cover
Contact Name
-
Contact Email
dimas.stifar@gmail.com
Phone
+6224-6706147
Journal Mail Official
dimas.stifar@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang Jl. Sarwo Edhi Wibowo KM 1 Plamongansari, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal DiMas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 27235114     EISSN : 2808537X     DOI : https://doi.org/10.53359/dimas.v2i1
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Jurnal DiMas) merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu kefarmasian. Lingkup pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi penyuluhan, pelatihan, pemasaran, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Articles 91 Documents
Pelatihan Pembuatan Red Bean Bar Sebagai Makanan Menjaga Kesehatan Jantung di Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung Elisa, Novi
Jurnal Dimas Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i1.105

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu contoh dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Obyek yang menjadi target dalam pengabdian masyarakat ini adalah warga Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan informasi warga desa ini merupakan salah satu desa yang membudidayakan kacang merah sebagai salah satu komoditi pangan selain tembakau sebagai komoditi pertanian utama daerah tersebut. Warga menanam secara tumpang sari disela – sela tanaman tembakau atau jagung sebagai penghasilan tambahan. Kacang merah tersebut oleh masyarakat Desa Dlimoyo hanya di jual mentah saja dan harganya sangat murah ditingkat petani yaitu 18 ribu perkilo. Nilai ekonomis dari kacang merah dapat ditingkatkan dengan adanya inovasi pembuatan produk dari kacang merah/ red bean. Misalnya dapat dibuat makanan yang dapat menyehatkan tubuh terutama jantung seperti makanan ringan bars/ snack. Metode pengabdian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, rapat koordinasi tim pengabdian, kemudian dilakukan penyuluhan dengan metode pemaparan materi di balai desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Seperempat kilo kacang merah dicuci terlebih dahulu, direbus selama 5 menit, hancurkan dengan choper. Gula aren 75 gram di hancurkan. Siapkan semua bahan tambahan yan dibutuhkan seperti madu 3 sendok makan, bubuk kacang tanah 3 sendok dan kismis secukupnya. Campurkan seluruh bahan dalam baskom, aduk merata. Cetak adonan yang sudah jadi. Oven adonan pada suhu 250 ºC dalam waktu 15 menit. Adonan yang sudah matang dapat di potog-potong sesuai selera, bungkus dan tempatkan dalam wadah. Ibu – ibu PKK di desa Dlimoyo sangat antusias dengan pengabdian ini, hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan pada saat diskusi. Peserta pengabdian juga dapat mempraktekkan sendiri pembuatan red bean bar di rumah setelah pulang pengabdian
Peningkatan Pengetahuan Pecinta Alam Kabupaten Pekalongan Mengenai Kemanfaatan Tanaman Hutan Di Wana Wisata Linggo-Asri Kajen Wirasti
Jurnal Dimas Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i1.106

Abstract

Hutan merupakan ekosistem yang kaya akan keanekaragaman hayati, dengan ribuan jenis tanaman yang memiliki berbagai manfaat, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk mendukung kehidupan yang lebih baik. Bagi para pecinta alam, pengetahuan mengenai ciri-ciri tanaman di hutan sangat penting untuk menunjang keselamatan dan kelangsungan kegiatan mereka di alam bebas. Dalam rangka meningkatkan pemahaman tersebut, kami bekerja sama dengan Komunitas Pendaki Nafas Tua (Penat G) Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan tentang pengenalan tanaman hutan bagi para pecinta alam. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai berbagai jenis tanaman hutan, khususnya dalam mengidentifikasi tanaman yang aman atau berbahaya, serta yang dapat dimanfaatkan, baik untuk pengamatan maupun konsumsi. Penyuluhan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pelajar tingkat sekolah menengah hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar jenis-jenis tanaman hutan, manfaat, hingga potensi bahayanya. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai ciri-ciri tanaman hutan yang bisa dan tidak bisa dimanfaatkan. Diharapkan, peningkatan pengetahuan ini akan membantu para pecinta alam untuk lebih mampu bertahan (survive) dan bersikap bijak terhadap lingkungan, terutama saat berada di kawasan hutan
Edukasi Gema Cermat bagi Kelompok PKK di Desa Talok Kabupaten Tegal Risma Firsty, Girly; Pramiastuti, Oktariani
Jurnal Dimas Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i1.107

Abstract

Irrational use of drugs is still a significant health problem in Indonesia, one of the reasons being the lack of public understanding in self-medication. This community service activity aims to increase the knowledge and awareness of PKK members of Talok Village, Tegal Regency regarding the proper and rational use of drugs through the Gema Cermat Program education and introduction to herbal medicine science. The activity methods include providing educational materials, distributing poster media, pre-tests and post-tests, and Focus Group Discussions (FGD). A total of 50 participants took part in this activity, with the results showing an increase in the average knowledge score from 5.50 (pre-test) to 9.68 (post-test). These results indicate that the education provided is effective in increasing public understanding regarding the correct use of drugs. It is hoped that this activity can encourage more rational drug use behavior in the community. Keywords: Gema Cermat, rational drugs, community education, herbal medicine science
Pengenalan Pembuatan Es Lilin Beras Kencur dan Kunyit Asam dalam Upaya Meningkatkan Minat Minum Jamu Siswa SD Cahyani, Intan Martha; Umma Agasie, Aulia; Nahdi, Amira; Oktafiana, Erlina; Mariadeny, Amanda; Nabila, E’en; Niken Agesti, Desi; Retno, Deta Rizky; Kurniasari, Aulya Isra; Sukma, Dwinda Dona; Risaldi, Bintang Putra; Wulandari; Dyas Syukur Prayoga
Jurnal Dimas Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i1.109

Abstract

Jamu merupakan minuman tradisional yang kaya akan manfaat untuk Kesehatan, jamu dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit maupun dalam memelihara Kesehatan tubuh. Jamu dapat diminum mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, inovasi terhadap produk jamu perlu dilakukan untuk meningkatkan minat minum jamu pada anak-anak. Salah satu inovasi yang dibuat yaitu dengan mengemas jamu dalam bentuk es lilin, hal ini dikarenakan minat anak untuk meminum es sangat tinggi sehingga jamu dikemas dalam bentuk es tetapi masih memperhatikan manfaat dan kegunaanya. Pada pengabdian Masyarakat ini kami dilaksanakan dengan melakukan demonstrasi proses pembuatan es lilin kunyit asam dan beras kencur pada siswa kelas 5 SD N Plamongansari 02. Metode pada kegiatan ini yaitu dengan melakukan pengenalan produk jamu kepada anak-anak dengan mengemasnya melalui berbagai pemberian materi melalui permainan bergambar tentang tanaman jamu yang kita gunakan dan bahan tambahan lain serta menonton video proses pembuatan jamu hingga pengemasan menjadi es lilin yang akan meningkatkan minat minum jamu pada anak-anak. Kegiatan berjalan lancar dan antusiasme anak-anak SD N Plamongansari 02. Proses pemberian materi berjalan dengan sangat menarik karena kami sajikan dengan berbagai permainan dan lagu yang menarik antusiasme murid untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan. Hal ini menunjukkan semua paramater keberhasilan pelaksanaan telah tercapai dengan baik.
Pelatihan Pembuatan Naget dan Stik dari Ampas Tahu Desa Ngabean, Kabupaten Magelang Verdia Mutiara, Erlita
Jurnal Dimas Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v5i2.64

Abstract

Abstrak Ampas tahu merupakan produk sampingan dari proses pembuatan tahu dari kedelai. Pembuatan tahu dan tempe di daerah desa Ngabean kecamatan Secang kabupaten Magelang sangat melimpah. Ketersediaan ampas tahu yang melimpah kurang dimanfaatkan oleh masyarakat. Upaya peningkatan nilai tambah ampas tahu dapat dilakukan dengan cara pemanfaatannya sebagai bahan tambahan dalam pembuatan makanan olahan seperti naget dan stik.. Naget dan stik merupakan salah satu alternatif proses pengolahan ampas tahu, yaitu potongan ampas tahu yang berukuran relatif kecil dan tidak beraturan kemudian dilekatkan kembali sehingga berukuran relatif besar dan menjadi suatu produk olahan sehingga dapat meningkatkan nilai jual dari produk ampas tahu tersebut tersebut guna menunjang diversifikasi pangan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, tanya jawab atau diskusi, dan demonstrasi. Ceramah dan tanya jawab dilakukan pada saat proses pelatihan mengenai materi pengabdian di hari pertama. Metode demonstrasi pembuatan nugget tahudilakukan dengan praktik. Kegiatan ini melibatkan dosen dengan berbagi tugas sebagai fasilitator, pembimbing praktik dan demonstrasi serta kepanitiaan. Upaya pemanfaatan kembali ampas tahu, diharapkan dapat mengurangi jumlah ampas tahu di sejumlah pabrik tahu yang seringkali menimbulkan pencemaran lingkungan. Luaran yang diharapkan dapat dicapai adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dan kader Ibu-Ibu PKK dalam membuat naget dan stik ampas tahu Kata kunci : Magelang, Ngabean, Ampas Tahu, Naget, Stik Abstract Tofu dregs are a by-product of the process of making tofu from soybeans. The production of tofu and tempeh in the area of Ngabean village, Secang sub-district, Magelang district is very abundant. The availability of abundant tofu dregs is not utilized by the community. Efforts to increase the added value of tofu dregs can be done by using it as an additional ingredient in the manufacture of processed foods such as nuggets and sticks. So that it can increase the selling value of the tofu dregs product in order to support food diversification for improving people's welfare. The methods used in this activity include lectures, questions and answers or discussions, and demonstrations. Lectures and questions and answers were carried out during the training process regarding the service material on the first day. The demonstration method for making tofu nuggets is done by practice. This activity involves lecturers sharing tasks as facilitators, practice and demonstration advisers as well as committees. The output that is expected to be achieved is increasing the knowledge and skills of the community and PKK cadres in making tofu dregs nuggats and sticks. Kata kunci : Magelang, Tofu dregs, Ngabean, , Nuggats, Sticks
Pelatihan dan Kaderisasi “Ibu Swamedikasi” sebagai Upaya Taat Minum Obat di Lingkungan PKK Dusun Patukan, Ngareanak, Singorojo Shabrina, Ayu
Jurnal Dimas Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v5i2.65

Abstract

Swamedikasi merupakan upaya pengobatan yang dilakukan sendiri dengan obat tanpa resep dokter. Banyaknya masyarakat yang melakukan swamedikasi disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah luasnya informasi dan iklan terkait obat bebas dan obat bebas terbatas yang dapat dengan mudah ditemukan di pasaran. Masyarakat Dusun Patukan cukup jauh melakukan akses ke fasilitas kesehatan dan sebagian masyarakat terkena penyakit kronis. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan sosialisasi dan kaderisasi swamedikasi agar didapatkan pengetahuan terkait penggunaan dan penyimpanan obat yang baik. Metode pengabdian dilakukan dengan pre-test, dilanjutkan dengan sosialisasi dan post-test. Pengabdian dilakukan di Dusun Patukan, Kecamatan Singorojo, Kendal dengan peserta berasal dari ibu PKK. Berdasarkan hasil wawancara pre-test diketahui bahwa mayoritas peserta melakukan swamedikasi dengan produk herbal. Hasil post-test berdasarkan wawancara diketahui bahwa seluruh ibu PKK telah mengetahui dan memahami cara swamedikasi, obat-obat untuk swamedikasi serta cara penggunaan, penyimpanan dan pemusnnahan obat.
Edukasi dan Inovasi Pembuatan Churros Buah Bit serta Jus Daun Kelor untuk Alternatif Pecegahan Anemia Terhadap Ibu Hamil Nastiti Utami; Iwan Setiawan; Jamilah Sarimanah
Jurnal Dimas Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v5i2.67

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pencegahan anemia terhadap ibu hamil di Desa Laban, Mojolaban Sukoharjo. Kegiatan yang dilakukan yaitu terkait penyuluhan tentang anemia dan pembuatan churros buah bit (Beta vulgaris L.) serta jus daun kelor (Moringa oleifera) sebagai alternatif alami pecegahan anemia terhadap ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui metode ceramah, workshop, dan diskusi. Antusiasme peserta yang tinggi dapat dilihat dari pertanyaan yang diajukan saat sesi diskusi serta keinginan masyarakat untuk diadakan kembali pengabdian lanjutan. Kemampuan peserta dalam menjawab soal pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta antara sebelum dengan sesudah pemberian penyuluhan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang pencegahan anemia dan pembuatan churros buah bit dan jus daun kelor.
Pembuatan Minuman Herbal Instan dengan Bahan Jahe, Sereh, Kelor (Jaseke) untuk Stamina Tubuh kartika, wulan; Sulistyowati, Etty; Herlyanti, Kyky; Mighfar Syukur; nugraheni, bekti; Suryaning Prahasiwi, Masitoh
Jurnal Dimas Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v5i2.68

Abstract

Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang sangat penting karena dengan memiliki tubuh yang sehat dapat mencegah dari penyakit. Menjaga kesehatan tubuh dimulai dari saluran pencernaan, apabila mikroba pada saluran pencernaan terjaga dengan baik, tentunya tubuh akan lebih aman dari serbuan virus yang masuk. Upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus ialah dengan cara mengonsumsi rempah-rempah tradisional berupa minuman herbal. Bentuk atau program kegiatan yang cocok untuk mengatasi proses pencegahan pada virus ini ialah mengenai proses peracikan rempah-rempah berupa jahe, daun kelor, serai, dan gula menjadi bentuk minuman herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau dapat meningkatkan imun tubuh. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini berupa peracikan beberapa bahan alam yaitu rempah-rempah menjadi minuman herbal, kemudian produk hasil karya pengabdian ini dibagikan atau didistribusikan kepada perangkat Kelurahan dan masyarakat. Hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Gemah, Pedurungan, Semarang karena kondisi saat ini dalam upaya pencegahan dari virus ialah dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh kita. Program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membantu agar imun tetap terjaga dan masyarakat selalu sehat.
Penyuluhan Stunting : Upaya Meminimalisir Tingginya Angka Stunting di Desa Sawidago: Penyuluhan Stunting : Upaya Meminimalisir Tingginya Angka Stunting di Desa Sawidago Puspita Dewi, Niluh; mariyani, mariyani; Alaydrus, Syafika; Anggi, Viani; Magfirah, Magfirah; Kurnia Utami, Indah
Jurnal Dimas Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v5i2.69

Abstract

Indonesia has quite a serious nutritional problem which is characterized by many cases of malnutrition. Malnutrition is an impact of nutritional status. Stunting is a condition of malnutrition that is related to past nutritional deficiencies, so it is a chronic nutritional problem. Many factors can cause stunting in toddlers, such as toddler characteristics and socio-economic factors. Community outreach activities are carried out with the aim of providing education to the public regarding the risk factors for stunting and its prevention. This counseling was carried out in order to increase the knowledge of the residents of Sawidago Village, especially mothers, because the mother is the person who is always with the child from pregnancy to 24 months of age. So that the baby's development will continue to be assisted by the mother. Counseling is provided using an interactive lecture method through posters and distribution of leaflets as well as social service. The effectiveness of the extension was tested by administering a partner satisfaction questionnaire with the activities carried out. The results of activity observations showed that Partners were satisfied with the outreach activities carried out.
Penerapan Teknologi Pengering dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Masker Lulur Dalam Rangka Mewujudkan Green Economy di Dusun Patukan, Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal. Shabrina, Ayu; Pandu Annanto, Gilar; Pratama, Fandy Indra
Jurnal Dimas Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v6i1.70

Abstract

Dusun Patukan, Ngareanak, Singorojo memiliki lahan kopi yang diolah menjadi produk di bawah Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS Sejahtera). Produk tersebut memiliki kelemahan yaitu harga varian kopi robusta yang fluktuatif dan memiliki limbah banyak yang diolah hanya menjadi pakan ternak. Tujuan pengabdian ini adalah untuk penerapan teknologi pengering dan pelatihan pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai masker lulur dalam rangka green economy dengan mitra UPPKS Sejahtera, Dusun Patukan. Pengabdian dilakukan dengan pre-test, sosialisasi dan dilanjutkan post-test. Sosialisasi dilakukan dengan metode tutorial cara pengeringan limbah dan pengolahan limbah menjadi lulur. Selain itu dilakukan pelatihan terkait branding produk dan perizinan lulur dengan bahan alam. Dari kuesioner yang dibagikan, diketahui bahwa 90 % merasa bahwa pelatihan ini bermanfaat, 75 % peserta menyatakan bahwa dalam proses pembuatan masker cukup mudah dilakukan. 70 % menyatakan akan membuat masker berbahan kulit kopi dikemudian hari. Sebanyak 100 % peserta menyatakan bahwa materi yang disajikan menarik dan mudah untuk dipahami. Secara umum peserta pelatihan puas terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan dan tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Wahid Hasyim. Kegiatan pelatihan ditutup dengan sesi foto bersama dan prosesi penyerahan alat guna keberlanjutan program.

Page 7 of 10 | Total Record : 91