cover
Contact Name
Adolf Situmorang
Contact Email
teknika@usm.ac.id
Phone
+628122003033
Journal Mail Official
teknika@usm.ac.id
Editorial Address
Jl.Soekarno-Hatta, Tlogosari. Semarang, Jawa-Tengah, Indonesia Telp: 024-6702757; fax: 024-6702272
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknika
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14104202     EISSN : 25808478     DOI : 10.26623/teknika.v17i1.3127
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknika merupakan jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian atau pemikiran dibidang Teknik Sipil. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ini difokuskan pada bidang Teknik Sipil dan Rekayasa. Dosen, mahasiswa, dan peneliti diharapkan dapat memanfaatkan jurnal ini untuk berbagi pengetahuan hasil penelitian atau pemikirannya.
Articles 136 Documents
Analysis of Flood Discharge at the Top of the Brukah River Due to Changes in Land Use of the Sindu Kalibening Block in Banjarnegara Kuncoro, Ahmad Hakim Bintang; Susilowati, Susilowati
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.10499

Abstract

The Sindu Block area in Kalibening District, Banjarnegara Regency, is a rice field area 1000 meters above sea level that often floods during the rainy season. The initial indications of the cause of flooding are high rainfall, siltation of rivers, and changes in forest land use. There is a need for research related to land use change in the Kalibening area to determine its effect on the peak discharge of the Brukah River flood. The purpose of this study is to determine the effect of land use change on the percentage of increase in peak flood discharge in the Brukah River. The calculation of peak flood discharge in this study uses the HEC-HMS application with GPM satellite rainfall data, frequency analysis using Hydrognomon, and baseflow using the Gama 1 equation. The simulation results showed that the comparison between ideal conditions and other conditions in percentage terms from Q2th, Q5th, Q10th, Q25th, and Q50th was an average of 14.1% - 10.7% for 2012 conditions, then 15.7% - 11.7% for 2020 conditions, and 22.7% - 16.1% for severe conditions. Land use changes significantly affect peak flood discharge, especially in the Brukah River in the Sindu Kalibening Block area of Banjarnegara.
Analisis Kepuasan Pengguna Terhadap Infrastruktur Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Dengan Metode EUCS-CSI BERLIANA, ANNISA; NAFISAH, CHILATUN; HANDAJANI, MUDJIASTUTI; MULDIYANTO, AGUS
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.10566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pengguna terhadap infrastruktur Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya bandara sebagai infrastruktur vital yang harus memenuhi kebutuhan pengguna dalam kenyamanan dan keamanan. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 100 responden dengan kuesioner yang menilai lima dimensi utama EUCS: ketersediaan (content), jumlah (accuracy), kebersihan (format), kemudahan penggunaan (ease of use), dan ketepatan waktu (timeliness). Hasil analisis menunjukkan bahwa infrastruktur bandara sudah memenuhi standar dan pengguna merasa sangat puas (dengan nilai rata-rata 87,03% untuk kelima dimensi utama) dengan infrastruktur bandara, terutama pada fasilitas area tunggu keberangkatan dan kedatangan. Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas parkir dan keamanan. Kesimpulannya, infrastruktur bandara sudah memadai, namun beberapa perbaikan diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan rekomendasi perbaikan infrastruktur bandara dan meningkatkan pengalaman pengguna, yang diharapkan dapat diterapkan di bandara lain.
Pengaruh Media Penyimpanan Tulangan Baja Terhadap laju korosi menggunakan metode Weight Loss Fajar, Muhammad Nur; Arifin, Herlina; Purwantoro, Didik Setyo; Maysyurah, Alfina
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.10356

Abstract

Lingkungan pelaksanaan proyek konstruksi yang berada di sekitar laut ataupun pembangunan yang dilaksanakan saat waktu musim hujan akan menyebabkan korosi pada tulangan jika didiamkan tanpa perlindungan di tempat terbuka. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis laju korosi pada tulangan dengan media korosi yang berbeda-beda. Peneliti menggunakan benda uji besi tulangan dengan diameter 10mm yang akan didiamkan pada media air laut, air hujan, ruang tertutup dan ruang terbuka lalu melewati proses korosi selama 7, 20, 40, dan 65 hari. Tulangan kemudian dianalisis menggunakan metode uii laju korosi weight-loss untuk mengetahui laju korosi tulangan pada media yang digunakan. Media yang menghasilkan nilai laju korosi tertinggi pada tulangan adalah media air laut, kemudian media air hujan, media ruang terbuka, dan yang terendah nilai laju korosinya adalah media ruang tertutup. Hal ini disebabkan oleh kandungan NaCl yang terdapat dalam media air laut akan mempercepat dan meningkatkan laju korosi pada tulangan.
Karaketeristik Penumpang Pesawat di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Muldiyanto, Agus; Pratikso, Pratikso; Handajani, Mudjiastuti
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.10775

Abstract

Pembangunan fasilitas sisi darat bandar udara di Indonesia sangat pesat untuk itu perlunya kajian tentang karakteristik penumpang pesawat, hal ini sebagai dasar nantinya mengetahui perilaku, kemampuan dari penumpang sehingga fasiitas dapat sesuai kebutuhan dimana setiap bandara akan berbeda. Karakteristik disini berdasar demografi dengan parameter melputi usia, gender, pendidikan, pendapatan, asal dan tujuan perjalanan. Metode yang digunakan menggunakan deskriptif kuantitatif, jumlah sampel ditentukan dengan rumus slovin, intrumen menggunakan formulir kuesioner, dilakukan dengan secara lansung dan tidak langsung (online) pada penumpang sebagai responden. Hasilnya karakteristik penumpang yaitu untuk , 58,93% laki-laki dan 41,07% perempuan, usia > 21 tahun (umur produktif) sebesar 96, 27%, pendidikan >D3 sebesar 85,86%, jenis pekerjaan 77,07% swasta dan wiraswasta, penghasilan >6juta sebesar sebesar 79,21% dan tujuan perjalan untuk urusan bisnis sebesar 59,47%. Hasil ini sesuai dengan pridikat kota semarang sebagai kota jasa dimana bandara Ahmad Yani berada.
Perencanaan Lajur Khusus Sepeda di Kampung Inggris Pare Fadhilah, Shinta Nur; Aprianto, Rizal; Tohom, Frans; Purwanto, Edi
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.10021

Abstract

Kampung Inggris Pare menjadi salah satu kawasan yang menarik masyarakat dari luar kota untuk datang untuk belajar memperdalam ilmu berbahasa inggris. Mayoritas orang yang datang ke Kampung Inggris adalah masyarakat yang tidak membawa kendaraan pribadi, dalam melakukan mobilitasnya mereka lebih memilih menggunakan sepeda untuk kegiatan sehari-harinya. Potensi demand ini didukung dengan banyaknya tempat persewaan sepeda di sepanjang ruas Jalan Brawijaya, yang terletak di jantung Kampung Inggris, hal ini menjadi salah satu sebab mengapa sepeda menjadi salah satu moda transportasi yang banyak digunakan di Kampung Inggris. Jalan Brawijaya menjadi salah satu ruas yang banyak dilewati oleh pengguna sepeda, karena di ruas inilah para pesepada banyak berlalu lalang untuk menuju tempat kursusnya, namun belum terdapat fasilitas yang memadai bagi pesepeda yakni belum terdapat lajur khusus sepeda. Diperlukan analisis perencanaan kebutuhan lajur khusus sepeda, dan pengadaan pemenuhan perlengkapan jalan agar menjadi jalan yang aman, nyaman dan selamat bagi pesepeda. Pengadaan lajur khusus sepeda diharapkan agar pada Jalan Brawijaya tidak terjadi mix traffic antara pesepeda dengan kendaraan bermotor. Dengan penerapan perencanaan lajur khusus sepeda dengan tipe C, nilai tingkat pelayanan jalan di Jalan Brawijaya tetap A, yang menunjukkan adanya lajur khusus sepeda tidak mempengaruhi lalu lintas yang ditimbulkan, dan keselamatan bagi pesepeda dapat ditingkatkan.
Analisis Aktivitas Masyarakat Sebagai Bentuk Tarikan dan Bangkitan pada Kawasan Industri Knitting Mill Semarang Pamungkas, Wardana Galih; Pratiwi, Yesina; Sulistyowati, Sulistyowati
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.9769

Abstract

Transportasi merupakan bagian penting dari rutinitas harian yang memudahkan pergerakan manusia dan barang ke berbagai tempat. Dengan transportasi, perpindahan lokasi menjadi lebih efisien. Namun, peningkatan volume kendaraan mempengaruhi kinerja lalu lintas dan perilaku pengemudi, sehingga dapat menyebabkan kemacetan. Peningkatan ini dipicu oleh bertambahnya jumlah penduduk, meningkatnya kebutuhan akan sarana transportasi, parkir di badan jalan, aktivitas pejalan kaki, dan pertumbuhan ekonomi yang terus naik dari tahun ke tahun. Kawasan Industri Knitting Mill di Jalan Simongan, Semarang Barat, atau yang dikenal sebagai Kawasan Industri Ngemplak Simongan, menjadi salah satu area yang menghadapi masalah ini. Tarikan dan bangkitan lalu lintas di area ini berpotensi menimbulkan kemacetan yang mengganggu operasional kawasan industri. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan analisis terhadap tarikan dan bangkitan aktivitas lalu lintas masyarakat dengan melakukan penelitian dan manajemen lalu lintas yang tepat. Penelitian ini menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2014) sebagai pemutakhiran dari MKJI, 1997, serta bantuan program Microsoft Excel dan SPSS untuk analisis data.
Struktur Sedimen daerah Sungai “KLG” untuk Identifikasi Lingkungan Pengendapan Satuan Batupasir Karbonatan Afifah, Rohima Sera
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.8855

Abstract

Struktur sedimen merupakan salah satu data penting dalam penentuan lingkungan pengendapan. Pembentukan struktur sedimen dipengaruhi oleh proses sedimentasi baik sebelum, selama dan sesudah. Proses- proses disebabkan antara lain oleh proses fisika, kimia, biogenik, transportasi oleh agen erosi, arus fluida dan aliran massa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui klasifikasi berdasarkan proses terbentuknya struktur sedimen dan melakukan interpretasi Lingkungan Pengendapan. Penelitian berfokus pada Satuan Batuan Batupasir Karbonatan untuk mengetahui lingkungan pengendapan dengan beberapa metode, yakni: metode deskritif, mengkaji hasil satuan batuan hasil pemetaan geologi permukaan, metode analisis struktur sedimen untuk penentuan klasifikasi proses pembentukan dan media transportasi, metode analisis fosil untuk mendapatkan jenis fosil dan lingkungan hidup. Hasil Penelitian, menunjukkan struktur sedimen di daerah penelitian berupa Flute Cast dan Groove Cast. Struktur sedimen terbentuk akibat proses erosi aliran fluida dan aliran sedimen sebelum pengendapan diatas bidang lapisan. Klasifikasi kedua struktur sedimen tersebut berupa Pre-Depositional dan atau dikenal dengan struktur erosi. Lingkungan pengendapan daerah penelitian berdasarkan keterdapatan fosil yang ditemukan adalah jenis Fosil Gastropoda. Maka, Lingkungan Pengendapan daerah penelitian adalah Laut Dangkal.
Perbandingan BOK BRT Hybrid Menjadi BRT Listrik Ditinjau Dari Ekonomi Dan Lingkungan SAVERA, NOORA; RATNA SARI, VANIA PUTRI; HANDAJANI, MUDJIASTUTI; MULDIYANTO, AGUS
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.9068

Abstract

Polusi udara menjadi masalah serius di beberapa negara, termasuk Indonesia. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 75% penyumbang pencemaran udara adalah kendaraan bermotor dan salah satunya adalah bus angkutan umum. Saat ini, rencana besar Kota Semarang adalah mengubah Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang menjadi bus listrik. Hal ini menciptakan peluang bagi sistem transportasi yang berkelanjutan dan dapat mengurangi polusi udara, emisi gas buang, dan kerusakan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh bus listrik terhadap lingkungan, mengevaluasi bus hybrid terhadap bus listrik, dan menganalisis perbandingan BOK BRT hybrid dengan BRT listrik. Pengaruh bus listrik terhadap lingkungan secara tidak langsung masih menyumbang emisi, untuk mengganti bus hybrid dengan bus listrik harus mempertimbangkan berbagai faktor. Berdasarkan hasil perhitungan BOK bus hybrid dan bus listrik, BOK bus listrik lebih tinggi dibandingkan BOK bus hybrid. Beberapa aspek yang mempengaruhi adalah biaya investasi armada, biaya operasional dan pemeliharaan, biaya awak kendaraan, dan biaya tidak langsung.
IMPLEMENTASI LEAN CONSTRUCTION PADA PROSES KONSTRUKSI PCU GIRDER PROYEK FLYOVER DJUANDA SIDOARJO JAWA TIMUR Prastyo, Sugeng; Antonius, Antonius; Ni’am, M Faiqun
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.9288

Abstract

Pada struktur atas bangunan Fly Over Djuanda menggunakan Struktur Beton Pracetak PC-U Girder. WIKA-NINDYA KSO berusaha meningkatkan kinerja produktivitas dan efisiensinya dengan meningkatkan mutu/kualitas, meminimalkan biaya produksi dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan pendekatan dengan metode Lean Construction untuk mengidentifikasi aktivitas apa saja yang dapat mempengaruhi nilai tambah dan mengeliminasi pemborosan atau waste yang terjadi. Penelitian dimulai dengan menggambarkan keseluruhan Proses Konstruksi Beton Pracetak PC-U; Pemasangan/erection dengan Value Stream Mapping, kemudian identifikasi waste dengan Kuesioner dan di analisa dengan pemilihan mapping tools pada Value Stream Mapping Tools. Selanjutnya, dianalisa akar penyebabnya dan dikemudian dibuatkan usulan solusi rekomendasi perbaikan. Hasil kajian penelitian menunjukan bahwa aktifitas yang mempengaruhi produktifitas yang dominan adalah Waiting (34,29 %), Inappropiate Processing (22,86 %), Defect (14,29 %)
Evaluasi Efektivitas Operasional Bus Rapid Transit : Studi Kasus Kota Bandung Pujiyanto, Ari; Radisya, A. Andini; A.S, Chandra
Teknika Vol. 20 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/c34h1198

Abstract

Fokus Penelitian ini adalah Efektivitas Pengelolaan Bus Rapid Transit Bandung di Kota Bandung. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tidak adanya tindak lanjut sosialisasi yang diberikan mengenai keberadaan BRT Trans Bandung, rendahnya minat masyarakat terhadap penggunaan BRT Trans Bandung, penempatan halte/shelter BRT Trans Bandung yang belum tepat di titik simpul lalu lintas, rendahnya tingkat load factor BRT Trans Bandung sebesar 38,28%, dan kurangnya sistem park and ride yang dapat menunjang penyelenggaraan BRT Trans Bandung. Tujuan Penelitian untuk mengukur Efektivitas Pengelolaan Bus Rapid Transit Bandung di Kota Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori (Duncan, 1973), efektivitas dapat diukur dengan indikator pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat pengguna BRT Trans Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 196 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah mencapai angka 73% dan masuk dalam kategori efektif. Saran yang dapat direkomendasikan untuk penelitian ini adalah perlu dilaksanakan sosialisasi yang menyeluruh dan intensif, Dinas Perhubungan perlu melakukan pengkajian ulang jam operasional BRT Trans Bandung, mengkaji ulang letak halte BRT Trans Bandung dan memperbanyak jumlahnya, serta perlu disediakannya sistem park and ride di sekitar halte BRT Trans Bandung.

Page 11 of 14 | Total Record : 136