cover
Contact Name
Endang Puspitasari
Contact Email
endangpuspitasari@unugiri.ac.id
Phone
+6285745993329
Journal Mail Official
jurnalabata@unugiri.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral Ahmad Yani No.10, Jambean, Sukorejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62115
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
ABATA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 28082338     EISSN : 28079809     DOI : https://doi.org/10.32665/abata.v2i1.339
Core Subject : Education,
ABATA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini is a journal dedicated to the publication of quality research results in the field of early childhood education and child development. ABATA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini has a scope including the development of aspects of child development, parenting, early childhood education management institutions, assessment of early childhood development, child development psychology, learning strategies, playing educational tools, learning media, and various fields related to early childhood education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
PROBLEMATIKA SARANA DAN PRASARANA DI KB NURUL JADID PANGLEGUR PAMEKASAN Nisael Amala; Nashihatuddiniyah; Putri Ernawati
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i2.2237

Abstract

Permasalahan pendidikan yang terjadi di Indonesia adalah masalah kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, terutama di daerah-daerah terpencil. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan dalam mutu pendidikan, sehingga banyak peserta didik yang tidak bisa menikmati fasilitas sarana dan prasarana yang sama dengan peserta didik yang berada di kota. Masalah tersebut disebabkan beberapa faktor yakni kurangnya kepedulian terhadap sarana dan prasarana, bersikap acuh tak acuh terhadap sarana dan prasarana yang sudah rusak, hal tersebut perlu diatasi dengan cara memberikan dana serta merawat sarana dan prasarana dengan baik agar tetap layak digunakan. Sarana dan prasarana adalah segala fasilitas yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran, baik itu proses yang berjalan berurutan, lancar, teratur, efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan manfaat serta pengaruh sarana dan prasarana dalam hasil pembelajaran anak. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi. Hasil penelitian yang didapat di lembaga KB Nurul Jadid Panglegur yaitu mengalami kekurangan dalam pemenuhan sarana dan prasarana untuk penunjang kegiatan belajar anak seperti APE dalam yang dimiliki hanya ada sisa balok dan puzzle, APE luar hanya satu ayunan yang kondisinya tidak layak, dan halaman yang kecil dan dijadikan parkir motor untuk semua jenjang pendidikan dalam satu lokasi
BING AND VLOG IS VERY NICE: DEVELOPMENT OF ICT AND USEFULNESS IN ISLAMIC LEARNING IN EARLY CHILDREN Ari Kusuma; Darius Seow
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i2.2247

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengembangan ICT serta kebermanfaatannya di TK Ibrah Malaysia. ICT ini dikembangkan untuk pembelajaran dan perkembangan bahasa. Pemanfaatan ICT telah disesuaikan dengan kurikulum di TK Ibrah agar target RPH tercapai, karena TK Ibrah adalah TK full day semi daycare sehingga pembelajaran bahasa dirasa penting karena komunikasi tersebut digunakan sehari-hari. TK Ibrah Malaysia menggunakan bilingual Melayu dan Inggris, maka dari itu perkembangan bahasa anak harus diperhatikan untuk komunikasi sehari-hari.  Metode penelitian ini menggunakan penelitian  pengembangan milik Borg and Ghall yang memiliki 10 langkah, namun hanya ditempuh hanya 7 langkah sesuai dengan petunjuk Ardhana. Uji coba kecil dilakukan dengan melibatkan 6 orang anak dan uji coba besar dilakukan dengan melibatkan 35 anak. Teknik pengambilan data adalah kualitatif dan kuantitatif. Data yang diambil adalah keamanan ICT, mudah dilakukan dan menyenangkan untuk anak. Hasil dari penelitian ini bahwa ICT sangat membantu baik guru dan anak untuk proses belajar mengajarnya, perkembangan bahasa anak juga terbantu dengan adanya ICT ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ICT dapat digunakan namun harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat usia anak.
IMPROVING PROSOCIAL BEHAVIOR OF CHILDREN OF B TK TUNAS HARAPAN 1 TUNGGUNJAGIR THROUGH TRADITIONAL GAMES Lina Eka Retnaningsih; Sri Zulfida; Ferri Yonantha
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i2.2271

Abstract

This study is conducted by the low of prosocial behavior of B Class of TK Tunas Harapan. This is shown in the attitude of most children who do not care about the condition of friends, often fighting over toys because they do not want to share with friends, laughing at friends who fall when they need help, teasing other friends inside or outside the classroom. Therefore, this study aims to describe the process and results of the implementation of traditional games to improve the prosocial behavior of children in B class of TK Tunas Harapan. This The method of this study is Action Research using Kemmis and Mc Taggart Classroom Action Research model consisting of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. This study was conducted in 2 cycles. Each cycle consisted of 6 meetings. The data was analyzed qualitatively and quantitatively. The results of this study indicate that there is an improvement on children's prosocial behavior through traditional games, as evidenced by the average pre-intervention prosocial behavior score 5,08, then it was improved on Cycle I that was 7,67 and on Cycle II that was 10,83 out of the maximum score 12.
PERAN LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI Arsyia Fajarrini; Raden Rachmy Diana
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2605

Abstract

Lingkungan sangat berpengaruh dalam membentuk kepribadian dan perkembangan bahasa anak, sehingga anak lebih mudah berkomunikasi serta bersosialisasi di kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan informan penelitian lima anak, lima orang tua dan dua guru kelas. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Sedangkan analisis penelitian ini menggunakan teori dari Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran lingkungan tempat tinggal terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Hasil penelitian menyebutkan bahwa lingkungan sangat mempengaruhi perkembangan Bahasa anak. Lingkungan menjadi salah satu faktor yang  mampu memengaruhi perkembangan bahasa anak. Hal ini sesuai dengan teori behaviorisme yang menyatakan bahwa seseorang lahir dalam keadaan kosong sehingga lingkungan yang memeliki peran penting termasuk dalam pemerolehan bahasa. Selain itu juga dikarenakan adanya interaksi sosial anak dengan teman sebayanya. Perkembangan bahasa tidak hanya mengeluarkan bunyi saja melainkan anak juga mampu menguasai susunan dari kebahasaan tersebut.
UPAYA DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE DARI BAHAN DAUN Novita Widiyaningrum; Umi Masturoh; Fitrianti Wulandari
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2709

Abstract

Permasalahan yang ditemui dilapangan pada penelitian ini ialah anak belum dapat konsentrasi, belum dapat menempelkan bahan kolase dipermukaan kertas dengan rapi, dan anak belum dapat membentuk potongan bahan kolase sesuai bentuk gambar. Mengingat perkembangan motorik halus anak mempengaruhi rasa percaya diri anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Melalui penelitian ini, peneliti mengetahui peran guru dalam memberikan akivitas kepada anak melalui kegiatan kolase. Jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan jumlah subyek 15 siswa di TK Islam Al-Fattah Sidoarjo kelas Inovatif 2. Penelitian ini dilakukan 2 siklus dengan prosedur di setiap siklus, rancangan penelitian ini terdiri dari empat tahap: perencanaan; pelaksanaan; pengamatan; dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis pada penelitian ini dengan analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil aktivitas guru pada siklus I dengan jumlah persentase 69% dan meningkat pada siklus II sebesar 94%. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 56,22% dan meningkat pada siklus II sebesar 87,5%, dan hasil dari ketercapaian keterampilan motorik halus melalui kegiatan kolase pada siklus I dengan persentase sebesar 73% dan meningkat pada siklus II sebesar 93%. Dapat disimpulkan upaya dalam meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dari bahan daun dapat meningkatkan keterampilan motorik halus siswa TK Islam Al-Fattah Sidoarjo.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HAFALAN SURAH PENDEK ANAK USIA 5-6 TAHUN Nanda, Nadya Octa; Rina Devianty; Arlina
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara media audio visual terhadap hafalan surah pendek anak usia 5-6 tahun di TK Fawwaz Fikri Jauhari Desa Kota Rantang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experimental Design  dengan tipe Non Equivalent Control Group Design. Penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diberi perlakuan berbeda. Karena jumlah sampel kurang dari 100 maka menggunakan sampel total jumlah sampel sebanyak 24 anak usia 5-6 Tahun di TK Fawwaz Fikri Jauhari Desa Kota. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media audio visual terhadap hafalan surah pendek. Hal ini ditunjukkan pada hasil uji homogenitas yaitu fhitung > ftabel (13,09) > (2,818) maka data bersifat tidak homogen. Uji hipotesis  pada uji-t didapatkan nilai thitung = 4,08 dengan taraf a = 0,05 didapat tabel t pada dk 11 diperoleh nilai ttabel = 2,201. Karena thitung > ttabel maka H0 diterima dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa media audio visual mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hafalan surah pendek anak.
ANALISIS PERMAINAN SAPU TANGAN TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Diana, Ima nur; Kusna, Siti labiba; Puspitasari, Endang
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2760

Abstract

Aspek pembangunan yang sangat penting adalah perkembangan fisik motorik anak, karena pada masa ini perkembangan otot-otot anak berkembang sangat cepat. Permainan sapu tangan sebagai salah satu bentuk dari kegiatan bermain dan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan fisik dan mental anak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tentang tingkat perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik analisis data reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat penulis simpulkan mengenai bagaimana penerapan permainan sapu tangan terhadap perkembangan motorik kasar dan kognitif anak usia 5-6 tahun yaitu guru menyiapkan RPPH, membuat jadwal kegiatan permainan sapu tangan, menyiapkan media (sapu tangan), menyiapkan tempat untuk bermain dan menyiapkan alat pendukung lainya. Dari hasil perkembangan motorik kasar dan kognitif pada anak yaitu: anak berkembang sesuai harapan (BSH) seperti berlari, berlari zig zag, dan menangkap dengan tepat, berkonsentrasi dengan baik saat mendapatkan giliran bermain.
FAKTOR KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Hilmiah, Izatul; Nanik Yuliati; Suhartiningsih
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2796

Abstract

Anak usia 5-6 tahun sudah mampu mengenali 1000 kosa kata atau lebih, serta mampu mengetahui sopan santun pada saat berbicara dengan orang yang berada pada lingkungan sekitarnya. Akan tetapi masih ada beberapa anak lain yang kesulitan untuk berbicara lancar dan melafalkan kata yang benar. Tujuan penelitian ini ingin mengkajikan faktor-faktor penyebab keterlambatan bicara khususnya pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian studi kasus yang dilakukan di Desa Klompangan Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Sumber data yang diperoleh dari informan subyek penelitian yaitu satu anak, orang tua, dan guru anak. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui tiga tahapan yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai faktor penyebab keterlambatan bicara pada anak usia 5-6 tahun di Desa Klompangan Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Menunjukan bahwa yang menjadi penyebab anak mengalami keterlambatan bicara yaitu dari faktor internal adalah kecacatan fisik serta faktor eksternal penyebab lain anak mengalami keterlambatan bicara yaitu meliputi: 1) pendidikan ibu, 2) kedisiplinan, 3) fungsi keluarga yang berkaitan dengan pola asuh, 4) penggunaan 2 bahasa.
EFISIENSI DISPLAY KELAS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA TARBIYATUL ISLAM SOKO TUBAN Naila, Nailatil Maghfiroh; Ulfa; Roudlotun Ni’mah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas display kelas dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun di RA Tarbiyatul Islam Desa Sokosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperimental, jumlah sampel yang terlibat adalah 21 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis untuk menentukan pengaruh signifikan dari display kelas terhadap kemampuan membaca anak dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca anak usia 4-5 tahun setelah penerapan display kelas. Sebelum penerapan, skor rata-rata kemampuan membaca adalah 37, sedangkan setelah penerapan, skor meningkat menjadi 61,30. Temuan ini menegaskan bahwa display kelas efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun. Implikasinya, penggunaan display kelas dapat menjadi strategi yang berharga dalam pendidikan anak usia dini untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih optimal.
PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM (STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN ABDULLAH NASHIH ‘ULWAN DAN MUHAMMAD ABDUL HAFIZH SUWAID) Agus Fathoni Prasetyo; Hibrul Umam; M. Afif Firdaus
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2807

Abstract

Orang tua atau pendidik harus menjaga dan  menanamkan dasar-dasar islam agar terhindar dari kerusakan akhlak dan kepribadiannya. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana pendidikan anak menurut Abdullah Nashih ‘Ulwan dan Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid; 2) Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan pendidikan anak menurut Abdullah Nasih ‘Ulwan dan Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan jenis penelitian studi pustaka (library research), serta metode pada penelitian ini menggunakan studi Komparatif untuk mencari kesamaan dan perbedaan. Yang terdapat dalam buku Tarbiyatul Aulad Fil Islam: Pendidikan Anak dalam Islam dan Prophetic Parenting cara Nabi Mendidik Anak. Dari penelitian ini didapatkan hasil yaitu materi iman menurut Abdullah Nashih ‘Ulwan adalah membuka kehidupan anak dengan kalimat Laa ilaahaillallah, mengajarkan halal dan haram, memerintahkan ibadah saat umur tujuh tahun, mendidik untuk mencintai Nabi, keluarga, dan membaca al-quran dan menggunakan metode keteladanan. Sedangkan menurut Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid yaitu menalqin anak mengucap kalimamt tauhid, cinta pada Rasulullah, keluarga dan sahabat beliau, mengajarkan al-quran pada anak, membentuk aktivitas anak dan metose keteladanan. Perbedaan terdapat dalam pemikiran Abdullah Nashih ‘Ulwan yaitu tentang mengajari masalah halal dan haram, namun perbedaan ini saling melengkapi dalam mendidik anak dalam Islam.

Page 7 of 10 | Total Record : 91