cover
Contact Name
Fadil Abdullah
Contact Email
fadil@politeknikmeta.ac.id
Phone
+6281324123128
Journal Mail Official
lppm@politeknikmeta.ac.id
Editorial Address
Jln. Inti 1 Blok C1 no 7 Lippo Cikarang/Bekasi 1755
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Inkofar
ISSN : -     EISSN : 25812920     DOI : https://doi.org/10.46846/jurnalinkofar.v9i1
Inkofar adalah jurnal ilmiah multidisipliner yang memublikasikan hasil riset, tinjauan pustaka, studi kasus, dan komunikasi singkat pada ranah Teknik Industri, Ilmu Komputer/Teknologi Informasi, dan Ilmu Farmasi beserta irisan di antaranya
Articles 174 Documents
PERANCANGAN VISUAL PLANNING (VP) UNTUK PERBAIKAN PENCAPAIAN QUALITY OBJECTIVE (QO) DI DIREKTORAT PRODUKSI PT. KRAKATAU WAJATAMA untung Mardono
Jurnal Inkofar Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.808 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i1.46

Abstract

AbstrakKinerja PT. Krakatau Wajatama sebagai salah satu perusahaan pengolahan baja Long Product dipengaruhi oleh faktor Ekternal yaitu Kurs Dolar Amerika, kebutuhan baja domistik, dan faktor Internal yaitu biaya produksi. Biaya proses produksi (rolling cost) tersusun atas biaya : energi, tenaga kerja, biaya roll dan biaya perawatan yang semuanya dikendalikan oleh Direktorat Produksi, yang dijabarkan dalam 3 (tiga) Divisi yaitu Produksi, Perawatan dan Perencanaan Produksi & Pengendalian Bahan Baku. KPI (Key Performance Indicator) Direktorat Produksi dijabarkan menjadi target dan sasaran kerja pada masing-masing Divisi dalam bentuk Quality Objective (QO) yang dilaporkan pencapaiannya setiap bulan dan dilakukan evaluasi melalui Tinjauan Manajemen setiap 3 (tiga) bulan. Realisasi pencapaian target QO setiap bulannya akan menunjukkan tingkat efisiensi proses produksi yang mempengaruhi harga pokok produk (HPP), daya saing produk dan realisasi volume penjualan. Pada tahun 2017 target volume produksi Baja Tulangan sebesar 142.000 ton dan Baja profil sebesar 91.500 ton, dengan realisasi pencapaian hanya sebesar 47 % dan 41 %.  Berdasarkan evaluasi realisasi  pencapaian QO seluruh Divisi di lingkungan Direktorat Produksi hanya tercapai sebesar 40 %, salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya pencapaian QO adalah kurangnya frekwensi dan efektifitas dalam melakukan evaluasi pencapaian QO. Dengan Implementasi Visual Planning (VP) yang dilakukan secara konsinten, pelaksanaan program kerja akan menjadi lebih baik dan tingkat pencapaian QO akan meningkat.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN GABUNGAN EKSTRAK ETANOL KULIT PETAI DAN BIJI PETAI (Parkia speciosa Hassk.) DENGAN METODE DPPH Eka Dipta; Febri Hidayat; Okta Sari Naimah
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.332 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.104

Abstract

Tanaman petai (Parkia speciosa Hassk.) memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari gabungan ekstrak etanol kulit petai dan biji petai. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian ekstrak dilakukan identifikasi golongan senyawa kimia. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH dengan senyawa pembanding vitamin C. Kemampuan antioksidan diukur berdasarkan penurunan absorbansi DPPH pada panjang gelombang 517 nm setelah penambahan ekstrak dengan menggunakan spektrofotometri UV-Visible. Identifikasi golongan senyawa kimia pada ekstrak etanol biji petai mengandung flavonoid,alkaloid, trepenoid, tannin, glikosid, fenol. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit petai memiliki IC50 10,413 mg/ml dan hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol biji petai memiliki IC50 339,741mg/ml. Gabungan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit petai dan biji petai adalah sebesar 27,254mg/ml. Sedangkan Vitamin C memiliki IC50 6,37mg/ml. Kesimpulannya gabungan ekstrak etanol kulit dan biji petai memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PAKAIAN ANAK PADA INDUSTRI GARMENT DENGAN METODE SEVEN TOOLS Rian Prasetyo; Yoga Kusuma Bakhti
Jurnal Inkofar Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.343 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i1.210

Abstract

Sektor industri garment di Indonesia pada tahun 2019 mengalami peningkatan produksi hingga 29,19 persen dengan mayoritas order dari pasar ekspor. Peningkatan produksi harus didukung dengan kualitas produk yang baik, sehingga akan berpengaruh dengan kepercayaan konsumen. Berdasarkan observasi jumlah defect pada bulan Januari 2021 untuk produk pakaian anak cukup banyak yaitu 51,03 % dari total produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengendalikan kualitas produk pakaian anak dengan metode  Seven Tools. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat 13 jenis defect yang berbeda. Defect Broken Stitch menjadi yang paling banyak dengan jumlah presentase 45,2 %. Berdasarkan pengendalian kualitas menggunakan peta kendali p, terdapat data yang melewati batas atas dan batas bawah, yaitu pada observasi 1, 3, 9, 10, dan 12, dikarenakan operator masih menyesuaikan dengan produk baru yaitu pakaian anak. Untuk analisis menggunakan Fishbone diagram dapat diketahui penyebab defect yaitu dari faktor manusia, metode, material, dan mesin.
ANALISIS PERAWATAN BELT MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MESIN ATLANTIC ZEISER DI PT. WKI Joko Prasetiyo; P. Yudi Dwi Arliyanto; Hamdani Aris Sudrajat; M. Farkhan
Jurnal Inkofar Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.933 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i1.217

Abstract

Maintenance functions as monitoring, and maintaining company facilities, equipment, and work facilities by designing, managing, handling, and inspecting work to ensure functionality during uptime and minimize dowtime caused by damage or repairs.This research is used to plan machine maintenance using the Reliability Centered Maintenance (RCM) method. The purpose of this research is to plan Preventive Maintenance activities in order to improve machine reliabilility and also maintain the smooth production process. From the fishbone diagram, it is known that the belt damage on the Atlantic Zeiser engine is due to four catagories, namely Material, Method, Man, and Enviroment. The belt is often used for the production process, but selection of the belt material with good quality according to spesifications.Based on the result of the calculation of the Realibility parameter, it is obtained from the Realibility parameter that the means time between failure data, Mean Time Between Failure (MTBF) of the lowest belt component is 125 hours and Realibility is R(t) the lowest 93,801%. From the Maintainability parameter, the data obtained are the longest average maintenance time (A) for the suction Fan, which is 5,750 hours and Mean Time Between Maintenance (MTBM) is 214,000 hours. From the Availibility parameter, the data obtained are Inharen availibility (Ai) and Achieved Availibility (Aa) namely belt is 97,737% and 96,423%.Keywords : Preventive Maintenance, Belt, Reliability Centered Maintenance (RCM), Fishbone
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU RODA CASTER MENGGUNAKAN METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING) DI CV KARYA TEKNIK MAKMUR Roberta Heni Anggit Tanisri; Evan Rye
Jurnal Inkofar Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.243 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i1.216

Abstract

Analisa pemilihan metode MRP (Material Requirement Planning) untuk pengendalian bahan baku pembuatan roda caster di CV Karya Teknik Makmur. Penerapan dari metode MRP ini adalah untuk mengendalikan persediaan bahan baku produk roda caster di CV Karya Teknik Makmur. Pembuatan roda caster di perusahaan ini memiliki masalah dalam perhitungan biaya persediaan yang belum terperinci untuk setiap jenis biaya yang dikeluarkan dan jumlah persediaan bahan baku yang sering tidak sesuai dengan kebutuhan produksi, baik kekurangan ataupun kelebihan sehingga menimbulkan biaya yang cukup besar. Dengan menggunakan perhitungan lot for lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ) dan fixed order quuantity (FOQ). Jumlah dan periode pemesanan akan menghasilkan hasil yang paling optimal apabila dilakukan dengan terknik lot for lot (LFL), karena pemesanan dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan sehingga tidak ada persediaan dan biaya penyimpanannya menjadi tidak ada.
EVALUASI KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN OBAT BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DI RUMAH SAKIT Y Tisa Amalia; Dian Novita Dewi
Jurnal Inkofar Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.402 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i1.209

Abstract

Salah satu upaya pembangunan dalam bidang kesehatan adalah tersedianya pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kepuasan pelayanan jasa kesehatan tercapai jika apa yang didapatkan pasien melebihi harapannya. Sehingga dapat diketahui unsur yang dipertahankan dan diperbaiki oleh Rumah Sakit dan dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanannya. Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan obat di RS Y berdasarkan indeks kepuasan masyarakat dalam hal sarana prasarana, komunikasi/konseling pada pasien, kecepatan, dan keramahan pelayanan yang ditunjukkan dari petugas kefarmasian yang ada di RS Y. Penelitian ini dilakukan dengan proses pengumpulan data, metode yang digunakan adalah metode angket yang berbentuk pertanyaan-pertanyaan dan sering disebut kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari keseluruhan evaluasi tingkat kepuasan pasien rawat jalan di RS Y hasil tersebut menunjukan presepsi pasien dalam dimensi Sarana Prasarana memiliki tingkat kepuasan sebesar (61), pada dimensi Komunikasi memiliki tingkat kepuasan sebesar (82), selanjutnya dimensi Kecepatan memiliki tingkat kepuasan sebesar (79), dan pada dimensi Keramahan memiliki tingkat kepuasan sebesar (82), sehingga rata-rata tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan obat di RS Y secara keseluruhan sebesar (76) yang menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik termasuk klasifikasi kepuasan adalah (Baik).
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SURUHAN (PEPEROMIA PELLUCIDA [L.] KUNTH) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR Fathia Michella Taurisandy Putri; Bella Ayu Puspitasari
Jurnal Inkofar Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.852 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i1.207

Abstract

Luka bakar merupakan bentuk kerusakan dan atau kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber yang memiliki suhu yang sangat tinggi atau suhu yang sangat rendah. Luka bakar yang umumnya terjadi di masyarakat khususnya rumah tangga yaitu luka bakar derajat II dimana sensasi yang ditimbulkan yaitu rasa nyeri karena ujung-ujung saraf sensori teriritasi. Luka bakar yang luas dan tidak segera ditangani dapat mempengaruhi pemulihan organ. Luka bakar harus segera ditangani agar tidak terjadi komplikasi sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Proses penyembuhan luka dipengaruhi oleh obat yang diberikan. Pengobatan tradisional masih digemari masyarakat karena ketersediaan bahan alam dan minim efek samping. Salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional yaitu tumbuhan suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth). Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun suruhan dan mengetahui konsentrasi efektif ekstrak etanol daun suruhan dalam menyembuhkan luka bakar pada mencit. Uji aktivitas penyembuhan luka bakar dilihat dari pengukuran luas luka bakar. Analisa data menggunakan One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh ekstrak etanol daun suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit dengan. Hasil pengukuran luas luka bakar pada mencit menunjukkan adanya pengaruh konsentrasi ekstrak etanol daun suruhan sebagai penyembuhan luka bakar, konsentrasi yang paling efektif dalam penyembuhan luka bakar pada mencit yaitu 50%.Kata Kunci: Luka Bakar, Daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth), Konsentrasi Ekstrak, Penyembuhan Luka Bakar 
MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI BENDUNGAN XYZ DENGAN METODE FMEA Darsini Darsini; Rio Adhi Prakoso; Maria Puspita Sari
Jurnal Inkofar Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.202 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i1.213

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek pembangunan sering diabaikan karena tidak diimbangi oleh upaya hukum dan sanksi yang tegas dan berat. Oleh karena itu perlu dilakukanya penelitian tentang manajemen risiko pada, guna mengetahui tingkat risiko yang terjadi pada proyek tersebut. Sehingga perlu dilakukan penelitian tentang Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dada Proyek Konstruksi Bendungan XYZ dengan Metode FMEA. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi risiko K3 yang terjadi pada kegiatan proyek pembangunan Bendungan XYZ pada bagian pengelasan dan pengecoran dengan metode FMEA. memberikan penilaian atas risiko K3, dan memberikan tindakan pengendalian risiko terhadap risiko K3. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara pada karyawan HSE dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat 10 kejadian risiko K3 pada proses pengecoran yaitu jatuh terpeleset, terjatuh dari ketinggian, mata terkena pasir, telapak tangan terluka, suhu panas, kejatuhan material, sesak nafas, tergores material, keseleo, kebisingan dan pada proses pengelasan didapat 7 kejadian risiko K3 yaitu tangan terbakar percikan api las, kesetrum listrik, suhu panas, sesak nafas, tersandung kabel, kebisingan, kejatuhan material. Dari hasil analisis FMEA pengecoran dengan kejadian risiko sesak nafas dengan nilai RPN tertinggi 274,40 atau sebesar 19%, dan pada proses pengelasan diperoleh nilai RPN tertinggi dengan kejadian risiko kebisingan dengan nilai 358,37 atau sebesar 28%. Pengendalian risiko yang bisa diterapkan untuk meminimalisir terjadinya risiko K3 dengan melakukan pengawasan yang ketat oleh pihak manajemen proyek dan memberikan pelatihan terhadap pekerja tentang pemakaian peralatan kerja dan prosedur pelaksanaan kegiatan untuk menghindari kesalahan atau tindakan kerja yang membahayakan keselamatan kerja.
PENGARUH KECEPATAN PUTAR, KEDALAMAN PEMOTONGAN DAN LAJU PEMAKANAN TERHADAP GETARAN ARAH RADIAL PADA MESIN BUBUT CNC Mathius Wagyantoro Resi Bagus Panuntun; F.X. Eko Arianto; Joshua B.P. Manurung
Jurnal Inkofar Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.316 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i1.212

Abstract

Vibration in machine tools can be caused by many factors, one of which is the induction factor caused by cutting parameters. In this experiment, measurements of radial vibration were carried out due to spindle rotation speed, depth of cutting, and feed rate. The experiment was carried out on a Gildemeister NEF CNC lathe with S45C material using an ISO 6 Insert R16 tip ZCC-CT. Each factor has three levels and the experimental design uses a full factorial. Measurements were made using an accelerometer and the results were analyzed using ANOVA on Minitab 19. From the measurement results, it was found that the main factor causing vibration in the radial direction is the spindle rotation speed. The smallest vibration is obtained from a combination of spindle speed parameters of 795.77 rpm, depth of cut of 0.25 mm, and feed rate of 0.3 mm/rot.Keywords : vibration, radial direction, ANOVA
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER PADA UMKM BUTIK RUMAH KEBAYA KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Anthonius Dhinar Hasto Wisnugroho; Fahriza Fawwas Asrory; Achmad Pradika B; Valentino Arif Saputra; Rayvan Dirga; Fery Ramdani
Jurnal Inkofar Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.704 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i1.214

Abstract

Pemilihan supplier merupakan salah satu hal yang penting dalam aktivitas pengadaan dan pembelian bagi perusahaan dimana menjadi masalah multi kriteria yang meliputi faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada sebuah perusahaan UMKM Butik Rumah Kebaya yang mengembangkan hubungan kemitraan dengan beberapa supplier.  Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dibantu dengan software Microsoft Excel dengan perhitungan Eigen Vector  dalam kegiatan pemilihan supplier. Sampel dari penelitian ini adalah para pengambil keputusan dan pihak-pihak yang berada dalam devisi pembelian yang mengetahui kinerja supplier. Teknik pengambilan sampel menggunakan judgment sampling karena metode AHP mensyaratkan ketergantungan pada sekelompok ahli sesuai dengan jenis spesialis terkait dalam pengambilan keputusan. Supplier yang menjadi pilihan pelaku usaha adalah UD Kartini dengan nilai 0,68 yang menjadi nilai terbesar, lalu diikuti oleh UD Indah dengan nilai 0,24, dan pada posisi terakhir adalah UD Alfako dengan nilai 0,08. <w:LsdException Locked="false" Priority="52" Name="Grid Table 7 Colorful Accent

Page 9 of 18 | Total Record : 174