cover
Contact Name
Adolf Situmorang
Contact Email
teknika@usm.ac.id
Phone
+628122003033
Journal Mail Official
teknika@usm.ac.id
Editorial Address
Jl.Soekarno-Hatta, Tlogosari. Semarang, Jawa-Tengah, Indonesia Telp: 024-6702757; fax: 024-6702272
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknika
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14104202     EISSN : 25808478     DOI : 10.26623/teknika.v17i1.3127
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknika merupakan jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian atau pemikiran dibidang Teknik Sipil. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ini difokuskan pada bidang Teknik Sipil dan Rekayasa. Dosen, mahasiswa, dan peneliti diharapkan dapat memanfaatkan jurnal ini untuk berbagi pengetahuan hasil penelitian atau pemikirannya.
Articles 154 Documents
Evaluasi Faktor yang Mendorong Dominasi Keterlibatan Manajemen Konstruksi pada Tahap Pelaksanaan Proyek Gedung Lila Anggraini; Sri Wanto; Hendra Masvika; Son Haji
Teknika Vol. 21 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v21i1.13878

Abstract

Manajemen Konstruksi (MK) secara konseptual memiliki peran strategis sejak tahap perencanaan proyek konstruksi sebagai wakil pemilik (owner’s representative). Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa keterlibatan MK masih didominasi pada tahap pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mendorong dominasi keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan serta mengkaji implikasinya terhadap efektivitas manajemen proyek konstruksi gedung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner terhadap 23 responden yang terdiri atas owner, konsultan perencana, konsultan manajemen konstruksi, dan kontraktor di Kota Semarang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Relative Importance Index (RII). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan memiliki nilai mean tertinggi sebesar ±4,45 dengan RII ±0,89, yang dikategorikan sangat penting. Faktor utama yang mendorong dominasi tersebut adalah kebiasaan pemilik proyek, persepsi bahwa MK hanya dibutuhkan saat pelaksanaan, serta keterbatasan pemahaman terhadap peran strategis MK sejak tahap perencanaan. Meskipun keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan berdampak positif terhadap pengendalian mutu, waktu, dan koordinasi, keterlambatan pelibatan MK menimbulkan kendala berupa lemahnya koordinasi awal dan ketidaksinkronan dokumen perencanaan dengan kondisi lapangan. Penelitian ini merekomendasikan reposisi peran MK agar dilibatkan secara aktif sejak tahap perencanaan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan proyek konstruksi gedung.
Penilaian Kinerja Drainase Eksisting dan Rekonstruksi Berdasarkan Perbandingan Qr-Qs di Kawasan FIKK UNM Makassar Furqan Ali Yusuf; Muhammad Akbar -
Teknika Vol. 21 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v21i1.13883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi topografi, debit aliran, serta dimensi konstruksi saluran drainase yang aman bagi kawasan Bangunan Gedung Perkuliahan dan Perkantoran Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei lapangan dan pengumpulan data curah hujan harian yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan hasil pengukuran langsung, diperoleh dimensi saluran induk berbentuk persegi dengan lebar 1,10 m dan kedalaman 0,80 m, saluran primer berbentuk persegi dengan lebar 1,40 m dan kedalaman 0,80 m, serta saluran sekunder berbentuk trapesium dengan lebar atas 1,00 m, lebar bawah 0,80 m, dan kedalaman 0,53 m. Hasil perhitungan debit banjir rencana menggunakan empat metode menunjukkan bahwa nilai debit rencana (Qr) dan debit saluran (Qs) pada saluran induk dan primer masih memenuhi kapasitas tampungan. Namun, pada saluran sekunder, nilai debit rencana lebih besar dibandingkan kapasitas saluran sehingga dinyatakan tidak layak dan memerlukan rekonstruksi. Setelah perubahan dimensi, saluran sekunder mampu menampung debit sebesar 2,91 m³/detik dengan debit rencana 1,68 m³/detik. Ketidakmampuan saluran sebelumnya disebabkan oleh sedimentasi dan adanya saluran yang tersumbat.
Analisis Biaya Operasi, Tarif, dan Kelayakan Finansial Kereta Bandara Soekarno–Hatta pada Skema Public Service Obligation (PSO) Dewa Kresna Satyandaru; Hermawan
Teknika Vol. 21 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v21i1.13895

Abstract

Kereta Bandara Soekarno–Hatta (Basoetta) merupakan layanan transportasi strategis yang mendukung konektivitas perkotaan dan bandara serta dilaksanakan dalam kerangka pelayanan publik melalui skema Public Service Obligation (PSO). Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis operasional dan kelayakan finansial layanan kereta Bandara Soekarno-Hatta pada rute Manggarai – Batu Ceper, khususnya pada konteks perubahan pengelolaan dan penerapan subsidi skema PSO. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dan dianalisis menggunakan Pedoman Perhitungan Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api sesuai PM Perhubungan Nomor 17 Tahun 2018. Dalam analisisnya meliputi biaya operasional kereta (BOK), tarif dasar,kompensasi PSO, dan evaluasi dari kelayakan finansial menggunakan instrument Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP). Hasil penelitian menghasilkan biaya operasional didominasi penggunaan energi,sumber daya manusia dan perawatan sarana,analisis tersebut menunjukan tarif BOK lebih tinggi disbanding tarif eksisting saat ini, sehingga membutuhkan dukungan PSO. Secara finansial layanan ini dinyatakan layak berdasarkan NPV positif dan BCR >1, meskipun belum memenuhi Analisa IRR. Penelitian ini berkontribusi dengan memberikan bukti empiris mengenai peran PSO sebagai instrumen penyeimbang antara keberlanjutan finansial operator dan tujuan pelayanan publik pada layanan kereta bandara di Indonesia.
Analisis Implementasi Metode Sosrobahu pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Paket 2.2B ANNISA BERLIANA; MAULANA AKBAR SIDQI
Teknika Vol. 21 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v21i1.13911

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Paket 2.2B menghadapi tantangan teknis berupa trase elevated di atas jalan arteri Ring Road Utara yang memiliki volume lalu lintas sangat padat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Sosrobahu, mengevaluasi efektivitas manajemen ruang, dan mengidentifikasi strategi mitigasi risiko operasional. Metodologi penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan dan studi dokumen teknis pada lokasi proyek dengan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Sosrobahu secara signifikan mampu mereduksi gangguan lalu lintas dengan membatasi area kerja pada median jalan. Analisis keselamatan melalui HIRADC mengonfirmasi bahwa metode ini menurunkan tingkat risiko keselamatan publik dan risiko benda jatuh dibandingkan metode konvensional, mengingat proses pemutaran hanya memerlukan waktu ±1 jam pada malam hari. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa sinergi antara inovasi teknologi Sosrobahu dan manajemen risiko yang adaptif merupakan solusi efektif untuk pembangunan infrastruktur di kawasan urban padat guna menjamin mutu serta keselamatan konstruksi khususnya pada Proyek Jalan Tol.