cover
Contact Name
Aprezo Pardodi Maba
Contact Email
aprezopm@gmail.com
Phone
+6282289566677
Journal Mail Official
aprezopm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Penyu RT. 020 RW. 008 Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Published by Kuras Institute
ISSN : -     EISSN : 27752097     DOI : https://doi.org/10.51214/japamul
Jurnal Pengabdian Multidisiplin also known as JAPAMUL (Online ISSN 2775-2097) published by Kuras Institute in cooperation with Scidac Plus. JAPAMUL concerned and published articles related to the practice and processes of community service, engagement, and empowerment. Every article published is expected to provide insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Pelatihan Internalisasi Karakter Positif untuk Menghadapi Tantangan Industri 4.0 Pada Mahasiswa Di Kabupaten Kudus Ahmad Faqihuddin; Kholifah Umi Sholihah; Ruth Natalia Susanti
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303718000

Abstract

Karakter positif merupakan bekal yang sangat penting bagi mahasiswa, terlebih pada era industri 4.0 yang menuntut manusia untuk selalu beradaptasi dengan teknologi pada kehidupan sehari-hari. Dalam bidang pendidikan misalnya, mahasiswa dituntut untuk beradaptasi dengan berbagai Artificial Intellegence dalam menunjang kegiatan belajar. Hal ini merupakan hal positif yang dapat mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi. Namun, tidak sedikit pula dampak negatif yang ditimbulkan seperti menurunnya ketekunan, keseriusan, dan kegigihan belajar mahasiswa. Oleh sebab itu diselenggarakan kegiatan internalisasi karakter positif guna membekali dan meningkatkan kualitas karakter mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan membentengi dan mengedukasi Mahasiswa di Kabupaten Kudus mengenai tindakan tidak berintegritas di era industri 4.0. Adapaun target dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa memahami konsekuensi dari tindakan tidak berintegritas, serta diharapkan mampu mengimplementasikan karakter positif dalam berperilaku sehari-hari. Metode yang digunakan yaitu penyampaian materi melalui ceramah, diskusi tanya jawab, form Johari Window dan focus group discussion (FGD). Kegiatan ini berlokasi di Aula Masjid Darul ‘Ilmi Universitas Muria Kudus, di ikuti oleh 115 Mahasiswa di Kabupaten Kudus. Hasil yang diharapkan yaitu peserta mampu memahami dan menginternalisasi karakter positif sebagai bekal untuk membentengi diri dari perilaku tidak berintegritas.
Pendampingan Pemetaan Potensi Pengembangan Avitourism di Desa Wisata Sermo Kulon Progo Sugati, Daru; Hidayati, Solikhah Retno; Ardi, Iwan
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303726000

Abstract

Pariwisata saat in menjadi salah satu sektor primadona yang diharapakan dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan wilayah. Kebangkitan sektor pariwisata setelah pandemi memerlukan upaya-upaya baru agar kegiatan wisata memiliki ketangguhan dalam menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi di masa yang akan dating. Desa Wisata Sermo Hargowilis yang terletak di Kapanewon Kokap merupakan salah satu desa wisata yang saat ini sedang berupaya mengembangkan alternative-alternatif wisata untuk menarik kehadiran wisatawan domestic maupun mancanegara. Desa wisata tersebut memiliki beragam atraksi wisata, salah satunya atraksi wisata alam yang terdapat di Kawasan Kalitaji, Dusun Soka. Lembah Kalitaji memiliki potensi wisata alam yang sangat baik, didukung oleh kekayaan biodiversitas yang memadai, salah satunya adalah potensi fauna berupa burung. Wisata minat khusus seperti kegiatan pengamatan burung telah berkembang di beberapa tempat, dengan melahirkan banyak komunitas pecinta burung, potensi wisata ini dikenal dengan sebutan Avitourism. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengembangkan avitourism sebagai salah satu alternatif atraksi wisata di Desa Wisata Sermo sekaligus menjadi upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendampingan dalam pemetaan potensi avitourism, melalui identifikasi jenis dan habitat burung, serta peningkatan kapasitas SDM dalam mengelola avitourism kedepan. Hal ini menjawab kebutuhan desa wisata untuk pemetaan potensi dan penguatan kapasitas sumberdaya manusia pariwisata melalui pelatihan dan pembekalan pengetahuan. Berdasarkan hasil observasi lapangan selanjutnya dilaksanakan pembekalan dan pelatihan tentang avitourism untuk warga masyarakat.
Edukasi Diversifikasi Olahan Cabai Pada Masyarakat di Kampung KB Yosodadi Dalam Pengendalian Inflasi Etik Puji Handayani; Rakhmiati; Tri Aristi Saputri
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303727000

Abstract

Menurunnya produksi cabai menyebabkan kelangkaan barang dan tingginya harga, namun pada saat panen raya harga kedua komoditas jatuh, sehingga cabai merupakan komoditas hortikultura penyumbang inflasi ketika permintaan konsumen tinggi seperti Sebelum masuknya Hari Raya, Natal, dan Tahun Baru.. Permasalahan utama pada Masyarakat Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Yosodadi, Kota Metro belum memiliki kesadaran dan ilmu pengetahuan yang tinggi dalam pengolahan cabai menjadi aneka produk. Sementara Cabai bertekstur lunak dan berkulit ari tipis, sehingga cepat mengalami pembusukan dan Lama penyimpanan yang relatif pendek. apalagi jika kerusakan secara mekanis dan fisik terjadi. Sehingga memerlukan perawatan pasca panen yang tepat. untuk atasi tingkat penyusutan yang lebih tinggi. Solusi yang ditawarkan adalah kegiatan mengedukasi Masyarakat Kampung KB dengan ragam teknologi yang dikembangkan untuk meningkatkan daya tahan penyimpanan cabai dalam berbagai macam bentuk produk olahan cabai. Hasil dari sosialisasi/penyuluhan dan pelatihan menunjukkan antusias dan minat yang tinggi dari peserta selama kegiatan berlangsung. Diversifikasi olahan cabai yang dilakukan berupa cabai bubuk, bon cabai, minyak cabai, saos cabai dan manisan cabai.
Pengembangan Kewirausahaan Melalui Pelatihan Pembuatan Bunga Hias dari Sampah Plastik Kelurahan Sako Baru Hartati, Hartati; Saputra, Alpin H.; Diana, Mustika; Iisnawati, Iisnawati; Hermansyah, Hermansyah; Teguh, Teguh; Anthony, Steven
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202404728000

Abstract

Kelurahan Sako Baru terbentuk Tanggal 18 Agustus 2007. Kelurahan Sako Baru memiliki Bank sampah yang bernama “Bank Sampah Melati”. Kelurahan Sako Baru juda terdapat salah Satu Prioritas Program PKK Sako Baru adalah Pengembangan Kehidupan Berkoperasi. Adapun Pelaksanaan Programnya adalah Pemberian keterampilan keluarga dalam upaya peningkatan dan pemberdayaan ekonomi kelurga melalui pengembangan ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil, serta pengembangan kehidupan berkoperasi. Pelatihan Pembuatan Bunga Hias dari Sampah Plastik Bank Sampah Melati PKK Kelurahan Sako Baru dapat menghasilkan produk-produk kreativitas atau produk inovatif yang mudah dikerjakan dan dipasarkan. Metode Pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) Dari data yang kami peroleh dari Kelurahan Sako Baru termasuk warga yang tingkat pendapatannya rata-rata rendah. Selanjutnya juga berdasarkan hasil wawancara di lapangan sebagian besar wanita Kelurahan Sako Baru tidak bekerja, ataupun bekerja musiman, ibu rumah tangga sehingga sangat menunjang apabila diberikan tambahan keterampilan untuk “Pelatihan Membuat Bunga Hias dari Sampah Plastik“. Dengan demikian kegiatan PKM ini dapat mengembangkan kewirausahaan Kelurahan Sako Baru dan meningkatkan keterampilan PKK dalam membuat Bunga Plastik dari sampah kresek plastik yang siap dipasarkan. Metode pelaksanaan diawali dengan pemberian penyuluhan, Sosialisasi, pelatihan, praktik, dan penilaian bagaimana layaknya barang untuk dipasarkan. Harapan dari PKM ini adalah adanya peningkatan ekonomi dikalangan keluarga melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber penghasilan masyarakat.
Penanganan Sampah Dalam Menciptakan Lingkungan Bersih Dan Sehat Di Desa Kunjorowesi Kab. Mojokerto Muhammad Romli; Ficky Raja Dirgantara Daulay
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303729000

Abstract

Abstrak Sampah sekarang tidak hanya permasalahan lingkungan dan masyarakat perkotaan saja tetapi sudah mulai merambah ke area pedesaan yang hingga kini belum ada solusinya. Hal ini terjadi di dusun Sekantong desa Kunjorowesi kec. Ngoro Mojokerto. Desa ini belum memiliki sistem dan sarana prasarana dalam penanganan sampah. Adapun kegiatan ini dimulai dari tanggal 21 Februari-21 Maret 2023. Dalam pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research( PAR). Berdasarkan uraian dan hasil pembahasan kegiatan pengabdian menggunakan metode PAR, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian di dusun Sekantong desa Kunjorowesi berjalan dengan baik mulai dari pemetaan masalah yang dibantu masyarakat, berdialog langsung dengan warga dan perangkat desa, sosialisasi sistem penanganan sampah dan realisasi tempat pembuangan sampah. Tujuan dari pengabdian ini supaya masyarakat dusun Sekantong memahami akan pentingnya penanganan sampah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Tinjauan Fotografi Dan Grafis Dalam Gambar-Gambar Terpilih Dari Akun Instagram Dekranasda Sleman (Mei 2021—Juli 2022) Achmad Fauzi, Reno Octa
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303732000

Abstract

Aspek visual adalah aspek yang besar dalam pemasaran, namun tidak semua Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kemampuan yang cukup untuk membangun aspek visual pada pemasarannya, maupun pemasaran pada umumnya. Penelitian ini bertujuan utnuk mengidentifikasi dan menjelaskan kualitas foto produk serta desain komunikasi visual dalam beberapa gambar yang diunggah melalui akun Instagram @dekranasda.sleman untuk mempromosikan beragam UMKM. Dari semua gambar pada akun tersebut, dipilih beberapa gambar yang bisa dipakai sebagai objek penelitian, dan objek-objek penelitian tersebut dinilai dan dihitung secara kuantitatif. Dari penelitian tersebut, ditemukan lima gambar terbaik dan lima gambar terburuk untuk kemudian masing-masing dijelaskan tenang aspek-aspek visualnya.
Pendampingan Santri Dalam Budidaya Magot Di Provinsi Lampung: Meningkatkan Kemandirian Pondok Pesantren Melalui Ekonomi Circular Mukhlishin, Ahmad
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202404735000

Abstract

Program kemandirian pesantren adalah upaya yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuan para santri pondok pesantren dalam mengelola sumber daya, memperoleh pendapatan mandiri, dan mengurangi ketergantungan pada pihak eksternal, Tujuan utama dari program ini adalah agar pesantren dapat mandiri secara finansial dan dapat melaksanakan fungsi pendidikan dan sosialnya dengan lebih efektif. Adapun cara atau strategi dalam meningkatkan kemandirian pesantren ialah menggunakan ekonomi sirkular yaitu suatu pendekatan ekonomi yang bertujuan untuk mengurangi pemborosan sumber daya dan limbah melalui pengoptimalan penggunaan sumber daya, daur ulang bahan, dan penggunaan produk yang tahan lama. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang berkelanjutan, di mana limbah diubah menjadi sumber daya dan dimanfaatkan kembali dalam siklus produksi. Dalam Pengabdian Masyarakat ini fasilitator lakukan dengan menggunakan pendekatan ABCD atau Asset-Based Community Development dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam program budidaya maggot di pondok pesantren. Berikut adalah metodologi yang dapat diikuti dalam pengabdian ABCD untuk budidaya maggot: Pertama Pengenalan dan pemahaman: dimulai dengan memperkenalkan konsep budidaya maggot kepada santri pondok pesantren dengan memberikan Berikan penjelasan tentang manfaat dan potensi bisnis budidaya maggot serta cara melibatkan masyarakat dalam program ini. Mendorong santri untuk berbagi pengalaman yang mereka miliki terkait dengan lingkungan, pertanian, atau peternakan yang dapat mendukung budidaya maggot. Pendampingan yang dilakukan oleh fasilitator terhadap santri Pondok Pesantren Wali Songo dalam budidaya magot di Provinsi Lampung menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kemandirian, menerapkan prinsip ekonomi circular, dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Ini merupakan langkah progresif menuju pembangunan berkelanjutan yang harmonis antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, Praktik budidaya magot memungkinkan santri pondok pesantren untuk mengimplementasikan prinsip ekonomi circular dengan mengubah limbah organik menjadi produk bernilai tambah, yaitu pakan ternak berkualitas tinggi.
Pendirian dan Pendampingan Forum Pemuda Lintas Agama Di Rejang Lebong Hendra Harmi; Syaputra, Ahmad Danu; Irwan Faturhman
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303739000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi terkait implementasi pendirian dan pendampingan Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) di Rejang Lebong. Metode yang diterapkan adalah Partisipatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 15 informan yang terlibat langsung dalam proses pendirian FPLA. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama dan pemuda di Rejang Lebong mendukung pendirian FPLA sebagai inisiatif untuk merawat dan memperkuat interaksi sosial antar pemuda lintas agama. Meskipun telah terbentuk struktur kepengurusan FPLA, beberapa kendala muncul, seperti absennya pelantikan pengurus, kurangnya dukungan formal dari pihak terkait, serta kekurangan pedoman dan peraturan yang mendukung eksistensi FPLA. Tingkat partisipasi pemuda dalam rapat koordinasi juga terbilang rendah. Penelitian ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang dinamika pendirian FPLA dan tantangan yang dihadapi. Rekomendasi untuk mengatasi kendala tersebut dapat melibatkan pihak terkait dalam memberikan dukungan formal, menyusun pedoman dan peraturan yang jelas, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemuda dalam kegiatan FPLA. Dengan demikian, diharapkan FPLA dapat menjadi wahana yang efektif dalam memperkuat hubungan sosial antar pemuda lintas agama di Rejang Lebong
Seni Pengolalahan Susu Sapi Pasteurisasi di Loka Pengujian Standar Instrumen (LPSI) Ruminansia Besar Grati-Pasuruan Zakaria, Zuhkhriyan; Shobihatul Fitriyah
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303740000

Abstract

Kecamatan Grati-Pasuruan, Jawa Timur, dikenal sebagai wilayah penghasil susu sapi. Namun, susu sapi, meskipun kaya protein, rentan rusak dan tercemar. Sebagai respons, Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) memimpin program untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan susu sapi. Kegiatan ini difokuskan pada karyawan Loka Pengujian Standar Instrumen Ruminansia Besar dan pemuda Grati-Pasuruan. Hasilnya mencakup produk olahan susu sapi pasteurisasi yang berkualitas tinggi dan aman kesehatannya. Melalui sosialisasi dan pelatihan istilah lain dari seni mengelola, program ini bertujuan meningkatkan nilai jual, daya tahan, dan kesehatan produk, serta memberikan alternatif ketika susu segar ditolak oleh KUD susu. Dengan demikian, pengolahan susu sapi pasteurisasi diharapkan menjadi solusi yang berkelanjutan untuk meningkatkan sektor peternakan susu sapi.
Poligami: Masalah atau Solusi? Wandasari, Opi; Faisar Ananda
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202404758000

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang poligami merupakan masalah atau solusi analisis terhadap transdisipliner wahdatul uluum. Poligami dalam masyarakat masih menjadi perbincangan yang kontroversial dalam masyarakat. Islam secara jelas untuk dapat melaksanakan poligami ada hal utama yang harus di penuhi yakni dapat berlaku adil dan poligami di batasi hanya dapat menikah dengan empat orang perempuan saja, hal sebagaimana dimuat dalam Al-Quran Surah An-Nisa’ Ayat tiga. Kebanyakan orang beranggapan bahwa poligami merupakan masalah dalam suatu keluarga, hal disebabkan sudah terbaginya baik itu berupa nafkah, rumah serta kasih sayang. Tentunya itu disebabkan ada yang salah dalam pelaksanaannya. Namun pada hakikatnya bahwa poligami merupakan jalan keluar atau pintu darurat dari masalah yang tengah di hadapi keluarga. Ulama sepakat untuk dapat melaksanakan poligami harus ada alasan kuat yakni seperti istri mandul atau sakit berkepanjangan, atau hawa nafsu suami yang kuat sehingga jalur poligamilah yang menjadi solusinya. Dari diperbolehkannya poligami, Allah juga menginggatkan bahwa untuk berlaku adil dalam poligami ini tidaklah mudah, sehingga dianjurkan cukup dengan satu istri saja. Maka jika dilihat dari Wahdatul Uluum akan poligami, maka dapat diketahui bahwa poligami merupakan jalan keluar dari permasalahan yang di hadapi keluar apabila dijalankan dengan baik. Sehingga dapa dipahami bahwa segala sesuatu yang telah di atur oleh Allah memiliki tujuan yang baik.

Page 10 of 16 | Total Record : 160