cover
Contact Name
Astri Ayu Purwati
Contact Email
jkip.almatani@gmail.com
Phone
+6282283109433
Journal Mail Official
jkip.almatani@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kaharudin Nst, Komplek UIR, Pekanbaru-Riau, Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
ISSN : 27745074     EISSN : 27750531     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan is published by Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Business Management and Accounting Studies. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published two times a year (Mei and November). KIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.
Articles 958 Documents
Kerja Sama Sekolah dan Puskesmas dalam Mendukung Layanan Kesehatan Melalui Program UKS di SMAN 16 Samarinda Warni Juwita; Syafruddin Syafruddin; Rusdiana Rusdiana; Azainil Azainil; Laili Komariyah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/vv9aqr46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerja sama antara sekolah dan puskesmas dalam mendukung layanan kesehatan melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMAN 16 Samarinda. Program UKS dilaksanakan melalui Trias UKS, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Pelaksanaan program ini tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan lintas sektor, khususnya puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional untuk mengetahui hubungan antara kerja sama sekolah dan puskesmas dengan peningkatan layanan kesehatan di sekolah. Populasi penelitian meliputi guru, pengelola UKS, dan peserta didik, dengan teknik purposive sampling sebagai dasar pemilihan responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, yang diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Hasil penelitian dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen pendidikan dan kesehatan sekolah, serta manfaat praktis bagi sekolah, puskesmas, dan peserta didik dalam meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, kerja sama strategis antara sekolah dan puskesmas menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
Hubungan Indeks Massa Tubuh Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Didik Kelas III dan IV Sekolah Dasar Dhio Yudhistian Pratama; Junaidi Budi Prihanto; Advendi Kristiyandaru
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap tingkat kebugaran jasmani peserta didik kelas III dan IV di SDN Sumberejo 1, Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 50 peserta didik yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data IMT diperoleh melalui pengukuran tinggi dan berat badan, sedangkan tingkat kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase B yang meliputi V Sit and Reach, Half Up Test, Hand and Eye Coordination, T Test, dan Lari Keliling Bangku. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi setelah memenuhi uji prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki status gizi kategori gizi baik berdasarkan IMT/U, yaitu sebanyak 34 peserta didik (68%). Tingkat kebugaran jasmani peserta didik juga didominasi kategori baik, yaitu sebanyak 35 peserta didik (70%). Namun, hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan tingkat kebugaran jasmani peserta didik, dengan nilai signifikansi sebesar 0,324 (p > 0,05). Dengan demikian, IMT tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat kebugaran jasmani peserta didik kelas III dan IV SDN Sumberejo 1.
Efektivitas Media Digital Dalam Mengajarkan Konsep Keluarga Awal Kehidupan Kepada Siswa Kelas 7 Di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Izzati Ramadhannisa; Warneri Warneri; Eva Faja Ripanti
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2520

Abstract

Pendidikan berfungsi sebagai fondasi vital bagi perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik individu, terutama pada masa transisi kritis di awal remaja (usia Sekolah Menengah Pertama). Dalam konteks ini, keluarga, sebagai unit terkecil sekaligus institusi pendidikan pertama dalam masyarakat, memegang peranan sangat signifikan dalam menanamkan nilai-nilai fundamental. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media digital interaktif—khususnya yang melibatkan pemodelan visual dan analisis data sederhana—dalam mengajarkan konsep serta struktur keluarga kepada siswa kelas 7 di SMP Negeri 1 Sungai Kakap, sejalan dengan kerangka Kurikulum Merdeka. Metode yang diterapkan adalah eksperimen kuantitatif (quasi-experimental design) dengan teknik simple random sampling terhadap 60 siswa yang mewakili populasi kelas 7. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen pre-test dan post-test yang telah divalidasi, serta dianalisis menggunakan metode statistik parametrik uji-t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada nilai post-test (rata-rata 80.4, SD = 5.2) dibandingkan dengan pre-test (rata-rata 65.2, SD = 6.1), dengan nilai probabilitas p < 0.05. Hal ini mengindikasikan bahwa media digital interaktif—di mana siswa terlibat aktif menyusun algoritma silsilah keluarga dan menganalisis peran domisili—terbukti jauh lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman komprehensif siswa mengenai nilai-nilai keluarga dibandingkan metode konvensional. Temuan ini menegaskan urgensi integrasi media digital dan pemikiran komputasional ke dalam kurikulum pendidikan karakter guna memperkaya pengalaman belajar siswa secara holistik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan empiris terkait digitalisasi pendidikan keluarga dan memicu inovasi lebih lanjut dalam perancangan materi ajar modern.
Implementasi Pembelajaran Unplugged Coding Dalam Mengenalkan Konsep Pemrograman Dasar Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TKIT Al-Muhajirin Kota Cilegon Devia Nuarima; Atin Fatimah; Luluk Asmawati
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran unplugged coding dalam mengenalkan konsep pemrograman dasar untuk menunjang perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun di TKIT Al-Muhajirin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran unplugged coding dilaksanakan melalui berbagai aktivitas bermain yang mengenalkan konsep pola, urutan, instruksi, dan pemecahan masalah menggunakan media konkret tanpa perangkat digital. Pembelajaran ini mampu mendukung perkembangan kognitif anak, khususnya dalam kemampuan berpikir logis, mengenali pola, mengikuti instruksi, dan menyelesaikan masalah sederhana. Pelaksanaannya didukung oleh antusiasme anak, ketersediaan media, dukungan sekolah, dan kerja sama guru, namun masih menghadapi hambatan berupa perbedaan kemampuan anak serta penyesuaian kegiatan dengan kurikulum dan tema pembelajaran. Guru mengatasi hambatan tersebut melalui pendampingan, modifikasi kegiatan, dan pemanfaatan berbagai sumber belajar. Dengan demikian, pembelajaran unplugged coding dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengenalkan konsep pemrograman dasar pada anak usia dini.
Efektivitas Model Pembelajaran Market Day Dalam Penguatan Numerasi Dan Literasi Finansial Murid Kelas II SD Muhammadiyah Argosari Sedayu Bantul Sriyantini Sriyantini; Azamul Fadhly Noor Muhammad
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan efektivitas model pembelajaran Market Day dalam meningkatkan kemampuan numerasi dan literasi finansial murid kelas II SD Muhammadiyah Argosari Sedayu Bantul. Model pembelajaran ini diterapkan melalui kegiatan jual beli sederhana yang memberikan pengalaman belajar nyata kepada murid dalam mengenal nilai uang, menghitung transaksi, dan memahami penggunaan uang dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, observasi aktivitas murid, angket respon murid, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan perhitungan N-Gain untuk mengetahui peningkatan kemampuan murid. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Market Day mampu meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan numerasi, dan literasi finansial murid secara signifikan. Murid menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, murid lebih mampu menghitung uang, menentukan total belanja, menghitung uang kembalian, serta memahami konsep transaksi sederhana. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Market Day efektif digunakan sebagai pembelajaran kontekstual untuk mendukung penguatan numerasi dan literasi finansial murid sekolah dasar.
Hubungan Antara Kecemasan Sosial Siswa Dengan Perilaku Bystander Pasif Dalam Kasus Bullying Di SD Negeri Tanjung Pagar 3 Banjarmasin Erni Muliana; Ali Rachman; Nina Permata Sari
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2548

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kecemasan sosial dengan perilaku bystander pasif pada siswa kelas lima di SD Negeri Tanjung Pagar 3 Banjarmasin. Dengan menggunakan pendekatan korelasional kuantitatif, penelitian ini memilih 49 siswa dari kelas 5 A dan 5 B dari total populasi sebanyak 303 siswa menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen skala Likert yang diadaptasi dari teori Bystander Effect dari Latané dan Darley serta Teori Kognitif Sosial Albert Bandura. Dengan menggunakan IBM SPSS Statistics 27, data tersebut dianalisis melalui statistic deskriptif, uji Shapiro-Wilk, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variable perilaku bystander pasif dan kecemasan social berada pada tingkat sedang (37%). Pengujian statistik mengungkapkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara kedua faktor tersebut (koefisien korelasi = 0,912, p = 0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa, semakin tinggi kecemasan sosial yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula kecenderungan perilaku bystander pasif pada siswa ketika menyaksikan tindakan bullying di lingkungan sekolah. Kesimpulannya, kecemasan sosial merupakan faktor penting terhadap munculnya perilaku bystander pasif pada siswa sekolah dasar.
Dinamika Kerja Lapangan Dalam Penelitian Kualitatif Pendidikan Agama Islam: Tantangan Dan Strategi Pengumpulan Data Faqih Faqih; Siti Siti; Syafaruddin Syafaruddin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2552

Abstract

Penelitian kualitatif merupakan pendekatan yang banyak digunakan dalam kajian Pendidikan Agama Islam (PAI) karena kemampuannya memahami fenomena pendidikan secara mendalam, kontekstual, dan holistik. Salah satu aspek penting dalam penelitian kualitatif adalah kerja lapangan (fieldwork), yaitu proses keterlibatan langsung peneliti dalam lingkungan penelitian untuk memperoleh data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan berbagai teknik pengumpulan data lainnya. Artikel ini bertujuan menganalisis dinamika kerja lapangan dalam penelitian kualitatif Pendidikan Agama Islam dengan menelaah berbagai tantangan yang dihadapi peneliti serta strategi pengumpulan data yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas penelitian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai buku, artikel ilmiah, dan sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinamika kerja lapangan dalam penelitian Pendidikan Agama Islam dipengaruhi oleh karakteristik lembaga pendidikan Islam, tantangan akses lapangan, kepercayaan informan, potensi bias peneliti, dan etika penelitian. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi pengumpulan data yang meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, triangulasi, dan refleksivitas peneliti. Artikel ini menawarkan model konseptual yang mengintegrasikan berbagai unsur tersebut dalam satu kerangka analisis guna mendukung pelaksanaan penelitian kualitatif Pendidikan Agama Islam yang lebih sistematis, kontekstual, dan kredibel.
Analisis Hubungan Teknik Humor Dengan Pelanggaran Prinsip Kerjasama Dalam Anime Komedi Gekkan Shoujo Nozaki-Kun Karya Izumi Tsubaki Ivana Jemima S; Djodjok Soepardjo; Roni, M.Hum
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara teknik humor Berger dan pelanggaran prinsip kerja sama Grice dalam anime komedi Gekkan Shoujo Nozaki-kun karya Izumi Tsubaki. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode padan pragmatis dan metode agih. Sumber data berupa tuturan dan percakapan yang terdapat dalam episode 1–12 anime Gekkan Shoujo Nozaki-kun. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi, simak bebas cakap, teknik catat, dan teknik pilah unsur penentu, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dan agih dengan teknik hubung banding. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 233 data yang mengandung teknik humor Berger, dengan teknik yang paling dominan adalah misunderstanding sebanyak 49 data, sedangkan puns dan sarcasm tidak ditemukan. Selain itu, ditemukan 133 data yang mengandung pelanggaran prinsip kerja sama Grice, yang terdiri atas pelanggaran maksim kuantitas, kualitas, pertalian, dan cara, dengan pelanggaran maksim kuantitas sebagai bentuk yang paling dominan. Penelitian ini juga menemukan 80 data yang menunjukkan keterkaitan antara teknik humor dan pelanggaran prinsip kerja sama. Teknik humor misunderstanding merupakan bentuk yang paling sering muncul bersamaan dengan pelanggaran maksim, menunjukkan bahwa ketidaksesuaian makna dan konteks percakapan menjadi salah satu sumber utama pembentukan efek humor dalam anime tersebut.
Pengaruh Media Google Classroom Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Di SMK Al Hikmah Jakarta Selatan Muhammad Akbar Nugraha; Miftahuddin Miftahuddin; Dimyati Dimyati
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2557

Abstract

Pada tahun 2020, dunia dihebohkan dengan wabah virus Covid-19. Pada dunia pendidikan, guru dan murid melakukan pembelajaran secara online melalui beberapa media online yang telah direkomendasikan oleh pemerintah. Salah satunya ialah Google Classroom. Google Classroom adalah media pembelajaran online yang memudahkan guru dan murid dalam melaksanakan pembelajaran secara online seperti komunikasi antara guru dan murid, pengumpulan tugas-tugas yang diberikan guru. Penelitian ini merupakan kuantitatif yakni sebuah penelitian yang menggunakan metode angket dalam mengambil data dan pengumpulan data penelitian. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK Al Hikmah Jakarta Selatan kelas XI. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 76 siswa kelas XII yang terdiri dari 42 siswa laki-laki dan 36 siswi perempuan. Berdasarkan data dari uji hipotesis yang dilakukan, menunjukkan variabel independen terhadap variabel dependen bahwa pada output regresi menunjukkan nilai probalitas signifikansi (sig t) variabel Google Classroom sebesar 0,000 dan lebih kecil dari 0,05 yang artinya media Google Classroom berpengaruh sebesar 10% terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Al Hikmah Jakarta Selatan.
Analisis Fungsi Sosial Agama Dan Pendidikan Dalam Perspektif Émile Durkheim Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Islam Faqih Faqih; Edi Yusrianto
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2558

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis fungsi sosial agama dan pendidikan dalam perspektif teori struktural fungsional Émile Durkheim serta mengkaji relevansi dan batasannya terhadap Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap karya-karya utama Durkheim dan berbagai literatur yang relevan dalam bidang sosiologi dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa menurut Durkheim agama berfungsi membentuk kesadaran kolektif (collective conscience), memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga integrasi dan keteraturan masyarakat. Sementara itu, pendidikan berfungsi sebagai agen sosialisasi moral yang mentransmisikan nilai, norma, dan budaya kepada generasi muda guna mempertahankan keberlangsungan sistem sosial. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, pemikiran Durkheim relevan untuk menjelaskan peran pendidikan dalam pembentukan karakter, penguatan moderasi beragama, serta pembangunan kohesi sosial. Namun demikian, terdapat perbedaan mendasar antara perspektif Durkheim dan Islam, terutama terkait sumber legitimasi nilai dan tujuan pendidikan. Durkheim menempatkan masyarakat sebagai sumber pembentukan nilai moral, sedangkan Islam menempatkan wahyu sebagai sumber utama nilai dan norma kehidupan. Oleh karena itu, teori Durkheim dapat dimanfaatkan sebagai instrumen analisis sosial, tetapi tidak dapat menggantikan landasan normatif dan teologis yang menjadi dasar Pendidikan Agama Islam.