Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES)
Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) menyambut Jurnal dengan akses terbuka dengan ruang lingkup berbagai bidang Ilmu Kesehatan termasuk penelitian dasar dalam Fisioterapi, Analis Medis, Fisiologi (Keolahragaan), Reproduksi (Biologi dan Kesehatan), Akupunktur, Rehabilitasi Medik, Ilmu kesehatan umum, ilmu psikologi, ilmu farmasi. Artikel dalam jurnal ini disajikan dalam bentuk Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Oleh P3M Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia dan 2 kali dalam setahun, yakni bulan Januari dan Juli
Articles
97 Documents
HUBUNGAN LAMA HEMODIALISA DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PASIEN YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA
Sulistyaningrum, Danny Putri;
I'ien Noer'aini;
Naylul Izza
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v6i1.911
Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal bagi pasien dengan diagnosa medis gagal ginjal kronik, utamanya pada stadium akhir. Terapi ini dilakukan sepanjang hidup sehingga pasien rentan mengalami ketidakseimbangan masalah baik fisik, psikologis, sosial maupun spiritual. Lamanya terapi hemodialisa memberikan respon yang berbeda – beda pada setiap pasien. Timbulnya perasaan kesepian akibat kurangnya support keluarga, kekhawatiran yang berlebihan terhadap komplikasi, bahkan ansietas dan stress terhadap ancaman kematian. Apabila tingkat spiritual pasien rendah, maka pasien tidak akan mendapatkan tujuan hidup dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama hemodialisa dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yang menjalani terapi hemodialisa. Desain penelitian ini cross sectional yang melibatkan 62 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis statistic menggunakan uji spearman rank menunjukkan bahwa ada hubungan lama hemodialisa dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yang menjalani terapi hemodialisa (p= 0.000).
Management Fisioterapi Pada Kasus Post Operasi Histerektomi Total Akibat Mioma Uteri: Case Study
Nadya Aqsha Tamarinda;
Adnan Faris Naufal;
Galih Adhi Isak Setiawan
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v6i1.957
Uterine myoma or often called fibroids is a benign tumor originating from the smooth muscle of the uterus. Tumor cells are formed due to genetic mutations, then develop due to the induction of the hormones estrogen and progesterone. The incidence of uterine myoma in Indonesia ranks second after cervical cancer, the incidence of uterine myoma in Indonesia is found to be 2.39% - 11.70% in all patients with gynecological cases hospitalized. Hysterectomy is surgical removal of the uterus (uterus) is one of the procedures performed for uterine myoma. Physiotherapy aids recovery by avoiding or minimizing complications as well as providing physical rehabilitation to support the return of physical function postoperatively hysterectomy. Based on the results of the evaluation of interventions that have been given, breathing exercises, pelvic floor muscle training, active exercises on the hip to the lower extremities as well as early transfer and ambulation exercises have been shown to reduce pain levels, strengthen pelvic floor muscles thereby reducing incontinence, and increase functional activity.
Pengaruh Senam Ergonomik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Di Dusun I Desa Tanjung Anom Kecamatan Pancur Batu Tahun 2022
Elpriska Elpriska
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 4 No. 1 (2022): Januari : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v4i1.1017
This study aims to evaluate the impact of ergonomic training on blood pressure in hypertension sufferers in Hamlet I, Tanjung Anom Village, Pancur Batu District. The research method used One Group Pre-test – Post with purposive sampling technique and 10 respondents from a population of 50 met the criteria. Data was collected through ordinal scales and observation instruments. The results of the Wilcoxon Signed Ranks Test analysis with SPSS showed a significance of <0.05 (p=0.00), indicating the influence of ergonomic exercise on reducing blood pressure. The conclusion of this study states that ergonomic exercises are effective in reducing blood pressure in hypertension sufferers in Hamlet I, Tanjung Anom Village, Pancur Batu District in 2022.
Management Of Physiotherapy Programs In Skin Flap For Thumb : Case Report
Della Annisa Thalib;
Umi Budi Rahayu;
Nilam Nur Hamidah
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v6i1.1026
Skin flap is a skin graft procedure that will repair damaged skin by removing the soft tissue underneath. Objective: to determine Physiotherapy management in the form of giving electro therapy (ultrasound and Infrared) and exercise. Methods: The research method includes a "case report" case study conducted on 1 male patient with a diagnosis of Stiffness wrist digiti 1-5 manus dextra hand function disorders, ec. Amputation of fingers manus dextra post flap). The measuring instruments used are using the Numeric Rating Scale (NRS) for pain scale, Wrist Hand Disability Index (WHDI) to measure functional activity ability, Gonimeter to measure joint motion scope, Manual Muscle Testing (MMT) to measure muscle strength, mitline to measure odema segment circumference. Results: After 3 times of therapy, the patient's assessment results were obtained, namely a significant change in the level of joint scope of motion, muscle strength, skin integrity, motion pain in the wrist and fingers of the right hand, and functional ability. Conclusion: This case study shows that the administration of electrotepsy and exercises in the case of Skin Flap of the thumb of the hand, proved to be effective.
EFEKTIVITAS E-POCKET BOOK ANESTESI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PRA-KLINIK
Azzahra Aurelia Salsabiela
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1980
Motivasi belajar merupakan dorongan yang berasal dari internal maupun eksternal diri seseorang. Motivasi belajar menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan mahasiswa. Tetapi, rendahnya motivasi belajar masih menjadi kendala utama, yang disebabkan oleh kurangnya minat terhadap media pembelajaran yang digunakan. E-pocket book menjadi salah satu solusi alternatif karena bersifat praktis, mudah diakses, dan memuat materi pembelajaran secara ringkas namun padat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah efektivitas pemberian E-pocket book anestesi untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pra-klinik. Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan desain one group pretest and posttest. Populasi dalam penelitian ini ialah mahasiswa D4 Keperawatan Anestesiologi Angkatan 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yaitu berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner motivasi belajar. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil yang didapatkan ialah sebelum diberikan E-pocket book anestesi sebagian besar responden berada pada tingkat motivasi yang sedang dengan presentase 50% dan sesudah diberikan sebagian besar responden berada pada tingkt motivasi belajar yang tinggi dengan presentase 86.7% . Hasil uji Wilcoxon nilai p-value 0,001 maka nilai p-value <0,05.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN FISIOTERAPI TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI POLI FISIOTERAPI RSU ASTRINI WONOGIRI
Amarseto, Binuko;
Utami , Sri
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1982
Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam menentukan kepuasan pasien, maka industri kesehatan perlu terus melakukan transformasi untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan atau kepuasan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapan. Kualitas pelayanan kesehatan yang baik dirumah sakit dapat memberikan kepuasan kepada pasien, dari pelayanan yang diterima oleh pasien apabila hasil yang dirasakan oleh pasien sama atau meleihi harapan makan akan timbul perasaan puas dan tidak puas. Untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kualitas pelayanan fisioterapi terhadap tingkat kepuasan pasien di poli fisioterapi, RSU Astrini Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional. Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh pasien di poli fisioterapi RSU Astrini Wonogiri. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Jumlah sampel 120 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, dengan membagikan kuesioner Service Quality (Servqual) dan Measuring Patient Satisfaction With Physical Theraphy Care (MRPS/Medrisk). Setelah semua data didapatkan, peneliti mengolah data menggunakan SPSS version 23.0.0 yaitu dengan uji chi-square. uji korelasi menggunakan uji chi-square pada program SPSS. Berdasarkan hasil uji korelasi signifikansi (2-tailed) 0.000 menunjukan nilai <0,05 dengan keterangan H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini dapat diartikan bahwa servqual mempunyai korelasi dengan medrisk. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien. Berdasarkan hal ini diharapkan pelayanan Fisioterapi dapat lebih ditingkatkan baik disegala aspek untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik sehingga kepuasan pasien terpenuhi.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS MUAL MUNTAH PASCA OPERASI DENGAN ANESTESI SPINAL DI RSUD R.A.A. TJOKRONEGORO PURWOREJO
Khafifaturrahmi;
Setyowati, Anita;
Muhaji
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1983
Latar Belakang: Pemberian anestesi spinal menimbulkan efek samping mual muntah pasca operasi yang dapat menimbulkan kekurangan cairan.Terapi non farmakologi yang dapat digunakan ialah pemberian aromaterapi lemon. Aromaterapi lemon dapat menurunkan intensitas mual muntah pada pasien pasca operasi karena akan memberikan efek relaksasi pada pasien. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan one group pretest and posttest design. Sampel pada penelitian ini pasien pasca operasi dengan anestesi spinal yang mengalami mual muntah di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo berjumlah 30 responden.Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test.Hasil: Hasil uji statistik Nilai p-value 0.000<0,005 Ha diterima ada pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo. sebelum diberikan aromaterapi Mayoritas responden merasa mual saja sebanyak 21 (70%),setelah pemberian aromaterapi lemon mayoritas responden tidak merasa mual dan muntah sebanyak 26 (86,7%).Simpulan: Adanya pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo.Saran: peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan sampel yang lebih besar dan dapat mengendalikan faktor durasi pembedahan.
PENGARUH SIMULASI BENCANA ERUPSI GUNUNG BERAPI TERHADAP KETERAMPILAN RESUSITASI JANTUNG PARU SISWA SMA NEGERI 1 CANGKRINGAN
Ramadhan, Gilang Ramadhan;
Dewi, Ratih Kusuma;
Zuhairini, Ririn
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1985
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilayah dengan indeks risiko bencana sedang (119, 56) tahun 2022. Erupsi gunung berapi dapat menimbulkan kerusakan fisik dan korban jiwa yang tinggi, terutama jika penanganan darurat tidak dilakukan dengan cepat dan tepat. Salah satu keterampilan penting dalam situasi darurat adalah Resusitasi Jantung Paru (RJP), yang dapat menyelamatkan nyawa korban henti jantung sebelum bantuan medis tiba. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh simulasi bencana letusan gunung berapi terhadap keterampilan resusitasi jantung paru (RJP) siswa SMA Negeri 1 Cangkringan. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan one-group pretest-posttest design . Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Responden diberikan intervensi berupa simulasi bencana letusan gunung berapi dan pertolongan pertama pada korban henti jantung. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterampilan CPR berdasarkan pedoman American Heart Association (AHA) 2020. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon . Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan keterampilan RJP siswa secara signifikan setelah mengikuti simulasi, dengan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa simulasi bencana letusan gunung berapi efektif dalam meningkatkan keterampilan RJP siswa. Harapanya simulasi ini diterapkan secara sistematis dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di sekolah.
HUBUNGAN PERSENTASE SEVOFLURANE TERHADAP LAMA PULIH SADAR PASIEN GENERAL ANESTESI DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL
gece, Gilang Caesar Ramadhan;
Azizah , Aisyah Nur;
Riyadi , Raden Sugeng
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1989
Pemulihan kesadaran setelah general anestesi merupakan fase kritis yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan sevoflurane sebagai agen anestesi inhalasi. Waktu pulih sadar yang terlalu lama dapat berisiko menimbulkan komplikasi pascaoperasi dan memperpanjang waktu perawatan di ruang pemulihan. Variasi dalam penggunaan volume persentase sevoflurane dapat memengaruhi waktu pulih sadar pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persentase sevoflurane dengan lama pulih sadar pasien yang menjalani anestesi umum di Instalasi Bedah Sentral RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Sampel terdiri dari pasien dewasa (19–59 tahun) yang menjalani operasi dengan anestesi umum menggunakan agen inhalasi sevoflurane. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, jam, dan data dari mesin anestesi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian dari 60 jumlah responden yang diteliti, responden yang mengalami pulih sadar lama sebanyak 21 responden (35,0%), lalu pulih sadar sedang sebanyak 24 responden (40,0%), dan yang mengalami pulih sadar cepat sebanyak 15 responden (25,0%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai signifikansi (p-value) 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan adanya korelasi positif antara kedua variabel tersebut.
PENGARUH EDUKASI E-POCKET BOOK PRINSIP BENAR OBAT TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA D4 KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
Jonang, Dhiya Satirah
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1990
Prinsip tujuh benar obat merupakan pedoman penting bagi perawat saat memberikan obat kepada pasien, meliputi benar pasien, benar obat, benar dosis, benar rute, benar waktu, benar dokumentasi, dan benar pendidikan atau informasi kesehatan. Pengetahuan yang baik mengenai prinsip ini sangat penting bagi mahasiswa keperawatan anestesiologi untuk mencegah kesalahan dalam pemberian obat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi e-pocket book prinsip benar obat terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa D4 Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan pendekatan one group pre-test dan post-test dengan sampel 60 mahasiswa angkatan 2023 D4 Keperawatan Anestesiologi yang dipilih secara Simple Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan prinsip benar obat dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi e-pocket book terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa, yang dibuktikan dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulannya, edukasi e-pocket book efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang prinsip tujuh benar obat dan diharapkan dapat membantu saat praktik klinik di rumah sakit.