cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
ISSN : 28078829     EISSN : 28078659     DOI : https://doi.org/10.51878/educator.v2i1
Core Subject : Education,
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
PENERAPAN MODEL PJBL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR SEDERHANA BAGI SISWA KELAS TUJUH MTS NEGERI 6 TULUNGAGUNG AFFANDI, SRI HARIYANI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.2747

Abstract

Research objectives The application of the PjBL model in the practice of writing simple procedural texts is a step in measuring the practice of learning integrated Indonesian language skills, namely learning the skills of writing procedural texts according to the structure and characteristics of the language. The type of procedural text that is assessed is a simple procedural text on how to do something, namely the procedural text on How to Perform Wudu Correctly. How to make something. So the assessment is integrated between making the text according to the structure (introduction & steps) and analyzing errors in the use of linguistic characteristics of the procedural text (command sentences, suggestions sentences, use of number words in the form of measurements). In this regard, Indonesian language teachers utilize the PjBL learning model. With the PjBL model, it is hoped that the learning objectives and assessment practice will be to write simple procedural texts that are useful for students as subjects of learning Indonesian. ABSTRAKTujuan penelitian tindakan kelas berjudul Penerapan model PjBL dalam praktik mnilis teks prosedur sederhana merupakan langkah pengukuran praktik pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia terpadu, yakni pembelajaran keterampilan menulis teks prosedur sesuai struktur dan ciri kebahasaannya. Adapun jenis teks prosedur yang dinilai adalah teks prosedur sederhana cara melakukan sesuatu, yakni teks prosedur Cara Melakukan Wudu Yang Benar. Cara membuat sesuatu. Jadi penilaiannya secara terpadu antara pembuatan teks sesuai struktur (pendahulua& langkah-langkah) dan analisis kesalahan penggunaan ciri kebahasaan teks prosdur diperlukan ( kalimat perintah, kalimat saran, penggunaan kata bilangan berbentuk ukuran). Dalamkaitan ini guru bahasa Indonesia memmanfaatkan model belajar PjBL. Dengan model PjBl diharapkan tujuan pembelajaran dan penilaian praktik menulis teks prosedur sederhana yang bermakan bagi siswa selaku subjek belajar bahasa Indonesia.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WINDOW SHOPPING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IXF MTs DARUL A’MAL METRO NGATIYEM, NGATIYEM
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.2748

Abstract

Pembelajaran window shopping ini mengacu pada teori belajar kooperatif konstruktivistik yang menggiring siswa untuk membangun sendiri pengetahuan yang lebih bermakna karena merupakan hasil interaksi dengan obyek, fenomena, pengalaman, dan lingkungan yang ada, siswa lebih mudah menemukan dan memahami konsep yang sulit jika mereka saling berdiskusi dengan temannya, saling bekerja sama dalam kelompok, dan saling membantu memecahkan masalah-masalah yang kompleks terkait materi yang sedang dipelajari. Sehingga aktivitas siswa dalam pembelajaran di kelas dapat tercipta, melalui pengalaman bermakna pengetahuan serta keterampilan akan mudah diperoleh.Penelitian tindakan kelas tentang penerapan model pembelajaran window shopping bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas IXF MTs Darul A’Mal Metro tahun pelajaran 2019-2021, yang di laksanakan dalam 2 siklus pembelajaran dan masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 5 pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborasi dengan teman sejawat. Pelaksanaan penelitian mengikuti alur tahapan Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan pembelajaran window shopping dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IXF MTs Darul A’Mal Metro tahun pelajaran 2019-2020, rata-rata aktivitas belajar 80,23% dengan kriteria sangat baik serta meningkatkan hasil belajar dengan rata-rata kelas 75,20 dan 85,19% siswa mampu mencapai KKM
TINJAUAN ILMIAH TENTANG PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMINIMALISASI DEKADENSI MORAL DI MTs. HASYIM ASY’ARI KECAMATAN SUMBERSUKO KABUPATEN LUMAJANG NURFADILAH, IDA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.2760

Abstract

This research includes qualitative descriptive research, which has natural characteristics as a direct data source. Data analysis using inductive analysis. The type of research used is a case study, which in this case relates to: the role of Islamic religious education in minimizing moral decadence in MTs. Hasyim Asy'ari, Sumbersuko District, Lumajang Regency. Based on data analysis carried out using qualitative descriptive methods, it can be concluded, MTs students' moral decadence. Hasyim Asy'ari, Sumbersuko District, Lumajang Regency is evil behavior or delinquency of young people, a symptom of social illness in children and teenagers caused by a form of juvenile delinquency which has the effect of social neglect, so that they develop forms of deviant behavior. Implementation of Islamic religious education at MTs. Hasyim Asy'ari, Sumbersuko District, Lumajang Regency is doing well because the teacher in the field of religious studies in carrying out his duties does not only provide material, but more than that, namely adding the basics of faith and upholding morals in daily life. Islamic religious education plays a very important role in minimizing students' moral decadence. This is in accordance with the results of interviews and observations. ABSTRAKPenelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif, yang memiliki karakteristik alami sebagai sumber data langsung. Analisis data dengan analisis induktif. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus, yang dalam hal ini berkaitan dengan: peran pendidikan agama Islam dalam meminimalisasi dekadensi moral di MTs. Hasyim Asy’ari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dapat disimpulkan, Dekadensi moral siswa MTs. Hasyim Asy’ari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang adalah perilaku jahat atau kenakalan anak- anak muda, merupakan gejala sakit secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk kenakalan remaja yang berefek pengabaian sosial, sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Pelaksanaan Pendidikan agama Islam di MTs. Hasyim Asy’ari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajangberjalan baik karena guru bidang studi keagamaan dalam melaksanakan tugasnya tidak hanya menyempaikan materi saja, akan tetapi lebih dari itu yaitu menambahkan dasar-dasar keimanan dan menjunjung tinggi akhlaqul karimah dalam kehidupan sehari hari. Pendidikan agama Islam sangat berperan dalam meminimalisasi dekadensi moral siswa hal ini sesuai dengan hasil wawancara dan hasil observasi.
PENERAPAN MODEL WORD SQUARE UNTUK MENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI KELAS XI IPS MAS ASY-SYARIF SIDANG KOTO LAWEH GUSNITA, ENDRI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v3i4.2761

Abstract

This research aims to determine the increase in student learning activities in geography learning in Class XI S MAS Asy-Syarif Sidang Koto Laweh District Tilatang Kamang Kab. Agam after implementing the word square model. The subjects in this research were 14 students of class XI IPS MAS Asy-Syarif. The data collection methods used in this research are interview and observation methods. The data analysis technique used is qualitative. The results of this research show that there was a significant increase in student learning activities, namely in cycle I students who had at least good activity were 35.71% to 85.7% in cycle II. This shows that the application of the word square learning model can increase the learning activities of Class XI IPS students at MAS Asy-Syarif Sidang Koto Laweh for the 2023-2024 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran geografi di Kelas XI S MAS Asy-Syarif Sidang Koto Laweh Kec.Tilatang Kamang Kab.Agam setelah penerapan model word square. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS MAS Asy-Syarif yang berjumlah 14 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan observasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan mengenai aktivitas belajar siswa yaitu pada siklus I siswa yang memiliki aktivitas minimal baik adalah 35,71% menjadi 85,7% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran model word square dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Kelas XI IPS di MAS Asy-Syarif Sidang Koto Laweh Tahun Pelajaran 2023-2024.
IMPROVING THE VOCABULARY OF SPECIAL NEEDS STUDENTS THROUGH THE DRILLING METHOD AT PKBM WINDSOR BEKASI HENNY, HENNY; EDI, SYAMSI; RUSMIATI, YANTI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i1.2813

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Drilling Method at PKBM Windsor Homeschooling Bekasi, this study used the action research method. Data collection was taken by a series of steps: planning, action, observation, and reflection. Two special needs students at PKBM Windsor Bekasi served as the research objects. Research results show that the drilling method can be implemented well. Research indicates that using the drilling method can improve students' vocabulary mastery. Based on observation, the results show an increasing growth of vocabulary and understanding, an average of 70%, a significant result for special needs students, from cycles 1-6. The results of this research are important for improving special needs students' vocabulary. ABSTRAKKajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode drilling yang dilaksanakan di Homeschooling PKBM Windsor Bekasi. Studi ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Data diperoleh melalui perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah dua siswa berkebutuhan khusus di PKBM Windsor Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode drilling telah dilaksanakan dengan baik. Penelitian, yang menunjukkan bahwa penggunaan metode drilling dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa berkebutuhan khusus. Berdasarkan pengamatan, hasilnya menunjukkan peningkatan pertumbuhan dan pemahaman kosakata. rata-rata sebesar 70%, hasil yang signifikan bagi siswa perlu khusus, dari siklus 1-6. Hasil penelitian ini memberikan makna penting bagi peningkatan kebutuhan kosakata siswa khusus.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGUNGKAPKAN MONOLOG DESKRIPTIF LISAN MELALUI SISTEM ICARE DI KELAS IX.2 SMP BAITURROSYID BOARDING SCHOOL PADANG ASTATI, ERA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i1.2831

Abstract

This Classroom Action Research (PTK) is an effort to improve the skills of expressing simple descriptive monologues that are acceptable (literary) for class IX.2 students at SMP Baiturrosyid Boarding School Padang. This research is an answer to the difficulties of English teachers when teaching students in the oral cycle. This implementation (PTK) uses three cycles with the ICARE system which goes through five stages, namely, Introduce, Connect, Apply, Reflect and Extend. The results of data analysis obtained from qualitative and quantitative student observations and questionnaires obtained from learning process assessment documents and individually show that by using the ICARE system, students can improve their skills in expressing simple oral descriptive monologues that are acceptable and there are improvements as follows: (1) increasing students' skills in expressing simple descriptive monologues, (2) increasing students' abilities in using acceptable spoken English with relatively correct pronunciation, generally fluently and using the right sentence structure, (3) increasing students' courage in expressing simple descriptive monologues. ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas (PTK) ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan keterampilan mengungkapkan monolog Deskriftif sederhana yang berterima (literary) bagi siswa kelas IX.2 di SMP Baiturrosyid Boarding School Padang. Penelitian ini sebagai jawaban dari kesulitan guru bahasa Inggris ketika membelajarkan siswa pada siklus lisan. Pelaksanaan (PTK) ini menggunakan tiga siklus dengan sistem ICARE yang melalui lima tahapan yaitu, Introduce (Kenalkan), Connect (Hubungkan), Apply (Terapkan), Reflect (Refleksikan) dan Extend (Perluaslah). Hasil analisis data yang diperoleh dari hasil pengamatan dan angket siswa secara kualitatif dan kuantitaif diperoleh dari dokumen penilaian proses pembelajaran dan secara individu menunjukkan bahwa dengan menggunakan sistem ICARE, dapat meningkatkan keterampilan siswa mengungkapkan monolog Deskriftif lisan sederhana yang berterima terdapat peningkatan sebagai berikut:(1) meningkatnya keterampilan siswa mengungkapkan monolog Deskriftif sederhana, (2) meningkatnya kemampuan siswa didalam menggunakan bahasa Inggris lisan yang beterima dengan pengucapan yang relatif tepat, pada umumnya lancar dan menggunakan struktur kalimat yang tepat, (3) meningkatnya keberanian siswa dalam mengungkapkan monolog Deskriftif sederhana.
PERAN GURU SEBAGAI PEMBIMBING ADAB SESUAI DENGAN SILA KE-2 PACANCASILA PADA SISWA KELAS 2 SD NEGERI PALESANGGAR 5 WIDIANTI, YUNITA TRI; WIJAYA, BAGUS RAHMAD
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i1.3040

Abstract

The aim of this research is to understand the role of teachers in guiding adab and find out the obstacles in guiding adab in accordance with the 2nd principle of Pancasila in grade 2 students at SD Negeri Palesanggar. This research uses descriptive qualitative. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The results of this research show that the role of teachers plays an important role in guiding students' manners, good manners in accordance with the 2nd principle of Pancasila. Teachers are responsible for guiding students' manners at school, teachers guide students during teaching and learning activities. The obstacles in guiding students' manners are students who are lazy about studying, naughty, social media which is not good influence and the influence of the surrounding environment is not good. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah Untuk mengatahui peran guru dalam membimbing adab dan mengetahui hambatan dalam membimbing adab sesuai dengan sila ke-2 pancasila pada siswa kelas 2 SD Negeri Palesanggar. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan peran guru berperan penting dalam membimbing adab siswa,adab baik sesuai sila ke-2 pancasila. Guru bertanggung jawab dalam membimbing adab siswa di sekolah, guru dalam membimbing siswa dilakukan saat kegiatan proses belajar mengajar. Untuk kendala-kendala dalam membimbing adab siswa yaitu siswa malas belajar, nakal, media sosial yang tidak baik mempengaruhi dan pengaruh dari lingkungan sekitar yang kurang baik.
KREATIFITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PRAKOSO, KRISTIAN ANDHI; JUNTAK, JUSTIN NIAGA SIMAN
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i1.3140

Abstract

Christian Religious Education teachers at the Foundation have attempted to implement creative teaching methods, such as using PowerPoint during lessons, singing, group assignments, and ice-breaking activities. However, it turns out that these teachers face difficulties; many students are disengaged, unfocused during lessons, and often neglect homework due to a lack of motivation in the classroom. The issues addressed in this study are: first, how creative are the Christian Religious Education teachers at the Krida Wacana Sragen Foundation? Second, what is the role of teacher creativity in motivating students? The objectives of the research are as follows: first, to describe the forms of teacher creativity in teaching Christian Religious Education. Second, to explain the impact of teacher creativity on student motivation. The research method used is qualitative descriptive. The results of this study reveal that when Christian Religious Education teachers at the Krida Wacana Sragen Foundation employ various creative efforts, there is an increase in student motivation. ABSTRAKGuru Pendidikan Agama Kristen di Yayasan telah mencoba melakukan metode pembelajaran yang kreatif antara lain dengan menggunakan power point saat mengajar, menyanyi, mengerjakan tugas secara kelompok, dan ice breaking (mencairkan suasana). Namun ternyata guru Pendidikan Agama Kristen di Yayasan memiliki kesulitan atau masalah, banyak murid yang asik sendiri, tidak fokus di dalam mengikuti pelajaran bahkan tugas-tugas atau PR yang diberikan kadanglaka banyak yang tidak mengerjakan karena kurangnya motivasi belajar peserta didik dalam proses belajar dikelas. Ada pun rumusan masalah yang hendak diangkat adalah pertama, bagaimana kreativitas guru Pendidikan Agama Kristen di Yayasan Krida Wacana Sragen? Kedua, bagaimana peran kreativitas guru terhadap motivasi belajar peserta didik. Ada pun tujuan penelitian diungkapkan sebagai berikut: Pertama, mendeskripsikan bentuk-bentuk kreativitas guru dalam pengajaran Pendidikan Agama Kristen. Kedua, menjelaskan dampak kreativitas guru terhadap motivasi belajar peserta didik. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ketika guru PAK di Yayasan Krida Wacana Sragen telah melakukan berbagai upaya kreativitas dan hasilnya siswa juga memiliki peningkatan motivasi belajarnya.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PENGAJARAN BIPA: TINJAUAN LITERATUR PRASANTY, ARUM BERLIANA; NURLINA, LAILY
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i1.3350

Abstract

In the era of globalization nowadays, BIPA is a means to increase the level of exposure and knowledge of the outside world to the culture and language of the Indonesian people. Therefore, in the implementation of BIPA learning, the use of learning media based on local wisdom is very relevant and strategic. Learning media based on local wisdom is one of the innovative solutions that makes it easier for BIPA learners to understand the vocabulary they find in their daily lives in the community. The learning media based on local wisdom in this study includes information and communication technology in the form of software and hardware that can support teaching and learning activities to be more effective. In this study, we will review several literatures regarding the use of learning media based on local wisdom in BIPA learning so that readers can get accurate references to be able to enrich the references of BIPA teachers who want to find new innovations in their teaching practices, especially innovations in learning media applications based on local wisdom. The method used in this study is a literature review. This method was carried out by collecting ten scientific articles in Indonesian-language journals obtained from the Google Scholar database. The literature obtained ranges from 2017 to 2024. Of the ten articles analyzed, research on the use of learning media based on local wisdom in BIPA learning is used in BIPA learning at a certain level. From the entire article, a lot of information is produced to support effectiveness and more meaningful learning for BIPA learners. ABSTRAKDalam era globalisasi seperti sekarang, BIPA merupakan sarana untuk meningkatkan kadar ekspos dan pengetahuan dunia luar terhadap budaya dan bahasa orang Indonesia. Maka dari itu, dalam pelaksanaan pembelajaran BIPA, pemanfaatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal menjadi sangat relevan dan strategis. Media pembelajaran berbasis kearifan lokal menjadi salah satu solusi inovatif yang memudahkan pemelajar BIPA memahami kosakata yang mereka temukan dalam keseharian di masyarakat. Media pembelajaran berbasis kearifan lokal pada penelitian ini meliputi teknologi informasi dan komunikasi berupa perangkat lunak maupun perangkat keras yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar agar lebih efektif. Pada penelitian ini akan mengkaji beberapa literatur mengenai pemanfaatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal pada pembelajaran BIPA agar pembaca dapat memperoleh referensi yang akurat untuk dapat memperkaya referensi para pengajar BIPA yang ingin mencari inovasi baru dalam praktik mengajarnya, terutama inovasi aplikasi media pembelajaran berbasis local wisdom. Metode yang digunakan pada kajian ini adalah studi literatur (literature review). Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan sepuluh artikel ilmiah pada jurnal berbahasa Indonesia yang diperoleh dari database Google Scholar. Literatur yang didapat berkisar pada rentang tahun 2017 – 2024. Dari sepuluh artikel yang dianalisis, penelitian mengenai pemanfaatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal pada pembelajaran BIPA yang dimanfaatkan dalam pembelajaran BIPA pada tingkatan tertentu. Dari keseluruhan artikel tersebut banyak menghasilkan informasi untuk menunjang keefektifan dan pembelajaran yang lebih bermakna bagi para pemelajar BIPA.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN TAJWID AL QUR’AN KELAS IX MTS LUKMANUL HAKIM SAMARINDA UMAR, HUZAIFAH; RUSTANDI, ANDI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i2.3666

Abstract

This research aims to develop and determine the feasibility of Al Qur'an recitation learning media in class IX of Madrasah Tsanawiyah (MTs) Lukmanul Hakim Samarinda. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). At the analysis stage, literature studies and field studies were carried out, then at the design stage, namely making flowcharts and storyboards. Next, make the media according to the design that has been created and then validate it by media experts and material experts. Next, implementation is activities using learning media. The final stage is evaluation by looking at the suitability of the media and making a report. The research results obtained show that the learning media developed is suitable for use as learning media for Al-Qur'an teaching and learning materials, with a material expert validation percentage of 100% and media expert validation of 81.4%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran tajwid Al Qur’an di kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Lukmanul Hakim Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Pada tahap analisis dilakukan studi literatur dan studi lapangan, kemudian tahap desain yaitu membuat flowchart dan storyboard. Selanjutnya membuat media tersebut sesuai dengan desain yang telah dibuat lalu divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Selanjutnya implementasi yaitu kegiatan menggunakan media pembelajaran. Tahap akhir ialah evaluasi dengan melihat kelayakan media serta membuat laporan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi mengajar belajar Al-Qur’an, dengan perolehan presentase validasi ahli materi sebesar 100% dan validasi ahli media sebesar 81,4%.

Page 11 of 14 | Total Record : 140