying abilities in comprehending and delivering material. In conclusion, the Jigsaw-type Cooperative Learning model proves effective in improving the quality of PAI instruction, although further strategies are required to optimize its application, particularly in blended learning contexts.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi model pembelajaran Cooperative Learning Jigsaw dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X TKJ 2 SMK YADIKA Tanjungsari Kabupaten Sumedang pada Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui kegiatan diskusi kelompok yang aktif, penyampaian materi oleh siswa, serta kerja sama antaranggota kelompok. Faktor pendukung utama adalah antusiasme siswa dan peran aktif guru sebagai fasilitator. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, pembelajaran daring yang kurang efektif, serta variasi kemampuan siswa dalam memahami dan menyampaikan materi. Kesimpulannya, model Cooperative Learning Jigsaw efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, namun diperlukan strategi lanjutan untuk mengoptimalkan implementasinya, terutama dalam konteks blended learning.
Model Pembelajaran PAI Interaktif Dan Kontekstual: Strategi Membangun Karakter Murid Khadijah, Ifah; Gunawan, Muhammad Maldi; Adawiyah, Siti Ropiah; Gustiani, Nurahmi; Nurjamilah, Mila; Alawiyah, Lulu
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1838

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of interactive and contextual learning models as strategies for character building in PAI teaching. The research method used is descriptive-qualitative with a literature review approach, grounded in constructivism theory and Contextual Teaching and Learning (CTL). The findings reveal that implementing interactive and contextual learning models can enhance students' understanding of Islamic teachings through direct experiences, habituation of Islamic behaviors, teacher role modeling, and contextual relevance of subject matter to students' real-life experiences. This approach not only deepens students' theoretical comprehension but is also effective in instilling moral values such as honesty, responsibility, discipline, and care for others. Thus, this learning model is highly relevant in forming holistic Muslim personalities who harmoniously integrate faith, knowledge, and actions in their daily lives.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran interaktif dan kontekstual sebagai strategi pembentukan karakter dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, didasarkan pada teori konstruktivisme dan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran interaktif dan kontekstual mampu memperdalam pemahaman siswa terhadap ajaran Islam melalui pendekatan pengalaman langsung, pembiasaan perilaku Islami, keteladanan guru, serta relevansi materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teoritis siswa, tetapi juga efektif dalam internalisasi nilai-nilai moral seperti jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan peduli sesama. Oleh karena itu, model pembelajaran ini sangat relevan dalam membentuk pribadi muslim yang utuh dan seimbang antara iman, ilmu, dan amal dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Peserta Didik Khadijah, Ifah; Nurhadi, M Wiran Jaya; Wijaya, Andri; Baiturrahman, Ridwan; Azahra, Khalida Zia Fitrah; Hambali, M Syahbani
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1837

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing the Problem Based Learning (PBL) model on students' ability to solve problems in the Aqidah Akhlak learning at madrasah schools. The PBL approach is implemented through steps such as providing authentic problems, group discussions, independent research, collaboration, and solution presentations, which have proven to enhance students' analytical skills, critical thinking, as well as their sense of responsibility and active participation. The research method used is qualitative descriptive with techniques such as in-depth interviews, direct observations, and documentation studies involving students and teachers during the learning process. The results show that the implementation of PBL significantly enhances students' problem-solving abilities and learning motivation, as well as enriches learning experiences relevant to the context of social and religious life. The main challenges faced include the significant time required for preparation and implementation, as well as the need for students to have a deep understanding of the stages of PBL. The conclusion of this study emphasizes that PBL is an effective learning innovation in enhancing students' competencies and supporting the development of character and 21st-century skills, making it worthy of broader development with support from all stakeholders.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran Aqidah Akhlak di sekolah madrasah. Pendekatan PBL diterapkan melalui langkah-langkah seperti pemberian masalah autentik, diskusi kelompok, penelitian mandiri, kolaborasi, dan presentasi solusi, yang terbukti mampu meningkatkan kemampuan analisis, berpikir kritis, serta sikap bertanggung jawab dan aktif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi kepada peserta didik dan guru selama proses pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa, serta memperkaya pengalaman belajar yang relevan dengan konteks kehidupan sosial dan keagamaan. Kendala utama yang dihadapi meliputi waktu persiapan dan pelaksanaan yang cukup besar, serta perlunya pemahaman mendalam dari peserta didik terhadap tahapan-tahapan PBL. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa PBL merupakan inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kompetensi peserta didik dan mendukung pengembangan karakter serta keahlian abad ke-21, sehingga layak dikembangkan secara lebih luas dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
Implementasi Guru Pembimbing BK dalam Mengatasi Bulliying Siswa di SMP Negeri 59 Kota Bandung Anita, Anita; Tini, Neng; Ratnawulan, Teti
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1896

Abstract

This study aims to examine the implementation of the role of Guidance and Counseling (BK) teachers in addressing bullying within SMP Negeri 59 in Bandung City. The phenomenon of bullying among students is increasingly prevalent and has become a serious concern due to its impacts on students' psychological and academic development. BK teachers play a strategic role in providing guidance, counseling, and effective interventions to reduce and prevent bullying behaviors. The research method employed is qualitative, with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The subjects of the study are BK teachers and students who have experienced bullying at SMP Negeri 59 in Bandung. The findings indicate that the implementation of BK programs in combating bullying has been carried out through various activities such as individual and group counseling sessions, character training, and anti-bullying socialization among students. However, there are challenges such as limited supporting facilities and time constraints faced by BK teachers. Furthermore, the success of the implementation heavily depends on the level of cooperation among BK teachers, students, and school staff. These findings suggest the need for enhancing the competence of BK teachers and strengthening collaboration with relevant stakeholders to improve the effectiveness of bullying prevention and intervention efforts. This research is expected to serve as a reference for developing more effective BK programs in addressing bullying in junior high schools.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi peran Guru Pembimbing Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi bullying di lingkungan SMP Negeri 59 Kota Bandung. Fenomena bullying di kalangan siswa semakin meningkat dan menjadi perhatian serius karena dampaknya terhadap perkembangan psikologis dan akademik siswa. Guru Pembimbing BK memiliki peran strategis dalam memberikan bimbingan, konseling, serta intervensi yang efektif guna mengurangi dan mencegah tindakan bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah Guru Pembimbing BK dan siswa yang mengalami bullying di SMP Negeri 59 Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program BK dalam mengatasi bullying telah dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti sesi konseling individu dan kelompok, pelatihan karakter, serta sosialisasi anti-bullying kepada siswa. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya fasilitas pendukung dan keterbatasan waktu yang dimiliki Guru BK. Selain itu, keberhasilan implementasi sangat bergantung pada tingkat kerjasama antara Guru BK, siswa, dan pihak sekolah. Temuan ini menyarankan perlunya peningkatan kompetensi Guru BK dan penguatan kerjasama dengan berbagai pihak terkait agar upaya pencegahan dan penanganan bullying dapat berjalan lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program BK yang lebih efektif dalam mengatasi bullying di sekolah menengah pertama.
DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DALAM PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKANAGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN AKSESIBILITAS Zubaidah, Zubaidah; Mardhiah, Ainal
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1929

Abstract

Blockchain technology holds significant potential as a strategic solution to enhance accessibility, transparency, and authenticity of Islamic Religious Education (PAI) learning materials in the digital era. This study is motivated by the limited number of investigations that specifically develop a blockchain implementation model in PAI integrating content authentication, cross-regional accessibility, and curriculum adaptation. The purpose of this research is to describe the impact of blockchain technology on the development of PAI materials and to identify the challenges and opportunities of its implementation. This study employed a library research approach, drawing on books, peer-reviewed journal articles, and recent research reports relevant to the topic, analyzed qualitatively through content analysis. The findings reveal that blockchain ensures the authenticity of PAI materials through immutable recording, digital verification by official religious authorities, and prevention of counterfeiting and plagiarism. A token-based reward system was found to increase student engagement, while decentralized platforms facilitate transparent cross-regional learning interactions. Key challenges include limited infrastructure, low technological literacy, and resistance to changes in traditional learning systems. Nevertheless, opportunities arise in establishing a global PAI digital library, standardized certification, and modern collaborative learning models. This study concludes that integrating blockchain in PAI material development has the potential to broaden access, strengthen content integrity, and enhance learning engagement. The practical implications highlight the need for policy support, teacher training, and cross-institutional collaboration to optimize blockchain adoption in Islamic education.ABSTRAKBlockchain berpotensi menjadi solusi strategis untuk meningkatkan aksesibilitas, transparansi, dan keaslian materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih terbatasnya kajian yang secara spesifik mengembangkan model penerapan blockchain dalam PAI yang mengintegrasikan autentikasi konten, akses lintas wilayah, dan adaptasi kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penggunaan teknologi blockchain dalam pengembangan materi PAI serta mengidentifikasi tantangan dan peluang implementasinya. Metode yang digunakan adalah library research dengan sumber data utama berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan laporan penelitian terkini yang relevan, dianalisis secara kualitatif melalui content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa blockchain mampu menjamin keaslian materi PAI melalui pencatatan permanen, verifikasi digital oleh otoritas keagamaan resmi, serta mencegah pemalsuan dan plagiarisme. Sistem reward berbasis token terbukti dapat meningkatkan partisipasi siswa, sedangkan platform terdesentralisasi memfasilitasi interaksi pembelajaran lintas wilayah secara transparan. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi teknologi, dan resistensi terhadap perubahan sistem pembelajaran tradisional, namun peluangnya mencakup pembentukan perpustakaan digital PAI global, sertifikasi terstandar, dan model pembelajaran kolaboratif modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi blockchain dalam pengembangan materi PAI berpotensi memperluas akses, memperkuat integritas konten, dan meningkatkan keterlibatan pembelajaran. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan kebijakan, pelatihan pendidik, dan kolaborasi lintas lembaga untuk mengoptimalkan pemanfaatan blockchain dalam pendidikan Islam.
Inovasi Media Flashcard Wayground untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Adikasari, Alifia Edria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1970

Abstract

Low engagement in Integrated Science and Social Studies (IPAS) at the elementary level is often linked to overly theoretical approaches. This study explores the impact of Wayground flashcards on students’ learning experiences and outcomes. A qualitative case study was conducted with 28 fourth-grade students from a public elementary school in Semarang, Indonesia. Data were gathered through classroom observations, in-depth interviews, documentation, and analysis of student assignments, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. Findings indicate that Wayground flashcards promoted active participation, enhanced peer interaction, strengthened conceptual understanding through simple yet appealing visuals, and suggested improvements in learning outcomes. Students reported that lessons felt more enjoyable, challenging, and curiosity-driven. The study concludes that Wayground flashcards have strong potential to create meaningful, motivating, and student-centered IPAS learning experiences.ABSTRAKRendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar sering disebabkan oleh pendekatan yang terlalu teoritis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh penggunaan flashcard Wayground terhadap pengalaman dan capaian belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 28 siswa kelas IV di salah satu SD negeri di Kota Semarang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan analisis hasil tugas siswa, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa flashcard Wayground mendorong partisipasi aktif, meningkatkan interaksi antarsiswa, memperkuat pemahaman konsep melalui visualisasi sederhana namun menarik, serta memberikan indikasi peningkatan capaian belajar. Siswa melaporkan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, menantang, dan memicu rasa ingin tahu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa flashcard Wayground berpotensi menciptakan pengalaman belajar IPAS yang bermakna, memotivasi, dan berpusat pada siswa.
Efektivitas Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Hukum Dasar Kimia melalui Program MBKM Samara, Claudia Theresieni Dety; Hayon, Vinsensia H.B.
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1926

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of video learning media in improving student learning outcomes on the basic laws of chemistry at SMA Negeri 9 Kupang. This research uses a quantitative descriptive method with a One-Shot Case Study design. The research sample consisted of 10 class X students. Data collection techniques were carried out through observation, media validation by media experts and material experts, student learning outcomes tests, and student response questionnaires. . The data analysis technique used in this research was student learning results obtained from 10 class X students at SMA Negeri 9 Kupang.  The validation results show that learning videos are classified as very suitable for use, with a percentage of 78.12% from media experts and 98.95% from material experts. The average student learning outcome reached 93.35, which exceeds the school's Minimum Completeness Criteria (KKM), namely 75, so that all students are declared complete. Student responses to learning video media were also very positive with an average percentage of 95.65%. These findings prove that learning videos are effective in improving students' understanding and learning outcomes.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia di SMA Negeri 9 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study. Sampel penelitian terdiri dari 10 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, validasi media oleh ahli media dan ahli materi, tes hasil belajar siswa, dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini hasil belajar siswa yang diperoleh dari 10 orang siswa kelas X SMA Negeri 9 Kupang. Hasil validasi menunjukkan bahwa video pembelajaran tergolong sangat layak digunakan, dengan persentase 78,12% dari ahli media dan 98,95% dari ahli materi. Rata-rata hasil belajar siswa mencapai 93,35, yang melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah yaitu 75, sehingga seluruh siswa dinyatakan tuntas. Respon siswa terhadap media video pembelajaran juga sangat positif dengan rata-rata persentase sebesar 95,65%. Temuan ini membuktikan bahwa video pembelajaran efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. 
Fenomena “Orang Dalam” dalam Perspektif Pendidikan Agama Kristen: Analisis Kritis Dimensi Sosial dan Kemanusiaan Mesakh, Jacob
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1965

Abstract

The phenomenon of Orang Dalam (hereafter “Ordal”), referring to privilege and exclusive access in social contexts, often results in injustice. However, scholarly discussions linking the biblical representation of Ordal to social and humanitarian dimensions, particularly in Christian Religious Education (CRE), remain limited. This study critically examines the concept of Ordal in the Bible and explores its implications for character formation through CRE. A qualitative approach employing hermeneutical methods was used to interpret relevant biblical texts, supported by contextual analysis of narratives portraying Ordal figures within their historical and social settings. The findings indicate that biblical depictions of Ordal often represent marginalized groups experiencing powerlessness, oppression, or social injustice, as seen in prophetic advocacy for the oppressed and in Jesus’ rebukes of partiality and unfair privilege. Such narratives not only reflect the social realities of their time but also articulate theological imperatives concerning the moral responsibility of faith to defend the vulnerable. The study underscores the need to integrate critical biblical engagement with Ordal narratives into CRE learning to cultivate social sensitivity, critical awareness, and a commitment to humanitarian and justice values, equipping students to become agents of social transformation grounded in Christian faith.ABSTRAKFenomena Orang Dalam (selanjutnya disebut “Ordal”), yang dalam konteks sosial merepresentasikan privilese dan akses istimewa, kerap berimplikasi pada ketidakadilan. Meskipun demikian, kajian teologis yang mengaitkan representasi Ordal dalam Alkitab dengan dimensi sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam konteks Pendidikan Agama Kristen (PAK), masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis konsep Ordal sebagaimana terepresentasi dalam teks Alkitab, serta mengeksplorasi implikasinya terhadap pembentukan karakter melalui PAK. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif dengan metode hermeneutika untuk menginterpretasikan teks-teks Alkitab yang relevan, dilengkapi analisis kontekstual terhadap narasi yang menampilkan figur Ordal beserta latar historis dan sosialnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa figur Ordal dalam Alkitab kerap merepresentasikan kelompok yang mengalami ketidakberdayaan, penindasan, atau ketidakadilan sosial, sebagaimana tergambar dalam narasi pembelaan para nabi terhadap kaum tertindas dan teguran Yesus terhadap praktik keberpihakan yang tidak adil. Narasi-narasi tersebut tidak hanya merekam realitas sosial pada zamannya, tetapi juga memuat pesan teologis mengenai tanggung jawab iman untuk membela kaum lemah. Temuan ini mengindikasikan urgensi integrasi kajian kritis teks Alkitab tentang Ordal dalam pembelajaran PAK guna menumbuhkan kepekaan sosial, kesadaran kritis, dan komitmen terhadap nilai kemanusiaan serta keadilan, sehingga peserta didik dapat berperan sebagai agen transformasi sosial yang berlandaskan iman Kristen.
SINERGI GURU PAI DAN GURU KEJURUAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MENUJU TERWUJUDNYA VISI “AL MUSTAWA MENGANGKASA” DI SMK AL MUSTAWA RANDUBLATUNG Wahyuni, Siti Kurnia; Mufid, Abdul; Sutarno, Sutarno
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2104

Abstract

Character formation is an urgent need in vocational schools because graduates are require-d to be not only technically skilled but also morally upright. This study aims to analyze the synergy between Islamic Religious Education (PAI) teachers and vocational subject teachers in shaping students’ character, to identify the character values instilled, and to examine the strategies, supporting factors, and obstacles in its implementation. A qualitative descriptive approach with a case study design was employed. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The results show that teacher synergy was realized through praying before practice, pausing activities during the call to prayer, emphasizing honesty in workshop reports, and fostering discipline and responsibility in technical practice. The main character values developed include religiosity, discipline, honesty, responsibility, and diligence. Supporting factors consist of the school’s strong religious culture and its institutional vision, while obstacles include limited coordination time and differences in teaching styles. This study contributes theoretically by enriching the literature on cross-subject collaboration in character education at vocational schools, and practically by offering a model for teachers, schools, and policymakers to strengthen character education in vocational contextsABSTRAKPembentukan karakter merupakan kebutuhan mendesak di sekolah kejuruan karena lulusan dituntut tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru kejuruan dalam pembentukan karakter siswa, mengidentifikasi nilai karakter yang ditanamkan, serta menelaah strategi, faktor pendukung, dan hambatan pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi guru terwujud melalui doa sebelum praktik, penghentian aktivitas saat adzan, penekanan kejujuran dalam laporan, serta pembiasaan disiplin dan tanggung jawab dalam praktik bengkel. Nilai karakter yang terbentuk meliputi religiusitas, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras. Faktor pendukungnya adalah budaya religius sekolah dan visi kelembagaan, sedangkan hambatan utamanya berupa keterbatasan koordinasi dan perbedaan gaya mengajar. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya literatur pendidikan karakter berbasis kolaborasi lintas mata pelajaran di sekolah kejuruan, sekaligus kontribusi praktis sebagai model implementasi pendidikan karakter bagi guru, sekolah, dan pembuat kebijakan.

Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue