cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
UJi Balok Beton Bertulang Memadat Sendiri High Volume Fly Ash 50% tanpa Sengkang Kristiawan, Stefanus Adi; Budi, Agus Setiya; Sri Kartika, Agelia Gita
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.45551

Abstract

ABSTRAKDalam pengembangan industri beton memadat sendiri (Self Compacting Concrete), pemanfaatan fly ash dalam skala besar pada campuran material pembentuk beton sebagai bahan pengganti semen memiliki beberapa dampak yang menguntungkan. Fly ash memiliki butiran yang lebih halus dibandingkan dengan semen sehingga dapat mengisi rongga-rongga di antara butiran campuran beton. Selain itu, Fly ash memiliki kandungan Oksida Silika (SiO2) yang dapat bereaksi dengan kandungan Kalsium Hidroksida Ca(OH)2 dari produksi hidrasi reaksi semen dengan air, dan menghasilkan senyawa C-S-H yang dapat membangun kekuatan beton. Hal ini mendorong penelitian mengenai pengaruh substitusi parsial semen dengan fly ash terhadap kapasitas geser balok beton bertulang. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode eksperimental menggunakan 3 balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete dengan kadar substitusi fly ash terhadap semen sebesar 50% dan 3 balok beton bertulang normal yang masing-masing memiliki dimensi penampang sebesar 18,5 cm x 15 cm, dan memiliki panjang 130 cm. Pengujian kapasitas geser dilaksanakan dengan memberi beban terhadap benda uji hingga mencapai keruntuhan geser. Hasil pengujian tersebut kemudian diteliti kembali untuk dianalisis mengenai pengaruh beban terhadap lendutan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahawa balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete memiliki lendutan yang lebih besar pada setiap kenaikan pembebanan.Kata Kunci : fly ash, hvfa-scc, kapasitas geser.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI DAN OPTIMALISASI KOMPOSISI JUMLAH TIPE RUMAH UNTUK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN OPTIMUM PADA PERUMNAS JERUK SAWIT PERMAI KARANGANYAR Arief Prasetya Adi; Fajar Sri Handayani; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v4i4.37057

Abstract

Tujuan mengoptimalkan keuntungan investasi biasanya dihubungkan dengan skala waktu jangka pendek, yaitu bagaimana mendayagunakan kapasitas dari suatu perusahaan yang telah tersedia sebaik mungkin. Berdasarkan komposisi dari Perumnas Jeruk Sawit Permai yang terletak di Jl. Lawu Raya, Jeruk Sawit, Gondangrejo, Karanganyar pada sektor 3 analisis investasi pada nilai sekarang menunjukan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp 15.838.718.000,-. Tujuan optimalisasi ini untuk mengetahui apakah komposisi jumlah unit rumah yang dibangun pada Perumnas Jeruk Sawit Permai dapat memberikan keuntungan lebih berdasarkan permintaan pasar. Evaluasi ini membahas beberapa aspek yaitu perhitungan harga jual minimum rumah, aspek analisis kelayakan investasi (metode : Net Present Value (NPV), Annual Equivalen (AE), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Analisis Sensitivitas), optimalisasi dengan metode simpleks menggunakan program Quantitative System for Busines (QSB) dan perhitungan subsidi untuk Tipe 23 dan Tipe 27. Penelitian ini menghasilkan jumlah komposisi optimum sesuai dengan minat konsumen untuk rumah tipe 23/60 sebanyak 48 unit, tipe 27/60 sebanyak 259 unit dan tipe 36/84 sebanyak 25 unit. Nilai subsidi pada Perumnas Jeruk Sawit Permai Karanganyar untuk tipe 23 yaitu Rp 11.661.548,- s/d Rp 36.175.217,- dan tipe 27 yaitu Rp 11.472.976,- s/d Rp 35.216.090,-.
ANALISIS PENINGKATAN LAYANAN PDAM TIRTO NEGORO UNIT SAMBUNGMACAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KECAMATAN SAMBUNGMACAN KABUPATEN SRAGEN Fredi Irawan; Sobriyah Sobriyah; Agus Hari Wahyudi
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 3 (2015): September 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i3.37298

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, kebutuhan air bersih baik diperkotaan maupun dipedesaan semakin meningkat. PDAM Tirto Negoro Unit Sambungmacan yang bertugas dan bertanggung jawab atas penyediaan air bersih di Kecamatan Sambungmacan. Perlu dilakukan analisis untuk mengetahui peningkatan layanan PDAM Tirto Negoro Unit Sambungmacan dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Kecamatan Sambungmacan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu pengumpulan data yang kemudian dianalisis datanya untuk diambil kesimpulan, dengan melakukan analisis pola distribusi tekanan meter air, pertambahan pelanggan sampai tahun 2025, kapasitas produksi pada tahun 2025. Berdasarkan diadakannya program audit NRW (Non Revenue Water) dan pembentukan DMA (Distrik Meter Area) oleh PDAM Tirto Negero Unit Sambungmacan, diperoleh data sekunder hasil pengukuran debit dan tekanan meter air selama 1x24 jam dengan interval pencatatan 15 menit yang membentuk pola siklikal untuk debit dan tekanan meter sedangkan untuk distribusi air bersih membentuk pola cabang (Branch pattern). Berdasarkan analisis menggunakan rumus proyeksi jumlah pelanggan dan MDG (Millennium Development Goals), jumlah pelanggan mengalami peningkatan yaitu dari 2195 SR ditahun 2015 menjadi 4785 SR ditahun 2025 mengakibatkan bertambahnya kebutuhan air bersih. Dari analisis terhadap pertambahan pelanggan tersebut dapat diketahui bahwa kebutuhan air bersih dari tahun 2015 untuk domestik 12,339 lt/dt, non domestic 0,215 lt/dt,sosial 0,382 lt/dt dan total kebutuhan air bersih 16,245 lt/dt meningkat menjadi domestik 27,126 lt/dt, non domestic 0,4022 lt/dt,sosial 0,712 lt/dt dan total kebutuhan air bersih 35,5 lt/dt pada tahun 2025. Berdasarkan analisis mengunakan rumus regresi linier untuk kapasitas produksi air bersih mengalami penurunan dari 22,5 lt/dt tahun 2015 menjadi 16,5 lt/dt tahun 2025, berbanding terbalik dengan debit yang dibutuhkan dari 24,4 lt/dt tahun 2015 menjadi 53 lt/dt tahun 2025. Diperlukan pertambahan 1 sumur produksi kapaitas 20 lt/dt kurun waktu 2014 - 2020 dan 2 sumur produksi kapasitas masing-masing 20 lt/dt kurun waktu 2020 - 2025 untuk menunjang kinerja pendistribusian air bersih oleh PDAM Tirto Negoro Unit Sambungmacan lancar.
KORELASI ALOKASI WAKTU KEGIATAN MAHASISWA DI KAMPUS DAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR SEPEDA MOTOR DENGAN METODE ANALISIS JALUR (STUDI KASUS: FAKULTAS TEKNIK UNS) Andriani, Erlita; Handayani, Dewi; Djumari, Djumari
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i2.37186

Abstract

Moda sepeda motor digunakan untuk keperluan kuliah, sehingga dibutuhkan fasilitas parkir kampus yang memadai. Penggunaan fasilitas parkir kampus berhubungan dengan kegiatan mahasiswa, maka ingin diketahui alokasi waktu kegiatan mahasiswa di kampus dan kebutuhan ruang parkir di Fakultas Teknik UNS. Hasil analisis jalur menunjukkan rata-rata persentase alokasi waktu kegiatan mahasiswa dari yang paling besar hingga yang paling kecil pengaruhnya terhadap kebutuhan parkir pada tiga hari survei, yaitu dimulai dari kegiatan perkuliahan (37,43%), selanjutnya adalah durasi tunggu antarjam perkuliahan (19,81%), durasi kegiatan organisasi (9,86%), durasi kegiatan lain-lain (7,44%), dan yang terakhir adalah durasi mengerjakan tugas di kampus (4,25%). Hasil dari analisis jalur ini dapat digunakan sebagai dasar prioritas penanganan masalah kebutuhan ruang parkir. Direkomendasikan untuk mengurangi kebutuhan ruang parkir dengan mengurangi durasi jeda antarjam perkuliahan dan mengatur distribusi jadwal kuliah mahasiswa agar lebih merata tiap harinya.
EVALUASI GEOMETRI JALAN ANGKUT TAMBANG PADA PT. MANAKARRA MULTI MINING PROVINSI SULAWESI BARAT Habibie Anwar; Nurliah Jafar; Alam Budiman Thamsi; Muhammad Idham Farid
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v9i1.47323

Abstract

Jalan tambang yang baik adalah ketika memiliki bentuk geometri jalan yang sesuai standar yang ditetapkan oleh perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geometri jalan hauling di PT Manakarra Multi Maning, apakah telah sesuai standar atau belum. Tahapan pengambilan data geometri jalan dimulai dengan pengukuran dimensi jalan menggunakan GPS dan kompas. Tahap  selanjutnya adalah mengolah data dari alat survey tersebut menggunakan software untuk mengetahui nilai dimensi dari jalan tambang sesuai standar AASHTO. Berdasarkan hasil dari perhitungan penelitian ini dapat disimpulkan lebar jalan angkut pada jalan lurus di semua stasiun yaitu 12 meter sampai 13 meter, dan telah memenuhi standar minimum yang ditetapkan yaitu 9 meter. Lebar jalan pada tikungan berdasarkan dari hasil perhitungan untuk lebar jalan pada tikungan di setiap stasiun yaitu 12 meter sampai 14 meter, dan telah jalan memenuhi standar minimum yang ditetapkan yaitu 12 meter. Superelevasi jalan aktual tidak memenuhi standar yaitu 1,3% dan 9%, sedangkan standar yang ditetapkan untuk superelevasi minimum 4% dan superelevasi maksimum 8%. Kemiringan jalan aktual yang tidak memenuhi standar maksimum 10%, dimana kemiringan jalan aktual yang ada di lapangan relatif tinggi yaitu 11% hingga 15%.
KORELASI NILAI KOHESI DAN SUDUT GESER DALAM DENGAN NILAI TAHANAN KONUS SONDIR MENGGUNAKAN METODE STATISTIKA Muhammad Agus Bahtiar; Niken Silmi Surjandari; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37073

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan fisik infrastruktur. Tanah merupakan dasar pijakan terakhir untuk menerima pembebanan yang ada diatasnya. Peran tanah yang sangat besar ini harus diketahui sifat dan karakteristik dari tanah itu sendiri sebelum para pelaku pembangunan akan melakukan kegiatan kegiatan pembangunan. Setiap daerah memiliki keadaan tanah yang beragam, baik dari segi jenis tanah, daya dukung, maupun parameter lainnya dari tanah. Tentu saja hal tersebut dapat mengakibatkan daya dukung dan parameter tanah selalu berubah parameter tanah tersebut mencakupi sudut geser tanah dan kohesi tanah. Penelitian ini menggunakan metode statistika, yaitu dengan mencari persamaan regresi linier kohesi (c), sudut geser dalam () persamaan (qc) dan pengujian statistik meliputi uji R2 , uji variansi (uji F), uji signifikansi (uji t), dan uji validalitas. Sampel tanah dibatasi untuk nilai indeks plastisitas lebih dari 17 dengan kata lain tanah yang mempunyai sifat plastisitas yang tinggi. Hasil analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan qc = 0,915untuk persamaan qc fungsi dan qc = 96,193 c + 12,375 untuk persamaan qc fungsi c. Persamaan regresi sederhana qc fungsi didapat R= 0,874, persamaan regresi qc fungsi c didapat R= 0,414. Uji validitas persamaan regresi qc fungsidari hasil analisis didapat R=1, uji validitas qc fungsidari data sekunder didapat R=0,949. Uji validitas persamaan regresi qc fungsi c dari persamaan Sunggono (1984) didapat R= 1, uji validitas qc fungsi c dari hasil analisis didapatkan -0,704.
EVALUASI TARIF BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK), ABILITY TO PAY (ATP), WILLINGNESS TO PAY (WTP), SERTA BREAK EVEN POINT (BEP) BUS BATIK SOLO TRANS (STUDI KASUS KORIDOR 3) Murwandono, Priyandi; Legowo, Slamet Jauhari; Mufidah, Amirotul Musthofiah
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i1.37315

Abstract

Tarif sangat berpengaruh terhadap kelangsungan operasi angkutan umum karena dapat mengakomodasi kepentingan penumpang selaku konsumen dan pengelola angkutan umum. Angkutan bus Batik Solo Trans merupakan angkutan bus kota yang saat ini sedang digalakkan pengoperasiaannya. Bus Batik Solo Trans ini diharapkan dapat menjadi idaman angkutan bus kota di daerah Surakarta. Data penelitian dibagi menjadi 2, yaitu data primer dan data sekunder. Data di dapat dengan survei jumlah penumpang on board dan penyebaran kuisioner kepada pengguna angkutan bus Batik Solo Trans koridor 3 dan wawancara dengan awak bus Batik Solo Trans koridor 3, kemudian data di analisis untuk mengetahui besarnya Biaya Operasional Kendaraan (BOK) berdasarkan 3 metode (Dephub, DLLAJ, FSTPT) dan mengetahui daya beli penumpang dari kemampuan (Ability To Pay/ATP) dan kemauan (Willingness To Pay/WTP) untuk membayar tarif bus kota, serta analisis Break Even Point. Hasil analisis data menunjukkan tarif berdasarkan BOK menurut metode Dephub Rp. 1.014,72, metode DLLAJ Rp. 1.014,72, metode FSTPT Rp. 434,46 dengan sistem setoran sedangkan pada sistem normal terdapat kenaikan sebesar 198,39%. Berdasarkan ATP sebesar Rp 2.952,98 untuk kategori umum dan Rp. 2.786,29 untuk kategori pelajar. Besarnya nilai WTP sebesar Rp. 2.316 untuk kategori umum dan Rp 2.052 untuk kategori pelajar. BEP berdasarkan load factor pada hari kerja sebesar 36,2% dan pada hari libur sebesar 29,8% sistem setoran, terdapat selisih sebesar 3,35% pada sistem normal. Jumlah armada yang dibutuhkan untuk mencapai BEP pada sistem setoran sebesar 35 armada (hari kerja dan hari libur), terdapat selisih sebesar 4 armada pada sistem normal. Selain itu, waktu bus untuk mencapai BEP pada sistem setoran adalah 7,3 tahun dan sistem normal membutuhkan waktu 1,9 tahun. Tarif yang berlaku saat ini lebih besar daripada tarif berdasarkan BOK, ATP dan WTP. Diperlukan adanya evaluasi tarif dari pemerintah agar menarik minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum sebagai moda transportasi utama. Diharapkan tarif yang telah di evaluasi sesuai dengan BOK, kemampuan dan kemauan penumpang. Pemerintah diharapkan terus berinovasi dalam memberikan kebijakan dan perbaikan pelayanan serta fasilitas angkutan umum agar nilai load factor yang saat ini dapat meningkat dan menarik minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum.
Studi Karakteristik Parkir Off Street Di Lahan Parkir Stasiun Kereta Api Purwosari Surakarta Aldi Ardiansyah; Agus Sumarsono; Djumari Djumari
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v5i1.36960

Abstract

PT. Kereta Api Indonesia (KAI) membangun lahan parkir baru di lahan SPBU Purwosari yang kapasitas parkirnya lebih besar dari yang dulu. Saat ini belum ada kajian mengenai karakteristik dan kapasitas pada lahan parkir tersebut. Kendaraan yang diteliti adalah sepeda motor dan mobil penumpang. Metode penelitian yang dipakai yaitu analisa karakteristik, analisa kapasitas dan simulasi. Data primer didapat dengan cara observasi lapangan, data sekunder didapat dari PT. RESKA dimulai dari tanggal 21 November sampai 22 November 2015 selama 24 jam. Karakteristik parkir off street untuk sepeda motor adalah sebagai berikut akumulasi maksimal sebesar 985 kendaraan, durasi parkir sepeda motor rata-rata 10 jam 1 menit, volume maksimum parkir 1587 kendaraan/hari, tingkat pergantian parkir rata-rata 0,060 kend./jam/petak dan indeks parkir maksimal sebesar 84,47 %. Karakteristik parkir off street pada mobil penumpang sebagai berikut akumulasi maksimal sebesar 75 kendaraan, durasi parkir mobil penumpang rata-rata 1 jam 53 menit, volume parkir 444 kendaraan/hari, tingkat pergantian parkir rata-rata 0,204 kend./jam/petak dan indeks parkir maksimal sebesar 88,24 %. kapasitas dinamis terkecil untuk sepeda motor adalah 2255 SRP dan Untuk mobil penumpang adalah 1064 SRP. Akumulasi maksimum simulasi sepeda motor sebesar 832 kendaraan dan untuk mobil penumpang akumulasi maksimum simulasi sebesar 75 kendaraan.
KAJIAN KAPASITAS LENTUR BALOK BETON MUTU TINGGI METODE DREUX BERSERAT BENDRAT DENGAN FLY ASH Faiz, Mohamad Amar; Prayitno, Slamet; Supardi, Supardi
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i2.37202

Abstract

Struktur Beton Bertulang merupakan salah satu struktur yang sangat diandalkan kekuatannya saat ini, dan banyak dimanfaatkan sebagai kerangka portal, baik berupa kolom, struktur plat lantai, plat pondasi dan dinding geser, talud penahan tanah untuk pembangunan dan sebagainya. Beton sendiri terdiri dari partikel-partikel agregat yang dilekatkan oleh pasta yang terbuat dari semen portland dan air. Pasta ini mengisi ruang kosong diantara partikel-partikel agregat. Setelah beton segar dicorkan, pengerasan terjadi akibat reaksi-reaksi kimia eksotermis antara semen dan air yang membentuk suatu bahan struktur yang padat dan mempunyai kuat tekan tinggi dan tahan lama. Beton mutu tinggi yaitu beton dengan kekuatan yang cukup tinggi atau diatas kekuatan standar yang mana hal tersebut dipengaruhi dari beberapa hal, seperti FAS (faktor air semen), kualitas agregat, bahan tambah dan kontrak kualitas dari pembuatan beton tersebut. Beton mutu tinggi metode Dreux, yaitu suatu perancangan campuran beton yang telah dikembangkan oleh Prof. George Dreux sehingga akan didapatkan kekuatan tekan hingga 46 MPa. Beton mutu tinggi metode Dreux berserat bendrat dengan fly ash yakni beton yang terdiri dari agregat kasar (kerikil), agregat halus (pasir), semen portland, fly ash, air ditambah dengan serat bendrat dan baja tulangan yang dirangkai. Serat bendrat dipilih karena bahan bakunya mudah dan bisa didapatkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental terhadap perilaku mekanik beton dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan serat bendrat terhadap kapasitas lentur balok. Pengujian kuat lentur dilakukan pada balok berukuran 8 cm x 12 cm x 100 cm dengan variasi persentase serat 0%; 0,5%; 1%; 1,5%, dan 2% berjumlah 4 buah per persentase serat, jadi jumlah total 20 benda uji. Mutu beton yang direncanakan adalah f'c = 46 MPa. Uji lentur dilakukan pada umur 28 hari. Ditinjau dari kapasitas lenturnya, momen nominal maksimum berdasarkan hasil pengujian dan perhitungan analisis pada benda uji balok terjadi pada persentase penambahan serat 1 %. Analisis momen nominal yang memperhitungkan kuat tarik beton lebih besar dari pada momen nominal yang tidak memperhitungkan kuat tarik beton. Berdasarkan hasil penelitian, momen nominal pengujian lebih besar dari pada momen nominal analisis. Semua pola retak awal terjadi di 1/3 tengah bentang, dan keruntuhannya pun terjadi didaerah tersebut, sehingga dari hasil penelitian tersebut dapat dikatakan sebagai keruntuhan lentur.
KAJIAN SERAPAN CO2 PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN VARIASI KOMPOSISI SILICA FUME Wibowo Wibowo; Halwan Alfisa Saifullah; Bela Putri Alifyya
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v9i2.53967

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini berkembang pesat diikuti dengan meningkatnya kebutuhan beton. Beton merupakan komponen struktur yang dominan dalam konstruksi.Penggunaan beton dalam dunia konstruksi tidak hanya digunakan pada bangunan di darat tetapi juga pada bangunan air. Mutu dan durabilitas beton menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Beton dituntut memiliki kemampuan untuk bertahan pada kondisi dimanapun selama jangka waktu yang telah direncanakan. Jumlah pori pada beton mempengaruhi durabilitas beton. Jumlah pori yang semakin banyak pada beton menyebabkan permeabilitas dan serapan meningkat sehingga menyebabkan kuat tekan dan durabilitas menurun. Beton Bubuk Reaktif adalah beton yang dikembangkan menggunakan teknik perbaikan mikrostruktur dengan menghilangkan agregat kasar, menurunkan rasio air semen dan menambahkan material pozzolan. Silica fume merupakan material pozzolan yang berukuran sangat kecil yang dapat mengisi rongga dalam campuran beton dan akan memperkecil ukuran pori dalam pasta semen, sehingga dapat mengurangi permeabilitas beton. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi variasi silica fume 0%; 5%; 10%; 15%; 20% dan 25% pada beton bubuk reaktif terhadap nilai serapan CO2. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan benda uji beton silinder berukuran tinggi 15 cm dan diameter 7,5 cm dan berjumlah 18 buah. Pengujian serapan CO2 dilakukan dengan cara merendam benda uji ke dalam larutan karbonat 4% selama 10+0,5 menit dan 24 jam kemudian menimbang benda uji dalam keadaan SSD dan membandingkan dengan berat kering ovennya. Hasil dari penelitian ini adalah penambahan silica fume dan penggunaan faktor air semen yang rendah menyebabkan permeabilitas menurun sehingga nilai serapan CO2 menurun. Nilai serapan CO2 terendah yaitu pada kadar substitusi silica fume 15%, dimana dapat menurunkan serapan beton hingga 83,57% dalam perendaman selama 10+0,5 menit dan menurunkan serapan beton hingga 71,76% dalam perendaman selama 24 jam.