cover
Contact Name
Wildan Saugi
Contact Email
jtikborneo@gmail.com
Phone
+6285327884670
Journal Mail Official
jtikborneo@gmail.com
Editorial Address
Jl. HM. Rifaddin Kampus II IAIN Samarinda, Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo
ISSN : -     EISSN : 27146030     DOI : https://doi.org/10.21093/jtikborneo
Core Subject : Education,
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo adalah jurnal bidang pendidikan yang konsen terhadap isu-isu pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Pembelajaran Fisika Pipi Kombante Materi Fluida Statis Bagi Anak Tunarungu Anis Farida
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(2), Juni 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.549 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i2.2321

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan fisika senantiasa perlu dilakukan. Salah satu cara untuk meningkatkan kwalitas pendidikan fisika adalah peningkatan kwalitas pelayanan guru terutama dalam memfasilitasi, memotivasi dan mendorong siswa untuk belajar fisika baik untuk siswa yang normal secara fisik maupun untuk siswa yang berkebutuhan khusus. Guru fisika mempunyai tugas utama menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, dapat menarik minat dan antusias siswa serta dapat memotivasi siswa untuk senantiasa belajar fisika dengan baik dan semangat. Untuk itu diperlukan variasi pembelajaran dan metode pembelajaran yang dapat mendorong siswa untuk berpikir, aktif, keratif, menyenangkan, dan memotivasi untuk senantiasa belajar fisika dengan semangat. Artikel ini bertujuan untuk memfasilitasi siswa yang berkebutuhan khusus dalam hal ini tunarungu untuk belajar Fisika dengan maksimal. Artikel ini mengambil tema tentang Pembelajaran Fisika Pipi Kombante Materi Fluida Statis Bagi Anak Tunarungu. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa khususnya tunarungu materi Fluida Statis. Penelitian ini adalah praktek pembelajaran terbaik yang dikhususkan bagi anak tunarungu. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan melihat siswa tunarungu yang melakukan pembelajaran di luar jam pembelajaran reguler di kelas, dan bersifat tambahan bagi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode Pembelajaran Fisika Pipi Kombante Materi Fluida Statis Bagi Anak Tunarungu  dapat meningkatkan prestasi belajar siswa tunarungu dan penerapan Pembelajaran Fisika Pipi Kombante Materi Fluida Statis Bagi Anak Tunarungu dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran untuk siswa tunarungu.
Penerapan Integrated Learning untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Pada Peserta Didik SMAN 1 Bantur Siti Anggraini
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(3), Oktober 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.572 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i3.2322

Abstract

Bencana alam dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Tidak sedikit nyawa dan harta yang menjadi korban bencana alam. Jatuhnya korban dapat diminimalisir jika kita  mempunyai kesiapsiagaan terhadap bencana.  Salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan  terhadap bencana adalah melalui jalur pendidikan yaitu dengan melakspeserta didikan pembelajaran terintegrasi atau integrated learning dalam  mata pelajaran biologi pada  materi daur biogeokimia  di klas X IPA. Kegiatan ini  bertujuan untuk 1) mengetahui efektifitas pembelajaran kesiapsiagaan bencana yang terintegrasi dengan pembelajaran biologi; 2) memberikan pengetahuan kepada peserta didik tentang macam-macam bencana alam yang mungkin terjadi di sekitar tempat tinggal; 3) memberikan pemahaman bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja; 4) memberikan pengetahuan tentang persiapan  menghadapi bencana dan penanganan sesudah terjadinya bencana. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pembelajaran kesiapsiagaan terhadap bencana yang terintegrasi dengan pembelajaran biologi kelas X IPA pada materi daur biogeokimia. Tahapan pembelajaran yang dilakukan adalah 1) identifikasi materi pembelajaran yang sesuai yaitu materi daur biogeokima yang terdiri dari daur air, daur carbon, daur nitrogen, daur sulfur dan daur fosfor; 2) menyusun rencana pembelajaran integrated learning; 3) melaksanakan pembelajaran; 4) evaluasi pemahaman peserta didik tentang usaha untuk meminimalisasi terjadinya bencana dan dampak yang ditimbulkan. Berdasarkan pembelajaran biologi yang terintegrasi dengan peningkatan kesiapsiagaan bencana dalam materi bioteknologi diketahui pembelajaran biologi terintegrasi efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik terhadap bencana.  Dari hasil analisa data diketahui bahwa 1)  92,3 %  peserta didik  mengetahui tentang macam-macam bencana alam yang mungkin terjadi di sekitar tempat tinggal; 2) 93,65 % peserta didik memahami bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja; 3) 92,85 peserta didik mempunyai pengetahuan tentang persiapan  menghadapi bencana dan penanganan sesudah terjadinya bencana.
Eksistensi Kurikulum Diniyah Santri Asrama Ali Bin Abi Thalib di SMP IT Madina Samarinda Suratman Suratman; Mohamad Andas; Syahril Syahril; Putra Hadi
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(3), Oktober 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.117 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i3.2323

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah Asrama Ali bin Abi Thalib merupakan asrama yang dikhususkan untuk santri yang baru menempuh jenjang SMP, namun mampu menjadi asrama terbaik dua mengalahkan santri yang sudah lebih lama berada di pondok tersebut. Mengetahui eksistensi kurikulum Diniyah di Asrama Ali bin Abi Thalib di SMP IT Madina Samarinda merupakan inti dari tujuan penelitian ini. Penelitian ini berlangsung dengan menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan menjadikan kepala pondok madina dan wali asrama atau musyrif asrama Ali bin Abi Thalib sebagai subjek penelitian. Data pada penelitian ini didapatkan melalui pengamatan, Tanya jawab dengan pihak terkait, dan pengumpulan dokumen-dokumen. Analisa data pada penilitian ini menggunakan model Miles Huberman yaitu penyaringan data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah Kurikulum asrama Ali bin Abi Thalib telah eksis sebagai sebuah program yang membimbing dan mengarahkan santri asrama Ali bin Abi Thalib serta menjadi pedoman kegiatan asrama yang telah mengantarkan mereka menjadi pribadi yang berkarakter dan mengantarkan mereka sebagai asrama terbaik.
Implementasi Program Tahfiz Al Quran di SDN 013 Penajam, Penajam Paser Utara Abu Hasan Mubarok; Sonhaji Sonhaji; Emma Nur Aini; Suratman Suratman
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(1), Februari 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.151 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i1.2335

Abstract

Lembaga-lembaga pendidikan al qur’an di sekitar SDN 013 Penajam terbilang cukup banyak. Menurut data yang ada, jumlah siswa SDN 013 Penajam yang mengikuti kegiatan sekolah sore (pendidikan al qur’an) lebih dari 96% dari total jumlah siswa yang ada. Tingkat penguasaan literasi al qur’an di SDN 013 Penajam cukup bagus. Bisa dikatakan bahwa apabila ada anak yang tidak bisa membaca al qur’an itu karena tidak mengikuti pembelajaran al qur’an di sore hari. Program tahfiz al qur’an juz 30 yang diselenggarakan oleh SDN 013 Penajam bermaksud untuk menyiapkan peserta didik yang memiliki kemampuan hafalan al qur’an dengan baik dan benar. Sekaligus sebagia persiapan diri untuk ajang Pentas Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan secara bertahap. Metode yang diguanakn adalah campuran dari berbagai metode menghafal al qur’an, seperti tikrar, bagdadiyah, yadain dan setiap anak didik diberikan mushaf al qur’an latin dan buku prestasi siswa sebagai alat control pencapaian hafalan.
Pengaruh Bimbingan Al-Qur'an Terhadap Pemahaman Hukum Tajwid Pada Bacaan Al-Qur'an Mahasiswa Kelas Khusus Internasional Urwatul Wusqo Nur Salsabila; Wildan Saugi
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(2), Juni 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.583 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i2.2403

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya mahasiswa yang masih belum mengimplementasikan hukum bacaan tajwid dalam bacaan Al-Qur'an mereka, meskipun mereka telah mendapatkan bimbingan membaca Al-Qur'an yang baik dan benar sehingga masih banyak bacaan Al-Qur'an yang salah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bimbingan Al-Qur'an terhadap hukum tajwid pada bacaan Al-Qur'an Mahasiswa KKI di Kampus IAIN Samarinda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan populasi seluruh Mahasiswa KKI yang berjumlah 45 mahasiswa dan sampel sebanyak 33 responden dengan menggunakan sample slovin dengan standar error 10%. hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bimbingan Al-Qur'an terhadap hukum tajwid pada bacaan Al-Qur'an Mahasiswa Kelas Khusus Internasional apabila dilihat dari uji hipotesis dengan menguji signifikansi menggunakan rumus uji t, dari variabel bimbingan al-qur’an memiliki nilai signifikansi 0.013 di mana nilai signifikan dari variabel bimbingan al-qur’an  lebih besar dari 0.05 atau 0.013 > 0.05 dan diperoleh nilai thitung 2.054 > ttabel 1.69389, maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya variabel bimbingan al-qur’an berpengaruh secara signifikan terhadap variabel hukum tajwid pada bacaan al-qur’an mahasiswa KKI.
Implementasi Metode Pembiasaan Guna Meningkatkan Pencapaian Mahasiswa KKI 3 dalam Menghafal Al-Qur’an di IAIN Samarinda Dewi Maria; Wildan Saugi
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(3), Oktober 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.955 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i3.2419

Abstract

Tahfidz al Qur’an adalah sebuah jalan yang ditempuh guna menghafal ayat suci Al-Qur'an agar terus masuk dan terjaga dalam hati maupun akal (Nopriadi 2016). Program Tahfidz adalah suatu kegiatan wajib dalam proses menghafal Al-Qur'an yang dikhususkan kepada seluruh mahasiswa KKI 3 yang harus diselesaikan dengan target tertentu dan dengan batasan waktu yang telah ditetapkan. Dengan demikian, maka dibutuhkan suatu cara (metode) tertentu yang harus ditempuh agar mahasiswa mampu meningkatkan hafalan al-Qur’an. Oleh Karenanya, penulis melakukan penelitian lebih lanjut guna mengetahui kolerasi terhadap hasil dari pelaksanaan metode pembiasaan pada program Tahfidz yang dilaksanakan pada mahasiswa KKI 3 di IAIN Samarinda dengan mengangkat tema “Implementasi Metode Pembiasaan Guna Meningkatkan Pencapaian Mahasiswa KKI 3 Dalam Menghafal Al-Qur’an Di IAIN Samarinda”. Model penelitian yang diangkat adalah Kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Ustadz pengampuh program Tahfidz dan mahasiswa KKI 3 di IAIN Samarinda. Instrument penelitian yang dipakai pada penelitian ini iyalah wawancara dan pengumpulan angket. Dari hasil data yang didapat, diperoleh hasil bahwa metode pembiasaan guna meningkatkan pencapaian mahasiswa KKI 3 dalam menghafal al-Qur’an di IAIN Samarinda cukup baik dan terus mengalami peningkatan hafalan al-Qur’an pada setiap semesternya, hal ini dikarenakan metode pembiasaan yang dilakukan membudidayakan budaya menghafal terus-menerus (istiqomah) sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Hal ini cukup efektif dan berdampak positif kepada mahasiswa karena dapat membentuk budaya untuk selalu menghafal al-Qur’an dan sukar untuk meninggalkannya. Sedangkan minoritas mahasiswa masih mendapati kendala dalam menghafal, hal ini disebabkan oleh latar belakang kemampuan individu yang berbeda-beda.
Peran Ustadz Dan Ustadzah Pelaksanaan Pendidikan Karakter Para Santri di TPA Baitussolihin Tenggarong Risma Choirul Imamah; Muhammad Saparuddin
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(3), Oktober 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.753 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i3.2420

Abstract

Peran adalah sebuah perangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan dalam masyarakat. Ustadz dan Ustadzah atau guru adalah seorang pendidik yang berada dalam linkungan pendidikan Islam. Ustadz dan Ustadzah yang memiliki tugas untuk menyalurkan pemahamannya baik dalam segi pemahaman Al-Qur’an dan Hadits serta tenta memiliki pkarakter yang baik sehingga dapat di contoh oleh para peserta didiknya. Pendidikan adalah sebuah proses denga pengubahan sikap dan sebuah tata sikap seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, seperti proses, cara dan perbuatan pendidik. Karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain, tabiat atau watak. Tujuan dengan adanya peran ustadz dan ustadzah adalah untuk memberikan contoh kepada peserta didik pentingnya memiliki karakter ayng baik. Sekarang banyak anak-anak yang memiliki karakter memprihatinkan tidak sesuai dengan pendidikan yang diinginkan. Banyak yang berpendapat bahwasannya pendidikan karakter dapat memperbaiki macam-macam karakter anak agar menjadi manusia yang baik. Maka dari itu, penulis mengambil sebuah penelitian di salah satu tempat pendidikan tentang pelaksanaan pendidikan karakter.
Adaptasi Sekolah dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus SMP Muhammadiyah Karanggeneng Kabupaten Lamongan) Sumarno Sumarno
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(2), Juni 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.652 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i2.2435

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sector, salah satunya adalah sector pendidikan. Hal ini menuntut pelaksanaan pendidikan dilakukan melalui jarak jauh. Namun faktanya saat ini  tidak sedikit sekolah yang masih kesulitan dalam mengadakan dan melaksanakan proses pembelajaran yang update melalui pemanfaatan teknologi informasi pada proses pembelajaran. SMP Muhammadiyah Karanggeneng merupakan salah satu sekolah yang mengalami tantangan tersebut. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adaptasi, problematika dan upaya yang dihadapi sekolah dalam mengimplementasi pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif deskriptif.  Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi metode interview (wawancara), metode observasi dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi yang dilakukan oleh sekolah SMP Muhammadiyah Karanggeneng adalah melakukan perubahan manajemen pendidikan dengan system pembelajaran jarak jauh, memaksimalkan peran kepala sekolah, waka kurikulum dan guru, melakukan interaksi secara continue dengan wali siswa dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi dalam pembelajaran. Problematika yang muncul diantaranya masih terdapat guru yang memiliki kompetensi kurang bagus dibidang pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran, kurang fokusnya peserta didik sehingga memerlukan pemantauan orang tua dalam proses pembelajaran, tuntutan selalu tersedianya jaringan dan kuota internet baik bagi murid maupun guru. Solusi yang dilakukan diantaranya adalah melakukan seminar, workshop, penataran maupun pelatihan bagi guru yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran dan pembelajaran aktif, melakukan pengawasan dan pembimbingan secara bersama-sama antara guru dengan wali murid. Pihak sekolah memenuhi kebutuhan guru dalam melakukan pembelajaran berbasis internet, membentuk kesepakatan bersama dari sekolah untuk mendapatkan jaringan dan kuota internet yang bisa membantu proses pembelajaran dan menggunakan aplikasi yang lebih bervariasi dalam melakukan pembelajaran jarak jauh.
Upaya Guru Mengatasi Kejenuhan Belajar Fikih Pada Siswa Di Madrasah Tsanawiyyah Antasari Samarinda Tahun Ajaran 2019-2020 Rafly Albasith; Dwi Nuraini Dahlan
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(2), Juni 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.445 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i2.2436

Abstract

Pentingnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Kenyataannya sering terjadi kejenuhan belajar yang dialami oleh siswa khususnya pada mata pelajaran Fikih di Madrasah Tsanawiyyah Antasari Samarinda. Pentingnya upaya guru mengatasi kejenuhan belajar siswa diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru mengatasi kejenuhan belajar Fikih pada siswa di Madrasah Tsanawiyyah Antasari Samarinda baik berupa Fisik maupun Psikis. Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang menjadi subjek penelitian adalah kepala sekolah Madrasah Tsanawiyyah Antasari, Wakil Kepala Kurikulum Madrasah Tsanawiyyah Antasari dan guru mata pelajaran Fikih di Madrasah Tsanawiyyah Antasari. . Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data memakai teknik penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa bahwa indikator siswa mengalami kejenuhan belajar pada mata pelajaran Fikih adalah mengantuk, tidak bersemangat mengikuti pembelajaran dan bahkan tertidur ketika proses belajar Fikih berlangsung. faktor penyebab terjadinya kejenuhan belajar siswa pada mata pelajaran Fikih di MTs Antasari karena rendahnya motivasi belajar siswa disebabkan kurangnya dorongan dan dukungan kedua orang tua baik fisik maupun psikis dan kurangnya fokus belajar siswa disebabkan lingkugan belajar dan lingkungan sekitar sekolah kurang mendukung. Upaya yang guru lakukan di MTs Antasari dalam mengatasi kejenuhan belajar siswa yang bersifat psikis adalah dengan cara meningkatkan motivasi belajar siswa, memberikan humor disela pembelajaran dan memberikan nasihat-nasihat yang mengajak siswa untuk menjadi lebih baik, sedangkan upaya yang guru lakukan di MTs Antasari dalam mengatasi kejenuhan belajar Fikih yang bersifat fisik adalah dengan cara metode belajar sambil bermain, penggunaan media ketika proses belajar mengajar, dan pembelajaran Fikih yang mengajak siswa keluar kelas atau outdoor.
Penerapan Metode Karyawisata dalam Menstimulasi Bercerita Anak Usia Dini di Kelompok Bermain (KB) Permata Hati Nurhayati Nurhayati; Dwi Nur Aini Dahlan
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(3), Oktober 2020
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.902 KB) | DOI: 10.21093/jtikborneo.v1i3.2437

Abstract

Menstimulasi bercerita pada anak usia dini merupakan salah satu kemampuan dasar dalam perkembangan bahasa. Kemampuan bahasa memegang peran penting dalam perkembangan anak, dimana anak usia 5-6 Tahun, sebagian besar anak masih belum lancar dalam mengurutkan kata dengan kalimat sederhana berdasarkan pengalamannya. Anak usia TK diharapkan sudah dapat mengutarakan pendapatnya kepada orang lain, bercerita dengan baik dan lancar, anak sudah dapat mengulang atau menirukan kembali beberapa kata bahkan dapat mengucapkan beberapa kalimat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode karyawisata dalam menstimulasi kemampuan bercerita pada anak usia dini dan mengetahui apa saja faktor pendukung serta faktor penghambat dalam penerapan metode karyawisata. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah anak didik KB Permata Hati Tenggarong. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa yaitu reduksi data, display data, dan verification/penarikan kesimpulan. Penerapan metode karyawisata melalui langkah-langkah sebagai berikut: a) Persiapan, yaitu menetapkan objek karyawisata, pengenalan medan sasaran, merumuskan program kegiatan, menyiapkan alat dan bahan, menetapkan tata tertib, permintaan izin dan partisipasi orangtua, persiapan pendidik di kelas; b) Pelaksanaan, menyiapkan semua peralatan dan bahan yang diperlukan, menentukan kelompok dan bimbingannya, berangkat menuju sasaran; c) Penilaian mencakup kemampuan bertanya, kemampuan menjawab pertanyaan, mengurutkan cerita pengalaman yang diperoleh, serta menceritakan kembali pengalaman yang diperoleh. Faktor pendukung karyawisata diantaranya adalah menjadikan sekolah lebih maju, kerjasama yang baik antara yayasan, sekolah, guru, dan orangtua peserta didik, anak mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya faktor penghambat diantaranya faktor cuaca, persiapan fisik yang baik, waktu yang terbatas pada pelaksanaan karyawisata dan kurangnya jumlah guru dengan jumlah siswa yang ada.

Page 2 of 14 | Total Record : 131