cover
Contact Name
Adolf Situmorang
Contact Email
teknika@usm.ac.id
Phone
+628122003033
Journal Mail Official
teknika@usm.ac.id
Editorial Address
Jl.Soekarno-Hatta, Tlogosari. Semarang, Jawa-Tengah, Indonesia Telp: 024-6702757; fax: 024-6702272
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknika
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14104202     EISSN : 25808478     DOI : 10.26623/teknika.v17i1.3127
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknika merupakan jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian atau pemikiran dibidang Teknik Sipil. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ini difokuskan pada bidang Teknik Sipil dan Rekayasa. Dosen, mahasiswa, dan peneliti diharapkan dapat memanfaatkan jurnal ini untuk berbagi pengetahuan hasil penelitian atau pemikirannya.
Articles 136 Documents
Perilaku Beton Berserat Baja Terhadap Beban Uniaksial Purwanto; Hermawan
Teknika Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i2.12216

Abstract

Perkembangan teknologi beton saat ini sangat pesat, dimana banyak dilakukan beberapa eksperimen dengan model dan bahan tambah material beton yang beraneka ragam. Dengan bahan tambah ini diharapkan dapat menaikkan kekuatan menahan tekanan pada beton. Penelitian ini menggunakan campuran serat baja dalam beton yang akan menjadi alternatif untuk menjawab seberapa besar pengaruhnya terhadap kenaikkan kuat tekan beton. Variabel yang digunakan adalah dengan menambah volume fraksi serat di dalam beton yaitu sebesar 0%, 1% dan 2%. Mesin uji tekan dengan sistem kontrol deformasi digunakan untuk menguji seluruh spesimen secara monotonik terhadap beban tekan uniaksial kapasitas 2.000 kN. Data-data hasil eksperimen beton tersebut digunakan untuk mengembangkan model perilaku tegangan-regangan beton. Hasil validasi menunjukkan bahwa hasil eksperimen beton berserat baja mutu normal hingga mutu tinggi dengan berbagai variasi fraksi serat mengalami kenaikan kuat tekannya. Secara umum, penambahan volume fraksi serat, mampu meningkatkan kekuatan dan daktilitas beton.
Pengaruh Kendaraan Over Dimension Over Loading (Odol) Terhadap Kecelakaan dan Kemacetan Lalu Lintas Pio Ranap Tua Naibaho; Wyldan, Akhmad Adam
Teknika Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i2.13087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) serta pengaruh jumlahnya terhadap kecelakaan dan kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta–Tangerang. Kendaraan ODOL merupakan isu krusial dalam transportasi darat karena dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Data dikumpulkan selama 100 hari observasi mencakup jumlah kendaraan ODOL, kecelakaan, kecepatan rata-rata, dan waktu tempuh kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendaraan ODOL didominasi oleh truk berat yang mengalami pelanggaran overload maupun overdimensi, dengan rata-rata harian 628 kendaraan dan standar deviasi ±130,78. Jumlah ODOL tidak memiliki pengaruh signifikan secara statistik terhadap kecelakaan (r = 0,105; sig. = 0,300), tetapi tetap merupakan faktor risiko utama penyebab kecelakaan berdasarkan literatur dan substansi teknis. Sebaliknya, jumlah ODOL berpengaruh signifikan terhadap kemacetan, ditunjukkan oleh korelasi negatif terhadap kecepatan (r = –0,823; sig. = 0,000) dan korelasi positif terhadap waktu tempuh (r = 0,802; sig. = 0,000). Dengan demikian, kendaraan ODOL terbukti menurunkan efisiensi dan kinerja lalu lintas jalan tol. Diperlukan pengawasan dan kebijakan yang tegas untuk mengendalikan dampaknya.
Analisis Stabilitas Lereng Dengan Dinding Penahan Tanah Menggunakan Perhitungan Manual Dan ASDIP Retain v.4.7.6 Alfana, Siril; Assafira, RA Rieke Aulia; Situmorang, Adolf; Masvika, Hendra
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.7855

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai analisis stabilitas lereng pada Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 1 pada STA 21+725. Perkuatan lereng menggunakan dinding penahan tanah tipe kantilever setinggi 5,1 m dan kelandaian lereng 45°, dengan angka aman >1,5. Perhitungan dilakukan pada kondisi statis dan kondis gempa menggunakan GeoStudio 2012, ASDIP Retain v.4.7.6, dan perhitungan manual. Hasil perhitungan menggunakan GeoStudio 2012 diperoleh angka aman 3,057 untuk kondisi statis dan 1,787 untuk kondisi gempa. Hasil perhitungan menggunakan ASDIP Retain v.4.7.6 diperoleh SF guling 3,02 dan SF geser 5,81. Gaya geser pada ketinggian kritis sebesar 95,3 kN/m dan tahanan geser sebesar 328 kN/m. Hasil perhitungan manual kondisi statis terhadap gaya eksternal diperoleh SF guling 3,034, SF geser 1,921, dan SF daya dukung 14,19. Nilai SF untuk kondisi gempa diperoleh SF guling 2,077, SF geser 1,775, dan SF daya dukung 9,631. Terhadap gaya internal kondisi statis dan kondisi gempa telah memenuhi syarat angka keamanan. Hasil simulasi dengan GeoStudio 2012, ASDIP Retain v.4.7.6, dan perhitungan manual di atas telah sesuai dengan syarat faktor keamanan sesuai SNI 8460:2017.
Penataan Kawasan Terminal AKAP BRPS Golongan Terminal Type A Berbasis Transit Oriented Development (TOD) Sebagai Upaya Pengembangan Sistem Angkutan Massal di Provinsi Riau Prakasa, Rizqy Ridho; Adiman, Edi Yusuf; Audah, Safridatul; Rhoma Putra, Benny Hamdi
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.7924

Abstract

Seiring dengan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dan peningkatan volume kendaraaan yang memenuhi ruang Kota Pekanbaru, permasalahan juga diikuti dengan pertumbuhan kenaikan akan moda transportasi baru yang dapat mempermudah aktivitas dan mobilitas penduduk di kota-kota besar yang kian meningkat diiringi dengan mudahnya akses mendapatkan kendaraan pribadi. Upaya untuk mengatasi kenaikan volume kendaraan yang memenuhi ruang kemacetan Kota Pekanbaru akan dioptimalkan penggunaan Terminal AKAP BRPS Kota Pekanbaru dengan penerapan konsep Transit Oriented Development (TOD). TOD adalah konsep perencanaan yang mengintegrasikan tata ruang kota yang menyatukan orang, kegiatan, bangunan, dan ruang publik melalui aksesbilitas yang dapat diakses dengan berjalan kaki dan bersepeda serta dapat menghubungkan langsung pada fasilitas transportasi publik. Tujuan penelitian untuk mengetahui ketersediaan ruang yang berada di Terminal AKAP BRPS Kota Pekanbaru dan pendapat masyarakat sebagai pelaku utama dalam penerapan TOD dan menghasilkan keluaran dalam bentuk kajian. Dalam penelitian ini membahas aspek spasial dan aspek sosial dalam wilayah studi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis spasial, dan analisis hierarki proses. Analisis yang telah dilakukan yaitu analisis ketersediaan ruang dan analisis preferensi masyarakat dalam menentukan prioritas variabel diperoleh bahwa prioritas tertinggi adalah variabel penerangan jalan dan prioritas terendah adalah kepadatan bangunan.
Optimalisasi Sistem Irigasi Saluran Tersier dan Water Storage Pond di Desa Sowan Kidul Kabupaten Jepara Hidayati, Nor; Sari, Risma Sukma Putri; Umam, Khotibul; Setiyowati, Desti
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8041

Abstract

Irigasi adalah suatu sistem atau cara menyediakan air di lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan tanaman irigasi dengan tujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan mengoptimalkan hasil panen. Selain itu, evaluasi kinerja irigasi pada daerah irigasi kelompok Lestari Karya Tani Desa Sowan Kidul didasarkan Peraturan Menteri PU no. 12/PRT/M2015 dengan beberapa hal misalnya, sarana penunjang, produktivitas tanam, organisasi personalia, prasarana fisik, dokumentsai, dan perkumpulan petani pemakai air memperoleh prosentase kinerja sebesar 42,1% dapat dikategorikan rusak dan membutuhkan rekomendasi tindak lanjut seperti rehabilitasi yang bersifat perbaikan. Metode F.J. Mock menganalisis ketersediaan air didapatkan nilai terendah pada bulan November dengan 1,47 m3/detik dan nilai tertinggi pada bulan Januari dengan nilai 8,46 m3/detik. Untuk mendapatkan kebutuhan air tanaman menggunakan tahun dasar perencanaan dan hasil Analisa debit. Upaya untuk mengatasi ketidakseimbangan neraca air dengan melakukan pembangunan kolam tampung. Dimensi kolam tampung digunakan 40 m x 45 m kedalaman 3 m. Pintu inlet dan outlet direncanakan memiliki lebar 1,2 m dan tinggi 0,6 m. Faktor faktor yang berpengaruh pada jaringan irigasi di desa Sowan Kidul yaitu banyaknya sampah pada aliran DAS, disekitar sungai sehingga dapat mengurangi kinerja irigasi dan juga debit air.
Analisis Hidrologi Pada DAS Gonjol Sebagai Dasar Penanggulangan Banjir Di Kecamatan Sayung - Demak Ija, Lulu Isnaini; Wahyudi, S. Imam; Adi, Henny Pratiwi
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8092

Abstract

Banjir merupakan bencana alam dengan jumlah terbesar di Indonesia. Satu dari banyak wilayah yang menjadi langganan banjir adalah Kecamatan Sayung di Kabupaten Demak Provinsi Jawa tengah. Salah satu penyumbang debit banjir di daerah Sayung sungai Gonjol dimana memiliki dua peran yaitu penampungan debit air yang bersumber dari curah hujan dan penampungan debit air saat terjadi pasang air laut. Tujuan analisis hidrologi pada DAS Gonjol adalah untuk mengetahui debit banjir rencana periode ulang yang dapat digunakan dalam merencanakan penanggulangan banjir di Kecamatan Sayung Demak. Dalam Perhitungan debit banjir ini memakai data curah hujan maksimum yang didapat dari Stasiun Hujan Pucang Gading. Hasil Penelitian ini didapatkan grafik Intensitas hujan selama 24 jam untuk periode ulang 2, 8, 10, 20, 50 dan 100 tahun dan debit banjir maksimum DAS Gonjol yang didapat adalah Q2 (43,77m3/sec) , Q5 (51,73 m3/sec), Q10 (55,95 m3/sec), Q20 (59,40m3/det), Q50 (63,23 m3/sec), Q100 (65,87 m3/sec)
Transformasi Urban di Surakarta: Analisis Dampak Arus Lalu Lintas Akibat Pembangunan Masjid Syeikh Zayed Prasetyo, Dimas A; Sodikin, Sodikin; Pristyawati, Tantin
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8420

Abstract

Penyediaan sarana dan prasarana penunjang yang memadai menjadi penting dalam mengatasi masalah lalu lintas di Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembangunan Masjid Syeikh Zayed terhadap arus lalu lintas di Kota Surakarta, memberikan wawasan baru tentang dampak pembangunan keagamaan pada pola lalu lintas dan transformasi urban. Metodologi penelitian ini melibatkan survei lalu lintas di sekitar Masjid Syeikh Zayed, Surakarta, pada berbagai waktu puncak, termasuk hari kerja, hari keagamaan, dan akhir pekan, menggunakan data primer dari observasi lapangan dan data sekunder seperti peta jaringan jalan. Data yang dikumpulkan termasuk volume lalu lintas, geometri jalan, dan kecepatan kendaraan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan software simulasi lalu lintas PTV Vissim 2023. Hasil penelitian menunjukkan kondisi lalu lintas yang buruk di sekitar masjid dengan tingkat pelayanan rata-rata antara E (buruk) hingga F (sangat buruk), terutama saat jam sibuk. Skenario yang diuji dalam simulasi mengungkap peningkatan signifikan dalam waktu tunggu kendaraan dan tingkat kemacetan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pembangunan Masjid Syeikh Zayed memiliki dampak signifikan terhadap kondisi lalu lintas di Kota Surakarta, membutuhkan strategi manajemen lalu lintas yang efektif. Penelitian ini berkontribusi pada sains dengan memberikan pemahaman mendalam tentang dampak pembangunan infrastruktur keagamaan terhadap lalu lintas kota dan pentingnya manajemen lalu lintas yang efisien.
Analisa Lalu Lintas Terhadap Kapasitas Jalan Brigjend Sudiarto Kota Semarang Zubet, Muhammad Asin; Fistcar, Wawarisa; Aktorina, Wahyu
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8554

Abstract

Kapasitas jalan yaitu kapasitas suatu ruas jalan yang dapat volume lalu lintas terbaik dalam satuan waktu tertentu. Penelitian ini dilakukan  pada kawasan Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, untuk menghitung kapasitas dan tingkat pelayanan. Pengolahan data tersebut dilakukan dengan menggunakan Panduan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2023 dimana tingkat kejenuhan (DS) sebagai indikator kinerja ruas Brigjen Sudiarto Kota Semarang. Dari hasil kajian penanganan informasi diperoleh kapasitas jalan Brigjend Sudiarto dari Demak sampai Semarang dengan kapasitas jalan sebesar 3.253 smp/jam (C) dan tingkat volume lalu lintas sebesar 3.261 smp/jam (Q). Derajad Kejenuhan (DS) 1,00 ITP F (arus terhambat, kecepatan rendah, volume di atas batas, kecepatan relatif rendah/volume diatas kapasitas), sedangkan batas jalan Brigjend Sudiarto dari Demak sampai Semarang dengan batas jalan 3.253 smp /jam (C) dan volume lalu lintas 1,210 smp/jam (Q) tingkat pelayanan (DS) 0,37 ITP B (arus stabil, kecepatan sedikit dibatasi oleh lalu lintas, pengemudi tetap boleh memilih kecepatan secara terbuka).
Perbandingan Performa Lentur Balok Beton Bertulang dengan Sambungan Lewatan dan Mekanis Tipe Clamp Iman, Dimas; Jafar, Jafar
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8624

Abstract

Reinforcement bars, or rebar, face length limitations, prompting the need for connection methods in construction. Techniques like overlapping splicing, welding, and mechanical clamping address this. This research investigates flexural performance in reinforced concrete beams, focusing on tensile reinforcement splice methods—overlapping and mechanical clamping with a clamp connection. Key aspects such as flexural moment, deflection, and crack patterns are evaluated through laboratory testing using a two-point loading method. Findings show that beams with overlapping splices outperform those with mechanical clamping, with nominal moments of 33.5 kNm and 32.31 kNm, and deflections of 69.37 mm and 49.02 mm, respectively. Crack patterns in both samples indicate failure at one-third of the beam span due to reinforcement splices at the midpoint, enhancing cross-sectional area. In conclusion, this research underscores the superior performance of overlapping splices in terms of nominal moment and deflection, offering valuable insights for optimizing reinforced concrete element performance in structural engineering.
Perbandingan Tebal Perkerasan Lentur, Rigid, dan Paving Blok pada Pembangunan Jalan Baru di Kawasan Industri Kendal (KIK) Rohmattun A, Siti; Mudiyono, Rachmat; Niam, M. Faiqun
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8666

Abstract

Kawasan Industri Kendal (KIK) adalah Kawasan yang sangat luas dan strategis karena banyak penanam modal asing yang bergabung. Saat ini Kawasan tersebut sedang memperluas wilayah dengan melakukan pengurugan dan pembuatan jalan-jalan baru guna memperlancar jalannya perindustrian di dalamnya. Pelaksanaan riset ini bertujuan menganalisis rasio ketebalan perkerasan lentur, rigid dan paving blok. Metode yang digunakan untuk perkerasan paving blok dan rigid berupa Direktorat Jenderal Bina Marga 1988 lalu metode analisa komponen untuk tipe perkerasan lentur. Menurut analisis yang telah dilakukan didapatkan beberapa hasil, pertama tingkat ketebalan perkerasan lentur untuk lapisan pondasi bagian bawah, atas, dan lapisan permukaan masing-masing setebal 10 cm; 20cm; dan 5 cm. Kedua, pada jenis perkerasan rigid untuk jarak 60 cm dengan panjang 84 cm membutuhkan tie bar senilai Ө20 mm. Lalu jarak 30 cm dengan panjang 50 cm membutuhkan dowel sebesar Ө44 mm dan pelat yang tebalnya 25 cm. Ketiga, jenis perkerasan paving blok membutuhkan pondasi bawah, atas, dan lapisan permukaan dengan ketebalan masing-masing 10cm, 20 cm, dan 8 cm dengan bedding sand senilai 5 cm.