cover
Contact Name
Rusliadi
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6282239186868
Journal Mail Official
rusliadi@polinef.id
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol, Tanama, Kec. Fakfak, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Location
Kab. fak fak,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Informasi Sains dan Teknologi (ISAINTEK)
ISSN : 26210940     EISSN : 28292758     DOI : https://doi.org/10.55606/isaintek.v4i2
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh P3M Politeknik Negeri FakFak. Jurnal ini adalah Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk sub rumpun Ilmu Teknik Sipil dan Perencanaan Tata Ruang, Keteknikkan Industri, Teknik Elektrinika dan Komputer, Teknik Kebumian dan Perkapalan. Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun: Juni dan Desember
Articles 151 Documents
Tingkat Kesukaan Snack Sheet Ikan Bubara (Caranx Sexfasciatus) Maryati, Maryati; Mury, Zainab; Ramadhana, Arga
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.104

Abstract

Ikan bubara (Caranx sexfasciatus) adalah satu satu jenis ikan yang cukup banyak di Kabupaten Fakfak. Hasil olahan ikan bubara berupa cemilan lembaran dapat memperpanjang masa simpannya. Snack sheet ikan bubara merupakan camilan berbentuk lembaran tipis yang berbasis ikan bubara yang memiliki kandungan protein yang tinggi. Ikan bubara dalam bentuk snack sheet dapat digemari masyarakat karena teksturnya renyah, rasanya gurih, ringan, dan praktis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kesukaan snack sheet ikan bubara. Metode pengumpulan data menggunakan penilaian subjektif uji inderawi yang diambil dari hasil penilaian panelis yang meliputi penilaian aroma, warna, rasa, dan tekstur. Skala untuk mengukur tingkat kesukaan adalah sangat suka (7), suka (6), agak suka (5), biasa saja (4), agak tidak suka (3), tidak suka (2),  dan sangat tidak suka (1). Tes hedonik snack sheet ikan bubara ini menggunakan 70 orang panelis tidak terlatih. Uji kesukaan dianalisis menggunakan statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tingkat kesukaan snack sheet ikan bubara pada atribut aroma adalah 5,30 (hampir menyukai), warna adalah 5,12 (hampir menyukai), rasa adalah 5,28 (hampir menyukai), daan tekstur adalah 5,00 (agak menyukai).
Metode Pengeringan Terhadap Karakteristik Teh Daging Buah Pala Halus dan Lempengan Andi Patimang; Suhartini, Wildan
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2024): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v7i1.109

Abstract

Tea is a drink that is often consumed by Indonesian people and has a refreshing effect. Generally, tea is made from young tea leaves that are picked and processed in such a way as to produce good quality tea. Apart from coming from tea leaves, tea can also be processed from other ingredients, one of which is nutmeg flesh. The purpose of this study was to determine the characteristics of the tea pulp of fine nutmeg and slabs by studying different drying methods. The design of this study used a completely randomized design (CRD). The drying method used is sun drying (SM), and 50° C oven. This study used the ANOVA test which was processed using excel. The results showed that the organoleptic characteristics (color, taste, and aroma) of ground nutmeg tea with the 50°C oven drying method were the best. The results of the organoleptic test of refined nutmeg tea and slabs for the sun-dried method (SM) and 50°C oven were as follows: color, taste, and aroma respectively for refined nutmeg tea oven 50°C 5.3; 6,2; and 6.7, nutmeg tea oven 50° C 5.5; 6; and 6.1, refined nutmeg tea SM 5.2; 6; And 6.1, tea nutmeg slabs SM 5.2; 5.7; and 5.9. The yield for SM drying was 12.57% and the yield for oven drying at 50° C was 7.20%, the water content and pH were in accordance with the Indonesian National Standard 3836:2013.
Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Jasa Transportasi Bus Damri Terhadap Kinerja Pelayanan Angkutan Umum (Trayek Sumbawa– Mataram) Safitri, Baiq Ira Dwi
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.117

Abstract

Angkutan umum perkotaan merupakan sarana transportasi yang saat ini masih banyak digunakan di daerah perkotaan karena mudah diakses dengan biaya yang cukup terjangkau. Oleh karena itu, sebagai sarana transportasi yang diandalkan oleh masyarakat untuk menunjang kegiatannya, angkutan umum harus memiliki kualitas pelayanan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk tarikan-bangkitan Bus Damri dan untuk mencari tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap kinerja Bus Damri di Kabupaten Sumbawa. Tingkat kepuasan dihitung dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Untuk menentukan kualitas jasa pelayanan digunakan metode SERVQUAL (Service Quality), yang meliputi dimensi reliabilitas (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty), dan bukti fisik (tangibles). Hasil analisis dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI) menghasilkan nilai sebesar 88,13 %, artinya secara keseluruhan tingkat pelayanan angkutan Bus Damri di Kabupaten Sumbawa puas.
Analisis Persediaan Bahan Baku Kelapa pada Pembuatan VCO Anak Negeri di Lampukita Patimang, Andi; Hutajulu, Petrus Oktavianus; Jariyanti, Jariyanti
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.119

Abstract

Kegagalan pengendalian persediaan bahan baku akan menyebabkan kegagalan dalam memperoleh laba. Pengendalian persediaan bahan baku berupa kelapa, yang dilakukan oleh LAMPUKITA belum optimal  karena perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku untuk pembuatan VCO belum melalui suatu analisis ekonomi untuk mencapai hasil yang optimal (hanya berdasarkan prediksi dan pengalaman) sehingga biasa terjadi over stock dan berpengaruh terhadap kualitas bahan baku dan memicu terjadinya kelebihan biaya. Tujuan penelitian untuk menentukan jumlah pembelian dan penggunaan bahan baku kelapa optimal,  total biaya persediaan bahan baku kelapa, jumlah persediaan pengaman kelapa dan waktu pemesanan kembali bahan baku kelapa. Metode penelitian  adalah metode kuantitatif (metode persediaan bahan baku). Jumlah pembelian bahan baku yang optimal dengan metode EOQ sebanyak 3001 buah.  Secara aktual, perusahaan melakukan pembelian bahan baku sebanyak 4893 buah. Frekuensi pembelian bahan baku yang optimal dengan metode EOQ sebanyak 2 kali dan secara sebanyak 21 kali. Biaya persediaan bahan baku kelapa dengan metode EOQ sebesar Rp 6.949.506, secara actual sebesar Rp 59.782.754. Titik pemesanan kembali dengan metode EOQ dilakukan pada saat mencapai 614 buah. Persediaan pengaman bahan baku kelapa dengan metode EOQ yaitu sebesar 506 buah. LAMPUKITA belum menerapkan pemesanan kembali dan persediaan pengaman bahan baku.
Analisis Komparatif Layanan Cloud : Microsoft Azure, Aws, Dan Google Cloud Platform (GCP) Ita Ita; Muhlis Tahir; Edem Vincentius
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif antara tiga penyedia layanan cloud terkemuka saat ini, yaitu Microsoft Azure, Amazon Web Services (AWS), dan Google Cloud Platform (GCP). Layanan cloud telah menjadi elemen penting dalam infrastruktur teknologi informasi modern, memungkinkan organisasi untuk menyimpan, mengelola, dan mengakses data mereka secara efisien dan aman. Dalam penelitian ini, kami melakukan tinjauan terhadap fitur, keandalan, skalabilitas, keamanan, dan biaya layanan cloud yang ditawarkan oleh ketiga penyedia ini. Metode penelitian yang digunakan mencakup analisis literatur, studi kasus, dan survei. Kami mengumpulkan data dan informasi terkait dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, seperti dokumen resmi, studi independen, dan laporan pengguna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga penyedia layanan cloud memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Microsoft Azure dikenal karena integrasinya yang kuat dengan lingkungan Microsoft, sementara AWS menawarkan beragam layanan yang sangat skalabel. Di sisi lain, GCP menonjol dalam hal keamanan dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini memberikan pandangan komprehensif tentang keunggulan dan kelemahan masing-masing penyedia layanan cloud, serta membantu organisasi dalam memilih penyedia yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis mereka. Temuan penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi penyedia layanan cloud untuk terus meningkatkan dan mengembangkan layanan mereka guna memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berkembang di dalam pasar layanan cloud yang kompetitif. Dengan demikian, analisis komparatif ini memiliki nilai strategis yang tinggi dalam mendukung keputusan bisnis dan pengembangan teknologi informasi lebih lanjut.
Tinjauan Faktor Pengali Pada Umur Beton Dengan Menggunakan Faktor Air Semen 0,5 Deni
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.131

Abstract

Beton merupakan bahan yang paling banyak digunakan dalam pembangunan gedung, jembatan, jalan dan lain-lain. Beton termasuk bahan yang mempunyai kuat tekan tinggi, tahan terhadap api dan keausan, tahan cuaca, dan harganya relatif murah, karena menggunakan bahan-bahan dasar dan lokal, dapat diangkut maupun dicetak sesuai keinginan, biaya perawatan relatif murah, serta mutu betonnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pada penelitian ini, penulis hanya membuat beton normal dengan tujuan untuk mengetahui nilai slump setiap variasi umur dan berapa faktor pengali pada nilai kuat tekan beton dengan variasi umur 3 hari, 4 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Benda uji yang digunakan yaitu berberntuk slinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 3 benda uji setiap variasi umur, perhitungan perencanaan campuran beton menggunakan SNI 03-2834-2000 dengan kuat tekan rencana 32 Mpa. Hasil penelitian pada nilai slump mendapatkan nilai yang berbeda dan ada yang sama dengan nilai berturut-turut 16 cm, 15 cm, 17 cm, 16 cm, dan 17 cm penyebab dari nilai slump yang berbeda adalah pada saat pembuatan benda uji dengan waktu yang berbeda. Kuat tekan beton berturut-turut 7,92 MPa, 8,01 MPa, 12, 07 MPa, 15,8 MPa dan 21,12 MPa. Adapun nilai faktor pengali berdasarkan persamaan y = 0,0007x2 + 0,0047x2 + 0,343 R2 = 0,9909 berturut-turut sebesar 0.60; 070; 082; 0,90; dan 1.
Efisiensi Pemanenan Air Hujan (PAH) untuk Mengurangi Limpasan Permukaan di Kawasan Perumahan Sari, Ribut; Kartono, Sumudi; Sucipto, Sucipto
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.133

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk dan pembangunan yang pesat di suatu daerah dapat mengakibatkan perubahan fungsi penggunaan lahan, seperti perubahan lahan persawahan, kebun, lahan kosong bahkan rawa talah menjadi area permukiman dan perindustrian. Dampak dari perubahan penggunaan lahan tersebut adalah menurunnya daerah resapan, kerusakan pada jalan, banjir dan meningkatkan limpasan permukaan (Run Off). Perumahan Green Nirwana Residence Desa Timbang Kecamatan Ciganda Mekar Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat yang mempunyai luas lahan 30.767 m2. Di Kabupaten Kuningan hujan rata-rata sebesar 18,561 mm/per bulan. Perumahan ini berdiri sebanyak 211 buah rumah dan 1 buah Masjid yang dulunya adalah persawahan yang kemudian beralih fungsi menjadi perumahan. Limpasan permukaan yang terjadi sebesar 54,450 m3/detik, terjadi akibat dari penambahan atap rumah yang tidak menggunakan talang air, kondisi tanah yang tidak mampu lagi menyerap air hujan mengakibatkan kerusakan jalan dan genangan air pada jalan. Dengan limpasan permukaan yang cukup besar ini maka metode yang mudah untuk mengurangi limpasan permukaan tersebut dengan cara Pemanenan Air Hujan (PAH), yaitu air hujan yang jatuh pada luasan atap bangunan yang kemudian ditampung dengan tandon air. Air hujan yang dapat dipanen dengan luasan atap bangunan keseluruhan sebesar 11083 m2 dengan air hujan yang dapat dipanen sebesar 37,131 m3/detik. Dari hasil perhitungan limpasan permukaan yang terjadi sebesar 54,450 m3/detik dengan efisiensi yang di dapat dari Pemanenan Air Hujan (PAH) sebesar 37,131 m3/detik atau sebesar 68,193% dan volume air yang masih mengalir ke permukaan tanah sebesar 17,319 m3/detik atau sebesar 31,807%. Pemanenan Air Hujan (PAH) yang dapat dipanen dapat dimanfaatkan sebagai air bersih untuk rumah tangga dengan volume pemakaian air 80 liter/hari dan air wudu untuk masjid dengan volume pemakaian air sebesar 300 liter/hari semuanya terpenuhi dengan durasi hujan 1500 detik/hari atau 25 menit.
Analisis Kestabilan Abutment Jembatan Leppu II Kab. Sumbawa Saputra, Ade Iyan
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.134

Abstract

Jembatan Brang Leppu II merupakan akses utama yang menghubungkan antara Desa Sekokat dan Desa Mbawi. Jembatan dibangun karena jalan utama penghubung kedua desa dipisahkan oleh sungai dengan lebar 10m. Diketahui bahwa tanah pada daerah pembangunan jembatan merupakan tanah yang berjenis tanah lempung yang bercampur dengan kerikil dan kerakal. Tanah yang berjenis tanah lempung ini yang bersifat keras dalam kondisi kering dan bersifat plastis pada kadar air sedang namun pada kadar air yang lebih tinggi tanah lempung ini akan bersifat lengket (kohesif) dan sangat lunak dan mudah mengalami pengikisan (abrasi). Oleh karena itu penulis ingin melakukan penelitian terkait analisis kestabilan abutment terhadap gaya guling dan gaya geser pada jembatan leppu II yang bertujuan untuk menambah kekuatan jembatan dalam menahan beban dan meminimalisir kerusakan jembatan. Dari hasil perhitungan stabilitas guling jembatan Leppu II, kombinasi beban arah X dan Y telah memenuhi syarat dimana nilai dari kombinasi beban arah X dan Y lebih besar dari syaratnya yaitu >2, untuk stabilitas geser mendapatkan nilai yaitu >1.5 dan > 1.1 dan stabilitas terhadap gaya dukung mendapatkan hasil lebih besar dari syaratnya yaitu > 3.
Perencanaan Perkuatan Lerang dengan Soil Nailing Dan Gabion pada Area Tower T-97 Kwangko Kab. Dompu Adekayanti, Rista
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.136

Abstract

Kestabilan lereng sangat penting bagi keselamatan dan keamanan masyarakat terutama yang berada disekitar lereng tersebut. Lokasi penelitan berada pada pada area tower-T97 Kwangko Kab. Dompu. Lereng yang berada dilokasi penelitian telah mengalami keretakan yang mengakibatkan lereng tersebut dapat dikatakan tidak aman. Dilakukan penelitian ini adalah dengan tujuan untuk mengetahui angka keamanan dari lereng asli, lereng setelah diberi perkuatan. Perkuatan yang digunakan berupa Soil Nailing dan Gabion dengan metode Morgestern Price dan Sarma. Analisis pada lereng dilakukan dengan menggunakan aplikasi GeoStudio. Dari analisis lereng asli mendapatkan angka keamanan 1,014 dimana kurang dari 1.5. Untuk lereng yang diberi perkuatan Soil Nailing dengan metode Morgestern Price dan Sarma mendapatkan angka keamanan 1.638 sedangkan untuk lereng yang diberi perkuatan Gabion dengan metode yang sama mendaptkan angka keamanan 2.325. Untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode atau perluatan lain agar dapat dijadikan perbandingan untuk penelitian selanjutnya.
Analisis Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Terhadap Efisiensi Transformator Distribusi 20 KV pada Gardu Distribusi Tipe BBD Kampung Tanama PT PLN (Persero) ULP Fakfak Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Husnah, Nurul; Lembang, Naomi
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.148

Abstract

Listrik dewasa ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Pemanfaatan daya listrik semakin mengalami pertumbuhan sesuai kemajuan teknologi, yang terlihat dari kegiatan industri, perkantoran, bahkan pada pemanfaatan energi konsumen rumah tangga. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan laju pembangunan yang semakin pesat di Kabupaten Fakfak yang membutuhkan daya listrik yang besar, berkelanjutan, dan harus selalu dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi energi listrik pelanggan. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan suatu sistem tenaga listrik yang handal. Namun, seiring dengan pertambahan kebutuhan pelanggan, mengakibatkan pelaksaaan pendistribusian sistem tenaga listrik tidak lepas dari berbagai macam gangguan yang menyebabkan menurunnya ketidakseimbangan beban listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengukuran data beban puncak yang digunakan untuk menentukan ketidak seimbangan arus netral hingga perhitungan rugi-rugi daya. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan diperoleh bahwa ketidakseimbangan beban pada trafo distribusi yang mengakibatkan terjadinya rugi-rugi daya serta timbulnya arus netral pada waktu beban puncak dimana yang terbesar terjadi pada penghantar di jalur 1 pada di siang hari adalah sebesar 12,5% dan pada malam hari adalah sebesar 29,84%. Sedangkan di jalur 2 pada di siang hari adalah sebesar 33,48% dan pada malam hari adalah sebesar 43,30%.

Page 9 of 16 | Total Record : 151