cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
avid.leonardo@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
jurnal.dialektika2021@gmail.com
Editorial Address
Komplek Bumi Panyileukan Jl. Pangandaran No.9, Cipadung Kidul Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat, 40614
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal DIALEKTIKA : Jurnal Ilmu Sosial
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal DIALEKTIKA: Jurnal Ilmu Sosial is open access and peer-reviewed Journal, Jurnal DIALEKTIKA is a scientific journal that contains the results of theoretical research and studies on Social Sciences and Related Discipline. Managed by Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI) in Collaboration with GoAcademica Consulting, Research & Publishing. Jurnal DIALEKTIKA is a multi-disciplined journal focused on the study of Social Sciences and related disciplines in Indonesia, Asia, and The World. Jurnal DIALEKTIKA also publishes articles in the field of Exact science that have an impact on society in the hope that there will be an exchange of pure knowledge with its application to society as an object of development. The journal publishes theoretical and empirical research articles intending to promote and disseminate the academic atmosphere in and around the region. The journal publication includes articles, research notes, notices on conferences, workshops, seminars, and book reviews.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 395 Documents
ANALISIS STRUKTUR ORGANISASI DALAM KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DESA GUDANG KECAMATAN TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG Fadjar Trisakti; Ayyil Basyar; Agung Rahmat Fathurohman; Alfat Sahrajaz Chafshof; Delia Tasyali
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 18 No. 3 (2020): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v18i3.77

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran struktur organisasi di Kantor Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupeten Sumedang terhadap penyelenggaraan pelayanan publik. Masalah penelitian ini adalah adanya penambahan tugas bagi pejabat di Kantor Desa Gudang sehingga membuat spesialisasi aktivitas menjadi hambatan dalam melaksanakan tugas. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Data diperoleh dari informan yang berjumlah tiga orang dan berbagai literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi berkaitan erat dalam penyelenggaraan pelayanan publik di kantor Desa Gudang Kecamatan. Struktur organisasi di Kantor Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupeten Sumedang dapat berjalan dengan baik walaupun terdapat penambahan aktivitas bagi pejabat organisasi di masa pandemi. Abstract This study aims to determine the role of the organizational structure at the Gudang Village Office, Tanjungsari District, Sumedang Regency on the implementation of public services. The problem of this research is that there are additional tasks for officials at the Gudang Village Office so that specialization of activities becomes an obstacle in carrying out tasks. This study uses a descriptive type with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out by interview and observation methods. Data were obtained from three informants and various literatures. The results of the study indicate that the organizational structure is closely related to the implementation of public services at the Gudang Village office, District. The organizational structure at the Gudang Village Office, Tanjungsari District, Sumedang Regency can run well even though there are additional activities for organizational officials during the pandemic.
ANALISIS PELAYANAN PASPOR PADA KANTOR IMIGRASI KOTA BANDUNG Lilis Yuaningsih; Intan Lestari; Mia Armiati; Mita Fatari Ramadhani; Mochammad Rizal Zulham
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 18 No. 3 (2020): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v18i3.78

Abstract

Abstrak Saat ini kualitas pelayanan menjadi permasalahan yang cukup sering terjadi untuk itu pemerintah berperan sebagai penyedia jasa untuk memenuhi keinginan maupun kebutuhan masyarakat. Kantor imigrasi 1 kota Bandung adalah salah satu lembaga pemerintah yang bergerak dalam bidang pelayanan yang berkaitan dengan keimigrasian dan salah satu pelayanan yang menjadi sorotan yaitu pembuatan paspor karena dalam proses pembuatannya masih belum optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui masalah pelayanan di kantor imigrasi kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan penelitian, ditemukan hasil bahwa kelima dimensi tersebut sudah berjalan dengan baik, hanya saja perlu adanya peningkatan peningkatan pada setiap dimensinya seperti pada dimensi tangibles yang diharapkan untuk meningkatkan kualitas aplikasi onlinenya, dimensi responsiveness yang diharapkan dapat mengembangkan sistemnya serta dimensi emphathy yang diharapkan agar lebih ditingkatkan lagi kualitas SDMnya. Abstract Currently, the quality of service is a problem that occurs quite often, for the government acts as a service provider to meet the wishes and needs of the community. Immigration office 1 Bandung is one of the government agencies engaged in services related to immigration and one of the services that are in the spotlight is making passports because the manufacturing process is still not optimal. The purpose of this research is to find out service problems at the immigration office in the city of Bandung. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Based on the research, it was found that the five dimensions have been running well, it's just that there needs to be an increase in each dimension such as the tangibles dimension which is expected to improve the quality of the online application, the responsiveness dimension which is expected to develop the system and the empathy dimension which is expected to be further improved. the quality of human resources.
STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM PEMERINTAHAN PADA DESA CIBUNGUR KABUPATEN PURWAKARTA Abdal; Adilla Sabrina; Afani Akhira; Agung Prayoga; Bima Adityo
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 18 No. 3 (2020): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v18i3.79

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan Ekologi Administrasi Publik melalui sistem pemerintahan di Desa Cibungur Purwakarta. Masalah pada penelitian ini adalah pemerintah Desa Cibungur tidak melakukan strategi-strategi dalam pembangunan ekonomi masyarakatnya serta dalam tradisi masyarakatnya kurang begitu antusias saat ada tradisi adat yang diadakan di daerah setempat, dikarenakan desa cibungur sendiri sudah dapat dibilang sebagai desa yang modern. Metode Penelitian yang digunakan adalah teknik kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Sedangkan teknik analisis data dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan Pembahasan dalam penelitian ini adalah srategi-strategi yang dikemukakan secara teoritis khususnya dalam sebuah sistem pemda melalui beberapa aspek seperti keadaan sosial, ekonomi, budaya, politik dan keamanan atau ketertiban, Sebagian telah teraplikasikan dengan cukup baik walaupun masih ada beberapa aspek yang belum ter-terapkan dengan baik dikarenakan beberapa faktor diluar kendali. Abstract This study aims to determine the strategy of developing Public Administration Ecology through the government system in Cibungur Village, Purwakarta. The problem in this study is that the Cibungur Village government does not carry out strategies in the economic development of its people and in the traditions of its people are less enthusiastic when there are traditional traditions held in the local area, because Cibungur village itself can be considered a modern village. The research method used is a qualitative technique using descriptive methods. Data collection techniques used in this research are interview, observation, and literature study. While the data analysis technique is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Results and Discussion in this study are the strategies put forward theoretically, especially in a local government system through several aspects such as social, economic, cultural, political and security or order conditions. -Apply well due to several factors beyond control.
PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BITUNG JAYA, KECAMATAN CIKUPA, KABUPATEN TANGERANG Heldi; Akmal Ats Tsaqofi; Annissa Azzahrah; Cici Nurbaeti
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 18 No. 3 (2020): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v18i3.80

Abstract

Abstrak Bitung Jaya adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dan merupakan hasil pemekaran dari Desa Dukuh yang berdiri tanggal 16 Desember 1981. Kepala desa memilki peran dalam penyelenggaran pemerintahan desa baik dalam bidang administrasi dan pemberdayaan masyarakatnya. Dalam memberdayakan masyarakat, Kepala Desa mengemban beberapa peran seperti peran fasilitatif, edukasional, representasional, dan teknis. Masalah yang ditemukan peneliti yaitu bahwa kurangnya partisipasi masyarakat di Desa Bitung Jaya. Bentuk partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan adalah suatu bentuk bagian atau keikutsertaan masyarakat dalam program pemberdayaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peran Kepala Desa di Desa Bitung Jaya dalam memberdayakan masyarakatnya dan mengetahui faktor apa saja yang menjadi pendorong dan penghambatnya. Data yang diperoleh pada penelitian ini bersumber dari studi pustaka dan wawancara dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini menujukan bahwa peran Kepala Desa Bitung Jaya sudah dapat terlaksana dengan baik namun masih belum optimal, salah satu penyebabnya yaitu ada beberapa kegiatan yang tidak dapat terlaksana karena terhalang pandemi wabah Covid-19 dan juga kurangnya partisipasi masayrakat dalam hal pemberdayaan. Abstract Bitung Jaya is a village located in Cikupa District, Tangerang Regency, and is the result of the division of Dukuh Village which was established on December 16, 1981. The village head has a role in administering village government both in the field of administration and community empowerment. In empowering the community, the Village Head carries out several roles such as facilitative, educational, representational, and technical roles. The problem found by researchers is that there is a lack of community participation in Bitung Jaya Village. The form of community participation in empowerment is a form of community participation or participation in empowerment programs to achieve predetermined goals. The purpose of this study is to describe the role of the Village Head in Bitung Jaya Village in empowering the community and to find out what factors are the driving and inhibiting factors. The data obtained in this study were sourced from literature studies and interviews with a qualitative descriptive approach. The conclusion of this study shows that the role of the Bitung Jaya Village Head has been carried out well but is still not optimal, one of the reasons is that there are several activities that cannot be carried out because of the Covid-19 pandemic and also the lack of community participation in terms of empowerment.
ANALISIS MODEL KESEIMBANGAN PADA PEMERINTAHAN DESA Dedeng Yoesoef Maolani; Hilmi Halimatus Sya’diyah; Hilmi Safrial Hajami; Larassita Dwi Asyifa
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 18 No. 3 (2020): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v18i3.81

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki salah satu penduduk terbanyak di seluruh dunia. Permasalahan yang sangat kompleks mengenai permasalahan pada negara berkembang seperti ekonomi, sosial, dan lain sebagainya. Salah satunya pada Desa Cibiru Wetan yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Di mana Desa Cibiru Wetan memiliki Visi “Terwujudnya Desa Cibiru Wetan Sejahtera Agamis dan Berbudaya di Tahun 2025” yang telah menarik perhatian penulis. Untuk menganalisis permasalahan ini dengan menggunakan model keseimbangan agar dapat memahami bagaimana cara mengetahui serta memberikan solusi untuk masalah tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana analisis model keseimbangan yang terdapat pada Desa Cibiru Wetan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan studi kepustakaan wawancara. Hasil pada penelitian di Desa Cibiru Wetan yaitu pada aspek ekonomi sudah cukup baik meskipun pada kondisi pandemi Covid-19, untuk struktur sosial masyarakat Desa Cibiru Wetan bersifat horizontal dan vertikal, pada jaringan komunikasi dan implementasi ideologi sudah berjalan dengan baik, sedangkan pada sistem politik masyarakat masih belum maksimal dalam berkontribusi. Abstract Indonesia is a developing country that has one of the largest populations in the world. Very complex problems regarding problems in developing countries such as economic, social, and so on. One of them is in Cibiru Wetan Village which is one of the villages in Cileunyi District, Bandung Regency. Where Cibiru Wetan Village has a vision of "The Realization of a Prosperous Religious and Cultured Cibiru Wetan Village in 2025" which has attracted the attention of the author. To analyze this problem using a balance model in order to understand how to find out and provide solutions to these problems. The purpose of the study was to find out how to analyze the balance model found in Cibiru Wetan Village. The research method used is a qualitative research method with descriptive analysis. Data collection techniques used in this study were interviews, observation and interview literature study. The results of the research in Cibiru Wetan Village, namely the economic aspect was quite good even though in the Covid-19 pandemic conditions, the social structure of the Cibiru Wetan Village community was horizontal and vertical, the communication network and ideological implementation had gone well, while in the community political system still not maximal in contributing.
TATA KELOLA PELAYANAN KEPENDUDUKAN PADA KECAMATAN CIBIRU KOTA BANDUNG Muhammad Taufan Ashshiddiqi; Ahmad Hanip Muslim; Andianti Annaafi; Andini Oktavia; Annisya Safitriany
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 18 No. 3 (2020): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v18i3.82

Abstract

Abstrak Pelayanan yang mencerminkan sikap benar-benar melayani masyarakat tercermin dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Kecamatan Cibiru Kota Bandung memiliki kendala dalam memenuhi kepuasan masyarakat karena dalam penyelenggaraan sistem pelayanan administrasi kependudukan memiliki beberapa aspek. Tujuan dari penelitian ini mengkaji sebuah penyelenggaraan sistem pelayanan administrasi kependudukan yang berada di Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan wawancara dan observasi, serta penelitian kepustakaan yang dilakukan dengan menelaah bukti, jawaban pernyataan, catatan, dan laporan. Hasil penelitian ini menjelaskan penyelenggaraan pelayanan yang diberikan oleh kantor Kecamatan Cibiru memang baik terutama pada aspek pemberian tarif pelayanan, kemampuan dan perilaku petugas pelayanan hal ini terlihat dari data kepuasaan masyarakat. Namun masih perlu pembenahan pada aspek penanganan pengaduan, kualitas sarana prasarana, dan persyaratan pelayanan. Abstract Services that reflect the attitude of truly serving the community are reflected in the quality of services provided to the community. Cibiru Subdistrict, Bandung City has obstacles in meeting community satisfaction because the administration of the population administration service system has several aspects. The purpose of this study is to examine the implementation of a population administration service system in Cibiru District, Bandung City. The research method used is qualitative research with an interview approach and a literature study. Data collection techniques are used by conducting interviews and observations, as well as literature research conducted by examining evidence, and answers to statements, notes, and reports. The results of this study explain that the service provided by the Cibiru sub-district office is indeed good, especially in the aspect of providing service rates, and the ability and behavior of service officers, this can be seen from the community satisfaction data. However, improvements are still needed in the aspects of handling complaints, quality of infrastructure, and service requirements.
PERAN KARANG TARUNA DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA CANGKUANG KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG Budiman; Ajeng Kemil Azhar; Azka Zakia; Ajeng Nurlina; Cipta Insan
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 18 No. 3 (2020): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v18i3.83

Abstract

Abstrak Peran karang taruna di desa/kelurahan sebagai wadah partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda di bidang kesejahteraan sosial hendaknya benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berbagai cara dan upaya perlu diakukan sehingga karang taruna sebagai organisasi kepemudaan di desa/kelurahan semakin mantap kedudukannya untuk ikut serta aktif dalam mengembangkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran karang taruna dalam pengembangan masyarakat di Desa Cangkuang Rancaekek. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara secara mendalam terhadap beberapa informan seperti Kepala Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Ketua Karang Taruna, dan 1 warga Desa Cangkuang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan yang sudah dilakukan oleh karang taruna dalam upaya mengembangkan masyarakat di Desa Cangkuang Rancaekek ini seperti Program Kelompok Wanita Tani dan Program Kerja Bakti pada awalnya dapat diimplementasikan dengan baik, namun saat ini terdapat beberapa kendala yang menghambat jalannya program-program tersebut, seperti sikap pasif atau kurangnya antusias anggota Karang Taruna dalam setiap pertemuan/kegiatan yang diadakan, banyaknya anggota yang keluar dari organisasi, orang tua yang kurang mendukung keikutsertaan anaknya dalam organisasi, serta penyebaran informasi yang kurang optimal. Abstract The role of youth organizations in the village/kelurahan as a forum for community participation, especially the younger generation in the field of social welfare, should really be felt by the community. Various ways and efforts need to be done so that Karang Taruna as a youth organization in the village/kelurahan is more stable in its position to actively participate in community development. This study aims to determine how the role of youth organizations in community development in Cangkuang Rancaekek Village. This type of research uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique used in this study was an in-depth interview technique with several informants such as the Village Head represented by the Village Secretary, the Head of the Youth Organization, and 1 Cangkuang Village resident. The results showed that the activities that had been carried out by the youth organizations in an effort to develop the community in Cangkuang Rancaekek Village such as the Women Farmers Group Program and the Community Service Program were initially well implemented, but currently there are several obstacles that hinder the running of these programs, such as the passive attitude or lack of enthusiasm of Karang Taruna members in every meeting/activity held, the number of members leaving the organization, parents who do not support their children's participation in the organization, and the dissemination of information that is less than optimal.
KOMUNIKASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI SISTEM INFORMASI PELAYANAN ADMINISTRASI DAN KEPENDUDUKAN UMUM Bima Adityo; Engkus; Faizal Pikri
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 20 No. 2 (2022): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v20i2.84

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji bagaimana komunikasi interpersonal terjalin dalam proses pelaksanaan pelayanan publik di Kelurahan Cibaduyut Kidul Kota Bandung. Metode penelitian menerapkan pendekatan kualitatif juga bersifat deskriptif, Dengan Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan juga wawancara kepada narasumber perangkat intasnsi di Kelurahan Cibaduyut Kidul dan didukung oleh studi literatur. Hasil yang didapat peneliti membuktikan bahwa proses komunikasi interpersonal yang terjadi dapat dikatakan cukup berhasil diterapkan di instansi tersebut, memang namun adakalanya miskomunikasi tetap terjadi meskipun telah ada sistem informasi yang canggih yakni portal SIPAKU dan juga media eletronik sebagai perantara dalam pertukaran informasi The purpose of this study is to examine how interpersonal communication is established in the process of implementing public services in Cibaduyut Kidul Village, Bandung City. The research method is applying a qualitative also descriptive approach, with techniques in data collection using observation and also interviews with resource of information in Cibaduyut Kidul Village and supported by literature studies. The results obtained by the researchers prove that the interpersonal communication process that occurs can be said to be quite successfully applied in these agencies, indeed, but sometimes miscommunication still occurs even though there is a sophisticated information system, namely the SIPAKU portal and also electronic media as an intermediary in the exchange of information.
MODEL PROGRAM SABILULUNGAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT RAKSA DESA Salamatul Afiyah; Ratna Meilinda; Riyanti Siti Fauziah; Rizal Abdussalam
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v20i1.95

Abstract

The Sabilulungan Raksa Desa program is a community empowerment program created by the Bandung Regency Government. This program was created in order to improve the quality of infrastructure that involves the development of the role of the government and the people in the implementation of development carried out in villages by utilizing local resources. The Sabilulungan Raksa Desa program has been implemented by the Bandung Regency government throughout the Bandung Regency area. One of the target villages of the Sabilulungan Raksa Desa program is Cileunyi Kulon Village. The purpose of writing this paper is to determine the role of the government in empowering and developing local communities through the Sabilulungan Raksa Village program. Through the implementation of the program, the efforts made by the government in infrastructure development are carried out in the village of Cileunyi Kulon, Bandung Regency. The research method used is an approach to data collection techniques for library research. With the conclusion that the role of the local government is successful in implementing the Sabilulungan Raksa Desa Program.Program Sabilulungan Raksa Desa merupakan suatu program pemberdayaan masyarakat yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Bandung. Program ini dibuat guna dapat meningkatkan kualitas pembangunan infrastuktur yang melibatkan keaktifan dari peran pemerintah serta rakyat dalam pelaksanaan pembangunan yang dilakukan di desa dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Program Sabilulungan Raksa Desa telah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Bandung diseluhur wilayah Kabupaten Bandung. Salah satu desa sasaran dari program Sabilulungan Raksa Desa ini adalah Desa Cileunyi Kulon. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah dalam pemberdayaan dan pembangunan kepada masyarakat setempat dengan melalui program Sabilulungan Raksa Desa. Melalui pelaksanaan program, upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam pembangunan infrastuktur yang dilakukan di desa Cileunyi Kulon Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan. Dengan kesimpulan peran pemerintah daerah berhasil dalam penerapan program Sabilulungan Raksa Desa.
Efektivitas Kinerja Pegawai Untuk Meningkatkan Pelayanan Kerja yang Terjadi Pada Masa Covid-19 Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Ciamis Putri Rachmi Pratami; Nanang Suparman; Idah Wahidah
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 20 No. 3 (2022): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v20i3.97

Abstract

Covid 19 is a challenge for the government to continue to maximize the provision of services to the community. The Ciamis subdistrict religious affairs office is committed to continuing to improve work services through the effectiveness of the performance of its employees. However, there are still obstacles in this service, including the lack of information delivery to the public regarding pre-marital registration provisions so that the services provided are ineffective. The purpose of this study was to determine the effectiveness of employee performance in improving services during the Covid-19 period using a qualitative research method with a qualitative descriptive type of approach. The results of the study show that the effectiveness of employee performance is quite effective, but there are still obstacles in aspects of tasks or functions due to a lack of human resources and aspects of plans and programs that have not gone well due to the lack of widespread socialization programs related to service provisions during the Covid 19 period. Covid 19 menjadi suatu tantangan bagi pemerintah untuk tetap memaksimalkan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Kantor urusan agama kecamatan ciamis berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kerja melalui efektivitas kinerja pegawainya. Namun dalam pelayanan tersebut masih ada kendala diantaranya kurangnya penyampaian informasi kepada masyarakat terkait ketentuan pendaftaran pranikah sehingga pelayanan yang diberikan tidak efektif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kinerja pegawai untuk meningkatkan pelayanan pada masa covid 19 menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kinerja pegawai sudah cukup efektif akan tetapi masih terdapat kendala pada aspek tugas atau fungsi dikarenakan kurangnya sumber daya manusia dan aspek rencana dan program yang belum berjalan dengan baik karena masih kurang meluasnya program sosialisasi terkait ketentuan-ketentuan pelayanan pada masa covid 19.

Page 6 of 40 | Total Record : 395