Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
A. Fokus dan Ruang Lingkup 1. Fokus Fokus Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) pada kajian dan penelitian di bidang keolahragaan, berfokus pada bidang-bidang olahraga Non Pendidikan diantaranya: Filsafat Olahraga, Sejarah Olahraga, Pedagogi Olahraga, Psikologi Olahraga, Sosiologi Olahraga, Biomekanika Olahraga, Kedokteran Olahraga. 2. Ruang Lingkup Mengikuti perkembangan bidang teori lain yang menjadi Ruang lingkup pada Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) ini diantaranya: Bidang teori lain yang bersifat spesifik: Belajar Gerak (Motor Learning), Perkembangan Gerak (Motor Development), Teori Bermain (Play Theory), Teori Gerak (Movement Theory), Teori Latihan (Training and Coaching Theory) Sedang Berkembang: Manajemen Olahraga, Infrastruktur Olahraga, Industri Olahraga, Komunikasi dan Media Massa Olahraga, Ekonomi Olahraga (Sport Economy), Hukum Olahraga (Sport Law), Politik Olahraga (Sport Politics), Teknologi Olahraga (Sports Engineering) Disiplin ilmu olahraga yang meliputi jenis-jenis atau cabang-cabang olahraga yang sudah berkembang dipertandingkan secara professional maupun amatir dan baik di level Olimpiade, Asean Games, Sea Games dan PON (Pekan Olahraga Nasional) maupun ditingkat daerah diantaranya: Atletik, Gymnastic, Renang, Panahan, Dayung, Petanque, Sepakbola/Futsal, Basket, Bola Voli, Bulu Tangkis, Tenis, Pencak Silat, Karate, Taekwondo, Judo, Gulat, dst.
Articles
101 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Renang Gaya Bebas Melalui Gaya Mengajar Penemuan Terpimpin Pada Siswa Kelas Middle Sekolah Renang Clavo Kabupaten Bekasi
Prawira , Asrori Yudha;
‘ala , Faridatul;
Rahman, Muhammad Taufiqul
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v4i2.12582
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan penulis dilapangan, mengenai pembelajaran renang gaya bebas. Permasalahan yang terjadi pada proses pembelajaran renang gaya bebas pada siswa kelas middle dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar renang gaya bebas pada siswa kelas middle dengan menggunakan gaya mengajar penemuan terpimpin. Diharapkan siswa dapat menguasai konsep gerak pembelajaran renang gaya bebas dengan baik dan benar. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah renang clavo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan (Action Research), dengan teknik pengambilan data yaitu data kuantitatif dan kualitatif yaitu siswa kelas middle yang berjumlah 37 orang, yang terdiri dari 18 orang siswa laki-laki dan 19 orang siswa perempuan. Pelaksanaan penelitian menggunakan dua siklus. Hasil penelitian ini adanya peningkatan hasil belajar renang gaya bebas melalui gaya mengajar penemuan terpimpin, peningkatan terjadi disetiap pembelajaran yang dimulai dengan observasi awal, siklus I dan diakhiri pada siklus II. Terjadi peningkatan pada aspek psikomotor, siswa telah memahami konsep gerak renang gaya bebas. Pada aspek kognitif, pemahaman siswa bertambah seiring dengan proses mengikuti pelajaran, terlihat dari semangat dan antusias siswa mengikuti pembelajaran, kepercayaan diri siswa dalam berinteraksi dengan siswa dan guru, nilai kejujuran, kedisiplinan, kerjasama tanggung jawab dan toleransi antar siswa yang mereka tunjukkan
Anxiety Level Of Ssb Kijang Pinrang Players After Experiencing Injury
Sahabuddin, Sahabuddin;
Ishak, Muhammad;
Fadillah, Arman
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v4i2.12857
This research is descriptive. The method used is a survey. The data collection technique uses a questionnaire. The population in this study were 25 SSB Kijang Pinrang players. Sampling in this study was carried out by purposive sampling. The criteria for determining this sample include: (1) willing to be a research sample, (2) present at the time of data collection, and (3) having experienced an injury. Based on these criteria, 15 players were met. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis presented in the form of a percentage. The results of the study showed that the level of anxiety of Kijang Pinrang players after experiencing an injury was in the category of "very low" at 6.67% (1 person), "low" at 33.33% (5 people), "sufficient" at 26.67% (4 people), "high" at 26.67% (4 people), and "very high" at 6.67% (1 person).
Identification Of Sports Injuries In Football Players
Syahruddin, Syahruddin;
Saleh, Muh. Sahib;
Saleh, Muhammad Syahrul
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v4i2.12859
This research is a descriptive study with a survey method. This study aims to determine the body parts and types of injuries that often occur in BKMF FIKK UNM Football Players with a sample size of 30 people with sampling using saturated sampling techniques where saturated sampling is a sampling technique when all members of the population are used as samples. The data collection technique in this study was by giving questionnaires to several respondents and the respondents filled out the questionnaires, after which the questionnaires were returned to the researcher. From the results of the descriptive analysis, it can be seen that injuries to the dominant body parts that occur in BKMF FIKK UNM Football Players are the legs and feet with a percentage of 53.11%, then the arms and hands by 27.55%, the head 8.87%, the spine by 6.09%, and the body by 4.37%. The most dominant types of injuries that occur in BKMF FIKK UNM Football Players are bruises 27.54%, then sprains/strains 21.39%, fractures 17.51%, dislocations 13.90%, abrasions 10.70%, cramps 6.68%, and head injuries (fainting) as the type of injury that is least experienced, namely 2.27%.
Students' Awareness Level On The Dangers Of Drugs
Hakim, Hikmad;
Sahabuddin, Sahabuddin;
Ishak, Muhammad
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v4i2.12861
This study aims to determine the level of student knowledge about the dangers of drugs in SMA Negeri 16 Makassar. This research is quantitative and descriptive. The variable in this study is the level of students' knowledge about the dangers of drugs at SMA Negeri 16 Makassar. The population in this study were all students in SMA Negeri 16 Makassar and a sample of 60 people. The data collection technique used is a questionnaire (questionnaire). The data analysis technique used descriptive data analysis techniques with SPSS categorization. The results of this study indicate that the level of knowledge of students about the dangers of drugs at SMA Negeri 16 Makassar for the Narcotics category is in the moderate category as much as 45.0%, for the Psychotropic category in the medium category with a percentage level of 70.0%, and for the Substance category Addictive is in the high category with a percentage of 43.3%. It can be concluded that the level of students' knowledge about the dangers of drugs at SMA Negeri 16 Makassar is in the medium category
Integrasi Life Skills Pada Program Latihan Futsal Dalam Rangka Positive Youth Development
Hambali, Asep Hadi;
Gunanwan , Asep Sahrul
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v5i01.13103
Proses pembinaan pelatihan yang dilakukan di UKM Futsal STKIP Bina Mutiara hanya terfokus kepada keterampilan gerak, performa, prestasi, sedangkan dalam tujuan yang lain seringkali tidak tersentuh pada proses latihan tersebut, seperti mengembangkan berbagai nilai sosial, seperti kecakapan hidup. Dapat diketahui bahwa hanya sedikit atlet yang dapat mencapai puncak prestasi dan mempertahankan karir mereka dalam dunia olahraga termasuk futsal. Seorang atlet yang luar biasa bukan hanya memiliki kemampuan fisik yang baik, tetapi juga kekuatan mental, kecerdasan emosional, daya tahan, dan kemampuan mengatasi sebuah tekanan dalam sebuah kompetisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan program latihan futsal yang terintegrasi life skills terhadap perkembangan life skills dalam rangka positive youth development. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain nonequivalent control group design terhadap 30 atlet UKM Futsal STKIP Bina Mutiara dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Data life skills dikumpulkan menggunakan angket life skills. Hasil analisis menggunakan uji perbedaan dua rata-rata pada variabel life skills, nilai signifikansi 0,00 < 0,05, artinya Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan program latihan futsal yang terintegrasi life skills terhadap perkembangan life skills dalam rangka positive youth development
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Terhadap Hasil Belajar Passing Atas Bola Voli
Abdurahman, Irpan;
Hambali, Asep Hadi;
Nugraha, Tarsyad;
Subakti, Rifal
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v5i1.13104
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division (STAD) terhadap hasil belajar teknik dasar passing atas bola voli di SMK Pembangunan Cibadak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak delapan kelas dengan jumlah 143 siswa dan di ambil untuk digunakan sampel satu kelas dengan jumlah 29 siswa, adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Data hasil di kumpulkan melalui pretest dan posttest. Uji data dalam penelitian ini yaitu uji asumsi (uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis dengan uji-t), kemudian membandingkan hasil pretest dan posttest pada hasil eksperimen. Analisis data menggunakan SPSS versi 26.0. Pada data hasil pretest diperoleh nilai rata-rata 124,7 sedangkan dari hasil posttest diperoleh nilai rata-rata 143,9. Untuk menentukan data berdistribusi normal atau tidak normal, maka analisis data di lakukan uji-t berpasangan pada pretest dan posttest. Hasil analisis di buktikan pada taraf signifikan. Maka hasil dari uji-t yaitu memiliki nilai t=6,786 dan sig.000<0,05 maka Ho di tolak atau terdapat pengaruh yang signifikan. Sehingga dari hasil data pretest dan posttest mengenai pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division (STAD) terhadap hasil belajar teknik dasar passing atas bola voli memiliki peningkatan
Eksplorasi Tarian Wisisi Sebagai Aktivitas Fisik dalam Inovasi Gerak Olahraga Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
Ita, Saharuddin;
Kogoya, Toni;
Fadhiil, Fahmi;
Nisa Sofiyah Khasanah , Fachrun;
Teguh Prasetyo, Muhammad
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v5i2.13335
Salah satu tarian tradisional yang berpotensi besar sebagai keseharian untuk melakukan aktivitas fisik dalam inovasi gerak olahraga berbasis budaya adalah Tarian Wisisi. Tarian ini merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat di wilayah tertentu dengan gerakan yang dinamis, ritmis, serta melibatkan koordinasi tubuh secara menyeluruh. Eksplorasi Tarian Wisisi di era modern dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus melestarikan budaya daerah. Penelitian ini mengeksplorasi Tarian Wisisi sebagai aktivitas fisik dalam inovasi gerak olahraga berbasis budaya. Tujuan utama adalah mempelajari potensi tarian tradisional sebagai alternatif olahraga yang sehat dan pelestarian warisan budaya. Tarian wisata yang berasal dari tradisi lokal memiliki pola latihan yang kaya dan dinamis yang dapat diadaptasi dalam konteks inovasi olahraga modern, mengisi kekosongan integrasi budaya dalam pengembangan olahraga saat ini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan observasi langsung untuk menganalisis struktur gerakan tarian serta wawancara dengan praktisi tari dan olahraga guna mendapatkan perspektif integrasi gerak budaya dalam latihan fisik. Hasil yang diharapkan adalah pengembangan tarian Wisisi berbasis olahraga yang bisa dipakai dalam pendidikan jasmani dan aktivitas fisik umum. Manfaat penelitian ini meliputi kekayaan alternatif olahraga budaya yang lebih terintegrasi, menarik, sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal. Melalui penyebaran artikel ilmiah dan rekomendasi praktis, penelitian tidak hanya memberi kontribusi akademik namun juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aktivitas fisik dengan pijakan kearifan lokal.
Manajemen Pendidikan Jasmani dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di SMKN 4 Medan
Aulia, Aisha;
Akhdan, Muhammad;
Lois, Bastian;
Muslim, Syuhada;
Stepanus, Pedro;
Hany, Fauzia;
Pratama, Ilham Pratama;
Supriadi, Amir;
Destya, Muhammad Reza
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v5i1.13384
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan jasmani di SMKN 4 Medan yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif, terstruktur, dan sesuai standar kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan kompetensi dasar kurikulum, namun masih diperlukan peningkatan pada ketersediaan sarana. Pengorganisasian pembelajaran berjalan baik melalui pembagian tugas guru serta pemanfaatan fasilitas yang ada. Pelaksanaan pendidikan jasmani berlangsung efektif meskipun dipengaruhi keterbatasan lapangan dan peralatan tertentu. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan autentik melalui penilaian keterampilan, sikap, dan pengetahuan. Kesimpulannya, manajemen pendidikan jasmani di SMKN 4 Medan berada dalam kategori baik namun perlu penguatan pada pengelolaan sarana dan penyediaan media pembelajaran untuk mencapai kualitas optimal
Optimalisasi Pengelolaan Pembelajaran Penjas dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMPN 13 Medan
Alpanisa, Putri;
Bellina, Agnes;
Hutabarat, Limsar;
Johannes, Rikky;
Roisinton, Andre;
Simanjuntak, Berkat;
Supriadi, Amir;
Destya, Muhammad Reza
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v5i1.13386
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi manajemen pembelajaran pendidikan jasmani di SMPN 13 Medan serta menganalisis sejauh mana manajemen tersebut berkontribusi terhadap efektivitas belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun secara sistematis berdasarkan kalender akademik dan kompetensi dasar, namun ketersediaan sarana masih perlu ditingkatkan. Pengorganisasian terlaksana baik melalui pembagian tugas guru dan penjadwalan penggunaan lapangan. Pelaksanaan pembelajaran berjalan cukup efektif meskipun keterbatasan ruang bermain membuat guru harus lebih kreatif dalam memilih metode. Evaluasi dilakukan melalui penilaian autentik yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Secara keseluruhan manajemen pembelajaran pendidikan jasmani di SMPN 13 Medan sudah berjalan baik, namun diperlukan penguatan dalam pemenuhan sarana dan peningkatan variasi model pembelajaran
Hubungan Tinggi Badan Dengan Akurasi Tendangan Pada Atlet Sepak Bola Usia 13–17 Tahun
Gautama, Aditya;
Hanif, Muhammad Fikri;
Daiva, Naufal Juhan;
Arifin, Faiz Akbar;
Ridhwan, Muhammad;
Yusup, Moh Mohaemin
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/joker.v5i1.13387
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tinggi badan terhadap akurasi tendangan pada atlet sepak bola usia 13–17 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang melibatkan 30 atlet sebagai sampel. Data tinggi badan diukur menggunakan stadiometer, sedangkan akurasi tendangan diperoleh melalui tes menendang ke target. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel berdistribusi normal, sehingga memenuhi asumsi analisis parametrik. Uji korelasi Pearson mengungkapkan hubungan positif yang sangat kuat antara tinggi badan dan akurasi tendangan (r = 0,990; p = 0,000). Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa tinggi badan memberikan kontribusi sebesar 98,1% terhadap variasi akurasi tendangan (R2 = 0,981), dengan koefisien regresi B = 0,982 yang berarti setiap peningkatan 1 cm tinggi badan meningkatkan akurasi tendangan sebesar 0,982 poin. Temuan ini menegaskan bahwa tinggi badan merupakan faktor antropometri yang berpengaruh signifikan terhadap akurasi tendangan atlet sepak bola remaja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam merancang program latihan yang lebih efektif berdasarkan karakteristik fisik atlet