cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6282164699680
Journal Mail Official
cejs@unimal.ac.id
Editorial Address
Jalan Batam nomor 02 Laboratorium Teknik Kimia Universitas Malikussaleh Bukit Indah Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)
ISSN : -     EISSN : 28074068     DOI : https://doi.org/10.29103/cejs.v1i4.6176
Core Subject : Engineering,
Chemical Engineering Journal Storage adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan makalah tentang Teknik Kimia. Topik-topik berikut termasuk dalam ilmu-ilmu ini: 1. Proses Kimia 2. Teknik Reaksi Kimia 3. Perpindahan massa dan panas, 4. Pemodelan 5. Material 6. Lingkungan 7. Teknologi Bioproses 8. Review Artikel.
Articles 390 Documents
SIMULASI PEMURNIAN HIDROGEN SULFIDA (H2S) DARI BIOGAS BERBASIS PALM OIL MILL EFFLUENT (POME) DENGAN PENYERAP AIR PADA PEMODELAN ASPEN HYSYS MENGGUNAKAN METODE RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM) Siri, Danu; Nurlaila, Rizka; ZA, Nasrul; Masrullita, Masrullita; Muarif, Agam
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20554

Abstract

Industri kelapa sawit menghasilkan limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) yang dapat diolah menjadi biogas melalui fermentasi anaerobik. Kandungan hidrogen sulfida (H‚‚S) dalam biogas mencapai >2000 ppm, yang bersifat korosif, menurunkan kualitas biogas, dan berbahaya bagi kesehatan. Untuk meningkatkan kualitas biogas, diperlukan proses pemurnian H‚‚S yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laju alir air, suhu, dan tekanan terhadap kemurnian metana dan komposisi H‚‚S pada biogas, mengembangkan model matematis hubungan antar variabel menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM), serta menentukan kondisi operasi optimal untuk mencapai kemurnian metana yang tinggi. Simulasi pemurnian H‚‚S dilakukan menggunakan software Aspen Hysys V.11 dengan penyerap air. Analisis Response Surface Methodology (RSM) dengan metode Central Composite Design (CCD), dengan variabel bebas berupa laju alir air (40-80 m³/h), suhu (25-75°C), dan tekanan (7-9 bar). Hasil simulasi menunjukkan kemurnian metana tertinggi sebesar 97,14% dan konsentrasi H‚‚S terendah 0,1448 ppm pada kondisi optimal pada laju alir air 80 m³/h, suhu 25°C, dan tekanan 9 bar. Peningkatan laju alir air dan tekanan terbukti meningkatkan kemurnian metana secara signifikan, sementara suhu yang lebih rendah memberikan efisiensi optimal dalam mengurangi konsentrasi H‚‚S.. Model matematis quadratic dengan desirability 0,984 menggambarkan hubungan antarvariabel. Metode pemurnian menggunakan air sebagai penyerap efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Simulasi dengan Aspen Hysys dan optimasi menggunakan RSM memberikan panduan untuk mengidentifikasi kondisi operasi optimal dalam proses pemurnian H‚‚S, mendukung pengelolaan limbah industri kelapa sawit yang berkelanjutan.
EFEKTIFITAS KULIT BUAH AREN (Arenga Pinnata) SEBAGAI BIOSORBEN LOGAM BERAT (Pb2+) DALAM LIMBAH ARTIFISIAL ritonga, putri hairani; -, Fikri Hasfita; -, Ishak -; -, Syamsul Bahri; -, Novi Sylvia
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20587

Abstract

Logam berat, seperti Pb²º, merupakan unsur kimia dengan massa jenis >5 g/cm³ yang bersifat racun bagi manusia. Limbah Pb²º yang dihasilkan industri berpotensi mencemari perairan. Salah satu metode untuk mengurangi kandungan logam berat hingga batas aman adalah biosorpsi, yang efektif, murah, dan cocok untuk konsentrasi kecil. Kulit buah aren (Arenga pinnata) digunakan sebagai biosorben karena mengandung gugus fungsi karboksil, amida, dan hidroksil, serta komponen kimia seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang mampu menyerap ion logam berat. Yaitu tahap persiapan serta perlakuan biosorben dan uji aktifitas terhadap logam Pb²º. Proses berlangsung menggunakan biosrben non-aktivasi dan biosorben teraktivasi NaOH 0,04 M. Analisa meliputi uji karakteristik fisik dan kimia biosorben serta analisis pengaruh jumlah biosorben dan konsentrasi limbah terhadap efisiensi dan kapasitas penyerapan. Biosorpsi logam Pb2+ dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian menunjukkan kapasitas penyerapan terendah (0,1907 mg/g) dicatat pada biosorben non-aktivasi dengan konsentrasi 20 ppm dan massa 10 gram, sedangkan efisiensi tertinggi (97,36%) dicapai pada konsentrasi 60 ppm. Untuk biosorben teraktivasi, efisiensi mencapai 98,58% pada konsentrasi 20 ppm. Hasil uji karakteristik menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) menunjukkan kandungan mineral CaO sebesar 79,2% setelah aktivasi. Uji Proksimate diperoleh kadar air 3,34%, kadar abu 6,265%, kadar volatile matter 13,905%, dan fixed carbon 76,49% kondisi ini menunjukkan biosorben limbah kulit buah aren memenuhi standar SNI sebagai media penyerap.
PEMANFAATAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TIMBAL (Pb2+) DALAM AIR MENGGUNAKAN AKTIVATOR ASAM NITRAT (HNO3) Syebrina, Annisa; Azhari, Azhari; Meriatna, Meriatna; Kurniawan, Eddy; Ishak, Ishak
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20621

Abstract

Daun jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan salah satu biomaterial yang dapat dibuat menjadi karbon aktif karena memiliki kandungan zat tanin sekitar 17,4%. Zat tanin dapat menyerap ion logam berat terutama  logam Pb2+ menggunakan metode adsorpsi. Adsorpsi adalah teknik yang digunakan untuk membersihkan suatu bahan dari pengotornya dengan cara penarikan bahan pengadsorpsi secara kuat sehingga menempel pada permukaaan bahan pengadsorpsi. Tujuan penelitian ini untuk melihat variasi lama waktu kontak dan kecepatan magnetic strirrer dari karbon aktif daun jambu biji (Psidium guajava L.) untuk penyisihan logam Pb2+. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan pada suhu 200„ƒ selama 1 jam, lalu di aktivasi menggunakan HNO3 10% selama 24 jam dengan waktu adsorbsi yaitu 20, 40, 60, 80, dan 10 menit serta kecepatan magnetic strirrer pada 120, 150, 180, 210 dan 240 rpm. Uji adsorbsi karbon aktif dilakukan pada logam Pb2+, karakterisasi karbon aktif menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM), kapasitas penyerapan persen penyerapan dan isoterm. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas penyerapan tertinggi kecepatan magnetic strirrer 240 rpm dengan lama waktu kontak 100 menit sebesar 0,2160 mg/g, efisiensi penyerapan adsorbsi tertinggi pada kecepatan magnetic strirrer 240 rpm dengan lama waktu kontak 100 menit sebesar 97,2165%, analisis isoterm Pb2+ menunjukkan model isotem mengarah pada isoterm langmuir dengan persamaan y = 5,316x - 0,4546 dengan nilai R2 = 0,9993
PEMBUATAN BIODIESEL DARI LIMBAH MINYAK JELANTAH MELALUI PROSES TRANSESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS BERBASIS BY PRODUCT BIOMASS PYROLYSIS DARI TYPHA LATIFOLIA (TANAMAN EKOR KUCING) Akbar, Alpadilah; Maulinda, Leni; Hasfita, Fikri; Sylvia, Novi; -, Jalalludin
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.21485

Abstract

Biodiesel dapat diperoleh dari transesterifikasi minyak nabati atau limbah minyak jelantah dan merupakan alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Krisis energi di seluruh dunia dan efek negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan bahan bakar fosil telah mendorong pengembangan biodiesel sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan biodiesel dari minyak jelantah dengan menggunakan katalis berbasis biochar yang berasal dari pyrolysis dari typha latifolia. Pemurnian minyak jelantah dengan karbon aktif, pembuatan katalis biochar melalui pyrolysis dan kalsinasi, dan reaksi transesterifikasi. Ada perbedaan rasio mol minyak jelantah dan metanol yang berbeda (1:6, 1:8, 1:10, 1:12, dan 1:14), serta perbedaan massa katalis yang berbeda (4%, 6%, 8%, 10%, dan 12%). Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah pemanfaatan tanaman typha latifolia (ekor kucing) sebagai katalis heterogen dari hasil produk samping pyrolysis secara sistematis dalam variasi rasio molar minyak dan metanol serta jumlah katalis, yang dikombinasikan dengan analisis mendalam struktur permukaan katalis menggunakan XRD, SEM-EDX, dan BET. Hal ini berbeda dari penelitian sebelumnya yang umumnya hanya fokus pada konversi biodiesel tanpa kajian karakterisasi katalis secara terperinci. Parameter produksi, densitas, viskositas, dan kadar asam lemak bebas (FFA) serta komposisi kimia digunakan untuk menganalisis karakteristik biodiesel. Ini dilakukan dengan menggunakan alat Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FT-IR). Selain itu, karakterisasi katalis dilakukan dengan menggunakan Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX), X-Ray Diffraction (XRD), dan Brunauer-Emmett-Teller (BET). Dalam penelitian yang dilakukan dengan menggunakan katalis char typha latifolia untuk transesterifikasi minyak jelantah, biodiesel yang paling efektif dihasilkan dengan rasio mol minyak dan metanol 1:6 dengan 4% katalis hasil yang didapatkan yield 80,73%, densitas 0,89 gr/ml, viskositas 4,43 mm2/s, dan bilangan asam 0,39 mg-KOH/gr. Biodiesel yang dihasilkan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil analisis komposisi menggunakan GC-MS menunjukkan bahwa ada senyawa metil ester dengan total 36,25%. Ini menunjukkan bahwa ada pembentukan biodiesel.
PENGARUH PENAMBAHAN OKSIDATOR KMnO4 PADA PEMBUATAN BRIKET CAMPURAN BATUBARA ACEH BARAT DAN SERBUK KAYU sari, niken sekar; Bahri, Syamsul -; Ginting, Zainuddin -; -, Jalaluddin -; -, Zulnazri -
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Briket merupakan salah satu bahan bakar alternatif padat dari bahan organik. Bahan baku pembuatan briket yang mempunyai nilai kalor yang tinggi yaitu diperoleh dari limbah peternakan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi briket dari batubara Aceh dan serbuk kayu dengan menggunakan tambahan oksidator KMnO4 0,1N. Proses penelitian mencakup penyiapan bahan baku, karbonisasi serbuk kayu dengan suhu 400oC, pembuatan perekat dengan penambahan oksidator KMnO4 0,1N, serta pembuatan briket dengan variasi campuran bahan baku batubara dan arang serbuk kayu (0:100, 25:75, 50:50, 75:25 dan 100:0) serta variasi oksidator KMnO4 0,1N (4%, 5% dan 6%). Analisis karakteristik briket dilakukan berdasarkan parameter kadar air, kadar abu, volatile matter, karbon terikat, laju pembakaran dan nilai kalor. Dari hasil penelitian pengaruh penambahan oksidator oksidator KMnO4 pada pembuatan briket campuran batubara Aceh Barat dan serbuk kayu, hasil terbaik yang didapat pada pembuatan briket didapatkan pada perbandingan 50 gram batubara : 50 gram serbuk kayu dengan variasi oksidator KMnO4 4% dengan nilai kalor 5668,688 Kal/gr, kadar air 0,477%, kadar abu 2,571%., kadar volatile matter 3,0085%, kadar karbon 93,845% dan laju pembakaran 0,131 gr/meni. Briket yang dihasilkan memiliki kadar air, kadar abu, volatile matter, kadar karbon, laju pembakaran dan nilai kalor yang telah memenuhi standar briket menurut Standar Nasional Indonesia (SNI).  
PEMANFAATAN AMPAS TEBU SEBAGAI ARANG AKTIF UNTUK PENURUNAN KADAR ZAT PEWARNA DALAM AIR fajarani, auliya; Mulyawan, Rizka; Ibrahim, Ishak; Sulhatun, Sulhatun; Suryati, Suryati
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.21986

Abstract

Tebu merupakan tanaman bahan baku pembuatan gula yang hanya dapat ditanam di daerah beriklim tropis yang digunakan untuk pembuatan gula yang menghasilkan ampas tebu sekitar 35-40% dari satu kali proses ekstraksi. Methylene blue dan Rhodamine b merupakan zat warna yang banyak dipakai industri tekstil dan senyawa ini sangat sulit untuk terdegradasi di alam dan berbahaya bagi lingkungan. Adsorpsi merupakan suatu proses penyerapan oleh padatan terhadap zat pewarna yang terjadi pada permukaan zat padat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh aktivator NaOH dan HNO3 dalam melakukan aktivasi adsorben terhadap efisiensi dan kapasitas adsorpsi. Pembuatan adsorben dilakukan dengan karbonisasi pada suhu 300oC selama 1 jam kemudian di aktivasi menggunakan larutan NaOH dan HNO3 dengan variasi konsentrasi aktivator masing-masing 0,8%; 1%; 1,2%; 1,4%; 1,6%. Adsorben sebanyak 5 gram dicampur dengan adsorbat methylene blue dan rhodamin b dengan konsentrasi 20 ppm kemudian diaduk selama 60 menit dengan kecepatan pengadukan 200 rpm. Kemudian diuji kadar air, analisa UV-Vis, analisa FT-IR. Uji kadar air sesuai standar SNI 06-3730-1995 dengan nilai 5,86%. Kapasitas dan efisiensi adsorpsi zat warna methylene blue tertinggi pada aktivator NaOH 1,6% sebesar 0,3977 mg/gr dan 99,44% dan pada aktivator HNO3 1,6% sebesar 0,3974 mg/gr dan 99,34%. Kapasitas dan efisiensi adsorpsi zat warna rhodamine b tertinggi pada aktivator NaOH 1,6% sebesar 0,3927mg/gr dan 98,18% dan pada HNO3 1,6 % sebesar 0,3969 mg/gr dan 99,22%.  Luas permukaan tertinggi pada adsorben teraktivasi NaOH 1,6% sebesar 1472,27 m2/g. Hasil uji FT-IR menunjukkan bahwa ada gugus fungsi O-H, C-H, C=O, C=C, C-N.
PENINGKATAN DERAJAT DEASETILASI PADA KITOSAN DARI LIMBAH TULANG SOTONG (SEPIA OFFICINALIS) DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI Reci Anggraini; Zulnazri; Rozanna Dewi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.22857

Abstract

Kitosan merupakan biopolimer alami yang banyak dimanfaatkan di berbagai bidang, termasuk industri farmasi, karena sifat-sifatnya yang biokompatibel, biodegradable, dan memiliki aktivitas biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum dicapai pada suhu 130°C dan waktu reaksi 80 menit. Pada parameter ini, kitosan yang dihasilkan memiliki derajat deasetilasi sebesar 75%, rendemen sebesar 80%, kadar udara 0,85%, dan kadar abu 0,95%.Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa kitosan yang diperoleh telah memenuhi standar kualitas untuk aplikasi teknis dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam berbagai penggunaan industri.
Edible Coating Berbasis Pektin Pisang Cavendish (Musa Acuminata Cavendish) dan Plasticizer Sorbitol untuk Memperpanjang Masa Simpan Stroberi (Fragaria x Ananassa) Alvira Rosa; wusnah; Rizka Nurlaila; Iqbal Kamar; Suryati; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.23487

Abstract

Stroberi merupakan buah yang sangat rentan terhadap kerusakan akibat kandungan air tinggi dan struktur kulit yang tipis, penggunaan edible coating untuk mempertahankan kesegaran buah stroberi merupakan salah satu metode yang yang dibuat dengan bahan pelapis yang dapat dimakan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbandingan pektin pisang:sorbitol terhadap karakteristik stroberi selama masa penyimpanan. Edible coating diformulasikan dengan pektin 4% dan sorbitol 3%, kemudian diaplikasikan dengan perbandingan yang ditetapkan.Parameter yang dianalisis meliputi susut bobot, vitamin C, seta uji organoleptic terhadap warna, bentuk dan kontaminasi jamur menggunakan metode Kruskall-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible coating secara signifikan meningkatkan stabilitas fisik dan kimiawi stroberi. Perbandingan pektin:sorbitol (90:10) % menghasilkan hasil terbaik dengan susut bobot 0,75% dan vitamin C 0,08 % pada hari ke-12 penyimpanan dibandingkan dengan kontrol yaitu 0,92 % dan 0,04%. Efektivitas coating didukung oleh kemampuan pektin membentuk struktur pelindung dan sorbitol dalam meningkatkan fleksibilitas, namun kadar sorbitol yang berlebih dapat menyebabkan porositas lapisan yang menurunkan efektivitas perlindungan.
ISOLASI TANIN DARI DAUN KETAPANG (TERMINILIA CATAPPA) SEBAGAI BIOSORBEN LOGAM TIMBAL PB2+ DENGAN AKTIVATOR NAOH Dwi Dear Asrianda Damanik; Meriatna; Masrullita; Wiza Ulfa Fibarzi; Raudhatul Ulfa; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.23769

Abstract

Biosorben merupakan material padat yang pada umumnya berpori, yang digunakan untuk menyerap molekul adsorbat dalam suatu proses adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi tanin dari daun ketapang (Terminalia catappa) dan mengkaji efektivitasnya sebagai biosorben dalam penyerapan logam berat timbal (Pb²⁺) dengan aktivasi menggunakan NaOH. Proses aktivasi dilakukan dengan merendam serbuk tanin dalam larutan NaOH 0,1 N selama 24 jam, kemudian dianalisis karakteristik biosorben menggunakan FTIR dan SEM untuk mengetahui gugus fungsi aktif serta morfologi pori-pori. Variabel bebas yang diuji adalah massa biosorben (0,2; 0,4; 0,6; 0,8 dan 1 gram) dan waktu kontak (30, 45, 60, 75, 90 menit), sementara variabel terikat meliputi kapasitas penyerapan, persen penyerapan, dan isoterm adsorpsi. Analisis konsentrasi Pb²⁺ dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan massa biosorben dan waktu kontak meningkatkan efisiensi penyerapan Pb²⁺ hingga mencapai 99,45% dengan kapasitas maksimum 12,20 mg/g pada massa 1 gram dan waktu 90 menit. Kurva isoterm Langmuir (R² = 0,9999) lebih sesuai menggambarkan mekanisme adsorpsi dibandingkan isoterm Freundlich (R² = 0,9149), menandakan adsorpsi berlangsung secara monolayer pada permukaan homogen. Aktivasi kimia dengan NaOH berhasil meningkatkan luas permukaan dan porositas biosorben yang mendukung penyerapan logam Pb²⁺. Studi ini menegaskan bahwa tanin daun ketapang yang teraktivasi secara kimia merupakan biosorben yang efektif dan potensial untuk aplikasi pengolahan limbah cair mengandung logam berat.
PENGARUH TEKANAN KERJA PADA UNIT PENGOLAHAN AIR MINUM MENGGUNAKAN DOUBLE MEMBRANE REVERSE OSMOSIS Satrio Bayu Kriswanto; Yuniar; Muhammad Yerizam
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.23834

Abstract

Kebutuhan akan air minum berkualitas tinggi semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. Salah satu teknologi yang banyak digunakan dalam pengolahan air adalah reverse osmosis (RO), yang memanfaatkan membran semipermeabel untuk menyaring kontaminan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi tekanan kerja terhadap kualitas air hasil olahan menggunakan sistem double membrane reverse osmosis dengan air PDAM sebagai bahan baku. Metode yang digunakan melibatkan variasi tekanan antara 2 hingga 7 bar, dengan analisis parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), kandungan ion logam (Fe²⁺, Mn²⁺, Cl⁻), serta cemaran mikrobiologis (E. coli dan coliform). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan kerja meningkatkan efisiensi pemisahan kontaminan. Tekanan 6 bar menghasilkan kualitas air terbaik dengan nilai TDS 19 mg/L, pH 7,2 dan kandungan ion serta mikroba di bawah ambang batas Permenkes No. 02/Menkes/Per/IV/2023. Penggunaan konfigurasi double membrane efektif dalam menurunkan kadar TDS dan logam berat. Tekanan kerja merupakan parameter penting dalam sistem RO, dan konfigurasi double membrane pada tekanan optimal mampu menghasilkan air minum yang aman, efisien, dan sesuai standar nasional.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025 Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025 Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Mei 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2025 Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024 Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024 Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024 Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024 Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024 Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024 Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol. 3 No. 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023 Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023 Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023 Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023 Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023 Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022 Vol 2, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Oktober 2022 Vol. 2 No. 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 2 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Mei 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - April 2022 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Desember 2021 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Oktober 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Agustus 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 More Issue