cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2022)" : 20 Documents clear
Sosialiasi Lokasi Peta Rawan Genangan Kota Banjarbaru Menggunakan Teknologi Pengindraan Jauh di PUPR Banjarbaru Rony Riduan; Jamiyaturrasyidah Jamiyaturrasyidah; Riza Miftahul Khair; Chairul Abdi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2960.878 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4771

Abstract

Pemanfaatan SIG dan pengindraan jauh dapat meminimalkan dampak bencana. Pengindraan jauh bisa dimanfaatkan untuk memetakan resiko kejadian genangan dan banjir dengan memanfaatkan hasil analisis citra satelit. Kegiatan ini bertujuan memetakan wilayah resiko serta menyusun skala prioritas penanganan peristiwa genangan dan banjir yang terjadi di Kota Banjarbaru. Tingkat resiko genangan dan banjir diidentifikasi menggunakan metode analisis citra satelit pada platform Google Earth Engine untuk mengetahui sebaran probabilitas (hazard) dan tingkat kerawanan (vulnerability) banjir di wilayah Kota Banjarbaru. Parameter tingkat probabilitas banjir yang digunakan meliputi elevasi, slope, dan Gaussian Curvature. Tingkat kerawanan banjir dianalisis menggunakan parameter densitas populasi dan jalan. Genangan banjir didapatkan dari analisis NDWI pada platform Google Earth Engine (GEE). Namun dengan adanya kendala tutupan awan pada saat kejadian banjir/genangan pada bulan Januari 2021, maka untuk meningkatkan akurasi analisi, digunakan citra Sentinel-1 SAR GRD yang menggunakan dual-polarisasi C-band pada 5.405 GHz pita ganda VH.Hasil analisis disajikan dalam bentuk peta resiko dan skala prioritas penanganan banjir/genangan kang dibagi per kecamatan di kota Banjarbaru. Hasil kegiatan disampaikan melalui sosialisasi pada PUPR Banjarbaru yang juga dihadiri beberapa Instansi lain dan Kelurahan di lingkungan pemerintah Banjarbaru. Hal ini juga diharapkan dapat dijadikan masukan bagi pihak dinas PUPR untuk melakukan penataan sistem drainase, sempadan sungai maupun kawasan permukiman. 
Peningkatan Kualitas Kehidupan Masyarakat Desa Padasuka di Tengah Pandemi Covid-19 Endah Megawati; Tubagus Yudistira; Eka Iskandar; Sarah Adilah; Muhtadin Muhtadin; Sitti Chadidjah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.056 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4241

Abstract

Menilik kondisi saat ini yang serba sulit akibat pandemi Covid-19 yang tidak kunjung mereda, telah banyak berdampak pada berbagai sektor termasuk sektor sosial, ekonomi, keagamaan ataupun kesehatan. Tentunya diperlukan usaha bersama dalam meningkatkan iman serta imunitas tubuh sehingga seluruh aspek akan kembali berjalan kearah yang lebih baik. Adapun maksud dan tujuan dari diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk berkontribusi, membantu, dan meringankan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung menyajikan berbagai informasi yang diperoleh melalui wawancara ataupun observasi dari hasil tindak lanjut program yang berlangsung. Secara keseluruhan, kegiatan dapat berlangsung dengan baik. Tiga hal yang menjadi fokus utama dalam kegiatan pengabdian bergerak pada upaya sosial dalam membantu masyarakat desa Padasuka bertahan hidup di tengah pandemi. Kemudian dalam bidang kesehatan yang diaplikasikan dengan bentuk peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga protokol Kesehatan. Terakhir yang juga yang tidak kalah penting yaitu dengan membangun nilai-nilai keimanan dan spiritual yang kuat, berupa terselenggaranya kegiatan keagamaan.  Diharapkan dengan adanya kegiatan ini menjadi jalan awal terbukanya kesadaran akan pentingnya kepedulian antar masyarakat. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Covid-19, Kesadaran Masyarakat, Kegiatan Keagamaan
Sosialisasi Dan Implementasi Eco paving Block Untuk Pemberdayaan Masyarakat Industri Kecil Nursiah Chairunnisa; Ratni Nurwidayati; Husnul Khatimi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.314 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4088

Abstract

In South Kalimantan, coconut shell waste is enormous and is not utilized massively by the local community so that it covers river mouths and even fills the bottom of warehouses and people's houses, and waste/used coconut shells have piled up. This condition causes the river mouth to narrow so that it becomes a problem that is quite disturbing to the local community. Currently, most of the shell waste is used and only used as handicrafts and making briquettes. The use of coconut shell waste for paving blocks is one solution to utilize coconut shell waste into construction materials that support eco-green construction by reducing the cement content. Empowerment of local communities to process coconut shell waste as an eco-paving block construction material is useful in the long term for local communities and supports government programs in implementing the eco-green construction concept. Therefore, the initial step taken was socialization and implementation for small industry partners providing paving blocks in Banjarbaru, South Kalimantan related to manufacturing coconut shell waste as a building material for eco paving blocks. Furthermore, the results of this eco paving block are expected to be further disseminated to local communities to independently make eco paving blocks that can later be used for the construction of public space facilities and green open spaces
Pengenalan Budidaya Padi System of Rice Intensification (SRI) di Desa Sungai Rangas Kabupaten Banjar Untung Santoso; Riza Adrianoor Saputra; Antar Sofyan; Rabiatul Wahdah; Noor Khamidah; Noorkomala Sari; Muhammad Imam Nugraha; Muhammad Aulia Mahendra; Juanda Saputra
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.503 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4343

Abstract

Desa Sungai Rangas Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Kalimantan Selatan dengan hasil panen padi yang belum optimal karena masih menggunakan metode pertanian konvensional. Hal ini mendasari perlunya pengenalan Sistem pertanian organik dengan metode System of Rice Intensification (SRI) sebagai alternatif dalam pengembangan budidaya padi di Desa Sungai Rangas, tujuannya selain pertanian berbasis ramah lingkungan juga dapat mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mengenalkan SRI kepada petani sasaran Desa Sungai Rangas dilaksanakan pada Rabu, 22 September 2021. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu metode ceramah dan diskusi yang didasari oleh hasil observasi permulaan sebagai landasan penentuan tingkat pemahaman dan wawasan petani mengenai budidaya padi metode SRI. Alat pengukuran berupa kuisioner berisi daftar pertanyaan akan manfaat dan pengetahuan materi yang diberikan hal ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta kegiatan terhadap materi penyuluhan yang telah diinformasikan. Hasil dari kegitan ini yaitu seluruh peserta penyuluhan di Desa Sungai Rangas mengetahui tentang budidaya padi metode SRI (System of Rice Intensification) sedangkan evaluasi dari kegiatan ini yaitu akomodasi waktu yang lebih banyak dan penambahan acara praktek di persawahan dalam hal mempraktekan cara menaman dengan metode SRI di lahan persawahan Sungai Rangas agar peserta dapat langsung mempraktekannya sehingga dapat mengenali kendala dan tantangan secara langsung dalam menerapkan metode ini. Kedepannya peserta penyuluhan ingin mencoba menerapkan budidaya padi metode SRI di lahan sawah mereka. Kata kunci: sistem tanam, padi, peningkatan hasil, penyuluhan, pertanian berkelanjutan
Dversifikasi Kue Kering Kekinian Berbahan Baku Beras Merah Lokal dan Sagu Noor Mirad Sari; Violet Violet; Khairun Nisa; Ayu Manipa
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.805 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4113

Abstract

The Yasinan Arraudah group consists of women who work as traders, catering services, and housewives. The impact of the Covid-19 pandemic has affected partners, namely a decrease in sales turnover until the closure of businesses for members who work as traders or catering services. The implementation team of the Community Partnership Program provides the right solution for business opportunities in the new normal era, namely making healthy pastries made from brown rice flour and sago flour. The selection of local brown rice flour and sago flour to support the government's efforts in accelerating the diversification of food consumption based on local resources and reducing dependence on wheat flour. The problem faced by partners is the lack of knowledge about how to make modern pastries from local brown rice and sago which is healthy and hygienic and does not have the equipment, availability of raw materials, packaging methods and product marketing methods. The method of activity is in the form of counseling, training in making pastries, assistance to activity partners and program evaluation. The results of the counseling and training activities showed that 80% of the participants were able to make modern pastries made from brown rice and sago, namely Nastar Beras Merah, Cookies Susu Wijen, Kuker Sagu, and Selai Cookies. The outputs produced in the Community Partnership Program activities are in the form of contemporary pastries, publications in mass media, activity videos on YouTube and scientific articles.Keywords: contemporary pastries, food diversification, local brown rice, and sago
Peran Masjid At-Taufik Dalam Menghadapi Arus Globalisasi Pada Kecamatan Batununggal di Kota Bandung Endah Megawati; M Mukhtar Arif; Dadang Mulyana; Sarah Adilah Wandansari; Andriyana Andriyana; Miftahul Huda
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.56 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4242

Abstract

Masjid merupakan tempat beribadah umat islam kepada Allah SWT, baik itu berupa sosial keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. Tentunya dengan perubahan yang ada setiap tahunnya, masjid meningkat secara signifikan. Namun jamaahnya berkurang secara signifikan pula. Terlebih hal ini didukung dengan era globalisasi yang sekarang ini menyebar luas di berbagai kalangan. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membatasi diri agar tidak terjerumus ke dalam arus globalisasi yang semakin dalam. Salah satunya melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di masjid. Metode yang digunakan berupa wawancara kepada pihak pengelola masyarakat setempat, serta praktik secara langsung kepada masyarakat di Desa Karees Sapuran, Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Berbagai program yang telah berhasil dilaksanakan antara lain: mengadakan kegiatan tabligh akbar peringatan Isra Mi’raj, penggandaan Al-Quran dan buku keislaman, mengajarkan santri mengaji, menjadi narasumber dalam kajian rutin, mengadakan pelatihan imam sholat dan khutbah jum’at, menyelenggarakan kegiatan bedah buku, serta membantu menyediakan akomodasi yang memadai di masjid.  Kata Kunci: masjid; globalisasi; sosial keagamaan; sosial kemasyarakatan
Peningkatan Fungsi RTH menjadi Ruang Bermain Ramah Anak di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru Naimatul Aufa; Ira Mentayani; Prima Widia Wastuty; Dila Nadya Andini; Irma Fawzia
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1672.112 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4090

Abstract

Ruang Bermain Layak Anak (RBRA) merupakan tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi hak anak-anak sebagai warga negara untuk memiliki waktu beristirahat, melakukan aktivitas seni, budaya, dan olahraga. RBRA menjadi fasilitas bermain dan rekreasi yang mampu menjadi wadah untuk masyarakat, terutama anak-anak untuk mengembangkan kreativitasnya. Berdasar hasil kajian penelitian kerjasama antara tim peneliti dari Pusat Studi Pembangunan Permukiman Perkotaan LPPM ULM dan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Banjarbaru tentang Kajian Ruang Bermain Ramah Anak Kota Banjarbaru, tim peneliti berinisiatif untuk membuat desain RBRA pada ruang terbuka warga di Kelurahan Cempaka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan gagasan rancangan RBRA untuk meningkatkan fungsi eksisting ruang terbuka yang berlokasi di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru. Metode pelaksanaannya melalui evaluasi purna huni. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berupa rancangan RBRA yang meliputi rancangan tapak, perabot bermain dan perabot lingkungan.
Lokakarya Musik Iringan Teater Tradisional Japin Carita di Dapur Teater Kalimantan Selatan Benny Mahendra; Tutung Nurdiyana; Muhammad Najamudin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.423 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4378

Abstract

Tujuan program pengabdian kepada mayarakat ini yaitu:  untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada praktisi seni/pengiat seni teater mengenai  musik iringan teater Japin Carita Kalimantan Selatan, yang dimana dalam kegiatan pertunjukan masih terdapat kurangnya sumber yang berlandaskan sebuah riset/ penelitian. Metode program pengabdian kepada masyarakat lokakarya yang di laksanakan dengan metode ceramah, demonstasi atau unjuk kerja di sanggar Dapur Teater Kalimantan Selatan. Pelaksanaan pengabdian dimulai bulan september sampai dengan oktober tahun 2021.
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat di Daerah Rawan Banjir Karunia Puji Hastuti; eva alviawati; faisal arif setiawan; akhmad munaya rahman; muhammad muhaimin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.32 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4116

Abstract

Abstract Disasters are one of the factors that cause disruption in the economy. In addition to the government, the role of the community is very important in economic recovery after a disaster occurs. The purpose of this community service is to provide training and assistance to communities affected by the flood disaster by utilizing local potential in the form of haruan fish and macaque plants. This activity was carried out in Terantang Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency, which was attended by 41 PKK members. The results of the mentoring and training show that there is enthusiasm from the community in processing Haruan fish into crackers and the processing of macaque plants into chips. Local potential has a good value of 65%, 61% of benefits are very good, the type of processing has a good value of 44%, and the economic value shows a good value of 40%. Through the utilization and empowerment of the local potential-based economy, it is hoped that it can encourage community resilience and independence, especially in disaster-prone areas.Keywords: disaster, empowerment, economy, local potential AbstrakBencana menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan dalam perekonomian. Selain pemerintah, peran masyarakat sangat penting dalam pemulihan ekonomi pasca terjadi bencana. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dengan memanfaatkan potensi lokal berupa ikan haruan dan tanaman kelakai.  Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Terantang Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala yang diikuti oleh ibu-ibu anggota PKK sebanyak 41 orang. Hasil pendampingan dan pelatihan menunjukkan adanya antusiasme masyarakat dalam mengolah ikan haruan menjadi kerupuk dan olahan tanaman kelakai menjadi keripik. Potensi lokal memiliki nilai 65% baik, manfaat sebanyak 61% sangat baik, jenis pengolahan memiliki nilai baik 44%, dan nilai ekonomis menunjukkan nilai baik 40%. Melalui pemanfaatan dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal diharapkan dapat mendorong ketangguhan dan kemandirian masyarakat terutama di daerah rawan bencana.Kata kunci: bencana, ekonomi, pemberdayaan, potensi lokal
Pengembangan Keterampilan Pertunjukan Madihin Di Komunitas Madihinesia Kalimantan Selatan Muhammad Budi Zakia Sani
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1465.761 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4252

Abstract

Madihin art is an art that has a very strong local wisdom value. This art is played by individuals, in pairs, or in groups by madihin players called pamadihinan. Madihin art continues to grow in the wider community, its fans are emerging from the younger generation from various backgrounds and elements. They were gathered in a community which they named Madihinesia. This Madhinesian community was attended by dozens of members who were active and engaged in art activities in South Kalimantan. This community built a movement that aims to preserve and develop madihin art in South Kalimantan. Therefore, in this service activity, training is carried out aimed at developing the potential and skills possessed by the pamadihinan in the Madisonian community, so that it is a very big hope that they will be able to have increased skills in the future

Page 1 of 2 | Total Record : 20