cover
Contact Name
Tjahjono Prasodjo,
Contact Email
jurnal.fib@ugm.ac.id
Phone
+62274-513096
Journal Mail Official
baktibudaya.fib@ugm.ac.id
Editorial Address
Poerbatjaraka Building 2nd Floor, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada Sosiohumaniora St. No.3, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26559846     DOI : https://doi.org/10.22146
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat [BB] bertujuan untuk menerbitkan naskah hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Tulisan yang dimuat berupa analisis temuan atau refleksi kegiatan PkM yang terhilirkan untuk pemanfaatan secara lebih luas oleh masyarakat. Hilirisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak terbatas pada konsep, metode, sasaran PkM, hasil luaran PkM, dan refleksi kegiatan, tetapi juga aspek-aspek penguatan kapasitas masyarakat dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan. Cakupan BB adalah naskah luaran kegiatan PkM dengan tema kajian budaya dalam perspektif Indonesia.
Articles 82 Documents
Tanduk Alit Vol. 4(2) 2021 Editorial, Tim
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 4 No 2 (2021): 2021: Edisi 2
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.996 KB) | DOI: 10.22146/bakti.3404

Abstract

Kilas Kegiatan PKM Resiliensi dengan Shalawat: Pembuatan Buku Shalawat untuk Masyarakat Muslim Pekalongan Selatan dan Timur Revitalisasi Bahasa Jawa Bagi Siswa SLTA di Kabupaten Gunungkidul Penguatan Pemahaman Gaya hidup sesuai Protokol Kesehatan di SMA Negeri 1 Sleman Visualisasi Belajar di Rumah BDR bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar Selama Pandemi Sinergi Melawan Covid-19
Pelatihan Pembuatan Tas Kain bagi Kelompok Usaha Bersama Maju Bersama Sejahtera sebagai Program Community Empowerment Aryani, Dewi Isma; Tan, Tan; Janty, Indra
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.3609

Abstract

Maranatha Christian University has a vision and mission of the Three Pillars of Higher Education based on ICE values: integrity, care, excellence. Community service activities are aimed at community groups assisted by Kota Baru Parahyangan (KBP), members of the Maju Bersama Sejahtera Joint Business Group (KUBE). The method carried out through mentoring and creative experimental practices using treated fabric with ecoprint technique and sewn into the cloth bag products. Through this training hoped could create a community that is independent and able to work or be a creative entrepreneur to produce bag products that have aesthetic and even economic value. The activities carried out offline with 4 FSRD UK. Maranatha lecturers, 2 FSRD students, and 20 KUBE Maju Bersama Sejahtera participants, assisted by 6 committee members from the KBP team. The final activity result is that participants are able to produce cloth bags that have been trained by the lecturers. ===== Universitas Kristen Maranatha memiliki visi dan misi Tridharma Perguruan Tinggi berdasarkan nilai ICE, yakni integrity (integritas), care (kepedulian), dan excellence (keprimaan). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditujukan bagi kelompok masyarakat binaan Kota Baru Parahyangan (KBP) yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Maju Bersama Sejahtera. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan dan praktik eksperimental kreatif menggunakan kain yang diperlakukan secara teknik ecoprint dan dijahit menjadi produk pakai berupa tas kain. Diharapkan pelatihan ini nantinya dapat menciptakan masyarakat yang mandiri dan mampu berkarya atau berwirausaha kreatif untuk menghasilkan produk tas yang memiliki nilai estetika bahkan ekonomis. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara luring dengan jumlah anggota tim sebanyak 4 tenaga pengajar FSRD UK Maranatha, 2 orang mahasiswa FSRD, dan 20 peserta KUBE Maju Bersama Sejahtera, serta dibantu oleh 6 orang panitia dari tim KBP. Hasil akhir kegiatan ini adalah peserta mampu menghasilkan produk tas kain yang telah diajarkan oleh para pemateri saat pelatihan berlangsung.
'Menjadi Pelajar Cakap Digital’: Proyek Bersama Webinar dan Sosialisasi Kecerdasan Digital di Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta Triratnawati, Atik; Hidayah, Sita; Lazuardi, Elan
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.4040

Abstract

Nowadays, digital literacy is often considered as a compulsory competence for young people. The advancement in information technology has impacted societal lives in positive ways. However, this technology falls under suspicion for exerting negative influences in child development. In order to navigate the internet safely, young people need a particular skill. This community service program focused on assisting students to develop their digital literacy skills. The program took place between June-October 2021 in Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta, that provides secondary education for female students. The program was conducted in three (3) stages, i.e.: focus group discussion with students and teachers, webinar for students, and a collaborative project which resulted in three (3) different posters addressing internet-related problems. Before COVID-19, this school is considered relatively unique because students live in dormitory. In addition, the school also imposes ban of personal mobile phone. Since the pandemic hit, students returned to their home and school activities were conducted online. Such changes pose a number of challenges for students, particularly in terms of tim management, cyberbullying, and online privacy. Through this program, students were able to work together to reflect on their internet use and develop a safer way to navigate the internet. ==== Kecerdasan digital sering disebut sebagai satu kompetensi yang kini wajib dimiliki oleh anak muda. Asumsinya, kemajuan teknologi informasi tidak hanya memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial, tetapi juga dicurigai menciptakan pengaruh negatif bagi tumbuh kembang anak dan remaja. Agar dapat menavigasi dunia internet dengan aman, anak muda sekarang perlu mempunyai kecakapan tersendiri. Program pengabdian kepada masyarakat kali ini berfokus pada pendampingan pelajar tingkat sekolah menengah pertama dan atas dalam penggunaan internet sehari-hari. Mengambil lokasi di Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta, program ini dilakukan dalam tiga tahapan, yakni diskusi terpumpun (Focus Group Discussion, FGD) dengan guru dan siswi, webinar, dan proyek bersama pembuatan poster yang berlangsung pada bulan Juni hingga Oktober 2021. Seperti halnya pelajar di sekolah yang lain, penggunaan internet dan teknologi digital telah menjadi bagian integral dalam pembelajaran jarak jauh dan kehidupan sosial siswi Muallimat. Sebelum adanya pandemi, sekolah ini dikenal unik karena terpusatnya kehidupan siswi di sekolah melalui asrama serta adanya pembatasan pemakaian gawai pribadi. Sejak pandemi, siswi belajar di rumah masing-masing. Hal ini kemudian menyebabkan adanya perubahan kebiasaan. Siswi Muallimat menghadapi sejumlah permasalahan, yaitu manajemen waktu, perundungan daring, dan keamanan data pribadi. Melalui kegiatan proyek bersama, kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu mengidentifikasi persoalan-persoalan yang dihadapi siswi sekaligus mengasah keterampilan dan kecerdasan digital mereka.
Penggunaan Wahana Digital dalam Promosi dan Pemasaran Batik sebagai Kontekstualisasi Pelestarian Cagar Budaya Putranto, Andi; Revianur, Aditya; Oktavia, Syifa; Wijaya, Candrika Ilham; Zein, Yasmin Shafitri; Puspitasari, Intan; Adilia, Fatin; Sulistyo, Mohammad Yudi; Falah, Jalu Naufal
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.4074

Abstract

The development of marketing has increasingly taken advantage of digital platforms. The use of digital marketing through social media can effectively and efficiently promote Candi Banyunibo and batik Banyunibo. Batik Banyunibo is a handicraft which is made by the local community. The digital promotion has many advantages because it can attract more tourists to visit Candi Banyunibo to know Batik Banyunibo. This program contributes to producing and promoting Batik Banyunibo using a digital platform based on the preservation of cultural heritage. Promotional activities using Instagram by creating promotional content in the form of videos on the reels feature. The content contains many information, i.e. natural, cultural, and economic products based on cultural heritage. This article discusses promotion and marketing using digital platforms integrated with aspects of cultural heritage preservation. The benefits of using digital platforms can attract tourist interest in Candi Banyunibo, a community of cultural heritage observers, and increase knowledge and understanding of cultural heritage and Batik Banyunibo. ==== Perkembangan pemasaran produk dalam masyarakat pada masa kini semakin banyak memanfaatkan wahana digital. Penggunaan digital marketing melalui media sosial dapat secara efektif dan efisien mempromosikan dan memasarkan Candi Banyunibo serta hasil kerajinan batik yang dibuat oleh masyarakat sekitar. Promosi dan pemasaran digital memiliki banyak keunggulan karena dapat menjaring lebih banyak wisatawan domestik ataupun mancanegara untuk mengunjungi candi serta mengenal Batik Banyunibo. Program pengabdian masyarakat ini berkontribusi dalam usaha produksi dan promosi Batik Banyunibo menggunakan wahana digital berbasis pelestarian cagar budaya. Kegiatan promosi candi dan batik Banyunibo menggunakan media sosial Instagram dengan cara membuat konten promosi. Konten di sini berupa video pada fitur reels yang berisi informasi potensi alam, budaya, hingga potensi ekonomi yang menghasilkan produk berupa Batik Banyunibo. Artikel ini membahas promosi dan pemasaran menggunakan wahana digital diintegrasikan dengan aspek pelestarian cagar budaya. Manfaat dari penggunaan wahana digital adalah membangun minat wisatawan terhadap Candi Banyunibo, membantu menemukan komunitas pemerhati cagar budaya, dan menambah pengetahuan serta pemahaman tentang Candi Banyunibo.
Menghidupkan Storynomic Tourism: Mempromosikan Kuliner Ponorogo Melalui Penulisan Feature Hanidar, Sharifah; Moehkardi, Rio Rini Diah; Hernawati, Mala; Zahroh, Adiba Qonita
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.4075

Abstract

By taking into account the COVID-19 pandemic situation, which has a very significant impact on the education, economy, and tourism sectors, the Community Service Team of the English Studies Program, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada designed a series of training programs on feature writing focusing on the theme of Ponorogo unique culinary. The series of activities carried out in a blended learning method (online and offline) were intended for Class X students of SMAN I Babadan, Ponorogo, East Java. The activities were designed to improve the students’ writing and soft-skills, and to promote Ponorogo culinary tourism by applying a narrative-based tourism approach or creative content, which is also known as storynomic tourism. The team facilitated a series of training sessions on writing popular articles, assisted the students in conducting direct observations and interviews with the local culinary entrepreneurs, and assisted them in writing interesting features in either Indonesian or English. The output of the activity is a book entitled “Kumpulan Ulasan Kuliner Khas Ponorogo, Jawa Timur” published by the English Studies Program, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada. ==== Dengan memperhatikan situasi pandemi COVID-19 yang berdampak sangat signifikan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan pariwisata, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada merancang sebuah program pelatihan dan pendampingan penulisan feature yang mengangkat tema kuliner khas Ponorogo. Rangkaian kegiatan yang dilakukan secara bauran (daring dan luring) ini ditujukan untuk siswa- siswa Kelas X SMAN I Babadan, Ponorogo, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis dan softskills para siswa serta mempromosikan wisata kuliner Ponorogo dengan menerapkan pendekatan pariwisata yang berbasis narasi atau konten kreatif yang dewasa ini juga dikenal dengan storynomic tourism. Tim PkM memfasilitasi pelatihan penulisan artikel populer, mendampingi siswa-siswa melakukan observasi dan wawancara langsung kepada para pelaku usaha kuliner lokal Ponorogo, serta mendampingi proses penulisan feature yang menarik dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Luaran dari kegiatan PkM ini adalah sebuah buku berjudul “Kumpulan Ulasan Kuliner Khas Ponorogo, Jawa Timur” yang diterbitkan oleh Prodi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada.
Pelatihan Penulisan Cerita Lokal Bergenre Magis di Komunitas Sastra Darussalam Faruk, Faruk; Manshur, Fadlil Munawwar
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.4076

Abstract

The third-year of service activities (2021) at the Komunitas Sastra Darussalam were centered on training in writing local stories of the magical genre. Komunitas Sastra Darussalam has the potential to maximize the pesantren’s cultural background as the basis for their writing, such as through the genre of magical realism which is considered very close to their lives. Through training and mentoring held by the service community team, it is expected that they will ignite their ability to continue developing to compete at the national or global level. In the first year (2019), activities are focused on developing story ideas that produce mini-fictions about life with a pesantren background. In the second year (2020), service participants received training on writing realism genre literary works. So, in the third year (2021), the activities focused on the story’s substance, that is rewriting local stories (folklore) with the magical genre. From this training and mentoring that has been carried out, it was found that the tendency of writing local stories by KSD writers has shown its magical side. The stories explored by the participants were quite diverse, not only tending to explore local stories, but the participants also showed their tendencies as a pesantren community, some of them took stories with a magical substance that developed in Islam. ==== Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada tahun ketiga (2021) di Komunitas Sastra Darussalam dipusatkan pada pelatihan penulisan cerita lokal bergenre magis. Komunitas Sastra Darussalam sendiri adalah sebuah kelompok yang berpotensi menumbuhkan penulis-penulis yang dapat memaksimalkan latar budaya pesantren sebagai basis kepenulisan mereka, di antaranya, melalui genre realisme magis yang dianggap sangat dekat dengan kehidupan mereka. Pelatihan dan pendampingan yang diadakan oleh Tim Pengabdian ini diharapkan mampu memantik kemampuan anggota komunitas untuk terus berkembang dan bersaing dalam tataran nasional ataupun global. Jika tahun pertama (2019) kegiatan difokuskan pada pengembangan ide cerita yang menghasilkan fiksi mini mengenai kehidupan berlatar pesantren, tahun kedua (2020) peserta pengabdian mendapat pelatihan mengenai penulisan karya sastra bergenre realisme, dan pada tahun ketiga (2021), kegiatan difokuskan pada substansi cerita, yaitu menulis ulang cerita lokal (cerita rakyat) yang bergenre magis. Dari pelatihan dan pendampingan yang telah dilakukan ditemukan bahwa kencenderungan penulisan cerita lokal oleh penulis-penulis KSD telah menampakkan sisi magisnya. Cerita yang dieksplorasi peserta cukup beragam, tidak hanya cenderung pada eksplorasi cerita-cerita lokal, peserta juga menampakkan kecenderungan mereka sebagai masyarakat pesantren, yaitu sebagian di antara mereka mengambil cerita-cerita bersubstansi magis yang berkembang dalam Islam.
Pendampingan Pendokumentasian Bahasa: Kata-Kata Bijak Bahasa Wolio dan Istilah Maritim Bahasa Kaera Suhandano, Suhandano; Wijana, I Dewa Putu; Arimi, Sailal
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.4077

Abstract

Indonesia is known as the country with the most living language assets in the world after Papua New Guinea. However, one-third of the 718 indigenous languages in Indonesia are vulnerable and even threatened with extinction. Most of these languages are spoken in the central and eastern parts of Indonesia. Regarding efforts to protect, preserve and develop these vulnerable languages, the team of Program Studi Magister Linguistik, FIB, UGM took the initiative to provide language documentation assistance to the researchers and people in the Language Office (KB) of Nusa Tenggara Timur and the Language Office (KB) of Sulawesi Tenggara. Such facilitating and mentoring methods that were conducted include: firstly, observing and mapping the language aspects from the existing languages in NTT and Sultra to be decisively documented, secondly, model of providing assistance for documentation efforts, and thirdly, the writing form of documentation. After completing the facilitating and mentoring processes, it was expected that the researchers and documentation increased their passions and motivation in documenting the language aspects, their theoretical and methodological capacity in language documenting activities, and the number of documented languages. Besides, there was an increase of cooperation between Kantor Bahasa NTT and Sultra with Program Studi Magister Linguistik UGM. The results of this community service at the Language Office in NTT and Sultra show some completed activities i.e., (1) the identification of the legal basis for documenting the languages and mapping the potential language in NTT and Sultra to be documented, (2) the decision to document the linguistic aspects of maritime terms of the Kaera language in NTT, and words of wisdom or traditional expressions in Wolio language in Sultra, (3) the increase in the capacity of mentoring functions such as facilitating, presenting, feedback responding, delegating, participating, and inferencing, and (4) in addition to improving the ethics of mentoring, the teams worked together in terms of equality, cooperation and working together, and sustainability. ==== Indonesia dikenal sebagai negara dengan aset kekayaan bahasa terbanyak di dunia setelah Papua Nugini. Namun demikian, sepertiga dari 718 bahasa daerah di Indonesia itu mengalami kerentanan bahkan ancaman kepunahan. Kebanyakan bahasa itu berada di wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Sebagai upaya pelindungan, pelestarian, dan pengembangan bahasa yang rentan ini, Tim Pengabdian Prodi Magister Linguistik berinisiatif melakukan pendampingan pendokumentasian bahasa terhadap tim KB di Nusa Tenggara Timur dan KB Sulawesi Tenggara. Metode pendampingan yang dilakukan adalah, pertama, menyangkut penjajakan atau pemetaan aspek kebahasaan yang perlu didokumentasikan oleh tim KB NTT dan KB Sultra; kedua, model pendampingan terhadap upaya pendokumentasian; dan ketiga, wujud penulisan hasil pendokumentasian. Setelah mengikuti proses pendampingan, diharapkan muncul peningkatan gairah dan motivasi pendokumentasian bahasa bagi para peneliti di dua KB tersebut, di samping peningkatan pengetahuan teoretis dan metodologis di bidang linguistik, peningkatan jumlah aspek bahasa yang didokumentasi, serta peningkatan kerja sama antarlembaga bahasa tersebut bersama Program Studi Magister Linguistik UGM. Hasil dari pengabdian pada Kantor Bahasa di NTT dan Sultra ini menyangkut beberapa pokok kegiatan, yaitu teridentifikasinya landasan hukum dan potensi bahasa di NTT dan Sultra terkait dokumentasi bahasa, diputuskannya aspek kebahasaan yang didokumentasi adalah istilah maritim bahasa Kaera di NTT dan kata-kata bijak atau ungkapan bahasa Wolio di Sulawesi Tenggara, dan terjadinya peningkatan kapasitas fungsi pendampingan seperti pemfasilitasian (facilitating), pemaparan (presenting), pemberian umpan balik (feedback responding), pewakilan tim (delegating), pengerjasamaan (participating), dan pengambilan kesimpulan (inferencing), di samping peningkatan etika pendampingan, yaitu kesetaraan, kerja sama, dan sama-sama bekerja, serta keberlanjutan.
Pelatihan Bahasa Prancis Berbasis Media Audiovisual untuk Guru SMA dari 21 Kota di Indonesia Baskoro, B. R. Suryo; Udasmoro, Wening; Andriani, Merry
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.4078

Abstract

Audiovisual media-based French language training for high school teachers in Sumatra, Java and Eastern Indonesia aims to improve teachers’ abilities and provide access to audiovisual learning media especially for those serving in remote areas. French Literature Program FIB-UGM conducted it in collaboration with the French Embassy in Indonesia, Institut Français d’Indonésie, and TV5Monde. The success of socialization makes this program not only atrract high school teachers, but also by French lecturers from various universities and French teachers from five Institut Français d’Indonésie and Alliance Française. The program was conducted online and took place from 5 to 16 July 2021, followed by a total of 105 people. Participants were divided into 8 groups with a learning length of 27 hours / group. The training materials are divided into Modules A and B. Module A contains training on ‘exploring tv5monde.com sites for teachers’, ‘Accessing learning resources’, ‘using apprendre.tv5monde.com in the classroom’, and ‘understanding and using pedagogical tools on enseigner. tv5monde.com’. Module B contains everything in module A, ‘creating activities out of videos’, and ‘designing teaching sheets from audiovisual media’. This program provides access to teaching materials in the form of audio-visual documents that can be downloaded and used in classrooms that do not yet have adequate network infrastructure. This is an important contribution for teachers in the regions who often have difficulty accessing audio document teaching materials that suit the needs of their class. This training has been successfully improve the ability and confidence of high school and vocational teachers and produce output in the form of sitography (resources pages) databases easily accessible to teachers. ==== Pelatihan bahasa Prancis berbasis media audiovisual untuk guru SMA di Sumatra, Jawa, dan Indonesia Timur bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dan memberikan akses media pembelajaran audiovisual, khususnya bagi mereka yang bertugas di daerah-daerah terpencil. Prodi Sastra Prancis FIB UGM melaksanakannya dengan bekerja sama dengan Kedubes Prancis di Indonesia, Institut Français d’Indonésie, dan TV5Monde. Keberhasilan sosialisasi membuat program ini tidak hanya diikuti oleh para guru SMA, tetapi juga oleh para dosen prodi Sastra Prancis dari berbagai perguruan tinggi dan para pengajar bahasa Prancis dari lima Institut Français d’Indonésie dan Alliance Française. Program dilaksanakan secara daring dan berlangsung pada 5—16 Juli 2021 dengan diikuti oleh total 105 orang. Peserta dibagi menjadi 8 kelompok dengan lama pembelajaran 27 jam/kelompok. Materi pelatihan dibagi ke dalam Modul A dan B. Modul A berisi pelatihan tentang ‘menjelajah situs tv5mode.com’, ‘mengakses sumber-sumber pembelajaran’, ‘menggunakan apprendre.tv5monde.com di kelas’, serta ‘memahami dan menggunakan lembar-lembar pedagogik pada enseigner.tv5monde.com’. Modul B berisi semua yang ada di modul A, ‘membuat kegiatan dari video’ dan ‘merancang lembar pengajaran dari media audiovisual’. Program ini memberikan akses bahan ajar berupa dokumen audiovisual yang dapat diunduh dan digunakan di kelas yang belum memiliki prasarana jaringan yang memadai. Hal ini menjadi kontribusi penting bagi guru-guru di daerah yang sering kali kesulitan mengakses bahan ajar dokumen audio yang sesuai dengan kebutuhan kelasnya. Pelatihan ini terpantau berhasil meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri para guru SMA dan SMK serta menghasilkan output berupa basis data sitografi yang mudah diakses oleh para guru.
Pendampingan Pelatihan Penulisan Artikel Populer Berbasis Manuskrip Jawa bagi Anggota Komunitas Jangkah Nusantara Aminullah, Zakariya Pamuji; Habibah, Nurmalia
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.4079

Abstract

The Jangkah Nusantara Community is one of the manuscript-loving communities that has successfully launched a website with the address Jangkah.id. The site has several menus in the form of news, popular articles, information about scriptoriums, manuscript researchers, etc. This web is certainly useful, for the community itself and also for people in general, as a source of information that can distribute knowledge related to ancient manuscripts and their contents. However, since its launching, not many posts have been accessible in it. The approach to community stakeholder results in finding the problem that the members of the community still find it difficult to write popular article on the website. At the same time, they also have difficulties in reading Javanese sources. For these reasons, community service activities are conducted in two forms of training, namely: (1) Translation Class; and (2) Popular Writing Class, by inviting competent speakers/presenters. The objectives of these activities are (1) to develop the potential of the members of the Jangkah Nusantara Community as actors in the recontextualization of Javanese manuscript studies to wider community; and (2) to initiate internal community activities that aim at increasing the knowledge and capacity of its members. ==== Komunitas Jangkah Nusantara adalah salah satu komunitas pecinta naskah yang telah berhasil meluncurkan situs web dengan alamat jangkah.id. Situs tersebut memiliki beberapa bilik berupa berita, tulisan populer, informasi tentang skriptorium, sosok-sosok peneliti naskah, dll. Web ini tentu bermanfaat bagi masyarakat sebagai sumber informasi yang dapat mendistribusikan pengetahuan terkait manuskrip-manuskrip kuno dan juga isinya. Akan tetapi, semenjak situs web itu diluncurkan, tidak banyak tulisan yang dapat diakses. Pendekatan terhadap stake holder komunitas menghasilkan temuan masalah bahwa para anggotanya merasa masih kesulitan dalam mewujudkan tulisan populer di situs web. Secara bersamaan, mereka juga memiliki kendala dalam membaca sumber-sumber berbahasa Jawa. Untuk itu, kegiatan pengabdian diwujudkan ke dalam dua bentuk pelatihan, yaitu: (1) Kelas Alih Bahasa; dan (2) Kelas Menulis Populer, dengan mendatangkan narasumber/pemateri yang kompeten. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah (1) mengembangkan potensi anggota Komunitas Jangkah Nusantara sebagai aktor rekontekstualisasi studi manuskrip Jawa ke masyarakat secara luas; dan (2) menginisiasi kegiatan-kegiatan intern komunitas yang sifatnya untuk meningkatkan keilmuan dan kapasitas dari anggotanya.
Peningkatan Kapasitas Organisasi Perempuan Srikandi Lintas Iman melalui Pelatihan Pemberdayaan untuk Perdamaian Setyowati, Endah
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 5 No 1 (2022): 2022: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.4134

Abstract

Community Service Program (PkM) conducted by the Center for Study and Promotion of Peace (CSPP DWCU) was aimed at Srikandi Lintas Iman (SRILI), an interfaith women organization in the City of Yogyakarta. They needed to improve their works in the society by having perspective and skills in peacebuilding. By using learning methods for adults i.e., participatory, elicitive, and dialogue, CSPP DWCU conducted the series of training during 2017-2019. Based on the achievement indicator and its output, CSPP DWCU’s community service program has been successful. The target group actively participated in the serial of training and brought the idea of the trainings into advocacy in the community. Some of their activities were published in online and printed media as well in some academic journals during 2017-2019. ==== Kegiatan Pengadian kepada Masyarakat (PkM) oleh tim Pusat Studi dan Pengembangan Perdamaian Universitas Kristen Duta Wacana (PSPP-UKDW) ditujukan kepada Srikandi Lintas Iman (SRILI), sebuah organisasi perempuan yang bekerja dalam advokasi perdamaian lintas iman di Kota Yogyakarta. SRILI memiliki kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas anggota organisasi agar memiliki perspektif dan ketrampilan di bidang pengembangan perdamaian guna mendukung aktivitas advokasinya kepada masyarakat. PkM dilaksanakan dalam bentuk pelatihan berseri dalam tahun tahun 2017-2019 dengan menggunakan metode pelatihan bagi orang dewasa yang bersifat partisipatoris, elisitif dan menekankan dialog. Pelaksana PkM dapat memenuhi indikator capaian program dan luaran dalam bentuk jumlah pelatihan yang dilakukan dan adanya dokumentasi pengayaan modul yang disusun berdasarkan evaluasi setiap akhir pelatihan dan menjadi referensi untuk pelatihan berikutnya. Capaian keberhasilan PkM dari sisi kelompok sasaran adalah terpenuhinya indikator capaian program dan bentuk luaran, yakni partisipasi aktif kelompok sasaran dan jumlah aktivitas advokasi yang dipulikasikan lewat media elektronik dan tercetak maupun jurnak akademik dalam kurun 2017-2019.