cover
Contact Name
Findy Hindratni
Contact Email
ebima@pkr.ac.id
Phone
+6281365652891
Journal Mail Official
findy@pkr.ac.id
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Riau jl. Melur 103 Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Ebima : Edukasi Bidan di Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27753611     DOI : https://doi.org/10.36929/ebima.v2i2
Core Subject : Health,
Ebima : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat or Journal of community dedication in Midwivery is a double-blind peer-reviewed international journal published on February and November. It is dedicated to promoting scholarly exchange among teachers, practitioners and researchers in the field of midwife. The scope of Ebima in the following fields: The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of midwife.
Articles 61 Documents
PEMBERDAYAAN KADER DENGAN MENERAPKAN PRENATAL YOGA PADA KELAS IBU HAMIL DALAM MENGATASI KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN Fadmiyanor, Isye; Susanti, Ari
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prenatal yoga merupakan salah satu modifikasi hatha yoga yang disesuaikan dengan kondisi ibu hamil dengan tujuan mempersiapkan fisik, mental, dan spiritual ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan (Pratignyo, 2014). Gerakan peregangan otot dalam prenatal yoga dapat meminimalkan atau mengurangi bahkan mengatasi ketidaknyamanan berupa keluhan-keluhan umum yang terjadi selama kehamilan seperti hearth burn, nyeri pinggul atau tulang rusuk, kram kaki, sakit kepala. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dikelurahan Harjosari merupakan wilayah kerja puskesmas Melur dengan sasaran kader Posyandu yang belum pernah terpapar Prenatal Yoga berjumlah 15 orang. Kegiatan ini berdampak baik terhadap pengetahuan kader mengenai Prenatal Yoga dari 6,67% menjadi 86,67%.Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya prilaku seseorang. Perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih baik dari pada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. Terlihat dari senam prenatal yoga yang dilakukan oleh kader yang sangat bersemangat megikuti setiap gerakan-gerakan yoga prenatal yang ditandai dengan 90% kader dapat melakukan keseimbangan setiap gerakan oprenatal yoga dan 79% kader dapat menguasai setiap gerakan prenatal yoga. Kegiatan prenatal yoga hendaknya dapat dilanjutkan pada setiap kegiatan kelas ibu hamil dan memberikan dukungan bagi mitra dan masyarakat agar prenatal yoga tetap terlaksana secara berkelanjutan.
EDUKASI TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK UNTUK MENGATASI KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN Aninora, Novia Rita; Wikarya, Rionitara; Sari, Putri Permata; Satria, Epi; Hasanalita, Hasanalita
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perubahan psikologis pada masa kehamilan yang tidak dapat ditangani oleh ibu umumnya akan menyebabkan terjadinya kecemasan pada ibu hamil. Kecemasan pada masa kehamilan berdampak negatif terhadap persalinan, kesehatan mental ibu post partum, dan kesehatan bayi. Relaksasi autogenik dilakukan dengan membayangkan diri dalam keadaan damai dan tenang, fokus tentang mengatur nafas dan detak jantung sehingga dapat mengurangi ketegangan fisiologis pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Tri Dharma perguruan tinggi. yang berlokasi di Puskesmas Pasar Usang Lubuk alung. Sasaran pengabmas adalah Ibu hamil trimester III yang berjumlah 8 orang dengan bentuk pengabmas berupa pemberian intervesi teknik relaksasi autogenik, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu hamil dalam upaya mengatasi dan mengurangi kecemasan dalam menghadapi persalinan. Pelaksanaan kegiatan ini dalam bentuk pemberian materi teknik relaksasi autogenik dan memberikan intervensi teknik relaksasi autogenik selama 3 hari kepada ibu hamil trimester III dengan hasil kecemasan dapat teratasi dan tercapainya peningkatan kemampuan ibu hamil dalam mengatasi kecemasan.
UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PMB DINCE SYAFRINA RUMBAI PEKANBARU Sari, Septi Indah Permata; Septiana, Dewi
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat berdampak buruk pada ibu maupun janin. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kekurangan zat besi, asam folat, atau vitamin B12 yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Pendampingan ibu hamil sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya anemia, dengan memberikan edukasi terkait pentingnya asupan nutrisi yang cukup dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dengan adanya pendampingan yang baik, ibu hamil dapat lebih memahami cara menjaga kesehatannya dan mengurangi risiko komplikasi akibat anemia. Upaya pencegahan anemia dilakukan melalui edukasi tentang pola makan bergizi seimbang, terutama yang kaya zat besi seperti daging merah, hati, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Selain itu, ibu hamil dianjurkan untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) sesuai anjuran tenaga kesehatan. Pendampingan juga mencakup pemberian informasi tentang cara mengoptimalkan penyerapan zat besi, misalnya dengan mengonsumsi makanan tinggi vitamin C, serta menghindari konsumsi teh atau kopi bersamaan dengan makanan tinggi zat besi. Dengan adanya pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, risiko anemia selama kehamilan dapat ditekan, sehingga ibu hamil dapat menjalani kehamilan yang lebih sehat dan aman. Pencegahan anemia tidak hanya melindungi kesehatan ibu, tetapi juga berdampak positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin. Oleh karena itu, kerjasama antara ibu hamil, keluarga, dan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi yang sehat sejak dalam kandungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Tri Dharma perguruan tinggi. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilakukan di PMB Dince Syafrina tahun 2024. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam upaya mencegah anemia dalam kehamilan. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan pada 10 ibu hamil, dengan hasil rata-rata pengetahuan ibu hamil meingkat dari yang awalnya rata-rata 55 menjadi 75 dengan nilai post test terandah 60 dan tertinggi 90. Artinya ada peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil analisis dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya perbedaan antara pengetahuan sebelum dilaksanakan pelatihan dan sesudah dilaksanakan pelatihan.
PENYULUHAN PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI SMAN 12 KOTA PEKANBARU Fathunikmah, Fathunikmah; Laila, Ani
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kanker payudara merupakan salah satu neoplasma ganas yang paling umum dialami oleh wanita dan masih menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada kelompok ini. Penyakit ini memiliki progresivitas yang lambat namun bersifat kronis, sehingga deteksi dini menjadi sangat penting dalam penanganannya (Siagian et al., 2024). Upaya yang dilakukan kementrian Kesehatan dengan mencanangkan program deteksi dini nasional untuk kanker payudara dengan Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Berdasarkan penelitian, SADARI menurunkan peningkatan kasus kematian akibat kanker payudara hingga 20% namun yang melakukan masih sedikit yaitu sekitar 25-30% (Wijaya et al., 2024). Hal ini menjadi dasar alasan dilakukan penyuluhan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) sebagai upaya deteksi dini kanker payudara dengan 21 siswi SMAN 12 Kota Pekanbaru. Penyuluhan ini dilakukan dengan memberikan materi SADARI dengan metode ceramah dan diskusi. Setelah diberikan materi penyuluhan, terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara dengan SADARI. Hal ini terlihat dari hasil pengisian kuesioner pre-test dan post-test, di mana rata-rata skor pengetahuan meningkat secara signifikan.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI TEMPAT PENITIPAN ANAK (TPA) ADZKIYA KOTA PEKANBARU Alyensi, Fatiyani; Vitriani, Okta; Yulfitria, Fauziah; Susanti, Ari
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan anak usia dini. Edukasi tentang kebersihan diri seperti cuci tangan dengan benar dan menyikat gigi secara rutin perlu dikenalkan sejak usia dini, khususnya di lingkungan tempat penitipan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak serta pengasuh dalam menerapkan PHBS melalui edukasi cuci tangan enam langkah dan sikat gigi yang benar. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Januari 2025 dengan metode ceramah interaktif, tanya jawab, serta demonstrasi langsung. Peserta kegiatan terdiri dari anak-anak usia dini yang berusia 2-6 tahun yang berjumlah 25 anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak- anak dalam mencuci tangan dan menggosok gigi. Anak-anak mulai terbiasa mencuci tangan dengan benar sebelum makan dan setelah dari toilet, serta menyikat gigi secara rutin. Kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan pola hidup sehat di lingkungan penitipan anak.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 9 PEKANBARU Lailiyana, Lailiyana; Susilawati, Elly; Sari, Septi Indah Permata
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a health problem that is often experienced by adolescents, especially young women. This condition occurs when the body lacks hemoglobin in the blood, which functions to carry oxygen throughout the body. Adolescent girls are at a higher risk of developing anemia due to various factors, such as a poor nutritional diet, menstruation, and a lack of understanding of the importance of iron intake. The results of the 2020 Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI) found that 29.6% of adolescent girls aged 10-18 years in Riau Province suffered from anemia. The impact of anemia on adolescents includes reduced productivity, especially low academic achievement and other creative activities. The main cause of anemia in adolescent girls is an imbalance in nutritional intake containing iron triggered by a lack of knowledge about foods containing iron. The purpose of this community service activity is to increase adolescent girls' knowledge about anemia. The activity was carried out at SMPN 9 Pekanbaru and was attended by 30 ninth grade female students. The method of the activity was to provide education in the form of counseling in one meeting for approximately 2 hours including brainstorming, games and questions and answers. The material presented was about; the definition of anemia, the causes and impact of anemia on the health of adolescent girls. The activity was evaluated using pretest and posttest questionnaires. The results showed an increase in adolescents' knowledge before and after the education, from an average score of 7.26 in the pretest to an average score of 9.76 in the posttest. Adolescents need to be regularly educated about anemia as a way to prevent anemia in adolescent girls and its impact on health.
PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA BAHAGIA, KELUARGA SEJAHTERA MELALUI PENDEKATAN PROMOTIF DAN PREVENTIF Syari, Mila; Nurrahmaton, Nurrahmaton; Rauda, Rauda; Juliani, Sri; Harahap, Novy Ramini
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan individu yang berusia 60 tahun keatas yang mengalami proses penuaan yang ditandai dengan penurunan fungsi organ dan kerentanan terhadap penyakit. Jumlah lansia di Indonesia terus meningkat, sehingga diperlukan Upaya promotive dan preventif untuk menjaga kualitas hidup mereka. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan lansia terkait pola makan sehat,aktifitas fisik dan menajemen stress lanisa. Untuk mengurangi kesakitan dan meningkatkan kesejahteraan lansia di perlukan Upaya promotive dan preventif pada lansia untuk hidup lebih baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan di Desa Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Sasaran kegiatan adalah lansia sejumlah 41. Bentuk pengabdian dilakukan dengan memberikan informasi dan edukasi kepada lansia. Informasi tentang tentang pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mngurangi rasa kesakitan yang dialami, penyuluhan tentang asupan makanan yang bergizi, olahraga ringan yang dilakukan minimal satu minggu sekali dan manajemen stress untuk mengurangi beban hidup lansia. Pemeriksaan kesehatan lansia dapat dilakukan secara rutin melalui posyandu lansia yang diadakan puskesmas setempat untuk dapat memeriksakan tekanan darah, gula darah dan kolesterol, imunisasi lansia dan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap jika diperlukan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia tentang gaya hidup sehat dan deteksi dini penyakit, serta meningkatnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Diharapkan intervensi ini dapat memicu perubahan perilaku dan meningkatkan derajat kesehatan lansia di desa tersebut.
EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT DAN DETEKSI DINI PENYAKIT BAGI LANSIA Harahap, Novy Ramini; Rauda, Rauda; Nurrahmaton, Nurrahmaton; Juliani, Sri; Syari, Mila
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap penyakit tidak menular, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Di Indonesia, prevalensi hipertensi pada lansia usia ≥ 55 tahun mencapai hingga 55,2 %, dan prevalensi diabetes melitus pada kelompok lansia berkisar 6,29 %, di Kabupaten Langkat sendiri, data menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 26,36 %. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi gaya hidup sehat dan deteksi dini penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Sasaran kegiatan adalah lansia sejumlah 35 orang. Bentuk pengabdian meliputi edukasi mengenai gaya hidup sehat (pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, manajemen stres) dan pemeriksaan deteksi dini (tekanan darah, gula darah). Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung pemeriksaan kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia tentang gaya hidup sehat dan deteksi dini penyakit, serta meningkatnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Diharapkan intervensi ini dapat memicu perubahan perilaku dan meningkatkan derajat kesehatan lansia di desa tersebut.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENERAPAN YOGA PRENATAL UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN IBU HAMIL Susanti, Ari; Magdalena, Magdalena; Hindratni, Findy
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan yang terjadi selama kehamilan akan dialami ibu mulai dari trimester pertama hingga trimester ketiga kehamilan. Perubahan yang terjadi dalam tubuh ibu selama proses kehamilan membutuhkan suatu adaptasi sehingga tidak jarang ibu akan mengalami ketidaknyamanan dalam perubahan tersebut. Yoga prenatal dapat mengurangi ketidaknyamanan dalam kehamilan dan membantu mempersiapkan kondisi fisik dan psikis ibu hamil dalam menghadapi persalinannya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberdayakan pengetahuan dan keterampilan keluarga ibu hamil dalam melaksanakan prenatal yoga Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Tri Dharma perguruan tinggi. yang berlokasi di Kelurahan Harjosari Kota Pekanbaru. Sasaran pengabmas adalah keluarga Ibu hamil yang berjumlah 13 orang dengan bentuk pengabmas berupa penerapan yoga , meningkatkan pengetahuan dan kemampuan keluarga ibu hamil dalam upaya mengatasi dan mengurangi ketidaknyamanan dalam kehamilan. Pelaksanaan kegiatan ini dalam bentuk pemberian materi ketidaknyamanan pada ibu hamil dan praktik prenatal yoga kepada keluarga ibu hamil. Hasil kegiatan, terdapat peningkatan pengetahuan tentang ketidaknyamanan pada ibu hamil pada keluarga ibu hamil serta ketrampilan praktik yoga dan tercapainya peningkatan kemampuan keluarga ibu hamil tentang praktik yoga prenatal dalam mengatasi ketidaknyamanan pada kehamilan.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM MELAKUKAN SKRINING ANTENATAL DETEKSI DINI TINGKAT RESIKO KEHAMILAN MENGGUNAKAN KSPR Susilawati, Elly; Yanti, Yanti; Alza, Yessi; Anjar, Agus
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan yang mengancam Kesehatan dan kesejahteraan ibu dan janinnya. Kondisi seperti ini mengharuskan untuk mendapatkan perawatan dari tenaga Kesehatan terlatih dan khusus (National Institutes of Health, 2017). Kehamilan dianggap beresiko tinggi bila ada potensi komplikasi yang dapat mempengaruhi ibu, bayi, atau keduanya. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu dalam melakukan skrining deteksi dini resiko tinggi dalam kehamilan. Metode pelaksanaan pengabmas yang dilakukan berupa pelatihan bagi kader dalam bentuk pembekalan materi, demonstrasi dan praktik cara pengisian KSPR sebagai alat deteksi dini skrining ANC resiko tinggi dalam kehamilan dan evaluasi penerapan di lapangan. Tempat pelatihan dilakukan di kantor desa dan kegiatan praktik cara pengisian KSPR diadakan pada Posyandu. Hasil yang didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta, yaitu dari rata-rata nilai 45 menjadi rata-rata 70 melalui pretest dan posttest, dan terdapat peningkatan kemampuan kader dalam pengisian KSPR yaitu dari rata-rata 40 menjadi rata-rata 65. Disarankan kepada kader posyandu di Desa Ranah Singkuang agar dapat rutin melakukan skrining deteksi dini resiko tinggi pada kehamilan dengan menggunakan KSPR pada saat hari buka posyandu dan pada saat pelaksaan kelas ibu hamil.