cover
Contact Name
Adolf Situmorang
Contact Email
teknika@usm.ac.id
Phone
+628122003033
Journal Mail Official
teknika@usm.ac.id
Editorial Address
Jl.Soekarno-Hatta, Tlogosari. Semarang, Jawa-Tengah, Indonesia Telp: 024-6702757; fax: 024-6702272
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknika
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14104202     EISSN : 25808478     DOI : 10.26623/teknika.v17i1.3127
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknika merupakan jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian atau pemikiran dibidang Teknik Sipil. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ini difokuskan pada bidang Teknik Sipil dan Rekayasa. Dosen, mahasiswa, dan peneliti diharapkan dapat memanfaatkan jurnal ini untuk berbagi pengetahuan hasil penelitian atau pemikirannya.
Articles 136 Documents
Modulus Elastisitas Beton Geopolimer Berbasis Fly ash PLTU Tanjungjati B Jepara Kustirini, Anik; Susilo, Edy; Widorini, Trias; Purnijanto, Bambang
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8748

Abstract

Beton geopolimer adalah beton yang dibuat tanpa menggunakan semen. Sebaliknya, fly ash—bahan sisa pembakaran batu bara di pembangkit listrik tenaga uap—dimanfaatkan (PLTU). Pada penelitian ini fly ash dari PLTU Tanjungjati B Jepara digunakan untuk menguji modulus elastisitas beton geopolimer sehingga diperoleh pemahaman yang jelas mengenai sifat-sifatnya. Tiga benda uji silinder 15/30 digunakan untuk menguji modulus elastisitas beton. Rata-rata modulus elastisitas beton geopolimer umur 28 hari sebesar 20.560,797 MPa. Model modulus elastisitas dan kuat tekan beton geopolimer dengan persamaan Ec = 12761 (f’c) 0,4657 diperoleh dari hasil regresi daya. Validasi dilakukan dengan korelasi, angka R2 = 0,9944 mendekati satu, artinya hubungan kuat tekan dengan modulus elastisitas sangat kuat atau valid. Nilai modulus elastisitas hasil laboratorium berbeda 0,338% dengan nilai modulus elastisitas SNI dan selisih nilai modulus elastisitas Hukum Hookes sebesar 0,018%. Grafik hasil laboratorium dan Hooke berimpit
Pengaruh Kadar Lumpur Terhadap Nilai Kuat Tekan Paving Block Dengan Bahan Dasar Sedimentasi Limbah Galian C di Sungai Klagison, Kota Sorong. Fajar, Muhammad Nur; Saputra, Asrul; Purwantoro, Didik Setya; Iqbal, Iqbal; Arifin, Herlina
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8773

Abstract

Sedimentasi menjadi salah satu permasalahan pada Sungai Klagison, pencucian pasir menghasilkan limbah air yang mengandung padatan terlarut dan padatan yang tidak terlarut. etika endapan lumpur terakumulasi dan berlebihan maka dapat mengakibatkan pendangkalan pada sungai dan menyebabkan terjadinya luapan air sungai, terutama ketika musim hujan. Namun selain dampak negatif akibat sedimentasi di DAS Klagison, Yang mana matereial ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, salah satunya adalah paving block. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan menguji 2 jenis material  sedimentasi, yang mana material tersebut merupakan sedimentasi tanpa di oleh dan sedimen yang telah di olah, dengan melakukan 2 pengujian yaitu pengujian kadar lumpur dan uji kuat tekan terhadap paving block yang telah di buat dengan 1 komposisi perbandingan yaitu 1:3. Untuk selanjutnya dibandingkan hasil kuat tekan dari kedua sampel yang di uji. Dari hasil pengujian didapatkan karakteristik penggunaan sedimen yang sudah diolah lebih baik dibandingkan dengan sedimen yang belum diolah. yang mana nilai kuat tekan mengalami peningkatan dari 9,59 Mpa ke 14,96 Mpa. Dan untuk klasifikasi mutu paving yang diperoleh setelah diolah adalah mutu C dan B yang digunakan untuk perlatan parkir dan pejalan kaki.
Penerapan Manajemen Mutu Sesuai Iso 9001:2015 pada Kontraktor Pt. Narendra Putra Dewata Muka, I Wayan
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8913

Abstract

Sistem manajemen mutu merupkan suatu tatanan yang menjamin tercapainya tujun dan sasaran-sasaran mutu yang direncanakan. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimanakah penerapan manajemen mutu sesuai ISO 9001:2015 dan faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam penerapan ISO 9001:2015 pada proyek Gedung Kantor Camat Payangan. Dalam upaya mewujudukan aplikasi dilapangaan, maka dilakukan penelitian menegenai penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 pada proyek Gedung Kantor Camat Payangan dimana PT. Narendra Putra Dewata Sebagai kontraktor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, untuk mengetahui penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 maka dilakukan wawancara dan kuesioner dengan personil yang terkait dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Penilaian penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dari klausul 4 sampai klausul 10 ini didapat dengan skor audit dan skala pengukuran variabel menggunakan skala likert. Dari hasil analisis data penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 pada proyek pembangunan Gedung Kantor Camat Payangan didapat presentase rata-rata penilaian penerapan klausul 4 sampai klausul 10 sebesar 87% termasuk dalam kategori sangat baik (81% ≤ skor ≤ 100%). Faktor-faktor yang menjadi kendala penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 adalah komitmen, tenaga kerja, membuat laporan/dokumen, mitra kerja, metode kerja, dan organisasi perusahaan.
Mengukur Kontribusi Kepedulian Masyarakat Dalam Restorasi Vegetasi DAS (Study Kasus: DAS Garang) Dardak, Emil Elestianto; Sudarmanto, Bambang; Firmawan, Ferry
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8980

Abstract

Eksistensi DAS sebagai wilayah pelindung kebencanaan sangat penting dan hal itu terkait dengan eksistensi vegetasinya. Penelitian terdahulu tentang peran vegetasi DAS dalam menyokong resiliensi kawasan telah banyak dilakukan, namun pendalaman penelitian yang menghubungkan hal tersebut dalam bentuk aksi nyata restorasi lingkungan masih belum banyak dilakukan. Penelitian ini melakukan pengujian peran masyarakat dalam bentuk bobot kontribusi terhadap tindakan merestorasi vegetasi DAS dengan studi kasus di wilayah DAS Garang. Metode yang digunakan adalah melakukan kuantifikasi nilai kepedulian masyarakat dalam menanam dan merawat vegetasi dan mengukur korelasinya dengan indeks vegetasi dari interpretasi citra satelit pada musim kemarau dan musim penghujan. Pengukuran bobot kontribusi peran masyarakat diukur dari interpretasi statistikal secara spatial maupun non-spatial. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat DAS Garang dalam menjaga vegetasi berpola menyebar atau disperse. Kontribusi kepedulian dalam bervegetasi menunjukkan bobot pengaruh 22,65% dengan ketergantungan kepada peran institusi sebesar 35%. Hasil dari pengukuran ini diharapkan mampu dijadikan sebagai pertimbangan dalam penyusunan model restorasi vegetasi DAS dalam format integrasi sistem sosial dan ekologi
Analisis Pengaruh Perilaku Spring Tanah Pada Retakan Lantai Jembatan Taufiq Rinaldi; Rinaldi, Taufiq; Ridwan, Muhammad; Suroso, Priyo
Teknika Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i2.12424

Abstract

Jembatan merupakan struktur penting dalam infrastruktur yang berfungsi menghubungkan dua tempat terpisah, seperti yang terhalang oleh sungai atau lembah. Salah satu tipe konstruksi yang digunakan adalah Jembatan Rangka Baja dimana saat masa layan sering mengalami degradasi elemen, seperti korosi pada rangka dan retakan pada lantai jembatan, yang dapat disebabkan oleh usia struktur, perubahan regulasi pembebanan, dan kurangnya pemeliharaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya-gaya akibat perilaku spring/pegas tanah terhadap retakan pada lantai jembatan. Penelitian menggunakan pendekatan perhitungan manual dan aplikasi perangkat lunak Midas Civil, dengan mempertimbangkan parameter geometri, data tanah, dan bathymetri. Analisis konstanta pegas tanah, baik secara vertikal (p-z) maupun horizontal (p-y dan p-x), dilakukan untuk memahami distribusi gaya dan momen pada struktur. Hasil penelitian pada kasus Jembatan Sambaliung menunjukkan bahwa pendekatan perilaku spring tanah memberikan hasil yang lebih realistis dibanding asumsi tumpuan jepit, Pada kasus Jembatan Sambaliung perilaku spring tanah memiliki pengaruh signifikan terhadap retakan lantai jembatan dan penting untuk diperhitungkan dalam perencanaan dan evaluasi struktur jembatan lainnya.
Numerical and Field-Based Analysis of Soil Nailing for Slope Stability Adolf Situmorang; Anik Kustirini; Kukuh Wisnuaji Widiatmoko
Teknika Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i2.12918

Abstract

Landslide occurrences in Indonesia are predominantly associated with soft soils and inadequate drainage conditions during periods of high-intensity rainfall. Nevertheless, the country’s diverse geological settings pose significant challenges for implementing effective landslide mitigation strategies, particularly as most existing studies are concentrated on specific islands, each characterized by distinct geotechnical and geomorphological conditions. In certain areas of Flores Island, landslides have been observed at relatively shallow depths and steep slope angles, often occurring in remote locations. Additionally, the tectonic setting of Flores Island—surrounded by multiple active seismic sources—increases the susceptibility to both rockfalls and earthquake-induced landslides. Soil nailing has emerged as a promising stabilization technique in such conditions, particularly where subsurface materials exhibit high resistance to penetration (N-SPT > 60). Despite the steep terrain, the technique remains viable due to its adaptability and minimal disturbance to the existing slope geometry. Stability analyses conducted using both the FEM and LEM under static loading conditions indicate that soil nailing is effective in reinforcing the slope without inducing significant deformation. Furthermore, the reinforced slopes demonstrate sufficient stability under seismic loading, satisfying the design earthquake criteria stipulated by the Indonesian Standard.