cover
Contact Name
Aslam
Contact Email
aslam@uhamka.ac.id
Phone
+6282186310996
Journal Mail Official
Wahyu@iblam.ac.id
Editorial Address
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Djati Jl. Dewi Sartika No. 316 A Kelurahan Cawang Kecamatan Kramat Jati, 13630 Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati
ISSN : 27211339     EISSN : 2774616x     DOI : 10.55943
Core Subject : Education,
JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati terbit dua kali setahun bulan Juni dan Desember dengan proses peer review dan open akses. Pembelajar memiliki e-ISSN: 2774-616x dan p-ISSN: 2721-1339 Menerima tulisan hasil pemikiran dan hasil penelitian. JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati menerbitkan hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, dan praktisi pendidikan pada bidang Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran. JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati terbit dengan open akses dimana Abstrak dan teks penuh yang telah dipublikasikan di website dapat dibaca dan di download secara gratis. JIPMukjt:Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Djati adalah Publikasi Ilmiah yang direview oleh pakar yang berpengalaman sesuai bidang keahlian dengan abstrak dalam bahasa inggris dan indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 336 Documents
Pengenalan Budaya Sumatera Utara (Ulos Batak Toba) Melalui Media Pembelajaran Edugame Berbasis Wordwall sebagai Penguatan Karakter Peserta Didik Panjaitan, Riska Angel; Margaret Manurung, Ruth Charoline; Iskandar , Dadang
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.319

Abstract

Ulos merupakan jenis kain tenun yang memiliki desain dan motif tersendiri yang memiliki beragam makna mulai dari simbol restu, kasih sayang, dan persatuan. Ulos tidak terdokumentasi dengan baik karena hanya diperkenalkan dari generasi ke generasi. Namun penting adanya pengenalan budaya sehingga dapat menjadikan budaya lokal ulos tidak berubah atau menghilang. Tujuan penelitian ini yaitu agar masyarakat khususnya peserta didik di Sekolah Dasar dapat mengenal macam-macam Kain Ulos Batak Toba, mengetahui fungsi dari tiap macam Kain Ulos Batak Toba, mengetahui makna yang terkandung dari corak yang ada pada tiap Kain Ulos Batak Toba, serta mengetahui nilai karakter yang ada pada tiap macam Kain Ulos Batak Toba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi literatur (library research), dengan mengumpulkan beberapa literatur dari internet berupa jurnal yang digunakan sebagai bahan kajian penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulos Batak Toba terdiri dari beberapa macam, diantaranya Ulos Mangiring, Ulos Bintang Maratur, Ulos Sadum, Ulos Ragi Hotang, dan Ulos Sibolang yang memiliki makna, tempat penggunaan yang berbeda, serta nilai karakter. Ulos tersebut diperkenalkan melalui media pembelajaran edugame berbasis wordwall untuk mengajarkan nilai karakter pada peserta didik di Sekolah Dasar.
Edukasi Etnokultural di NTT: Tinjauan Terhadap Tradisi Sopi dalam Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Nusa Tenggara Timur Salamah, Nona; Yanti, Risma; Almujab, Saiful
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.320

Abstract

This article discusses the role of the sopi tradition in strengthening character education for students in local wisdom-based schools in East Nusa Tenggara (NTT). Through a qualitative approach using literature review methods, this research explores the ethnocultural values embedded in the sopi tradition, as well as how these values can be integrated into the education curriculum to build student character. The findings indicate that the sopi tradition not only functions as a cultural symbol but also serves as a means to teach important moral, social, and spiritual values for the development of students' character. This research is expected to provide insights for educators and policymakers in designing character education that is relevant to the local cultural context.
Impelementasi Permainan Tradisional (Engklek, Dakon, dan Pasaran) dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika di SD Saputri, Aulia Puspita; Mintarsih, Rosa Rahayu; Almujab, Saipul
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional merupakan warisan budaya di setiap daerah yang perlu dilestarikan. Pada satuan pendidikan, guru dapat melestarikan permainan tradisional ke dalam materi pembelajaran salah satunya pembelajaran matematika. Mengingat adanya pembelajaran dengan model bermain yang mana karakteristik peserta didik senang bermain maka penerapan permainan tradisional tentu membuat peserta didik suka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi permainan tradisional (engklek, dakon, dan pasaran) dalam meningkatkan minat belajar matematika di SD se-Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk menganalisis permainan tradisional yang digunakan guru pada pembelajaran matematika di SD se-Jawa Tengah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh data penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran matematika di SD se-Jawa Tengah sudah berjalan dengan baik. Jenis permainan tradisional yang dapat diterapkan pada pembelajaran matematika di SD diantaranya permainan Engklek, Dakon, dan Pasaran. Implementasi permainan tradisional tersebut dapat dikatakan mampu meningkatkan minat belajar matematika peserta didik pada materi bangun datar, aritmatika sosial, pecahan, dan sebagainya
Sinergi budaya dan pemikiran kritis: Experiential Learning Tari Sigeh Pengunten dalam Pengembangan Keterampilan Menulis Teks Narasi Fauzi, Ghani Muhammad; Nur Aulia, Rahma; Indriani, Rina
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.322

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya budaya sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran dan urgensinya memfasilitasi siswa sebuah pembelajaran yang berorientasi pada pemikiran kritis serta dapat mengembangkan keterampilan menulis teks narasi. Oleh karena itu, perlu sebuah upaya untuk mensinergikan budaya dan pemikiran kritis dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan tari sigeh pengunten sebagai elemen budaya dengan model Experiential Learning sebagai pembelajaran yang memfasilitasi pemikiran kritis dan keterampilan menulis teks narasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur. Sumber data yang digunakan berupa artikel jurnal, buku dan laporan penelitian. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa konsep experiential learning, tari Sigeh Pengunten serta keterampilan menulis teks narasi memiliki keterkaitan satu sama lain. Berdasarkan pemaparan diatas, maka secara teoritis konsep pembelajaran ini dapat diimplementasikan oleh guru untuk mensinergikan budaya dan pemikiran kritis sebagai bahan untuk mengembangkan keterampilan menulis teks narasi siswa.
Peran Falsafah Budaya Batak 3H (Hamoraon, Hagabeon, Hasangapon) dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Siahaan, Lanstiar; Sagala, Rahayu
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi falsafah budaya Batak Toba "3H" - Hamoraon (kekayaan), Hagabeon (keturunan), dan Hasangapon (kehormatan) dalam Pendidikan karakter di tingkat Sekolah Dasar. Studi ini dilakukan menggunakan metode kualitatif - deskriptif dengan pendekatan Studi Studi (library research) sebagai bahan literatur dengan mengkaji sumber-sumber relevan, seperti artikel, jurnal, dan buku yang membahas nilai-nilai budaya Batak Toba serta penerapannya dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai 3H memiliki relevansi tinggi dalam membentuk karakter siswa. Hamoraon mengajarkan pentingnya kerja keras dan berbagi, Hagabeon menekankan solidaritas dan kebahagiaan keluarga, sedangkan Hasangapon mendorong integritas, moralitas, dan penghormatan terhadap orang lain. Nilai-nilai ini sejalan dengan prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara, yaitu Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Dengan mengintegrasikan falsafah 3H ke dalam pendidikan karakter, siswa dapat dibentuk menjadi individu yang berkarakter kuat, menghargai budaya, dan memiliki moral yang baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai budaya Batak Toba dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendidikan karakter, khususnya dalam membangun generasi yang berkepribadian luhur dan berorientasi pada nilai-nilai budaya lokal.
Literature Review: Integrasi Nilai Budaya Festival Tabut Bengkulu dalam Kurikulum Merdeka sebagai Penguatan Karakter Peserta Didik Apriliana, Laila Dwi; Nurlela, Leni; Indriani, Rina
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.324

Abstract

This research aims to determine the potential for integrating cultural values from the Bengkulu Tabut Festival in the independent curriculum as an effort to strengthen students' character. The method used is a Literature Review by analyzing how these cultural values can be adapted in learning that supports the Pancasila Student Profile. Based on the research results, it was found that local regional cultural values have an important role in shaping the character of students. Students will gain insight into the potential of a region, recognize the value of local wisdom, and internalize values if regional potential is integrated and be able to make students have character. Character formation based on the Pancasila Student Profile in the Independent Curriculum can be done by strengthening local wisdom values such as the Tabut Festival which is applied in intracurricular and extracurricular learning. By integrating cultural values at the Tabut Festival, the character of the Pancasila student profile can be realized in the form of working hard, independent, creative, innovative, honest, hard working, persistent, caring for the environment, and many more, thus making students more familiar with the local wisdom of their region.
Kajian Literatur: Melestarikan Kembali Olahraga dan Permainan Tradisional Aceh Sebagai Metode Pendidikan Karakter Peserta Didik di Era Digital Maspupah, Lulu; Riski Wulandari, Noor Aisah; Riani , Dini
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.325

Abstract

This study aims to investigate the potential of traditional Acehnese sports and games as a method for character development in students, aligning with the Merdeka Curriculum. The findings reveal that these traditional activities embody values such as religiosity, cooperation, integrity, and independence, highly relevant to the Pancasila Student Profile. Furthermore, these activities contribute to a deeper understanding of local wisdom, enhance social skills, and promote physical and mental well-being among students. However, the younger generation's interest in this cultural heritage has been declining due to the rapid advancement of digital technology and the lack of adequate facilities and socialization. Previous studies have highlighted the importance of support from various stakeholders, including the government, schools, families, and the community, in preserving and developing traditional sports and games. Multiple strategies can be taken, such as integrating these activities into the school curriculum, developing extracurricular programs based on traditional games, promoting awareness through various media, and training teachers and facilitators to manage and develop these programs. The study concludes that traditional Acehnese sports and games hold immense potential as integrated tools for character education that align with the Merdeka Curriculum. Nevertheless, systematic and sustained efforts are needed to address existing challenges and ensure successful implementation.
Integrasi Tunjuk Ajar Melayu dalam Pendidikan Karakter: Penguatan Pendidikan Karakter di Era Digital Ramadhani, Rahma; Retnowati, Rini
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.326

Abstract

Character education is a process of applying moral values that is carried out to shape and develop students' abilities to sort out good and bad actions, maintain good actions, and realize them in everyday life. In this digital era, it is undeniable that there is a negative impact of technology on the character of students such as cases of declining moral values, morals, and character of students. Local wisdom-based learning has a strategic position to strengthen character education. This study aims to describe the values in Tunjuk Ajar Melayu contained in the subject of Budaya Melayu Riau (BMR) elementary school as a strengthening of character education in the digital era. The method used in this research is library research. As a result, moral values in Tunjuk Ajar Melayu are very important to be understood and practiced, as an effort to strengthen character in the digital era. The values of character education that can be understood from the expressions contained in the Malay teaching instructions include the value of faith and piety to Allah SWT, the value of fairness and honesty, the value of independence and self-confidence, the value of unity and unity, the value of an unyielding spirit, the value of preserving and utilizing the surrounding nature, and the value of courtesy.
Tri Jati Diri sebagai Pilar Pendidikan : Menerapkan Kebudayaan Jawa Barat di Sekolah Dasar Nurlela, Ayi; Ramadhan, Galih
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.327

Abstract

This study addresses the implementation of Tri Jati Diri in education, particularly in Civic Education (PKN) learning at elementary schools in West Java. The methodology employed is a literature review to gather and analyze relevant sources, including documents, articles, and previous research. The results indicate that the values of Silih Asah, Silih Asuh, and Silih Asih can be effectively integrated into the curriculum, aiming to shape students’ strong character and love for local culture. The study also identifies challenges such as a lack of resources and resistance to change among teachers. Practical recommendations are provided to support the implementation of these values in school environments. These findings are expected to serve as a guide for educators and policymakers in enhancing character education quality.
Bahasa Indonesia dalam pendidikan: Membangun Generasi Unggul Lahagu, Rosmaida; Nainggolan, Jojor Febriana; Rizky, Muhammad; Fauzi Lubis, Muhammad Helmi; Wahyudin, Imam; Lumban Tobing, Benito Martua; Pulungan, Hendra Kurnia
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.329

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran sentral dalam sistem pendidikan di Indonesia, berfungsi bukan hanya sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai sarana untuk membangun karakter dan identitas generasi muda. Pendidikan memiliki peranan krusial dalam membangun generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan zaman. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, pendidikan harus beradaptasi dengan kebutuhan keterampilan abad 21, termasuk kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan. Artikel ini membahas pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pendidikan untuk menciptakan generasi unggul yang berkompetensi, kreatif, dan berwawasan luas. Melalui analisis kurikulum dan metode pengajaran, diungkapkan bahwa penguasaan bahasa Indonesia yang baik dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa, memperkuat pemahaman budaya, dan memfasilitasi interaksi antar siswa dari berbagai daerah. Selain itu, tantangan yang dihadapi, seperti pengaruh bahasa asing dan penggunaan bahasa gaul di media sosial, juga dibahas untuk memberikan gambaran menyeluruh. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan bahasa Indonesia dalam pendidikan adalah langkah strategis untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap bahasa dan budaya nasional.