cover
Contact Name
Admin Idarah
Contact Email
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7559354
Journal Mail Official
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana UIKA Gedung Pascasarjana K.H. Sholeh Iskandar Lt. 2 Kampus Universitas Ibn Khaldun Jl. K.H. Sholeh Iskandar Km. 2, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16164
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27235386     DOI : https://doi.org/10.32832/itjmie
Core Subject : Education, Social,
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, (2723-5386: online media): is a peer-reviewed scientific periodical journal published by the Master of Islamic Education Study Program at the Postgraduate School of Ibn Khaldun University, Bogor. This journal dedicated to publishing scientific articles in the study of Islamic Education management from different aspects and perspectives. It distributes its articles twice a year, in January and July.
Articles 215 Documents
Pendekatan deep learning sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PAI Jannah, Ismi Zahrotul; Fawait, Agus
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.23013

Abstract

This study aims to analyze the application of deep learning approaches in Islamic Religious Education (IRE) and its impact on students' active engagement in cognitive, affective, and spiritual aspects. This study uses a qualitative approach with a phenomenological type conducted at SMAN 2 Bondowoso. The research subjects included IRE teachers and 11th grade students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model combined with the Braun and Clarke thematic analysis model. The results showed that the application of deep learning through the Problem-Based Learning strategy was able to significantly increase student active engagement, as indicated by increased participation in discussions, courage to express opinions, critical thinking skills, and reflection on Islamic values in daily life. This approach not only strengthened students' conceptual understanding but also encouraged a more meaningful internalization of spiritual values. These findings confirm that deep learning is an effective learning strategy for building holistic student engagement in Islamic Religious Education. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta dampaknya terhadap keterlibatan aktif siswa pada aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi yang dilaksanakan di SMAN 2 Bondowoso. Subjek penelitian meliputi guru PAI dan siswa kelas XI yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang dipadukan dengan model analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning melalui strategi Problem Based Learning mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa secara signifikan, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, kemampuan berpikir kritis serta refleksi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual siswa, tetapi juga mendorong internalisasi nilai spiritual secara lebih bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa deep learning merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk membangun keterlibatan siswa secara holistik dalam pembelajaran PAI.
Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SD Di Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan Kamidah, Nur; Abdullah, Ghufron; Ariyanto, Lilik
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.23029

Abstract

Teacher performance is a crucial indicator in improving the quality of primary education. The 2025 Education Report data show that 34.48% of public elementary schools in Brati District fall into the low category in the learning quality dimension. Supervision reports also indicate that 53% of teachers have incomplete learning administration and 65% have not implemented varied teaching methods. These conditions are presumably related to suboptimal principal leadership, particularly in supervision, innovation, and motivation functions. This study aims to analyze the effect of principal leadership on teacher performance in public elementary schools in Brati District, Grobogan Regency. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of elementary school teachers in Brati District, with samples selected through proportional random sampling. Data were collected using validated and reliable questionnaires and analyzed using simple linear regression. The results indicate that principal leadership has a positive and significant effect on teacher performance. The more effective the principal’s leadership, the higher the teacher performance. This study emphasizes the strategic role of principals as supervisors, motivators, and innovators in improving teacher performance. Abstrak Kinerja guru merupakan indikator penting dalam peningkatan mutu pendidikan dasar. Data Rapor Pendidikan Tahun 2025 menunjukkan bahwa 34,48% Sekolah Dasar di Kecamatan Brati berada pada kategori kurang dalam dimensi kualitas pembelajaran. Selain itu, hasil supervisi menunjukkan 53% guru belum melengkapi administrasi pembelajaran dan 65% belum menggunakan metode pembelajaran yang variatif. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kepemimpinan kepala sekolah yang belum optimal, terutama dalam fungsi supervisi, inovasi, dan pemberian motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah guru Sekolah Dasar di Kecamatan Brati, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Semakin efektif kepemimpinan kepala sekolah, semakin tinggi pula kinerja guru. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai supervisor, motivator, dan inovator dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah dasar.
Optimalisasi keaktifan belajar melalui model pembelajaran SSCS: Eksperimentasi di SMA Fatkurohmah, Diana; Gani, A; Wahyudi, Didik
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.23063

Abstract

Students’ learning activeness is one of the important indicators of the success of the learning process. However, the results of a preliminary study conducted at SMA Negeri 1 Jayapura, Ogan Komering Ulu Timur, indicate that the level of students’ learning activeness is still not optimal, particularly in the aspect of independently seeking information. This condition is caused by the learning process that still tends to be teacher-centered, resulting in limited student involvement in learning activities. This study aims to determine the effectiveness of the Search, Solve, Create, and Share (SSCS) learning model in improving students’ learning activeness in the subject of Islamic Religious Education. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a post-test-only control group design. The sample consisted of 57 students divided into an experimental class and a control class. Data were collected through observation and a learning activeness questionnaire. The results of the instrument testing indicate that most of the statement items were valid, with a Cronbach’s Alpha reliability coefficient of 0.738, indicating a good level of reliability. The normality test using the Shapiro–Wilk test showed significance values of 0.126 for the experimental class and 0.776 for the control class (p > 0.05), indicating that the data were normally distributed, while the homogeneity test using Levene’s Test obtained a significance value of 0.061 (p > 0.05), indicating that the variances of the two groups were homogeneous. Furthermore, the results of the independent sample t-test showed a significance value of 0.000 < 0.05 with a t value of 7.406. Therefore, it can be concluded that the SSCS learning model is effective in improving students’ learning activeness in Islamic Religious Education learning at the senior high school level. Abstrak Keaktifan belajar peserta didik merupakan indikator penting dalam keberhasilan pembelajaran, namun di SMA Negeri 1 Jayapura Ogan Komering Ulu Timur masih belum optimal, terutama pada aspek mencari informasi secara mandiri. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih cenderung berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) melalui desain post-test only control group. Sampel penelitian berjumlah 57 peserta didik yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket keaktifan belajar. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa sebagian besar butir pernyataan dinyatakan valid dengan nilai reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0,738 yang menunjukkan tingkat keandalan yang baik. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan nilai signifikansi 0,126 pada kelas eksperimen dan 0,776 pada kelas kontrol (p>0,05) sehingga data berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menggunakan Levene Test memperoleh nilai signifikansi 0,061 (p>0,05) yang menunjukkan varians kedua kelompok homogen. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan nilai t sebesar 7,406. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik.
Efektivitas model pembelajaran CORE terhadap hasil belajar PAI dan budi pekerti Alfiani, Defi; Pahrudin, Agus; Kuswanto, Riyan Terna
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.23064

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) learning at the junior high school level should not merely focus on one-way content delivery but should also promote students’ conceptual understanding at the C2 cognitive level (understanding) as a foundation for higher-order thinking. However, learning outcomes remain low, as students have not been able to optimally internalize the material due to conventional & less interactive instructional practices. This study aims to analyze the effectiveness of the CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) learning model in improving students’ learning outcomes in PAI. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a post-test only control group design involving 60 students as research participants. Data were collected through a multiple-choice learning achievement test. The normality test results showed significance values of 0.081 & 0.158 (p > 0.05), while the homogeneity test yielded a significance value of 0.763 (p > 0.05), indicating that the data were normally distributed & homogeneous. The independent sample t-test revealed a significance value of 0.001 < 0.05 with t = 3.599, indicating a significant difference between the experimental & control groups, with higher learning outcomes observed in the experimental group. These findings imply that the CORE model is effective as a student-centered learning strategy that promotes active engagement, strengthens reflective processes, & assists students in constructing & reinforcing meaningful conceptual understanding. Abstrak Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP idealnya tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi satu arah, tetapi juga mendorong pemahaman konsep pada ranah kognitif C2 sebagai dasar berpikir tingkat tinggi, namun hasil belajar masih rendah karena peserta didik belum mampu menginternalisasi materi secara optimal akibat pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental melalui desain post-test only control group yang melibatkan 60 peserta didik sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berbentuk pilihan g&a. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,081 dan 0,158 (p>0,05), serta uji homogenitas sebesar 0,763 (p>0,05), sehingga data dinyatakan berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dengan t = 3,599, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, di mana hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model CORE efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang mampu mendorong keterlibatan aktif, memperkuat proses refleksi, serta membantu peserta didik dalam mengonstruksi dan memperkuat pemahaman konsep secara bermakna.
Implementasi manajemen pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Sragen Agustina, Kalista Eka; Shohib, Muhammad Wildan
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.23114

Abstract

This study examines the implementation of Islamic education curriculum management, along with its strengths and weaknesses, at MTs N 3 Sragen in aligning the national curriculum with the madrasah curriculum, particularly in the context of a dynamic curriculum. This article analyzes the process of implementing Islamic education management at MTs N 3 Sragen and identifies its strengths and weak-nesses. The research method used is qualitative with a field research approach. Data collection was conducted through in-depth interviews with the Vice Principal for Curriculum and Islamic Religious Education (PAI) teachers at MTs N 3 Sragen. The research results indicate that the implementation of Islamic education management at MTs N 3 Sragen is carried out systematically, based on the Qur’an and Sunnah, and is adaptive to changing times, guided by Ministerial Decrees (KMA) No. 183 and 184 of 2019. The strength of Islamic education management implementation at the madrasah lies in the in-tegration of religious moderation values with a modern approach, reflected in religious habit-forming programs and a holistic evaluation system. However, the madrasah faces significant challenges, includ-ing dichotomies in education, the readiness and competence of teaching staff, and resource constraints in developing integrated teaching modules. Abstrak Penelitian ini mengkaji pelaksanaan manajemen kurikulum pendidikan Islam, beserta kelebihan dan kekurangannya, di MTs N 3 Sragen dalam menyelaraskan kurikulum nasional dengan kurikulum madrasah, khususnya dalam konteks kurikulum dinamis. Artikel ini menganalisis proses implementasi manajemen pendidikan Islam di MTs N 3 Sragen serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan field research. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTs N 3 Sragen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidikan Islam di MTs N 3 Sragen dilakukan secara sistematis, berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, serta adaptif terhadap perubahan zaman, dengan panduan Keputusan Menteri (KMA) Nomor 183 dan 184 Tahun 2019. Kelebihan implementasi manajemen pendidikan Islam di madrasah terletak pada integrasi nilai-nilai moderasi agama dengan pendekatan modern, yang tercermin dalam program pembiasaan religius dan sistem evaluasi holistik. Meskipun demikian, madrasah menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk dikotomi dalam pendidikan, kesiapan dan kapabilitas SDM guru, serta keterbatasan sumber daya dalam menyusun modul ajar terintegrasi.