cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6282164699680
Journal Mail Official
cejs@unimal.ac.id
Editorial Address
Jalan Batam nomor 02 Laboratorium Teknik Kimia Universitas Malikussaleh Bukit Indah Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)
ISSN : -     EISSN : 28074068     DOI : https://doi.org/10.29103/cejs.v1i4.6176
Core Subject : Engineering,
Chemical Engineering Journal Storage adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan makalah tentang Teknik Kimia. Topik-topik berikut termasuk dalam ilmu-ilmu ini: 1. Proses Kimia 2. Teknik Reaksi Kimia 3. Perpindahan massa dan panas, 4. Pemodelan 5. Material 6. Lingkungan 7. Teknologi Bioproses 8. Review Artikel.
Articles 396 Documents
Tinjauan Komprehensif Katalis dan Mekanisme Hidrodeoksigenasi dalam Konversi Minyak Sawit Menjadi Green diesel Yani, Firda Tirta; Husni Husin; Darmadi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.25300

Abstract

Produksi green diesel melalui proses hidrodeoksigenasi (HDO) minyak sawit merupakan salah satu pendekatan paling menjanjikan dalam pengembangan bahan bakar terbarukan dengan sifat setara diesel fosil. Artikel review ini menguraikan perkembangan terkini terkait mekanisme reaksi HDO yang masing-masing memiliki peran penting dalam menentukan selektivitas terhadap fraksi hidrokarbon C15–C18. Berbagai jenis katalis yang digunakan dalam reaksi HDO mulai dari logam transisi seperti Ni, Co, dan Mo hingga logam mulia seperti Pt dan Pd dibahas berdasarkan aktivitas, stabilitas, dan kecenderungannya dalam mengarahkan jalur reaksi. Selain itu, artikel ini meninjau pengaruh sifat penyangga seperti keasaman, stabilitas termal, dan ketahanannya terhadap pembentukan kokas, yang berperan besar dalam menjaga performa katalis selama reaksi berlangsung. Berbagai metode sintesis heterogen, termasuk impregnasi, sol–gel, hidrotermal, dan deposisi presipitasi, dianalisis untuk menunjukkan bagaimana teknik preparasi memengaruhi dispersi logam, ukuran partikel, interaksi logam–penyangga, dan sifat fisikokimia lainnya. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan HDO minyak sawit dalam menghasilkan green diesel sangat ditentukan oleh sinergi antara pemilihan katalis, karakter penyangga, serta metode sintesis yang digunakan. Pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor tersebut menjadi kunci dalam pengembangan katalis yang lebih efisien, selektif, dan stabil untuk produksi green diesel berkelanjutan.
Pengaruh Degradasi Perlite Terhadap Peningkatan Heat Ingress dan Boil-Off Gas (BOG) pada Tangki LNG Safira Fitri; Suhailah Silalahi; Ziyad Auliy; Fachrurrazi Bukhary
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.25307

Abstract

Perlite merupakan material isolasi kriogenik yang berperan penting dalam menjaga suhu Liquefied Natural Gas (LNG) tetap stabil pada –162°C di dalam tangki penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh degradasi perlite terhadap peningkatan heat ingress dan pembentukan boil-off gas (BOG) pada tangki LNG. Studi dilakukan berdasarkan hasil pengujian termal pada LNG Storage Tank F-6004 di PT. Perta Arun Gas, yang menunjukkan nilai konduktivitas termal aktual perlite sebesar 0,11271 W/m·K, jauh di atas spesifikasi desain ≤ 0,044 W/m·K. Kenaikan nilai konduktivitas ini mengindikasikan penurunan kemampuan isolasi perlite akibat faktor kelembapan, usia material, dan distribusi densitas yang tidak seragam. Akibatnya, laju perpindahan panas ke dalam tangki meningkat, yang berimplikasi pada peningkatan pembentukan gas hasil penguapan (BOG) serta menurunnya efisiensi penyimpanan LNG. Upaya mitigasi yang direkomendasikan meliputi penggantian total perlite menggunakan metode vibration filling untuk mencapai kepadatan yang seragam serta pengujian ulang konduktivitas termal pasca-instalasi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa degradasi perlite memiliki pengaruh signifikan terhadap stabilitas suhu kriogenik dan keselamatan operasional tangki LNG.
PENGARUH WAKTU FLUXING TERHADAP KUALITAS ALUMINIUM PADA PENGECORAN ALUMINIUM BILLET 6101 DAN 6063: PENGARUH WAKTU FLUXING TERHADAP KUALITAS ALUMINIUM PADA PENGECORAN ALUMINIUM BILLET 6101 DAN 6063 Yosi, Andre; Laurent Nainggolan, Patricia
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.25336

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh waktu fluxing terhadap kualitas aluminium cair dan jumlah kotoran dross dan inklusi pada produksi casting aluminium billet 6101 dan 6063. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan variasi waktu fluxing selama 15 menit, 30 menit, dan 45 menit dan variasi jumlah fluxing agent dalam proses casting aluminium dalam furnace dengan kapasitas aluminium 20 ton per batch, kemudian diamati jumlah dross yang terbentuk dan perbandingan antara dross dengan fluxing agent. Hasil penelitian pertama dengan variasi waktu fluxing menunjukkan bahwa waktu fluxing yang paling baik adalah selama 15 menit. Fluxing selama 15 menit (lot 40) menghasilkan jumlah dross seberat 350 kg dengan rasio dross/flux optimal yang dihasilkan 7:1. Sedangkan pada penelitian kedua dengan variasi jumlah fluxing agent pada waktu fluxing tetap selama 15 menit, lot 78 dengan menggunakan fluxing agent 25 kg menunjukkan hasil terbaik dengan jumlah dross yang dihasilkan sebanyak 400 kg dengan rasio dross/flux optimal yang dihasilkan adalah 16:1. Hal ini menunjukkan bahwa waktu fluxing selama 15 menit dengan jumlah fluxing agent 25 kg per batch menghasilkan dross yang paling optimal dalam proses produksi aluminium billet jenis 6101 dan 6063.
PEMANFAATAN PEKTIN PISANG (Musa Paradisiaca Linn) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN EDIBLE FILM DENGAN PENAMBAHAN GLISERIN imelda, yesi; Nurlaila, Rizka; Faisal, Faisal; Kamar, Iqbal; Ishak, Ishak; Fibarzi, Wiza Ulfa
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.17397

Abstract

Pisang yang secara ilmiah dikenal dengan nama Musa Paradisiaca merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara yaitu Indonesia. Pisang terkenal dengan nilai gizinya yang tinggi. Tanaman pisang mengandung berbagai zat termasuk air, gula pereduksi, sukrosa, pati, protein kasar, pektin, lemak kasar, serat kasar, dan abu. Edible film yang dapat dimakan adalah lapisan tipis yang dapat terurai secara hayati yang dapat digunakan untuk menjaga dan memperpanjang umur simpan makanan saat diaplikasikan. Pektin merupakan komponen dasar dalam pembuatan edible film yang dapat dimakan karena karakteristik gelnya yang baik, sehingga cocok untuk membuat kemasan yang dapat dimakan. Pada penelitian ini akan mengkaji pengaruh penambahan gliserin (1%, 2%, 3%, 4%) terhadap bahan baku Edible Film yaitu pektin pisang (2 gr, 3 gr, 4 gr, 5 gr) dan mengetahui kualitas Edible Film sesuai dengan standar Standar Industri Jepang (JIS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi gliserin terhadap sifat-sifat Edible film makanan pektin pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi gliserin (1%, 2%, 3%, 4%) terhadap produksi bahan baku Edible film menggunakan pektin pisang. Selain itu, pihaknya berupaya untuk menilai kualitas Edible film yang dapat dimakan yang dihasilkan berdasarkan kepatuhan terhadap Standar Industri Jepang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Edible film yang dapat dimakan mencapai tingkat mendekati standar JIS ketika diformulasikan dengan konsentrasi gliserin 1% dan 3%. Data pengujian yang diperoleh sebagai berikut: ketebalan 0,15, laju transmisi uap air 4,041 gm 2 .hari 1 , kuat tarik 3,344, perpanjangan 113,1, dan modulus Young 0,32.
Pembuatan Tepung Asap Cair (Liquid Smoke Powder) Dari Limbah Padat Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Menggunakan Enkapsulasi Kitosan Nuraini Hutagaol, Intan; Ginting, Zainuddin; Hakim, Lukman; Suryati, Suryati; Masrullita, Masrullita
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.17483

Abstract

Limbah padat merupakan limbah yang tidak terpakai dan jumlahnya sangat banyak. Ketersediaan limbah nilam padat mempunyai potensi yang besar untuk diolah menjadi bubuk cair, karena mengandung komponen organik seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh konsentrasi kitosan dan suhu pengeringan terhadap kadar udara, rendemen , densitas curah dan keasaman (pH) tepung asap cair yang diperoleh. Metode penelitian menggunakan proses pengeringan yang dilakukan pada variasi suhu pengeringan 130, 135, 140, dan 145ËšC dan konsentrasi kitosan 10%, 20% dan 30%. Dari penelitian diperoleh nilai kadar air terendah pada kitosan 30% dan suhu 145°C yaitu sebesar 3,73%. Hasil tertinggi pada konsentrasi kitosan 30% dan suhu 145°C yaitu sebesar 25%. Kepadatan massal tertinggi pada konsentrasi kitosan 30% dan suhu 145°C yaitu sebesar 0,8 gr/ml. Keasaman (pH) terendah pada konsentrasi kitosan 30% yaitu sebesar 4,27.
PEMBUATAN BIOETANOL DARI KENTANG MERAH (Solanum Tuberosom L) DENGAN CARA FERMENTASI MENGGUNAKAN RAGI ROTI (saccharomyces cerevisiae) Fajar, Aidil; Muhammad, Muhammad; Meriatna, Meriatna; Hakim, Lukman; Nasrul ZA, Nasrul ZA; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20020

Abstract

Kentang merah (Solanum Tuberosum L.) berfungsi sebagai sumber penghasil bioetanol. Bioetanol merupakan bahan bakar terbarukan, dipilih sebagai bahan baku karena kandungan karbohidratnya yang signifikan. Kentang merah ini mengandung gula, selulosa, dan pati. Dibandingkan bahan bakar fosil lainnya, pemanfaatan bioetanol lebih bermanfaat bagi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penggunaan kentang merah sebagai sumber energi alternatif untuk produksi bioetanol dan menganalisis bagaimana variasi waktu dan jumlah ragi berdampak pada kuantitas bioetanol yang dihasilkan. Pada percobaan ini kentang merah diolah dengan ukuran 80 mesh, menggunakan ragi sebanyak 4 gram, 6 gram, 8 gram, dan 10 gram. Lama fermentasi yang diteliti adalah 2, 4, 6, dan 8 hari. Teknik yang digunakan meliputi hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Penelitian ini mengukur hasil, kepadatan, dan konsentrasi bioetanol. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa rendemen dan kepadatan optimal terjadi pada lama fermentasi 8 hari dengan 10 gram ragi, menghasilkan masing-masing 6,962 dan 0,8182, sedangkan konsentrasi bioetanol tertinggi juga tercatat pada 8 hari fermentasi dengan massa ragi sebesar 10 gram. Tingkat konsentrasi dipengaruhi oleh durasi fermentasi dan jumlah ragi yang digunakan.
Pengaruh Tinggi Dan Kecepatan Aliran Chimney Di Pabrik Kelapa Sawit Terhadap Partikulat Dengan Menggunakan Computational Fluid Dynamics Hukaimah, Hashifah; Kurniawan, Eddy; Jalaluddin, Jalaluddin; Ginting, Zainuddin; Bahri, Syamsul
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chimney pada pabrik kelapa sawit merupakan tahap terakhir yang dilalui emisi hasil pembakaran bahan bakar boiler. Metode Computational Fluid Dynamic (CFD) dilakukan untuk menganalisa konsentrasi partikulat dengan variasi tinggi dan kecepatan aliran chimney. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah Metode CFD yang dilakukan menggunakan software Ansys Workbench (fluent) 2024 R1 dengan variasi tinggi chimney yang digunakan yaitu 20, 24, 28, 32, 36 m dan kecepatan aliran 8, 10, 12, 14, 16 m/s. Diameter partikulat yang diamati 10 µm dengan laju emisi 0,0024 kg/s. Hasil penelitian didapatkan konsentrasi partikulat pada tinggi chimney 20 m pada kecepatan aliran 8, 10, 12, 14, dan 16 m/s sebesar 875, 152, 88,8, 70,6, dan 59,7 mg/m3. Konsentrasi partikulat pada tinggi chimney 24 m pada kecepatan aliran 8, 10, 12, 14, dan 16 m/s sebesar 578, 152, 86,2, 69,9, dan 52,1 mg/m3. Konsentrasi partikulat pada tinggi chimney 28 m pada kecepatan aliran 8, 10, 12, 14, dan 16 m/s sebesar 351, 114, 83,6, 68,7, dan 51,3 mg/m3. Konsentrasi partikulat pada tinggi chimney 32 m pada kecepatan aliran 8, 10, 12, 14, dan 16 m/s sebesar 285, 100, 83,3, 62,8, dan 51,3 mg/m3. Dan konsentrasi partikulat pada tinggi chimney 36 m pada kecepatan aliran 8, 10, 12, 14, dan 16 m/s sebesar 171, 98,2, 76,2, 60,6, dan 50,5 mg/m3 Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan tinggi dan kecepatan aliran pada chimney menghasilkan konsentrasi partikulat yang lebih rendah. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya ruang partikulat untuk berdistribusi dan waktu partikulat berakumulasi yang lebih singkat.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG (Manihot Utilissima) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN EDIBLE FILM DENGAN PENAMBAHAN PLASTICIZER GLISEROL DAN SORBITOL Ramadani, Intan; Masrullita, Masrullita Masrullita; Meriatna, Meriatna Meriatna; Sulhatun, Sulhatun Sulhatun; Bahri, Syamsul syamsul
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20461

Abstract

Kulit singkong merupakan limbah argoindustri yang jarang dimanfaatkan dan dibuang begitu saja. Berdasarkan kandungannya, kulit singkong memiliki kandungan pati 44 - 59 % pati. Kadar pati pada kulit singkong yang cukup tinggi ini menjadi peluang untuk pati kulit singkong dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan edible film. Edible film adalah lapisan tipis yang terbuat dari bahan yang dapat dikonsumsi yang dapat berfungsi sebagai pelapis dan pengemas produk makanan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan plasticizer gliserol dan sorbitol pada pembuatan edible film dari patio kulit singkong. Metode penelitian ini terdiri dari tiga proses, yaitu pembuatan pati dari kulit singkong, pembuatan edible film dengan variasi berat pati kulit singkong yaitu: 3 gram, 4 gram; 5 gram; dan 6 gram, dan pembuatan edible film dengan variasi penambahan gliserol yaitu: 3 ml, 4 ml, 5 ml, dan 6 ml. Analisis hasil meliputi uji kadar pati, uji kadar air pada pati, uji kuat tarik, uji ketahanan air (swelling), dan uji biodegradabilitas. Hasil uji kadar air pada pati yaitu 6,81 %. Hasil uji dengan variasi penambahan pati kulit singkong dan gliserol  diperoleh edible film dengan nilai kuat tarik terbesar yaitu 1,16 MPa, nilai persen kemuluran terbesar yaitu 16,42 %, dan nilai ketahanan air terbaik yaitu 15,09 %. Pada uji biodegradable tertinggi pada nilai 60,8 %.
PEMBUATAN BIOKOMPOSIT KITOSAN DAN PATI KACANG KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) SEBAGAI APLIKASI PEMBALUT LUKA DENGAN PENAMBAHAN ASAM TANAT DAN ASAM SITRAT Wulandari, Melianda Putri; -, Suryati -; Ginting, Zainuddin; -, Sulhatun -; Hakim, Lukman
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20544

Abstract

Wound dressing adalah lapisan pelindung luka untuk menjaga kelembapan dan mendukung proses penyembuhan dan pertumbuhan jaringan secara alami. Produk ini harus memiliki sifat biokompatibel, rendah toksisitas, antibakteri, serta stabilitas kimia yang baik agar dapat mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan biokomposit wound dressing berbahan dasar kitosan dan pati kacang kedelai dengan penambahan crosslinker berupa asam tanat dan asam sitrat. Metode penelitian meliputi tiga tahap, yaitu persiapan bahan baku, pembuatan biokomposit, dan pengujian sifat-sifatnya. Pada analisa swelling hasil dari biokomposit dengan bahan aditif Asam Tanat yang terbaik yaitu pada konsentrasi 10% sebesar 466,66 % dan asam sitrat pada konsentrasi 10% sebesar 650,00 %. Pada analisa absorbsi hasil dari biokomposit dengan bahan aditif asam tanat yang terbaik yaitu pada  konsentrasi 10% sebesar 666,66 % dan asam sitrat pada konsentrasi 10%  sebesar 1.078,57 %. Pada analisa ketebalan hasil dari biokomposit dengan bahan aditif asam tanat yang terbaik yaitu pada konsentrasi 10% sebesar 0,156 mm dan asam sitrat pada konsentrasi 10% sebesar 0,154 mm. Pada analisa kuat tarik dan elongasi menunjukkan hasil terbaik pada biokomposit dengan asam tanat 2% sebesar 13,44 MPa dan 2,08 mm dan asam sitrat 6% sebesar 13,48 Mpa dan 1,28 mm. Pada analisa Analisis FTIR mengidentifikasi gugus fungsi O-H dan C-H, yang mengindikasikan sifat hidrofilik, mudah terdegradasi, dan ramah lingkungan. Pada analisa antibakteri, biokomposit dengan asam tanat 6% mampu mengurangi jumlah bakteri menjadi 20 count, sedangkan asam sitrat 6% menghasilkan 12 count.
PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR NaOH DAN WAKTU AKTIVASI TERHADAP DAYA SERAP KARBON AKTIF DARI LIMBAH PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis Guineensis) DENGAN PROSES KARBONISASI Sandi, Nazlia Armita; muarif, agam; ibrahim, ishak; za, nasrul; sylvia, novi; Ahmad Fikri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20548

Abstract

Penelitian sebelumnya yaitu jenis aktivator, konsentrasi aktivator dan waktu aktivasi, yaitu menggunakan aktivator H3PO4 dengan konsentrasi 8%, 10%, 12%, dan 14% dengan waktu aktivasi 24 jam. Variasi ini memungkinkan pengujian karbon aktif dari limbah pelepah kelapa sawit menentukan perbandingan yang optimal antara activator dan waktu aktivasi serta variasi konsentrasi dapat mempengaruhi kualitas karbon aktif. Ada empat proses diantaranya: tahap persiapan bahan baku, tahap karbonisasi, tahap aktivasi dan tahap analisa karateristik karbon aktif dari limbah pelepah kelapa sawit. Variabel pada penelitian dalam proses adalah konsentrasi aktivator NaOH (0,5, 1,0, 1,5, 2, dan 2,5 N), dan waktu aktivasi (18, 20, 22, dan 24 jam). Pengujian terhadap sampel meliputi moisture, ash, volatile matter, daya serap iodin, fixed karbon dan uji SEM. Hasil pengujian diperoleh kadar air berkisar antara 0,432-0,874 %, kadar abu berkisar antara 0,713-0,998 %, kadar zat terbang berkisar antara 0,420-0,948% , fixed karbon berkisar antara 97,387-97,907 % daya serap iod berkisar antara 510,17-837,60 mg/g. Citra Permukaan SEM karbon aktif menggunakan NaOH menghasil permukaan objek yang gelap. Gelapnya objek pada hasil uji SEM menunjukan kedalaman . Semakin gelap permukaan maka semakin dalam sehingga mudah dalam menyerap limbah.Kata kunci: Aktivasi, aktivator, karbonasi, karbon aktif, uji SEM

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026 Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025 Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025 Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Mei 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2025 Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024 Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024 Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024 Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024 Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024 Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024 Vol. 3 No. 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023 Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023 Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023 Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023 Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023 Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022 Vol 2, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Oktober 2022 Vol. 2 No. 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 2 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Mei 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - April 2022 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Desember 2021 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Oktober 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Agustus 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 More Issue