cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2026)" : 15 Documents clear
Aplikasi Eco-Enzyme oleh Gen Z untuk Mendukung Ekonomi Hijau pada Budidaya Kelulut di Desa Padang Panjang, Kabupaten Banjar Kadarsah, Anang
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.17217

Abstract

Permasalahan limbah organik dan rendahnya partisipasi generasi muda dalam pengelolaan lingkungan menjadi tantangan utama dalam mewujudkan ekonomi hijau di kawasan pedesaan tropis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepedulian lingkungan mahasiswa Generasi Z melalui aplikasi eco-enzyme dalam budidaya lebah kelulut (Heterotrigona itama) di Desa Padang Panjang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kegiatan dilakukan melalui empat tahap: (1) persiapan dan sosialisasi, (2) pelatihan pembuatan eco-enzyme dari limbah organik, (3) aplikasi lapangan pada sarang lebah, dan (4) evaluasi serta refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek capaian dengan rata-rata skor meningkat dari 3,1 menjadi 4,6 (kenaikan 46%). Aspek kepedulian lingkungan memperoleh skor tertinggi (4,8), diikuti pemahaman konsep eco-enzyme (4,6) dan kolaborasi tim (4,6). Aplikasi bioteknologi sederhana berbasis eco-enzyme terbukti memperkuat literasi ekologis generasi muda, mendukung konservasi lebah kelulut, dan memperkuat sinergi kampus–masyarakat dalam mewujudkan ekonomi hijau di lahan basah Kalimantan Selatan.
Strategi Peningkatan Kualitas UMKM Melalui Literasi Keuangan Dan Manajemen Keuangan Kewirausahaan Di Kota Banjarmasin Jikrillah, Sufi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16971

Abstract

Abstrak               Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Banjarmasin, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta rendahnya literasi keuangan digital. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan akses permodalan, rendahnya daya saing, dan lemahnya kemampuan adaptasi terhadap transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan manajemen keuangan kewirausahaan melalui program pelatihan terstruktur bagi UMKM binaan Dinas Koperasi Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui survei kebutuhan, sosialisasi, dan pelatihan tatap muka yang melibatkan narasumber berkompeten di bidang keuangan dan pemasaran digital. Materi yang diberikan meliputi pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan utang dan piutang, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, perencanaan keuangan jangka panjang, serta pemanfaatan teknologi finansial dan platform pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dasar literasi keuangan, mulai dari pencatatan arus kas, perencanaan anggaran, hingga strategi pembiayaan jangka panjang. Pengenalan teknologi keuangan digital seperti dompet elektronik, aplikasi akuntansi sederhana, dan peer to peer lending juga meningkatkan kemampuan mereka dalam mengakses pendanaan, mengelola transaksi, dan memperluas pasar melalui saluran digital. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan berbasis pelatihan praktik mampu meningkatkan profesionalisme, efisiensi, dan daya saing UMKM di era ekonomi digital. Program serupa dapat direplikasi di daerah lain dengan menyesuaikan kebutuhan lokal, serta dilengkapi dengan dukungan infrastruktur digital dan pendampingan berkelanjutan.
Peningkatan Keselamatan Kerja Melalui Pengenalan dan Pelatihan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang Aman dan Efektif pada Pekerja Industri Sasirangan di Kota Banjarmasin Nursantari, Widya; Heriyani, Farida; Skripsiana, Nika Sterina; Hadi, Sukses; Illiandri, Oski; Syarifa, Yulia; Hayatie, Lisda; Zein, Siti Habibah; Setyaningsih, Wahyu; Puspita, Fitria Dewi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16792

Abstract

Kejadian Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Kerja terus meningkat setiap tahunnya, tidak terkecuali pada Pekerja industri rumahan Kain Sasirangan di Banjarmasin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai penggunaan dan perawatan APD yang benar serta pekerja terampil dalam menggunakan APD yang sesuai. Metode yang digunakan adalah intervensi edukatif berupa penyuluhan, pemutaran video, dan pelatihan pada 30 pekerja di Kelurahan Sungai Jingah Kota Banjarmasin. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest-posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik, dimana rerata nilai peserta meningkat dari 65,3 pada saat pretest menjadi 89,3 pada saat posttest (Uji Wilcoxon, p=0,000). Hal ini membuktikan bahwa metode edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pekerja dalam penggunaan APD dan perawatannya sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di industri sasirangan Kota Banjarmasin. 
Pencegahan Jentik pada Fase Akuatik dan 4M Plus di SDN Pematang Panjang Affandi, Pardi Affandi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16647

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an endemic disease in Indonesia caused by the dengue virus and transmitted by Aedes aegypti mosquitoes. One effective measure to prevent its transmission is the eradication of mosquito larvae during the aquatic phase. This article discusses an outreach program conducted at SDN Pematang Panjang, Banjar Regency, which aimed to enhance elementary school students’ understanding of the dangers of DHF and the importance of clean and healthy living behaviors through the 4M Plus movement. The method employed was interactive counseling using psychological, scientific, and practical approaches, accompanied by evaluations through pretests and posttests. The results showed an improvement in students’ comprehension of DHF prevention, as indicated by increased posttest scores and enthusiasm throughout the activity. Early education of this kind is expected to serve as a long-term strategy to reduce DHF cases in endemic areas. 
Peningkatan Kapasitas untuk Menghadapi Bencana di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Muzdalifah, Safa; Kumalawati, Rosalina; Purboningsih, Dewi; Yuliarti, Astinana; Nugroho, Arief Rahman; Prasakti, Yogi; Hadi, Inu Kencana
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.17240

Abstract

Kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana di Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, dilaksanakan di Kelurahan Sungai Tiung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan/lahan. Melalui metode pelatihan, sosialisasi, simulasi, dan forum diskusi kelompok (FGD), masyarakat memperoleh peningkatan pengetahuan, keterampilan tanggap darurat, serta pemahaman tentang mitigasi bencana. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran kolektif, kemampuan teknis, serta koordinasi antarwarga dan instansi terkait. Terbentuknya struktur organisasi KSB yang efektif menjadi langkah penting dalam membangun kelembagaan lokal berbasis masyarakat. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kemitraan antara BPBD, Dinas Sosial, PMI, TAGANA, dan kelompok masyarakat lainnya dalam upaya penanggulangan bencana. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan resiliensi masyarakat dan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas merupakan strategi efektif dalam mewujudkan masyarakat yang tanggap, tangkas, dan tangguh terhadap bencana.
Pengaruh Karakteristik Usia dan Gender Santri di Ma’had Bakkah Martapura terhadap Kesadaran Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik Wijayanti, Hesti; Mardina, Primata; Juwita, Rinna; Ni'mah, Lailan; Jefriadi, Jefriadi; Nurandini, Desi; Wulandary, Indah Retno; Ma'rifah, Yulia Nurul
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16700

Abstract

Children's awareness of disposing of waste in designated bins is a crucial factor in environmental health education, fostering a clean and healthy environment. A lack of understanding among children regarding waste management can be addressed through educational approaches that provide knowledge about organic and inorganic waste types. These efforts should begin early, during the formative "golden age" of behavioral development, as habits formed at this stage are easier to establish and yield more visible results in later life. Developing waste management behaviors at an early age can start with cultivating the habit of sorting and disposing of waste properly, which is expected to become a lifelong practice.The target group for this community service activity consisted of first, second, and third-grade students of SDITQ Ma’had Bakkah, Martapura. The objective of this community service initiative was to educate students who still disposed of waste carelessly, raise awareness about the importance of separating organic and inorganic waste, and implement waste sorting practices within the Ma’had Bakkah environment. The outcomes of this initiative included students gaining an understanding of the importance of maintaining cleanliness both at school and beyond, as well as learning to manage and sort organic and inorganic waste. Furthermore, the activity successfully fostered behavioral changes among the community, encouraging greater awareness and commitment to waste management and sorting within the school environment. Keywords: awareness; organic waste; inorganic waste; students (santri); Ma’had Bakkah 
Program Inovasi Promosi Digital untuk Meningkatkan Daya Tarik Museum Berbasis Konten Visual Dinamis Yunita, Helda; Noor, Muhammad Fajrian; Maulida, Muti'a; Mustamin, Nurul Fathanah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.17040

Abstract

Museum Lambung Mangkurat memiliki potensi besar sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya Kalimantan Selatan. Seiring perkembangan teknologi, promosi museum memerlukan inovasi yang dapat menyesuaikan diri dengan tren digital agar informasi dan nilai-nilai budaya yang dimiliki dapat menjangkau masyarakat luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan program inovasi promosi digital berbasis konten visual dinamis guna meningkatkan daya tarik dan keterlibatan masyarakat terhadap Museum Lambung Mangkurat. Metode kegiatan meliputi pengumpulan data, desain dan produksi, pengembangan modul, pelaksanaan pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri dari para staf dan pengelola museum. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat tujuh skenario tugas yang diikuti oleh seluruh peserta dengan tingkat keberhasilan mencapai 85%, yang menunjukkan kemampuan peserta dalam memahami dan menerapkan teknik pembuatan konten digital. Program ini juga menghasilkan model promosi digital yang dapat diadaptasi oleh lembaga budaya lain. Dengan demikian, Program ini dapat berkontribusi terhadap penguatan branding digital dan pelestarian budaya daerah melalui pemanfaatan teknologi komunikasi modern. 
Perakitan Mandiri Spektrofotometer Visible Sederhana: Potensi Aplikasinya Pada Penentuan Konsentrasi Larutan Susilo, Tanto Budi; Rasjava, Achmad Ramadhanna'il; Utami, Umi Baroroh Lili; Akbar, Arief Rahmad Maulana; Thresye, Thresye
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16050

Abstract

Abstrak Perakitan mandiri spektrofotometer sederhana ini bertujuan untuk menyediakan alat yang dapat digunakan dalam pembelajaran praktikum penentuan konsentrasi larutan di laboratorium. Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya yang diserap oleh suatu larutan pada panjang gelombang tertentu. Dalam program kegiatan masyarakat ini, dilakukan perakitan alat spektrofotometer sederhana dengan komponen-komponen yang mudah didapatkan, seperti LED sebagai sumber cahaya, filter cahaya, kuvet, fotodioda sebagai detektor, dan voltmeter sebagai mikrokontroler untuk pengolahan data absorbansi. Alat ini dapat mengukur absorbansi larutan dan menentukan konsentrasi berdasarkan hukum Beer-Lambert. Dengan perakitan mandiri ini, diharapkan siswa/mahasiswa dapat memahami prinsip kerja spektrofotometri secara lebih mendalam, serta meningkatkan keterampilan praktikum dalam pengukuran konsentrasi larutan. Kegiatan ini telah berhasil membuat spektrofotometer visible sederhana dan telah diuji serapannya pada plastik transparan warna biru. Hasilnya menunjukkan tanggapan 17 responden sebagai berikut ini; sangat mengerti (10,8%), mengerti (62,7%), kurang mengerti (26,5%), dan tidak mengerti (0%). Sebagai tambahan informasi bahwa alat ini dapat digunakan dengan baik untuk kegiatan pembelajaran dengan akurasi yang cukup memadai. Perakitan alat ini memperkaya khazanah praktikum, diantaranya mahasiswa bukan hanya sebagai operator dan penguna, tetapi sebagai creator spektofotometer.Kata kunci: spektrofotometer; filter cahaya; voltmeter  
Penyuluhan Artifak Museum Lambung Mangkurat: Potensi De-Extinction Fosil Gajah Kalimantan Susilo, Tanto Budi; yunus, rahmat; Soesanto, Oni; Hindarto, Imam; Utami, Umi Baroroh Lili; Idris, Muddatstsir; Mikrianto, Edi; Mursyidin, Dindin Hidayatul
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16203

Abstract

Abstrak Museum bukan hanya tempat untuk koleksi artefak kebudayaan bangsa, tetapi juga tempat untuk artefak intelektual bangsa, atau tempat koleksi epistemologi intelektual bangsa. Sementara itu, ibu kandung kebudayaan adalah pendidikan. Museum Lambung Mangkurat adalah rumah bagi anak kandung artefak kebudayaan dan ibu kandung bagi pendidikan masyarakat Kalimantan ini. Nama Lambung Mangkurat sendiri, diambil dari putra seorang pedagang (kasta Waisya) keturunan etnis Keling, era kerajaan Mapapahit. PKM ini membahas temuan artefak bendawi (tangible), berupa fosil gajah kisaran 5000 tahun lalu. Fosil ini berperan strategis dalam projek pembangkitan spesies yang punah (de-extintion) pada masa depan. Pokok bahasan ini menjelaskan peristiwa sejarah tentang asal usul gajah kecil (hobbit elephant) yang ada di Kalimantan. Fosil gajah menjelaskan bahwa gajah Kalimantan adalah asli (indigenius) meski kolonial Inggris juga mendatangkan sebagai gajah introduser dari India. Program kreatifitas masyarakat (PKM) ini berupaya mengapresiasi terhadap temuan gajah Kalimantan di daerah Kabupaten Batola. Metode hermeneutika yang dielaborasi structural equation modelling (SEM) digunakan sebagai koleksi tanggapan responden generasi muda. Hasil evaluasi PKM ini adalah sebagai berikut; sangat mengerti (12,5%), mengerti (45%), kurang mengerti (30%) dan tidak mengerti (12,5%) terhadap 12 responden. Hasil PKM menyatakan bahwa generasi muda mengerti atas pentingnya temuan fosil gajah yang terhubung dengan perdagangan era kolonial Inggris di Kalimantan.Kata kunci: Museum; Lambung Mangkurat; fosil gajah 
Perancangan Sistem Fertigasi dan Vermikompos di Kebun Sumber Berkah Kelurahan Batu Ampar Rohimsyah, Fikan Mubarok; Awali, Jatmoko; Muyassir, Nur Aushaf; Rajid, Nabila Faiza Putri; Rahmah, Fadhilah; Aurelya, Meyriska; Rohmah, Hidhayatul Isnaini; Simbolon, Samuel Caesario; Hidayat, Alfito Rafli; Majid, Nurkholis
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.17271

Abstract

Perkebunan Sumber Berkah di Kota Balikpapan merupakan salah satu bentuk penerapan pertanian perkotaan yang berfokus pada budidaya tanaman hortikultura secara berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah menurunnya kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia serta meningkatnya volume limbah organik rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik melalui sosialisasi pembuatan pupuk vermikompos, serta mendampingi mitra kebun dalam penerapan pembuatan dan pemanfaatannya. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan mitra kebun secara aktif dalam setiap tahap pembuatan vermikompos, mulai dari pengumpulan bahan organik, pra-pengomposan, pemberian cacing Lumbricus rubellus, hingga pemanenan selama 30 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan vermikompos mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman hingga 23% lebih cepat dibandingkan tanpa perlakuan, serta membantu mengurangi limbah organik di lingkungan sekitar. Sementara itu, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat meningkatkan pemahaman peserta tentang pengelolaan limbah organik sebesar 82%. Inovasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pertanian berkelanjutan, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendorong penerapan pengelolaan limbah ramah lingkungan di wilayah perkotaan. Kata kunci: Pupuk alami; Sampah organik; Perkebunan Sumber Berkah; Pertanian perkotaan;Vermikompos

Page 1 of 2 | Total Record : 15