cover
Contact Name
ABDUL KADIR
Contact Email
mauizhahjurnal@gmail.com
Phone
+6285274111211
Journal Mail Official
mauizhahjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. H. Agus Salim No.6, Kp. Baru, Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat 25512
Location
Kota pariaman,
Sumatera barat
INDONESIA
MAUIZHAH JURNAL KAJIAN KEISLAMAN
ISSN : 20891229     EISSN : 26545055     DOI : -
Core Subject : Religion,
Jurnal Kajian Keislaman merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT)Syekh Burhanuddin Pariaman. Menerima artikel dengan kajian studi islam sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu studi islam. Semua artikel yang masuk akan melalui peer-review process setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Mauizhah jurnal Kajian Keislaman terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari-Juni dan Juli-Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 145 Documents
Media Pembelajaran Berbentuk Komik Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Sekolah Dasar Imratul Handayani
Mau'izhah Vol 10 No 1 (2020): Volume X No. 1 Januari – Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.157 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v10i1.45

Abstract

Minat baca siswa terhadap buku teks pelajaran sangatlahrendah, ini akan berpengaruh langsung terhadap hasil belajarsiswa. Siswa sekolah dasar umumnya sangat menyukai membacakomik dibanding buku teks pelajaran. Karena pada buku komikterdapat ekspresi visualisasi yang bisa membuat anak terlibatemosional sehingga anak tersebut tertarik untuk membacanyahingga akhir. Untuk itulah materi pelajaran harus dikemas secaraapik berupa komik, sehingga mampu meningkatkan hasil belajarsiswa.Dalam pemahaman terhadap konsep-konsep matematikamemerlukan minat baca terhadap buku teks pelajaran matematika.Hasil pengamatan pada anak usia 6 – 12 tahun pada umumnyamasih menyukai melihat gambar yang menarik daripada teks yangpanjang. Ini disebabkan komik lebih banyak menggunakan gambardan memiliki alur cerita yang mudah dipaham.Ekspresi yang divisualisasikan membuat pembaca terlibatsecara emosional sehingga pembaca tertarik untuk terusmembacanya hingga selesai. Komik pada pembelajarandiharapkan mampu meningkatkan minat baca dan memotivasisiswa untuk belajar, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkanhasil belajar siswa. Salah satu pendekatan yang mampumengaitkan materi ajar dengan konteks atau kehidupan nyatasiswa adalah pendekatan kontekstual (Contextual Teaching andLearning) atau CTL.
STRATEGI ORANG TUA YANG BERPENDIDIKAN RENDAH DALAM MENDIDIK ANAK PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus di DesaPakasai KecamatanPariamanTimur Kota Pariaman) Rahmanita Rahmanita; Saparia Fitriani
Mau'izhah Vol 11 No 1 (2021): Volume XI No. 1 Januari - Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.553 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v11i1.61

Abstract

Strategi orang tua yang berpendidikan rendah dalammenanamkan nilai- nilai Aqidah dan Ibadah terhadap anak di DesaPakasai yaitu dengan menanamkan kecintaan terhadap Allah SWTyaitu dengan mengajarkan anak membacakan kalimat tauhid,mengajarkan anak shalat, membaca Al Qur‟an, mengenalkan anakdengan Allah dan Rasul-Nya karena orang tua yang merupakanpendidik pertama dalam keluarga telah memberikan pendidikankepada anak mereka sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya,meskipun mereka tidak sekolah atau pendidikannya sebatas SD tidakmenyurutkan langkah mereka dalam mendidik, orang tua selaluberupaya memberikan pendidikan terbaik dengan mengajarkan hal-hal kecil yang ia ketahui. Jika orang tua merasa tidak mampumemberikan pendidikan Islam secara sempurna orang tua jugamenyerahkan anaknya ke lembaga pendidikan baik formal maupunnon formal
Metode Menghafal Al Qur’an di Rumah Tahfidz Al-Ikhlas Kelurahan Batipuh Panjang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Nursyamsi Nursyamsi
Mau'izhah Vol 8 No 2 (2018): Volume VIII No. 2 Juli - Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.554 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v8i2.6

Abstract

Menghafal merupakan suatu kegiatan yang mengikut sertakan aktivitas ingatan di dalamnya. Menurut pakar Psikologi Anak, ingatan anak pada usia 8-15 tahun ini mencapai intensitas yang paling besar dan paling kuat. Daya menghafal dan daya memorisasi (sama dengan sengaja memasukan dan melekatkan pengetahuan dalam ingatan) adalah paling kuat, dan anak mampu memuat jumlah materi ingatan paling banyak. Walaupun anak-anak belum dapat memahami al-Qur’an seutuhnya, namun banyak manfaat yang diperoleh dengan menghafal al-Qur’an sedari kecil. Yusuf Qardhawi menyatakan, “kami telah menghafal al-Qur’an dan menyimpannya dalam hati semenjak kanak-kanak itu, kemudian Allah SWT memberikan manfaat kepada kami saat dewasa. Sedangkan fenomena yang ada di masyarakat saat ini bahwa sudah banyak lembaga-lembaga serta sekolah-sekolah Islam atau instansi-instansi lainnya yang memasukan kegiatan tahfidz al-Qur’an sebagai salah satu kegiatan rutin, memberikan metode-metode yang dapat diterima sehingga kegiatan menghafal tidak lagi menjadi kegiatan yang membosankan.
PENANAMAN NILAI-NILAI IBADAH SHOLAT DALAM MEREKONSTRUKSI AKHLAK NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIB KOTA PARIAMAN Nurasiah Ahmad
Mau'izhah Vol 9 No 2 (2019): Volume IX No. 2 Juli - Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.449 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v9i2.24

Abstract

Penanaman nilai-nilai ibadah shalat yang dilakukan oleh Kemenag Kota Pariaman bertujuan merekonstruksi akhlak narapidana di lapas kelas 2B Kota Pariaman. Kemenag Kota Pariaman berupaya memberikan kontribusi pemikiran dan waktunya untuk melakukan sebuah pengabdian. Untuk memberikan penyadaran kepada narapidana, Kemenag Kota Pariaman yang dilaksanakan oleh penyuluh fungsional dan honorer dengan menggunakan beberapa meto dadalam penyuluhan tersebut, di antaranya nasehat, pembiasaan, kedisiplinan, perhatian atau pengawasan serta metode hukuman. Titik fokus dalam penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai ibadah shalat oleh Kemenag Kota Pariaman kepada narapidana dan melihat respon serta aplikasi dari nilai-nilai yang terkandung di dalam ibadah shalat yang telah dilaksanakan.
INOVASI PENDIDIK PAI DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI KABUPATEN PADANG PARIMAN MARFIYANTI MARFIYANTI; Saparia Fitriani; Lona Maulida
Mau'izhah Vol 10 No 2 (2020): Volume X No. 2 Juli – Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.642 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v10i2.40

Abstract

Pendidik merupakan orang yang akan melakukan proses pembelajaran kepada peserta didik, untuk mencapai tujuan pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan merupakan suatu hal cukup pelik, karena ketepatan memilih model akan menjadikan meteri yang akan disampaikan itu sampai secara baik dan peserta didik mampu memahaminya sesara tepat.Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan adalah model pembelajaran advace organizer, di samping banyak model lain yang digunakan untuk menyampaikan materi ajar. Kecendrungan penggunaan model ini merupakan salah satu solusi untuk bisa mengkafer situasi dan kondisi peserta didik, terutama sekali sesuai dengan tuntutan zaman, sehingga mengharuskan pendidik terus berinovasi untuk menggunakan model pembelajaran, pada kondisi saat ini peserta didik diharapkan lebih aktif dan bisa memahami materi ajar dalam waktu cepat. Untuk mencapai tuntutan kurikulum, agar bisa dilaksanakanya evaluasi hasil belajar sesuai waktu yang tersedia. Jadi model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Seorang guru dituntut dapat memahami dan memiliki keterampilan yang memadai dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang efektif, kognitif, psikomotorik salah satunya dengan menggunkan Model Pembelajaran Advance Organizer. Model pembelajaran Advance Organizer merupakan suatu cara belajar untuk memperoleh pengetahuan baru yang dikaitkan dengan pengetahuan yang telah ada pada pembelajaran, yang artinya setiap pengetahuan mempunyai struktur konsep tertentu yang membentuk kerangka dari sistem pemprosesan informasi yang dikembangkan dalam pengetahuan (ilmu) itu. Bisa dikatakan Advance Organizer adalah membuat rancangan konsep atau prinsip yang umum, tetapi komperehensif dalam aktivitas belajar yang sudah terduga. Sehingga cocok sekali digunakan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakuakn oleh lona maulida di SMA 2 Sungai Limau Kabupaten Padang pariaman, tentang adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran Advace organizer terhadap keterampilan berfikir kritis Pendidikan Agama Islam peserta didik kelas XI IPA dan juga akan berpengaruh positif kepada hasil belajar peserta didik.
KONTINIUTAS PENDIDIKAN PEREMPUAN PADA MASA RASULULLAH SAW SAMPAI MASA GLOBALISASI DALAM PERSFEKTIF HADIS Mafriyanti Mafriyanti; M.Isnando Tamrin; Hidra Ariza
Mau'izhah Vol 11 No 1 (2021): Volume XI No. 1 Januari - Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.394 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v11i1.56

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat urgen bagiperempuan, kesempatan-kesempatan yang dimki perempuan untukbelajar akan mempengaruhi kepada keberlangsungan kehidupansetelah menjalani pendidikan, didalam mewujudkan semuakeinginan tersebut seprang perempuan tentunya harus mempunyaacuan yang jelas agar tetap berada dalam kodratnya sebagaiperempuan, perempuan dalam kehidupan sehari-hari akanmempunyai tangguang jawab yang berat dalam kehidupan di dalamkeluarganya, untuk menjadkan keluarga itu baik dalammelaksanakan ibadah kepada Allah SWT, maka akan membutuhkanpengetahuan agar pelaksanaan ibadah itu berjalan sesuai dengansyariat Islam. Dalam perkembangan zaman, sekang ini perempuanmenuntut memperoleh kesempatan yang luas bahkan sama dengankaum laki-laki. Ketika disaksikan jumlah perempuan rata-rata lebihbanyak dari pada laki-laki. Kesempatan memperoleh pendidikanseharusnya membawa dampak positif dalam kehidupan kaumperempuan dan tidak lepas dari kodratnya sebagai perempuan.
MANAJEMEN PESERTA DIDIK PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) ALIFAH DESA PAKASAI KECAMATAN PARIAMAN TIMUR KOTA PARIAMAN Syahminal Syahminal
Mau'izhah Vol 11 No 2 (2021): Volume XI No. 2 Juli - Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaanmanajemen peserta didik di PAUD Alifah Desa PakasaiKecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman. Jenis penelitian iniadalah penelitian deskriptif kualitatif dengan objek penelitianguru PAUD Alifah. Teknik pengumpulan data dilakukandengan menggunakan observasi dan wawancara. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa PAUD Alifah telah memenuhistandar manajemen peserta didik, yaitu : 1) Perencanaanpeserta didik; dilakukan dengan mempertimbangkan dayatampung dan rasio perbandingan guru dengan peserta didik, 2)Pengelolaan kehadiran dan ketidak hadiran peserta didik;tercatat dalam buku absensi, 3) Pencatatan dan pelaporanpeserta didik; tercatat dalam bentuk buku induk dan bukualumni, 4) Pelaksanaan tata tertib peserta didik; penggunaanpakaian seragam peserta didik, 5) Evaluasi kegiatan pesertadidik; dilakukan dengan observasi, wawancara, dan portopolio,6) Mutasi peserta didik; pemberian surat pindah dan identitaspeserta didik, dan 7) Kelulusan dan alumni; peserta didikdibuktikan dengan pemberian ijazah dan namanya tercatatdalam buku alumni.
PENANAMAN NILAI KARAKTER SOPAN SANTUN PADA ANAK-ANAK DI LEMBAGA NON FORMAL RUMAH ANAK SHOLEH CABANG PURUS KOTA PADANG Yudelnilastia Yudelnilastia; M Yusuf
Mau'izhah Vol 9 No 1 (2019): Volume IX No.1 Januari – Juni 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.003 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v9i1.19

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untukmendeskripsikan cara penanaman nilai karakter sopan santunpada anak-anak di Rumah Anak Sholeh Cabang Purus KotaPadang.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitiankualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan yangdigunakan dalam penelitian ini sebanyak 4 (empat) orang yangterdiri dari 3(tiga) orang mentor, dan 1 (satu) orang manajerRumah Anak Sholeh dengan mengumpulkan data melaluiobservasi dan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisisdata dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikankesimpulan. Dan teknik keabsahan data dilakukan dengantriangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu,kemudian memilah dan memilih data yang sesuai denganbatasan penelitian. Lalu menyajikannya dalam bentukpernyataan yang relevan dan akhirnya mengambil kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan diLembaga Non Formal Rumah Anak Sholeh cabang Purus KotaPadang ada tiga hal yang dapat disimpulkan, yaitu: pertama,cara penanaman nilai karakter sopan santun terhadap anakanakdi lembaga tersebut pada Tahap Zero Awal dengan caramengosongkan tentang emosional anak terhadap apapunmasalah yang mereka hadap di luar. Kedua, cara penanamannilai karakter sopan santunterhadap anak-anak pada TahapHero dengan cara pembiasaan, nasehat dan motivasi melaluipermainan. Dan yang ketiga cara penanaman nilai karakterterhadap anak-anak pada Tahap Zero akhir yaitu memastikananak-anak sudah mengetahui, memahami dan mengamalkan nilai karakter sopan santun yang dibiasakan selama prosespembinaan tersebut melalui sikap anak.
KAJIAN PEMBELAJARAN GERAK DAN LAGU DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA DINI Lidia Nusir; Rita Malini
Mau'izhah Vol 10 No 2 (2020): Volume X No. 2 Juli – Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.47 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v10i2.35

Abstract

Perkembangan kecerdasan anak usia dini yang harus dimiliki anak salah satunya adalah kecerdasan kinestetik. Indikator Perkembangan Kecerdasan Kinestetik yaitu melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan, keseimbangan dan kelincahan serta melakukan gerak kaki, tangan, kepala dalam menirukan tarian atau senam dan terampil menggunakan tangan kanan dan kiri. Hal ini bisa dikembangkan melalui kegiatan gerak dan lagu. Melalui gerak dan lagu diharapkan menjadi salah satu cara yang efektif untuk anak bisa mengekspresikan diri. Hal ini tidak luput dari peran seorang guru sebagai mediator dan fasilitator dalam mewujudkan Pelaksanaan Pembelajaran yang menyenangkan melalui Gerak dan Lagu sehingga dapat Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini.
KREATIFITAS PENDIDIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN BACA TULIS ALQUR’AN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA PANDEMI COVID-19 MARFIYANTI MARFIYANTI
Mau'izhah Vol 10 No 1 (2020): Volume X No. 1 Januari – Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.076 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v10i1.51

Abstract

Strategi pembelajaran membaca Al-Qur’an, pendidikmenggunakan strategi perencanaan meliputi penyusunanperangkat pembelajaran secara baik dengan pemilihanpendekatan, strategi, teknik, metode, media, sumber belajar,evaluasi pembelajaran dan tindak lanjut. Dan juga memunculkansuatu semangat untuk belajar yang saling bersaing antara pesertadidik dengan peserta didik yang lain namun dengan persaingansehat yang nantinya dapat meningkatkan lancar membaca Al-Qur’an, walaupun dalam suasana pandemi Covid-19. Faktorpendukung dalam meningkatkan motivasi belajar membaca Al-Qur’an peserta didik apabila sarana dan prasaranasudahmemandai menjadi faktor utama prosespembelajaran membaca Al-Qur’an sehingga tidak ada kekuranggan ketika peserta didik dalambelajar. Faktor penghambat pada peserta didik kelas VII dalammeningkatkan lancar membaca Al-Qur’an di era Covid -19 yakniRencana Pelaksanaan Pembelajaran tidak sesuai dengan targetwaktu pembelajaran karena terdapat kegiatan sekolah, adanyarapat mendadak, dan libur sekolah sehingga mengurangi alokasiwaktu dalam perencanaan. Keterbatasan ruangan dan tatap mukamenjadikan, proses pembelajaran terhambat. Hal ini perludicarikan jalan keluarnya agar proses pembelajaran tetap berjalandengan sebaik-baiknya. Baca tulis Al-Quran tentunya sangatdibutuhkan oleh peserta didik untuk mendalami materi dalam matapelajaran Pendidikan Agama Islam, yang bersumber kepada Al-Quran dan Sunnah Rasul SAW. Menjadi pendidik yang kreatif tentunya sangatlah di tuntut pada saat pandemic covi-9, karenapelaksanaan proses pembelajaran menggunakan media sosial,namun secara esensial tidak terlepas dari teori-teori yang sudahada dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini.

Page 6 of 15 | Total Record : 145