cover
Contact Name
Purwono
Contact Email
purwono@uhb.ac.id
Phone
+6285327779177
Journal Mail Official
pimas@uhb.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.100, Kedunglongsir, Ledug, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28280814     EISSN : 28280814     DOI : https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1
Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS) adalah Kesehatan, Bisnis, Sains Teknologi, Sosial, Pendidikan, Ekonomi dan semua kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 175 Documents
Meningkatkan Pemahaman Teknik Mekatronika di Sekolah: Program Pengabdian Masyarakat di SMK Igasar Pindad Tasikmalaya Widyantoro; Hadiputranto, Rachmanto; Malik, Mochamad Irlan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v3i4.1663

Abstract

Teknologi mekatronika merupakan integrasi dari mekanika, elektronika, kontrol, dan sistem informasi yang berperan penting dalam industri modern. Dengan mekatronika, sistem otomatisasi dapat dikembangkan secara efisien, meningkatkan produktivitas dan kualitas produk di berbagai sektor, seperti manufaktur, pertanian, dan kesehatan. Contoh aplikasi mekatronika mencakup lengan robot dan mesin bubut yang mengunakan kontrol numerik, yang dapat menjalankan tugas kompleks dengan program yang dapat disesuaikan.Meskipun potensi mekatronika tinggi, pemahaman dan penerapannya di masyarakat, terutama di daerah pedesaan, masih rendah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik mekatronika kepada siswa, guru, dan pemuda melalui pelatihan dan workshop, sehingga mereka dapat memahami prinsip dasar dan penerapan mekatronika dalam kehidupan sehari-hari serta usaha kecil. Universitas Mayasari Bakti di Tasikmalaya telah menghasilkan inovasi, seperti sistem Motor Operated Valve (MOV) untuk penyiraman tanaman dan pemantauan inkubator telur bebek berbasis IoT. Kolaborasi dengan SMK Igasar Pindad bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mekatronika, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan memperkuat kompetensi dalam menghadapi era industri 4.0.
Edukasi Penggunaan Obat dan Perawatan Luka Pasca Khitanan Massal di Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Damanik, Ferina Septiani; Sri Wahyuni; Cut Intan Annisa Puteri; Kiki Rawitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.1917

Abstract

Khitan merupakan prosedur bedah minor yang umum dilakukan sebagai bagian dari tradisi agama dan budaya di Indonesia. Namun, praktik ini tetap memiliki risiko komplikasi, terutama apabila perawatan luka pasca-prosedur tidak dilakukan dengan benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua atau wali dalam penggunaan obat dan perawatan luka pasca-khitan pada kegiatan khitanan massal di Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Metode pelaksanaan meliputi pemberian paket obat-obatan, penyuluhan, serta demonstrasi praktik perawatan luka kepada 30 peserta khitan dan orang tua pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berusia 8–10 tahun, sehingga peran orang tua menjadi krusial dalam mendukung penyembuhan luka. Edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman orang tua mengenai dosis dan cara penggunaan obat, teknik pembersihan luka, prinsip asepsis, serta tanda-tanda infeksi yang harus diwaspadai. Evaluasi lisan menunjukkan adanya peningkatan rasa percaya diri orang tua dalam melakukan perawatan luka di rumah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi yang efektif untuk diterapkan pada kegiatan khitanan massal di komunitas lainnya guna meminimalkan risiko komplikasi pasca-khitan.
Edukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Konsep 5R pada Pekerja HSSE di PT.Terminal Petikemas Surabaya Alimufti, Aldin taufal; Sunaryo, Merry
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2002

Abstract

Permasalahan operasional seperti ketidakteraturan dan kurangnya disiplin kerja di lingkungan terminal petikemas dapat menurunkan produktivitas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja mengenai pentingnya penerapan metode 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) sebagai solusi untuk menciptakan lingkungan kerja yang efisien dan aman. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi kepada 108 responden pekerja HSSE di PT Terminal Petikemas Surabaya, dengan efektivitas program diukur menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan. Jumlah peserta dengan pemahaman kategori ‘Baik’ meningkat drastis dari 50,0% pada pre-test menjadi 88,9% pada post-test, sementara kategori ‘Kurang’ berhasil ditekan dari 16,7% menjadi hanya 2,8%. Disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi ini terbukti sangat efektif dalam meningkatkan dan menyeragamkan pemahaman pekerja, serta berhasil menciptakan landasan pengetahuan yang solid untuk mendukung implementasi budaya 5R secara berkelanjutan
Pelatihan Kader Jumantik dalam Pengendalian Vektor DBD Desa Pandak Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas Firdaust, Mela; Widyanto, Arif; Budiono, Zaeni; Abdullah, Sugeng; Santjaka, Aris; Tata Gunawan, Asep; Yulianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.1947

Abstract

The government conducts a program to reduce dengue cases by focusing on preventive. However, the PSN movement launched by the Regent of Banyumas was not optimal. This activity aims to increase the knowledge of jumantik cadres to control of dengue vectors. Pandak Village is a dengue-endemic village. The number of cadres in Pandak Village is 25 peoples, each RT has one jumantik cadre. The implementation of PSN 3M Plus has gone well, but it is not optimal. In its implementation, cadres have not fully understood the larval monitoring instruments that must be filled and how to control them. After the implementation of jumantik cadres training, knowledge of dengue vector control methods increased to 88% which has a very good value category. Cadres have been able to mention breeding places and resting places for dengue vectors. In addition, cadres were also able to mention how to control dengue vectors both physically, biologically and chemically. Each jumantik cadre has understood his duties, namely responsible for monitoring the larval indices together with the household jumantik and recapitulating data per week, and reporting per month to the jumantik coordinator. Periodic reporting of the tiered larval index will ensure the validity of the ABJ data presented in each Health Center. The data is used as a risk assessment of dengue transmission in the work area of the local health center.
Implementasi BOCARI Sebagai Solusi Penerangan Daerah Wisata di Kampung Wisata Dangean Widiyanto, Andi; Alan Kusuma; Wawan Sadtyo Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2027

Abstract

This community service program aims to implement BOCARI (Botol Cahaya Matahari) as an alternative lighting solution in tourist areas without electricity networks, specifically in Kampung Wisata Dangean, Boyolali. The lack of electricity infrastructure has limited the operational hours of Pasar Ngatpaingan, one of the village’s main attractions. The program applied a participatory approach through the installation of BOCARI, development of digital information boards, and training on digital marketing for the local community. Results show that the application of BOCARI extended market operational hours into the evening, increased visitor numbers, and reduced production costs. Furthermore, digital promotion activities improved online visibility of local tourism and strengthened the integration of history, education, and creative economy attractions. This initiative not only supports SDG 7 (Affordable and Clean Energy) but also contributes to SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) and SDG 11 (Sustainable Cities and Communities)..
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Menghadapi Tantangan Transformasi Digital dan Ekonomi Lokal Hima Barima
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2032

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Blater, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada aspek manajemen sumber daya manusia (SDM) dan literasi digital. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan SDM dalam usaha mikro serta terbatasnya kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pembagian tugas, kepemimpinan, motivasi, dan kedisiplinan dalam usaha. Peserta juga mulai mengenal dan mempraktikkan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Selain itu, kegiatan ini berhasil mendorong integrasi nilai-nilai lokal seperti gotong royong dan kebersamaan dalam pengelolaan usaha. Dengan demikian, program ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan, motivasi, dan daya saing masyarakat Desa Blater. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan lanjutan, penguatan manajemen keuangan, serta kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait.
Menuju UMKM Bankable: Simulasi Penggunaan SiApik (Aplikasi BI) Untuk Pencatatan Keuangan Digital Esti Saraswati; Lusi Yuliarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2039

Abstract

This community service program was designed to address the lack of financial literacy and digital accounting practices among micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Patikraja District, Banyumas. The aim was to improve financial recording skills by introducing SIAPIK, a digital financial recording application developed by Bank Indonesia that is compatible with SAK EMKM. The method used was a participatory and applicative approach involving 25 participants who were members of ASPIKMAS. The stages included preparation, socialization, direct training and simulation using real transaction data, continued by mentoring, and evaluation through pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ understanding and skills, with an average score increase of 32% between pre-test and post-test. All participants were able to record transactions, prepare profit and loss statements, and financial position reports using SIAPIK. The program concluded that participatory training with digital tools is effective in strengthening financial literacy and supports the readiness of MSMEs to become more bankable by producing credible financial reports.
Optimalisasi Perkembangan Bahasa Anak: Pencegahan Speech Delay melalui Membaca Interaktif bersama Orang Tua Di Nagari Persiapan Koto Tangah Lamo, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam Fikry, Zulian; Rizal, Gumi Langerya; Putriani, Lisa; Erlianti, Gustina; Aprisi, Sherly
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2040

Abstract

Speech delay is a developmental issue that frequently occurs in early childhood and affects communication, social skills, and academic readiness. This phenomenon is also found in Kanagarian Persiapan Koto Tangah Lamo, Agam Regency, where high gadget use and low family language stimulation are contributing factors. The “Optimizing Children’s Language Development” program was implemented as a community service initiative using a participatory approach through psychoeducation, interactive reading training, a family reading corner, a Storytelling Day, and evaluation activities. The results showed high enthusiasm from parents, increased understanding of speech delay, and greater awareness of the importance of interactive reading as a form of language stimulation. Parents expressed their hope that similar activities could be carried out continuously. Thus, interactive reading can serve as an effective strategy to prevent and address speech delay while also strengthening the culture of family literacy.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sistem Informasi: Integrasi Literasi Digital, Keamanan Siber, dan Kreativitas Online bagi Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai Zuhrufillah, Irfani; Abdul Rahim
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2058

Abstract

Belakangan ini, kasus penipuan siber makin sering menimpa kalangan ibu-ibu. Seluruh kegiatan harian ibu-ibu hampir 24 jam terpapar dengan smartphone, tetapi belum memiliki pemahaman yang cukup tentang keamanan digital. Dari keprihatinan itulah kegiatan pengabdian ini lahir, khususnya bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inspektorat Kabupaten Banggai, agar lebih sadar dan cakap dalam menggunakan teknologi secara aman dan bijak. Ibu memiliki peran penting sebagai gerbang ilmu bagi anak-anak dan keluarga. Masyarakat yang melek digital berawal dari rumah tangga yang mampu menggunakan teknologi dengan cerdas dan beretika. Karena itu, penulis merasa pelatihan literasi digital perlu dilakukan sebagai langkah kec il menuju masyarakat yang lebih sadar literasi digital di era modern ini. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan September 2025 di kantor Inspektorat Kabupaten Banggai. Metodenya meliputi ceramah yang menarik, praktik langsung menggunakan smartphone, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Ibu-ibu DWP menerima materi terkait keamanan dasar di WhatsApp, menilai berita hoaks, kontrol penggunaan gadget pada anak, dan membuat konten sederhana dengan Canva untuk menunjang kegiatan sehari-hari ibu-ibu DWP dalam mendukung kehidupan profesi mereka. Hasil pre-terst dan post-test menunjukkan kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 55 naik menjadi 95 setelah pelatihan. Sehingga dapat disimpulkan dampaknya baik untuk peningkatan kesadaran digital, keterampilan praktis, dan sikap etis peserta dalam menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Perencanaan Bisnis dan Keuangan pada Acara Workshop Kewirausahaan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kebumen Barokah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2061

Abstract

This community service activity aims to improve the entrepreneurial knowledge and skills of the members of the Aisyiyah Kebumen Branch through a workshop entitled “Business and Financial Planning.” The program was designed using a participatory approach involving 32 female participants who are micro-business actors. The implementation method consisted of three stages: preparation, interactive training, and evaluation. The analysis showed a significant improvement in participants’ ability to develop business plans and manage basic financial records. The average pre-test score of 58.4 increased to 87.2 after the training, indicating the effectiveness of hands-on learning methods. Beyond technical competence, the activity also fostered motivation and an entrepreneurial spirit based on Islamic values. The results demonstrated that collaboration between universities and women’s community organizations plays an essential role in strengthening women’s economic independence and empowerment. Therefore, this workshop has provided a tangible contribution to developing independent, productive, and sustainable entrepreneurship at the local community level.